Kiara Tasya, seorang gadis yang di temukan saat masih bayi di reruntuhan bangunan dan di selamat kan seseorang yang sedang bekerja membersihkan sisa reruntuhan, dan di angkat oleh seorang gadis yang baik dan kini ia memiliki tiga saudara dari ke dua orang tua angkat nya, ia tak pernah sekali pun iri kepada ketiga saudara nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SAHRIani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 30
" masih ada tugas kah..? siang ini Kenan menghampiri ku di dalam kampus ku, dan kini kami berada di dalam kantin
" satu mata pelajaran lagi..? saut ku ketika kami sudah selesai makan
'' hai.. Kiara..? sapa salah satu teman ku yang bernama salsa
'' hei.. juga..? saut ku tersenyum pada nya
'' wah.. siapa ini,, boleh kenalan tidak .? ujar nya mendekat ke arah ku dan duduk di hadapan kami
aku bingung harus mengenal kan kenan apa pada mereka, sedang kan di keluarga ku dia adik ku, di luar keluarga kini status nya adalah suami ku
'' hhmm adik ku..? ucap ku memandang Kenan takut, takut salah ucap
'' wah.. tampan sekali adik mu.. boleh dong dengan ku..? jawab nya dengan senyum yang berbinar
'' tidak boleh, kau lebih tua dari nya..? ucap ku cepat melarang salsa
'' iiss.. jaman sekarang itu tidak pandang usia ya..? sewot salsa karena aku menolak nya dengan cepat,
sedang kan Kenan hanya memasang wajah dingin dan datar nya, seperti biasa nya
'' tapi tidak berlaku pada adik ku..? saut ku cepat yang mana salsa bertambah maju saja bibir nya
'' hanya kenalan saja pun tak boleh..? dengan cepat aku menggeleng kembali
'' ayo masuk,, bentar lagi dosen akan datang..? ajak ku pada salsa, berharap ia mau dengan ajakan ku
'' menyebal kan kamu..? dengan langkah cepat salsa meninggal kan ku bersama Kenan yang masih duduk di dalam kantin
'' kamu memang benar sudah pulang sekolah..? tanya ku menatap ke arah Kenan yang sibuk menyedot minuman nya
'' sudah, lihat jam,, sudah jam berapa sekarang..? ucap Kenan masih pokus pada minuman nya Tampa mengalih kan tatapan nya pada ku
'' aku mau masuk,, kalau kamu bosan pulang lah lebih dulu..? ucap ku bangkit dari duduk ku meninggal kan Kenan sendiri
'' hhmm..?
hanya itu saja yang keluar dari mulut Kenan, Tampa melihat ku yang berlalu dari hadapan nya
dua jam sudah aku berkutat dengan materi yang di beri kan dosen pada kami, kini aku menyimpul kan semua peralatan ku masuk ke dalam tas ku,
dan aku bergegas ke luar, untuk kembali pulang ke rumah, mungkin Kenan sudah pulang lebih dulu
'' mau kemana..? kenan menyetop ku di kala aku hendak pergi ke terminal bus yang berada di dekat kampus
'' loh.. ku kira kamu sudah pulang lebih dulu..? ucap ku pada nya
'' naik..? hanya itu saja yang Kenan kata kan pada ku
dengan cepat aku naik ke atas motor nya, kenan pun melaju kan motor nya ke arah pulang
lima belas menit, kami telah sampai di rumah, Kenan langsung memasuk kan motor nya ke dalam garasi dengan aku masuk ke dalam rumah
'' assalamualaikum..? ucap ku ketika hendak masuk ke dalam rumah
'' waalaikumsallam'' Kiara, kamu dari mana semalaman... kenapa tidak pulang,, mama khawatir tau sama kamu.. untung Kenan mau mama suruh cari kamu .? dengan mama langsung memeluk ku erat
mama tidak tau saja, anak nya lah yang membuat ku tidak pulang ke rumah ini
