NovelToon NovelToon
After We Meet

After We Meet

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Duda
Popularitas:39.7k
Nilai: 5
Nama Author: Nocturnlax

[After We Meet]

Zelma Agatha, merupakan sesosok gadis yang memiliki Toko Kue yang cukup ramai akan pembeli di kotanya, Heavent Hills. Ia membuka toko kuenya seperti biasa, hari itu ia dihampiri oleh sesosok pria yang belum pernah ia lihat sebelumnya.

Pria tersebut merupakan seorang Mafia ternama, Marc Lawrence. Ia juga merupakan seorang duda yang memiliki seorang anak tunggal.

Pertemuannya dengan pria tersebut benar-benar membuatnya tidak akan menyangka akan mengubah kehidupan romansanya kedepan.

Ikuti terus cerita ini, akan ada banyak kisah menarik dan hal-hal baru yang akan di hadapi Zelma selama bersama Marc!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nocturnlax, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Sakit

Air mata Zelma terjun begitu bebas dari pelupuk matanya, satu persatu orang-orang yang berada di sekelilingnya memperhatikan hal tersebut dan ia sama sekali tidak peduli dan terus melanjutkan langkahnya.

Kini ia sudah berada di ruang tunggu ICU dan mendapati Hawkins yang sedang duduk di bersama beberapa anak buah; entah itu anak buahnya atau anak buah Marc, Zelma tidak tahu. Pria itu menundukkan kepalanya sembari menopang jidatnya menggunakan ibu jari tangannya.

Zelma kemudian menepuk pundak pria tersebut dan langsung membuat Hawkins tersentak sekaligus membulatkan matanya saat melihat gadis itu telah berada di hadapannya sekarang.

"Zelma?! Kok lo bisa disini?!" Tanya Hawkins kemudian yang masih tidak percaya akan sosok gadis tersebut yang sedang berdiri di depan matanya.

"Gue kesini bareng Asistennya Marc yang dia suruh buat ngeprotect gue." Ujar gadis itu dengan suara yang parau dan tetesan air mata yang masih membasahi pipinya, Zelma mengatur posisinya sehingga ia sekarang duduk sejajar dengan Hawkins.

"Jadi beberapa jam yang lalu pas mereka nelpon gue nanyain alamat itu... buat lo?!" Tanya Hawkins yang masih merasa heran dan mendapat anggukan kepala dari Zelma.

Hawkins yang melihat sisa air mata yang masih berada di pipi gadis tersebut kemudian meraih tisu travel size miliknya dan menyodorkan tisu tersebut kepada Zelma, ia benar-benar kasihan melihat Zelma. Sekarang gadis itu telah berada di Rumah Sakit dengannya, ia sudah tidak perduli apa respon Marc nantinya.

Zelma menatap sekeliling koridor dengan matanya yang sembab, ia juga memperhatikan orang yang berlalu lalang tepat di pertigaan koridor di depannya sana.

"Udah lama dia di ruang ICU?" Tanya Zelma membenarkan posisinya menghadap Hawkins.

"Lumayan, Zel. Semoga aja dua hari kedepan dia cepat pulih, anyway dia juga bakal dijait di bagian pinggan sama mau ngeluarin satu peluru di betisnya." Terang Hawkins, Zelma semakin shock mendengarnya. Lagi-lagi ia tak kuasa menahan air mata, Zelma menangis sejadi-jadinya. Hawkins hanya bisa mengusap-usap bahu gadis tersebut guna menenangkannya.

Hawkins tidak berani memberi sentuhan lebih kepada gadis itu, ia segan terhadap Zelma. Mereka yang tengah berkumpul di koridor tersebut pun dikejutkan dengan pintu ICU yang dibuka dan terlihat seorang perawat yang keluar dari pintu tersebut.

Zelma dengan sigap langsung berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri perawat tersebut guna menanyakan keadaan Marc di dalam sana, ia benar-benar panik. Perawat itu kemudian meminta kepada Zelma harap tenang, ia juga berkata bahwa kondisi Marc masih belum siuman dikarenakan kekurangan darah.

"Jadi, untuk sekarang Tuan Marc sedang dipasangkan kantong darah dari pihak rumah sakit, namun keterbatasan golongan darah yang sejenis dengan milik Tuan Marc mengharuskan kami meminta kepada Ibu untuk mencarikan golongan darah yang sama." Ucap perawat tersebut kepada Zelma, Hawkins juga sedari tadi mendengarkan penyampaian perawat tersebut.

