NovelToon NovelToon
My Dear Arrogant Husband

My Dear Arrogant Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Istri ideal / Trauma masa lalu / CEO / Cinta Seiring Waktu / Office Romance / Romansa / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Apple Cherry

Sequel Cold Husband.

Elleora, tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan jatuh cinta pada pria ketus, angkuh dan menyebalkan.


Kennard Xavier Chin adalah putra sulung pasangan Dannis Chin dan Araabella Islean Frederic. Tanpa sengaja bertemu dengan gadis ceroboh seperti Elleora, yang ternyata adalah sekertaris barunya di kantor.


Karena suatu kejadian, membuat Ken berhutang budi pada Rara, entah kenapa dengan hatinya. Ken mulai merasakan ada yang aneh dengan hatinya.


Terlebih, Rara memiliki wajah yang begitu mirip dengan mantan kekasihnya yang sudah meninggal beberapa tahun silam.


Mungkinkah, Kennard menyukai sekertaris barunya itu? Lalu apa jadinya, jika gadis itu malah ingin menjauh darinya, hingga ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dari kantor Kennard.


Ikuti terus ceritanya ya 😅


LIKE
KOMEN
RATE BINTANG LIMA


gomawo 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Apple Cherry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MYDAH : Kencan Buta

Ken sudah dapat beraktifitas seperti sediakala, untuk tiga hari ke depan Ken tidak ada di kantor, karena ia harus mengurus beberapa proyek di luar Korea, semua pekerjaan di kantor menjadi tanggung jawab Kevin, dibantu oleh Rara sebagai sekertaris Ken.

Untuk sesaat Rara merasa lega, karena ia selama tiga hari ini tidak perlu melihat wajah bossnya, ia juga tidak perlu merasakan perasaan yang tidak jelas, setidaknya untuk beberapa hari ini saja pikirnya.

"Nona, tolong urus dokumen ini, dan jangan lupa untuk mengeceknya dengan teliti jangan sampai ada kesalahan sedikitpun, atau tuan Ken akan marah," ucap Kevin.

"Baik Tuan, saya akan memeriksa dokumen itu," jawab Rara.

Rara pun segera memulai pekerjaannya, saat ia sedang serius bekerja, tiba-tiba ada email masuk ke handphonnya, ternyata Rara mendapatkan panggilan kedua dari perusahaan yang kemarin menawarkan Rara bekerja disana untuk bulan depan.

"Sudah dua kali aku mendapatkan panggilan interview, apa sebaiknya aku datang saja ya, tapi pekerjaanku disini bagaimana? Astaga, kenapa aku jadi bimbang, aku juga sebenarnya tidak ingin pindah, tapi aku juga tidak mau merasakan perasaan yang tidak jelas seperti ini, beruntung hari ini tidak ada tuan Ken, jadi aku dapat bernapas lega, setiap ada dia aku seperti sedang senam jantung, berdebar tidak menentu," gumamnya.

Tidak terasa, sudah tiba saatnya istirahat makan siang, Rara pun segera merapikan pekerjaannya, dan bermaksud pergi ke kantin kantor untuk makan siang, handphonnya bergetar kembali, ternyata ada pesan masuk dari Ken.

"Tuan Ken ada apa mengirim pesan?" gumamnya sambil membuka pesan singkat tersebut.

Jangan lupa makan siang.

Itu adalah isi pesan dari Ken, Rara mengernyit, "Apa aku tidak salah baca, tumben sekali ia mengirimkan pesan seperti ini?" Rara masih merasa heran.

Rara mengetik balasan untuk bossnya, karna kalau tidak dibalas, ia takut bossnya akan marah seperti waktu kemarin.

Iya, tuan juga, jangan lupa makan.

Balas Rara pada bossnya, Rara sejujurnya merasa aneh, dengan sikap bossnya yang susah ditebak, sebentar baik, sebentar ketus, kalau sedang perhatian seperti tadi malah membuat Rara salah paham, tapi Rara mencoba menghilangkan perasaan yang seperti itu.

"Sudahlah, memang sebaiknya bulan depan aku pindah kerja saja," ucapnya, ia segera pergi ke kantin untuk makan siang.

Di lain tempat, Ken yang baru saja tiba di bandara, terlihay sedang memperhatikan layar handphone miliknya, ia tersenyum ketika membaca balasan pesan dari Rara.

"Kenapa aku merasa rindu ya, tidak melihat wajah gadis penurut itu, rasanya seperti ada yang hilang saja," gumamnya.

Ken masih tersenyum sendirian, sampai seseorang yang menjemputnya datang menghampirinya.

"Tuan, maaf sudah lama menunggu, mobil jemputannya sudah siap," ucap pria itu pada Ken.