'' maaf ma,, ? saut ku, entah harus alasan apa aku pada mama, hanya kata maaf saja yang bisa ku ucap kan pada mama
'' kamu sudah makan..? tanya mama kembali
'' sudah ma,, tadi bersama Kenan.? jawab ku memang benar apa ada nya
'' sekarang Kenan kemana..? mama celingukan mencari keberadaan Kenan
'' lagi di garasi ma.. memasuk kan motor nya..? jawab ku mama pun membawa ku ke arah sofa
'' biar kan kak Kiara istirahat ma..? Kenan datang dan berseru pada mama
" kenapa sih.. mama kan hanya kangen saja pada kakak mu, karena tidak melihat nya dari semalam..? ucap Hani menatap kenan sebal
" terserah mama deh..? Kenan mengalah dan meninggal kan kami yang sedang berada di ruang tamu
" kamu semalam kemana,, mama khawatir tau..? mama mengelus lengan ku dengan lembut
" semalam kan Kiara sudah pamit ma, Kiara ke rumah Davina, Sampek lupa pulang,,? aku tersenyum lebar ketika mengatakan nya pada mama
" ma.. kak Kiara sudah pulang..? kiano muncul dari arah belakang
" kenapa berteriak kiano,, mama dengar..? saut mama yang menoleh ke arah kiano datang begitu juga dengan ku
" ada apa mencari kakak mu..? mama bertanya di kala kiano mendekat ke arah kami
" sini kak,, aku butuh bantuan kakak..,? kiano menarik tangan ku untuk mengikuti nya berlalu meninggal kan mama yang hanya geleng kepala melihat kiano menarik ku bersama nya
" jangan kau tarik kakak mu kiano..? mama memperingati kiano dari jauh
" oke ma..? teriak kiano
dengan lanjut ia menarik ku kembali bersama nya, aku sempat mengaduh kesakitan di kala ia menghenti kan langkah ku
" kakak tunggu sini sebentar,, aku mau mengambil sesuatu..? ujar kiano meninggal ku
" kau sedang membawa apa sih..? tanya ku ketika ia datang membawa barang di dekapan nya
" ini kak,, tolong ambil kan gambar dan juga video yang bagus untuk kiano unggah nanti nya.. kakak jadi photografer dadakan untuk ku..? ujar nya tersenyum lebar pada ku
" ya.. ampun,, enggak sekalian aja kamu live streaming di sini biar kakak pegangin dan ambil gambar..? ujar ku sebal pada Nya
" itu ide yang bagus,, boleh di coba..? ucap nya semakin membuat ku kesal saja
alhasil kiano live dengan aku yang memegang ponsel nya kemana ia bergerak kesitu lah langkah ku berjalan mengikuti kiano
satu jam setengah aku mengikuti nya akhir nya dengan menghela nafas lega semua berakhir dengan kiano tersenyum puas
" yeesss... akhir nya banyak yang beli..? ucap nya tersenyum puas dengan penghasilan penjualan banyak
" kamu senang,, kakak yang pegel .? ucap ku sewot sambil mengebas kan ke dua tangan ku
" tenang aja,, nanti penghasilan nya kita bagi..? ucap nya menaik turun kan alis nya
" kiano,, kau melihat kak Kiara tidak..? suara Kenan dari ambang pintu yang mengejut kan kami
" kau kenapa sih Kenan,, dari semalam yang kau ribut kan, kak Kiara terus..? saut kiano yang berada di dekat ku
" aku hanya bertanya,, di sana ada kak Kiara atau tidak..? ucap Kenan masih berdiri di sana
Kenan tidak bisa melihat ku yang duduk dan ke tutupan oleh kiano yang berdiri di depan ku
" tidak ada,, kau terlalu menyebal kan,, aku lagi senang, kau mengganggu saja..? ujar kiano berdecak kesal menatap Kenan
Tampa bertanya lagi, Kenan pun pergi dari ambang pintu, aku melihat Kenan pergi tapi aku tidak mau menunjukan diri ku ada di sini
" menghilang kan mod saja..? dengus kiano