"Boleh saya tahu golongan darahnya apa?" Tanya Zelma dengan suara yang parau.

"Tuan Marc memiliki golongan darah A plus, dan dia membutuhkan enam kantong darah. Kami juga akan menyarankan Ibu untuk mengecek di bagian Red Cross Blood Center terdekat, dimohon secepatnya, Permisi." Perawat tersebut kemudian berlalu meninggalkan Zelma dan yang lainnya. Zelma termenung sembari memikirkan dimana ia harus mendapatkan enam kantong darah dengan golongan darah A Plus.

Zelma sendiri memiliki golongan darah O minus, ia tidak bisa mendonorkan darahnya kepada Marc. Ia kemudian kembali ke tempat duduknya semula di samping Hawkins dan kembali terhanyut dalam pikirannya.

"Zel, lo tenang ya? Gue bantu cariin, Mungkin anggota-anggota gue sama Marc ada yang golongan darahnya sama kayak dia." Ujar Hawkins kepada Zelma, ia sedari tadi memperhatikan gadis itu bahwasannya dia tau Zelma sedang banyak pikiran.

Hawkins kemudian beranjak dari tempat duduknya dan menanyai satu persatu anak buahnya apakah ada dari mereka yang memiliki golongan darah A Plus. Namun ternyata rata-rata mereka yang ditanyai Hawkins memiliki golongan darah O dan B.

Hawkins tampak berpikir keras dan memutar otaknya, kali ini ia juga merasakan apa yang Zelma rasakan. Sedangkan itu, Zelma tengah sibuk mengirim pesan kepada Gisel dan menanyakan perihal golongan darah tersebut kepadanya.

Zelma juga menceritakan apa yang terjadi dengan paragraf-paragraf pesan yang panjang, Gisel yang membaca kata tiap kata yang ditulis oleh Zelma membuatnya terkejut dan sontak langsung membuat Gisel mengabari suaminya.

Tak berapa lama kemudian sebuah panggilan masuk ke ponsel milik Zelma, nama penelpon tersebut terpampang di layar ponselnya, Gisel. Zelma langsung mengangkat telpon tersebut, ia diberondongi berbagai pertanyaan dari Gisel perihal kondisi Marc sekarang.

"Lo butuh enam kantong darah buat sekarang atau besok?" Zelma menjawabnya dengan berkata sesegera mungkin.

"Lo udah cek belum ke bagian Red Cross Blood Center terdekat? Selagi gue nyariin coba lo jalan buat cek dulu." Zelma kemudian mengiyakan permintaan Gisel, telpon langsung ia matikan dan kemudian Zelma mengayunkan tangannya menepuk ringan pundak Hawkins.

"Gue minta tolong sama lo, temenin gue buat ngecek kantong darah di Red Cross Blood Center." Ujar Zelma kemudian kepada Hawkins dan langsung beranjak dari tempat duduknya.

"Okay, bentar ya. Gue mau nitip pesan ke yang lain dulu buat jagain Marc." Hawkins kemudian kembali menghampiri anak buahnta dan Marc dan memesan kepada merek untuk menjaga Marc selagi ia dan Zelma pergi mengecek kantong darah.

Hawkins kemudian menganggukkan kepalanya kepada Zelma yang memberi kode kepada gadis itu untuk segera berangkat. Derap langkah mereka berdua bersahut-sahutan di koridor dengan beberapa orang lainnya yang juga berlalu lalang.

Pikiran mereka sama-sama terfokus kepada Marc dan bagaimana cara mengumpulkan enam kantong darah tersebut secepatnya. Zelma tak lupa juga berdoa disela-sela pikirannya yang berantakan agar dipermudah dalam segala urusan yang tengah ia hadapi sekarang.

Hawkins dan Zelma telah sampai di tempat parkir rumah sakit, mereka langsung masuk dan Hawkins kemudian menyalakan mesin mobilnya. Mobil milik Hawkins perlahan keluar dari area rumah sakit dan menuju tempat transfusi darah terdekat.

"Lo tau gak Red Cross Blood Center deket-deket sini? Gue baru pertama kali ke Nashrush soalnya." Tanya Zelma seraya ia memperhatikan jalanan dan gedung-gedung di kiri dan kanan jalan.

