bella harus dipaksa menikah dengan seorang CEO yang terkenal dingin. bella terpaksa mau menikah karena ia harus memenuhi janji yang telah dibuat oleh orang tuanya. akankah CEO tersebut dapat mencintai bella?
yuk simak ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zeykiera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
pria brengsek
"Gila lo sel, masih jam 3 sore loh ini" Ucap andre dengan wajah terkejut, andre sangat tidak bisa memprediksi apa yang ada dalam pikiran selly.
"Justru itu, karena ini masih jam 3 sore' nanti pas kita mulangin bella engga kemaleman, lagian club kan paling deket 2 jam dari sini" Ucap selly
"Iya juga ya' ide bagus tuh, yoklah kita gasss" Ucap bella sambil berjalan keluar cafe
"Kenapa ya gue bisa temenan sama kalian?" Gumam andre yang masih bisa di dengar oleh kedua orang itu.
Mereka pun melajukan mobil ke jalanan, dalam perjalanan mereka berbincang-bincang sambil tertawa sesekali. Bella merasa sangat bahagia, dia merasa seperti dunianya kembali lagi. Karena setelah sebulan lebih menikah dengan novan, baru kali ini dia keluar rumah, walaupun itu sekedar berjalan-jalan sore saja novan bahkan tidak memberikan dia izin keluar.
Kurang lebih 2 jam mereka melajukan mobil akhirnya sampai juga di tempat tujuan mereka, sebuah tempat pelampiasan anak muda jaman sekarang, ya walaupun siang terik tempat tersebut tetap buka. Tempat itu adalah tempat privat dengan tamu-tamu ekslusif, tidak sembarang orang dapat kesana. Tapi karena selly adalah mantan karyawan di sana dan dekat dengan bos tempat itu, dia bisa dengan bebas keluar masuk tempat tersebut tanpa harus melalui pengecekan, karyawan sampai penjaga disana sudah mengenal selly.
Mereka memasuki gedung itu, memarkirkan mobil di parkiran bawah tanah. Lalu menaiki lift ke lantai paling atas gedung itu. Setelah keluar dari lift mereka langsung berhadapan dengan penjaga pintu. Penjaga yang mengenali selly langsung membukakan pintu untuk selly.
Selly dan sahabatnya masuk ke dalam, bella sempat takjub dengan selly yang dapat dengan mudah masuk keluar tempat ini, padahal dirinya dulu saat diluar negeri sangat susah jika ingin pergi ke tempat seperti, maka dari itu bella malas dan jarang juga keluar dari apartemennya. Karena dia hanya berteman dengan andre dan menjaga adik selly ketika di luar negeri. Bella hanya keluar setiap hari minggu untuk menjemput adik selly dari sekolahnya dan mengajaknya jalan-jalan, selain itu bella hanya mengurung diri di apartement. Ya sesekali keluar dengan andre jika andre mengajaknya jalan-jalan.
Saat melangkahkan kaki ke dalam, sudah terdengar alunan musik yang keras, lautan anak muda berpesta pora, ada yang minum sampai tak sadarkan diri, ada yang asik berjoget bersama temannya bahkan pasangannya, ada juga para anak muda yang bercanda mesra dengan para-para jal*ng.
"Betapa hancurnya negeri ini" Ucap andre dalam hati. Andre adalah tipekal yang menjaga diri dari hal-hal yang seperti ini, dia memang akan pergi sesekali ke tempat seperti ini jika temannya memaksa. Kali ini dia ikut karena menghargai bella sebagai sahabatnya, dia tau betul bella seperti apa setelah menikah dengan novan, karena bella selalu curhat dengan novan.
Bella sebenarnya tidak kuat untuk menghadapi novan, dia juga manusia biasa yang stok sabarnya tidak banyak. Yang menyemangati bella hanya andre, karena selly juga punya banyak masalah, tidak mungkin bella berbagi masalah lagi dengan selly, maka dari itu bella tidak memberitahukan hal tersebut kepada selly.
Andre juga tahu bagaimana rasanya berhadapan dengan novan, novan tidak akan mendiami dirinya karena mereka adalah sahabat dari masa sekolah, tapi bukan rahasia umum jika novan adalah pria dingin tegas dan kejam di kantor. Bahkan sangat hemat berbicara, sering marah-marah. Awalnya andre merasa mungkin novan akan berubah setelah menikah, nyatanya tidak, novan tetap menjadi orang yang dingin.
Andre memilih duduk di kursi yang sedikit paling ujung dan memainkan handphonenya, ya dia masih ada kerjaan yang harus di kerjakan. Sedangkan bella dan selly berjoget di bawah lampu kelap kelip dengan warna-warni, selly memegang sebotol anggur di tangannya, selly adalah peminum yang handal, berbeda dengan bella dia hanya kuat minum sedikit, ya bella juga jarang ke tempat seperti ini. Selly hanya sebulan sekali menjenguk adiknya di luar negeri, dan saat itulah mereka akan menghabiskan waktu 2 hari full, jika hari pertama mereka jalan-jalan dengan adik selly, maka hari yang kedua mereka berdua akan bersenang-senang.