"Baiklah," jawab Ken, ia pun segera menuju ke lokasi tempat ia akan bekerja.

Di perjalanan Ken kembali mengetik balasan pesan untuk Rara.

Kerja yang benar, kalau tidak maka gajimu akan kupotong!

Ia mengirim pesan itu kepada Rara, Rara pun segera membuka pesan itu, ia langsung terbatuk saat membacanya.

"Astaga, dia masih saja suka mengancam dengan potong gaji, kalau aku sudah tidak bekerja disini lagi, maka siapa yang akan sanggup menghadapi boss yang angkuh dan ketus seperti dia, ayolah Rara apa kau yakin menyukai pria seperti dia?" gumamnya.

Rara membalas pesan itu dengan singkat.

Baik.

"Sudah jangan pedulikan, sebaiknya aku makan lagi saja," ucap Rara, ia melanjutkan makan siangnya lagi.

Ken membuka pesan dari Rara, wajahnya berubah masam.

"Cih! dia sombong sekali membalas pesanku dengan sangat singkat, Astaga Ken, lagipula ada apa denganmu, kenapa kau jadi seperti ini, buat apa mengirimkan pesan untuknya, kalau dia malah berpikir kau menyukainya bagaimana?" gumam Ken.

"Tuan apa kita lansung ke hotel saja?" tanya supir yang mengantar Ken.

"Iya, langsung saja," jawab Ken, Ken segera menaruh kembali handphon miliknya ke dalam saku jasnya.

***

Wei hari ini menjemput Lily yang ada di kampusnya, Lily bilang ia pulang lebih awal hari ini.

"Nona, sudah lama menunggu?" tegur Wei pada Lily yang sedang berdiri menatap layar ponselnya.

"Wei, kau sudah datang? maaf aku bahkan tidak menyadari kedatanganmu," sahut Lily tercengir.

"Iya tidak apa-apa, aku juga baru saja tiba, Nona mau langsung pulang atau bagaimana?" tanya Weiwei.

"Aku mau makan siang dulu, kau mau tidak menemaniku makan siang?" tanya Lily pada supir pribadinya itu.

"Mau makan siang dimana?"

"Em.. sebenarnya aku..." Lily terlihat ragu mengatakannya pada Wei.

"Ada apa Nona?" tanya Wei merasa penasaran.

"Siang ini aku ada kencan buta dengan seorang pria, maukah kau menemaniku?" tanya Lily ragu, ia tercengir sambil terlihat malu.

Wei terkejut, "Kencan buta?" tanyanya.

Lily mengangguk.

"Iya, katanya dia adalah seorang CEO di sebuah perusahaan, aku takut orang itu tidak seperti yang aku harapkan, jadi mau tidak kau menemaniku?" tanya Lily memohon pada Wei.

Wei malah terkekeh, "Astaga Nona, darimana kau mendapatkan ide untuk kencan buta seperti ini?" tanya Wei heran.

"Aku mendapatkannya dari teman, aku juga sekedar iseng, aku diberikan nomor ponselnya, dan kita janjian di sebuah restoran, kau mau kan menemaniku?" Lily memohon lagi.

"Astaga, baiklah Nona, tidak perlu memohon seperti itu, aku pasti akan menemani nona," ucap Wei.

"Terimakasih Weiwei, kau memang sahabatku yang terbaik," ucap Lily terlihat sangat senang.

"Ayo kita berangkat," ajak Wei.

"Ayo," Lily sangat antusias.

Keduanya pun segera menuju restoran, tempat Lily janjian dengan pria tersebut.

"Nona, nanti aku tunggu diluar saja ya? masa aku ikut masuk juga, kan tidak enak, mengganggu saja." tutur Wei sambil menyetir.

Lily mencebik, menekuk wajahnya.

"Kau harus ikut ke dalam, aku akan pesankan satu kursi untukmu, kau harus memantau aku dan dia, aku sejujurnya takut, karena aku belum tahu dia pria baik atau bukan," bisik Lily pada Weiwei.

"Astaga, kalau bukan pria baik, jangan mau Nona," sahut Weiwei.

"Iya aku juga belum tahu, dan satu lagi jangan bocorkan hal ini pada siapapun, terutama keluargaku, kalau sampai Oppa tahu, aku melakukan kencan buta, maka habislah aku," tutur Lily.

Weiwei mengggeleng, ia heran dengan sikap Lily, kenapa harus kencan buta, padahal Lily sangat cantik, rasanya tidak perlu kencan buta, pasti sudah banyak pria yang mengantri ingin menjadi kekasihnya, batin Weiwei.

Sesampainya di sebuah restoran, Wei memarkirkan mobil, setelah itu keduanya masuk ke dalam resto tersebut.

"Nona, saya tunggu diluar saja ya?" ucap Wei.

