Pernikahan terpaksa ini sungguh menyakitkan..
Apalagi jika benih cinta mulai muncul secara sepihak..
ah begitu sakit rasanya..
Tapi aku harus kuat, Aku tak ingin membuat banyak hati kecewa karena sikapnya padaku..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mynamei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PSH - 30
Fely, Rara, Nayla juga Fahri sudah berada di sebuah restoran sederhana di sebrang kampus mereka... Nayla meminta mereka menyantap makanan terlebih dahulu sebelum ia mengutarakan apa yang ia pikirkan...
"Ayo fel, apa yang kamu ingin bicarakan?" kata Rara si cempreng
"iya fel gue juga udah nahan penasaran dari malem nii" timpal Fahri
"cieee" ledek Nayla
"Sudah, sudah... dengarkan baik-baik.."
"Aku sudah di berikan uang hadiah hasil lomba kemarin" kata Fely terhenti membuat temannya tersenyum kegirangan
Allhamdulillah...
"Aku ingin memanfaatkan uang ini untuk kehidupanku kedepannya, aku mau buat usaha pakaian wanita.." ucapnya penuh keyakinan
"dan aku membutuhkan bantuan kamu Ri, mengingat kamu punya konfeksi besar dan Chanel bahan kain di mana-mana" kata Fely
"waw, awal yang baik" kata Nayla
"aku akan bantu dengan senang hati Fell.." kata Fahri
"hmm dan kalian, tentu gue juga butuh kalian di bidang penasaran dan hemm boleh lah jadi model, agar gue jug ga keluar modal banyak" kata Fely terkekeh
"Geratis!! gue akan berikan tenaga yang gue punya secara geratis selama satu bulan" kata Raraa
"Yee sebulan doang, gue kira setahun" timpal Nayla ...
"Sudah-sudah itu sudah ada di otakku... Jadi gimana Ri kapan kita bisa mulai?" kata Fely antusias
"pertama kamu tentukan dulu konsep yang mau kamu buat, pakaian harian? pakaian casual, model, bahan dan pastinya harus ada brand" timpal Fahri
"sudah ku matangkan" kata Fely mengundang senyum Fahri
Mereka pun berbincang banyak hal, Fely juga menyerahkan beberapa desain untuk produksi pertamanya..
Sampai pada akhirnya Fely dan Fahri menuju sebuah pusat perbelanjaan bahan, karena mereka tidak membeli dalam partai besar sehingga tidak dapat membeli ke pabrik langsung...
"Sabar fell memang mulai dari bawah, aku yakin lama kelamaan pasti kamu menjadi pelanggan agen bahan" kata Fahri memberi semangat nya
"iya makasih ya Fahri.. "
Usai berbelanja banyak bahan, Fely bergegas menuju konfeksi milik orang tua Fahri, sebelumnya Fahri sudah menelfon orang tua nya, bahkan sudah berdiskusi soal harga, menurut Fely keluarga Fahri memeberi harga terlalu miring sehingga membuat Fely merasa malu...Namun mereka melakukannya tulus dan tentu ini adalah harga pertama jika nanti berlanjut harga akan di sesuaikan.. begitu isi surat kontrak mereka...
****
Hari sudah sangat sore, bahkan sudah terdengar adzan magrib berkumandang... Fely menunaikan sholatnya di konfeksi milik Fahri tersebut...
"Fell kita makan dulu yu" ajak Fahri karena sudah masuk jam makan malam
"boleh, sambil jalan pulang yaa" kata Fely di angguki oleh Fahri
***
Di Warung pecel lele pinggir jalan..
"Nanti atau besok aku send design baru ya Ri..." kata Fely bersemangat
"yaa Ampun semangat Banget ya kamu " kata farhri dengan senangnya
"iya dong, demi masa depan yang lebih cerah" kata Fely tertawa
"terus kita harus punya gudang fell, udah di pikirkan?"
"Sudah dong... tempat kost ku dulu, besok aku, Rara dan Nayla akan membereskan ruang depan kamar kost buat sesi foto juga" kata Fely yang benar-benar sudah matang memikirkan step by step
"Aku bantu yaa?"
"boleh, buat jadi kuli angkut yaa" kata Fely bercanda
"siipp, besok aku bawa perkakas juga, siapa tau di butuhkan" kata Fahri antusias
"besok Weeknd apa kamu ga ada acara keluarga?" Tanya Fely
"Enggak kok, tenang aja Fel" kata Fahri tersenyum membuat Fely merasa senang semakin dekat dengan Fahri, meskipun ia yakin Fahri akan kecewa jika ia tau status pernikahannya...
Usai makan mereka bergegas peri, Fahri akan mengantar Fely Sampai persimpangan jalan.. lagi-lagi Fely tak ingin Fahri mengetahui diamana ia tinggal untuk itu Fely selalu menolak di antar oleh Fahri....
Setelah menaiki ojeg online selama 15 menit Fely tiba dirumah mewahnya, satpam membukakan pintu gerbang dan menyapa Fely dengan ramah, selayaknya pegawai dan atasan...
Fely mausk kedalam rumahnya, tidak mendapati Rey sama sekali..
aku lupa, dia pasti sedang bersenang-senang bersama kekasihnya yang sexy itu...
Fely masuk ke kamarnya, merebahkan tubuhnya di atas kasur sebelum ia membersihkan tubuhnya, di raih ponselnya dan ia mendapati sebuah pesan singkat dari Rey..
Aku pergi! jangan mencari ku, dan jika mama menghubungi katakan saja aku dinas luar.
Fely membacanya dengan tenang, meski hatinya seolah menjerit kesakitan karena luka yang bertubi-tubi Rey toreskan ....
Aku harus kuat, aku yakin aku bisa!
jika memang takdirku menjadikan dia jodohku maka suatu saat dia sendiri yang akan berlutut, namun jika dia bukan jodohku, itu pasti yang terbaik untukku...
****
Hay.. terimakasih sudah mampir dan berkenan memberikan like, komen dan Vote nya.. 🙂🙂
baca juga yaa bagi kalian yang belum baca karya ku:
Dokter Cantik
Janda Hanyalah Statusku
Happy Reading 😀😀