Cukup lama mereka berjoget bersama dengan kerumunan anak muda itu, tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memandangi mereka dari jauh, seorang pria sedang duduk di salah satu kursi dan ditemani oleh dua gadis di kanan dan kirinya, sedang menikmati minumannya dan 2 gadis itu sedang menggodanya.
Saat berjoget tanpa sadar bella mengambil botol yang di pegang selly dan meminumnya sampai habis, selly terkejut dengan tindakan yang dilakukan bella, pasalnya dia takut kalau bella mabuk.
Mata tajam yang memandangi mereka dengan tatapan yang tak dapat dijelaskan, antara nafsu dan dendam. Dia bangkit dari kursinya lalu menghampiri bella dan selly yang sedang asyik berjoget.
Pria itupun menarik tangan bella dan mempertemukan pandangan mereka. Bella terkejut melihat siapa yang menariknya, bella perlahan berjalan mundur.
Dia adalah hendri, mantan bella yang sangat terobsesi pada dirinya. Mereka sempat pacaran tapi tidak bertahan lama karena hendri ketahuan selingkuh dari bella.
"Hai honey, i'm comeback" Ucap hendri dengan senyuman smrik. Lalu menarik tangan bella untuk mendekatinya.
Selly yang melihat temannya di tarik oleh hendri langsung menarik bella juga. Selly menatap tajam hendri lalu pergi dari sana dan menjauhi hendri.
Hendri hanya tersenyum lalu kembali ke kursinya dan kembali menggoda gadis yang ada di sebelahnya.
Sedangkan bella dan selly duduk di meja bar dengan wajah terkejut. Mereka sangat tidak menyangka kalau akan bertemu dengan hendri disini, Pasalnya terakhir mereka bertemu di luar negeri.
"Gila bel, kok bisa kita ketemu dia disini" Ucap selly dengan panik.
"Gue juga ga tau' santai aja kali" Ucap bella sambil meminum koktail yang diberikan bartender
"Gue panik karena lo lagi mabuk anj*r" Ucap selly
"Siapa yang mabuk cok, gue baik-baik aja hahaha" Ucap bella sambil tertawa tidak jelas.
"Duh gawat nihh" Selly panik dengan bella yang sudah mabuk, selly kemudian membawa bella ke tempat andre duduk. Andre yang melihat bella mabuk membantu selly memapah bella, lalu membaringkan bella di kursi.
"Kok bisa sih bella mabuk" Tanya andre
"Tadi bella minum dari botol gue, mana tadi botol gue masih penuh lagi" Selly menjelaskan
"Dia minum sampe habis?" Tanya andre
"Iya dre, tapi sekarang bukan itu masalahnya, kita harus pergi dari sini sekarang" Ucap selly
"Apa masalahnya sel? Disini emang kenapa?" Tanya andre
"Si hendri disini cok, makanya cepetan kita pergi. Bella lagi lemah masalahnya' ayuk cepetan dre" Ucap Selly dengan panik lalu mengangkat bella agar berdiri
"Yang bener lo?" Ucap andre
"Iya bener ah, banyak tanya lo tau gak' cepetan andre" Selly mulai kehabisan kesabarannya karena andre banyak tanya sekali.
Andre dan Selly pun memapah bella keluar dari tempat itu, dari lantai atas sampai parkiran bella tak berhenti mengoceh sambil mencubit cubit temannya.
Di tengah perjalanan tiba-tiba andre menepikan dan menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
"Kenapa dre?" Ucap Selly di samping andre, sedangkan bella tidur di kursi belakang
"Gue ga berani ke rumah bella buat nganter dia, gue takut novan marah, lagian juga novan kan ga tau kalo gue sama bella sahabatan" Ucap andre
"Yah gimana dong dre?" Tanya Selly
Mereka berdua diam memikirkan cara agar bella bisa pulang dengan selamat dan mereka berdua bisa selamat dari amukan novan.
"Gini aja" Ucap Selly, yah Selly memang penuh dengan ide-ide brilian.
"Gimana sel?" Tanya andre
"Lo anter gue sama bella ke deket rumahnya, abis itu gue sama dia jalan kaki ke rumahnya, nanti sampe sana gue pura-pura nemuin bella lagi linglung di jalan, abis gue anter bella. Gue langsung balik ke mobil elo lagi, abis itu kita pulang' gimana?" Ucap Selly
"Hemmm boleh juga, yaudah yuk nanti kemaleman" Ucap andre lalu menancapkan kembali gas mobilnya dan melajukan mobilnya ke jalan raya.
Setelah sampai di rumah bella, andre menghentikan mobilnya jauh sedikit dari gerbang utama rumah bella agar tidak terlihat oleh satpam.
HAI SEMUAA, SALAM CINTA DARI AUTHOR, SELAMAT MEMBACA DAN JANGAN LUPA TINGALKAN JEJAK YA, DUKUNG TERUS AUTHOR YAAAA💗💗💗