"Jangan! kau harus ikut, nah itu dia, pria dengan jaket berwarna hitam, itu pasti dia, tidak salah lagi.." sahut Lily,

Wei hanya mengangguk, ia hanya menuruti keinginan Lily saja.

"Wei kau duduk saja disini, pesan apapun yang kau mau ya, aku yang akan membayarnya, aku temui dia dulu, doakan aku yaa..." ucap Lily, Wei mengangguk lagi, "Semangat Nona," ucapnya.

Lily tersenyum sambil menyerukan tanda semangat dengan tangannya.

Lily mulai berjalan ke arah pria tersebut.

"Hallo, apakah kau yang bernama Glenn?" sapa Lily.

Pria itu berbalik, "Hai, iya aku Glenn, kau pasti Lily?" sahut pria itu, ia tersenyum sangat manis, sampai-sampai Lily terpesona pada pandangan pertama.

"Hai, kau yang bernama Lily?" tanya pria itu lagi.

Lily terkesiap, ia segera sadar dari lamunannya.

"Maaf, ia kenalkan aku Lily," sahutnya.

"Ah, ternyata kau lebih cantik dari bayanganku, silahkan duduk," ucap Pria tersebut.

Lily tersenyum sambil mengangguk, lalu ia duduk di hadapan pria itu.

"Terimakasih," ucapnya.

Keduanyapun saling terdiam, sesekali melemparkan senyuman satu sama lain.

"Hm, maaf sebelumnya aku kesini karena awalnya dipaksa oleh sepupuku, dia bilang kau juga kebetulan sedang mencari teman, sekali lagi maaf ya kalau mengganggu waktumu," ucap pria tersebut ramah.

"Ah tidak masalah, lagipula ternyata kau sangat tampan," sahut Lily tidak sadar mengatakan hal itu, ia segera menutup mulutnya sendiri.

"Maaf, tadi aku salah bicara," ucap Lily, ia sangat malu dengan ucapannya tadi.

Pria itu malah tertawa kecil, "Tidak apa-apa, kau sangat lucu," sahutnya.

Keduanya saling mengobrol, Lily baru pertama kali melakukan kencan buta seperti ini, awalnya ia ragu dan takut, tapi setelah ia bertemu dengan Glenn secara langsung, ternyata Glenn orang yang sangat menyenangkan.

***

Wei masih memperhatikan dari jauh, ia tidak bisa melihat wajah pria itu, hanya saja ia perhatikan Lily tampak sumeringah.

"Sepertinya nona Lily menyukai pria itu, terlihat dari senyumnya," gumam Wei.

Tak lama kemudian makanan datang ke meja Wei.

"Maaf saya tidak memesan apapun, saya hanya menunggu saja," ucap Wei pada pelayan itu.

"Ini sudah di bayar oleh nona yang disana," sahut pelayan itu menunjuk ke arah Lily.

"Ah, baiklah, terimakasih," ucap Weiwei.

_______________

BONUS FOTO GLENN HEULWEN 😂😁

Untuk yang suka bule ges 😌😌

jangan pada bilang gantengan dia dibanding Ken ya, Ken kan korea jadi beda dong, 😁😂

KIMBERLY CLARIEANA CHIN 😌😌😘

_________________________

Author : nanti sorean Cherry up lagi ya, sekarang jangan lupa like komen dan vote yang banyaaak ya gaes, kalau vote banyak, cherry juga semangat ngetiknya 😁😁😁

1
Puput
Hey bodoh, semuanya emang membutuhkan uang tapi gak semuanya tentang uang🙄
Elen: /Facepalm//Scream/
total 1 replies
Puput
ini namannya campuran antara Korea, Nama orang dari negara negara barat sana China ya thor?
Rat Miyati
Luar biasa
Rat Miyati
Lumayan
Ellllll8
sedihhh Bgtttt thorrr tpi aku suka ceritanya bikin terharuuu
Ellllll8
ohh my God kennnn
Ellllll8
bagussss bgttt Thor bikin baperr
Ellllll8
hhhaaaa ciecieee kennnn buat aku trbng ajaaa
Ellllll8
ohhh my God maunya dijodohkan aja Daddy dane
Murni Asih
bgua
Nurilbasyaroh
bkn rara yg baper tpi aku yg baca jadi baper
Nurilbasyaroh
galak tapi perhatian sweet banget!
Nurilbasyaroh
ok ok lah buat visual y
Anita Septiani
ceritanya bagus.....
senja indah
aplk oren aplksi apa
Atika Darmawati
ok
Ismalinda
Luar biasa
Fitrianinaim_queen03
Kevin, makin lama makin meresahkan 🥴🥴
Eva Rubani
apa rara lg hamil tp dia ngak tau
Eva Rubani
istri Sultan...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!