"Iya, gue tau kok. Lo tenang aja, emang lumayan jauh sih dari rumah sakit yang tadi, tapi disini ada empat atau lima cabang dan semoga aja nemu yang golongan darahnya sama kayak Marc." Balas Hawkins panjang lebar kepada Zelma.

"Iya, sumpah ya itu golongan darahnya paling langka. Coba aja golongan darahnya O, lebih mudah buat dicari." Ujar Zelma lirih, ia kemudian menyandarkan dirinya pada kursi penumpang yang tengah ia duduki sekarang.

Perjalanan yang ditempuh Hawkins dan Zelma benar-benar lumayan jauh untuk cabang khusus transfusi darah yang pertama mereka kunjungi.

Hawkins memarkirkan mobilnya dan turun bersamaan dengan gadis itu. Mereka langsung bergegas menuju ke dalam tempat transfusi darah tersebut dan menanyakan ketersediaan darah pada salah seorang front desk.

1
Endah Winarni
fav dan like dulu kak
Nocturnlax: Makasih kak, ditunggu buat baca-baca ceritanya pas waktu senggang🌟
total 1 replies
Jiya™:彡
gk sabar nunggu lanjutannya 👍
Kang cilok: Mampir kak ke hantu tampan dan CRUSH 😄
total 2 replies
•⁠ᴗ⁠• JOFENDLOTRUVE •⁠ᴗ⁠•
kan bisa tuh minta baik baik, kenapa harus pakai pistol sih
Nocturnlax: agak laen emg wkekekekeke
total 1 replies
Neyna 🎭🖌️
yeeey dilanjut lagi, semangat Nes 💪💕💕
Nocturnlax: aww maaciiw kak ney, semangat jg buat kak ney💗💗💗
total 1 replies
Zhara
Semangat thorr
Nocturnlax: Makasih kak udah mampir💫
total 1 replies
Zhara
Sangar nya 🤐
Nocturnlax: Bener wkekekeke
total 1 replies
Dirgantara Danas Santoso
up dong kak aku masih nungguin😕
Nocturnlax: Makasih banyak kak udah nungguin, entar malam bakal update kok, pantengin terus ya💫
total 1 replies
Achi
Haai Thor, saya sudah mampir..


semangat Thor 💪💪
Nocturnlax: Makasih kak udah mampir, semangat juga ya💫
total 1 replies
Nurul
hai Thor salam kenal, favoritkan kembali novelnya ya 🙏🙏
☠ᵏᵋᶜᶟꪀׁɪ᥉ׅ᥉֒ɑׁ🐅⃫⃟⃤⟢
minta baik² bisa nggk😬pake nodong² pistol segala
Nocturnlax: Ngeselin emg, Nis. Wkkwkwkwk
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟꪀׁɪ᥉ׅ᥉֒ɑׁ🐅⃫⃟⃤⟢
jgn galak² dong mas nya😐
HOLAAA KAK NESSS NISAA MAMPIR YA😻😸
Nocturnlax: MAACIIIW NISAA💗💗💗
total 3 replies
Dewi Melow
how you doing???
Winda Oriza Mutia
suka ceritanya
Nocturnlax: Makasih kak, stay tune terus ya buat updatean selanjutnya🌟
total 1 replies
RX LHC R4{M}4
aku tunggu episode berikutnya... siap pencet like.
Nocturnlax: Makasih banyak ya sudah mampir, stay tune ya🌟
total 1 replies
Manami Slyterin🌹Nami Chan🔱🎻
seru but percakapannya kurang
Nocturnlax: Makasih kak Manami udah mampir🌟
total 1 replies
El Nurcahyani
Semangat Thor 🥳🥳🥳
Nocturnlax: Makasih banyak kak udah mampir🌟
total 1 replies
🎤K_Fris🎧
astaga, ada ya pelanggan yang smpai nodong piatol kyanya gitu🙄
gila sih
Nocturnlax: Emang bener-bener dah kelakuan anak buahnya Marc bikin geleng-geleng pala, kak🤭
total 1 replies
Rini Antika
Aku mampir kak, smg berkenan mampir jg ya ke karyaku yg msh pemula..🙏
Nocturnlax: Makasih ya kak sudah mampir, semangat🌟
total 1 replies
Lina Zascia Amandia
Mampir lagi disini memberi, like....
Nocturnlax: Makasih kak sudah mampir🌟
total 1 replies
𝐏𝐨𝐝𝐤𝐚
semangat kak👏👏
Nocturnlax: Makasih banyak kak🌟
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!