kisah asmara antara Justine Anderson Smith di kehidupan sekolahnya dan juga kisah cinta Davin Anderson yang jatuh cinta pada seseorang yang tidak diduga, mereka berdua bersaudara dan saling mengejar cinta sejati mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
We are BROTHER 30
we are BROTHER 30
.
"Awalnya saya hanya menyukai Justine, tapi jika nantinya Justine membawa ku pada keluarganya, aku juga pasti akan mencintai mereka" jawab Jasmine, dia mengerti apa yang dimaksudkan oleh Jessy, tapi dia bukanlah gadis tamak, seandainya Justine bukan seorang Anderson, dia juga tidak mempermasalahkannya, dia tidak peduli status sosial,dia hanya ingin bersama dengan orang yang dia sayangi selama sisa hidupnya
Terukir sedikit senyuman di sudut bibir Jessy, namun Jessy masih memasang wajah tidak bersahabat pada Jasmine, dia juga ingin melihat sejauh mana Jasmine akan tahan dengan perlakuan Jessy
"Jadi apa kamu tidak keberatan jika nanti harus berpisah dengan Justine saat Justine meneruskan pendidikannya di London?" Tanya Jessy, namun kali ini pertanyaan Jessy membuat langkah kaki Kayla terhenti
Jessy membalikkan badannya dan menatap wajah Jasmine yang nampak terkejut
"Maksud nyonya Justine akan kembali ke London? Dan tidak akan kembali ke sini?" Tanya Jasmine yang entah kenapa air matanya sudah turun terlebih dahulu
"Mungkin... " Jawab Jessy dengan lembut, Jessy mendekati Jasmine dan memeluknya
"Terimakasih sudah mau menyayangi Justine sayang, dia tidak akan meninggalkan mu,dia hanya akan melanjutkan pendidikan disana, jadi jangan menangis lagi okay?" Jessy melepaskan pelukannya dan tersenyum pada Jasmine
"Ayo masuk, Kayla dan Davin pasti sudah hampir sampai" ajak Jessy, kemudian menuntun tangan Jasmine untuk masuk bersama
"Mommy, apa yang kalian lakukan kenapa begitu lama?" gerutu Justine pada Jessy yang berada di luar dengan Jasmine begitu lama
"Rahasia perempuan, kamu tidak akan mengerti!!" Cibir Jessy dan segera mengalihkan pandangan nya dari putranya yang seolah sedang ingin mengajaknya bertarung
Jasmine tersenyum geli melihat tingkah laku ibu dan anak yang sedang ada dihadapannya
"Siapa dia Jessy?" Tanya Alex yang melihat Jessy masuk bersama dengan Jasmine
"Halo Lord Anderson, saya Jasmine Stanford, putri dari Joy Stanford, saya teman Justine" Jasmine memperkenalkan dirinya, Alex menatap Jasmine dan kemudian menatap Justine yang tengah memamerkan deretan gigi yang rapi
Alex menggelengkan kepalanya melihat kelakuan cucunya yang semakin lama semakin nakal
"Sebaiknya kita matikan lampu nya sekarang, Davin bilang mereka berdua sudah dekat dengan rumah" ucap Leo pada semuanya yang ada disana
"Lakukanlah!" Perintah Alex
Leo mematikan menurunkan sakelar lampu, hingga semua lampu di rumah itu padam, dan tidak lama kemudian mobil Davin masuk kedalam halaman rumah dan berhenti di depan rumah
Kayla merasa bingung karena rumah begitu gelap dan sepi
"Davin, Kenapa lampu dirumah kita padam? tadi sepanjang jalan lampu rumah yang lain menyala, apa kamu lupa membayar tagihan listrik?" Tanya Kayla beruntun membuat Davin harus tertawa terbahak-bahak
"Kayla, jika aku mau, aku bisa membeli perusahaan itu sekaligus, tapi untuk apa? Sudahlah lebih baik kamu masuk kedalam, biar aku memeriksa sakelar lampu nya" Davin segera pergi dari sana dan masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang
"Davin..." Kayla memanggil Davin, namun Davin sudah tidak mendengarnya
Kayla perlahan melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah, dia sebenarnya sangat takut tapi dia mencoba untuk memberanikan dirinya
"Davin...? Ayah Alex..?" Kayla memanggil mereka berdua untuk menghilangkan rasa ketakutannya
"Kenapa aku begitu bodoh! Bukankah Davin ada di belakang rumah dan ayah Alex masih ada di Bangkok" kayla merutuki dirinya sendiri
Kayla mulai berjalan memasuki ruang tamu, dia sangat terkejut ketika lampu tiba-tiba menyala dan melihat seluruh keluarga nya ada disana
"Selamat ulang tahun Kayla..." Teriak semuanya
Kayla menutupi mulutnya dengan tangannya karena masih menganga lebar saat melihat kejutan yang disiapkan untuknya, air matanya perlahan membasahi wajahnya, karena ini merupakan ulang tahun pertamanya yang dirayakan dengan begitu meriah
bahkan di hari yang dianggap sebagai ulang tahun nya, karena orang yang menemukan dan membesarkan Kayla tidak tahu kapan hari kelahirannya, maka orang itu mengambilnya di tanggal dimana kayla ditemukan dan menjadikan hari itu sebagai hari ulang tahunnya
Davin menuntun tangan Kayla untuk berdiri di depan kue ulang tahun dan didepan semua anggota keluarganya,Kayla mengusap air matanya yang mengalir karena merasa sangat bahagia
"Ayo tiup lilinnya Kayla" pinta Jessy
Kayla mengangguk dan mendekati kue ulang tahun itu, Kayla menutup matanya dan memanjatkan doa nya
'ya Tuhan, dihari ulang tahun ku ini, aku mohon berikan semua orang-orang baik yang ada disini kesehatan, beri mereka panjang umur dan berikan mereka semua kebahagiaan yang ada dimuka bumi ini, dan untuk aku dan suamiku, jadikan pernikahan kami menjadi pernikahan yang kekal selamanya, jangan biarkan apapun menghancurkannya, dan berilah aku dan suamiku kesehatan selalu, dan kebahagiaan yang tiada duanya, dan satu lagi, segeralah beri kami momongan, aamiin'
Kayla membuka matanya dan perlahan meniup lilin yang ada dihadapannya, sementara yang lainnya menyanyikan lagu happy birthday
Setelah itu Kayla memotong kuenya, potongan pertama Kayla berikan kepada Davin, dengan senang hati Davin menerimanya dan langsung memakannya
Semua orang yang melihatnya tertawa bahagia, setelah itu Davin berjalan mendekati Kayla
"Selamat ulang tahun yang ke 23 Kayla, semoga kamu panjang umur dan sehat selalu, sehingga kamu bisa terus menemani ku sampai akhir waktu ku" ucap Davin pada Kayla sembari memberikan kado yang telah dipersiapkan oleh nya berkat bantuan Justine
"Terimakasih banyak" Kayla tidak bisa lagi membendung air matanya yang sudah banjir membasahi wajahnya, Davin merengkuhnya masuk ke dalam pelukannya, Kayla membalas pelukan Davin dan menangis lebih keras di dalam dekapan dada bidang suaminya
Semua orang yang ada disana merasa sangat terharu dengan pemandangan indah didepan mata mereka, bahkan Jessy dan Jasmine ikut meneteskan air mata mereka karena merasa terharu
"Jangan menangis sayang, ini hari bahagia mu, kamu harusnya tersenyum" goda Davin pada Kayla yang masih senang berada di dalam dekapannya
Kayla melepaskan diri dari pelukan Davin dan menatap malu pada seluruh anggota keluarganya yang ada disana
"Maaf" ucapnya malu-malu, dan semuanya tertawa bersama
----------
selamat ulang tahun ya Kay....😝
jangan lupa tap jempolnya 😉