Walaupun aku koma selama enam tahun, tidak membuat aku lupa akan kejadian kelam yang menimpa hidupku.
Saat aku tersadar dari koma, aku berpura-pura tidak mengetahui kejadian sebelum terjadi kecelakaan.
Aku sengaja melakukan itu, karena aku ingin mangsaku masuk dalam perangkap.
Aku akan membalaskan dendamku, karena meninggalnya anak semata wayangku dan atas perselingkuhan suamiku.
"Aku akan balas dendam secara halus mas, dan kau dengan selingkuhanmu akan menangis darah." Adeela Athala.
Bagaimana kelanjutan selanjutnya, cuss lanjut....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lido kyungsoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Acara Reuni II
Adeela, Anisa dan semua teman perempuannya duduk di pinggir kanan sambil menatap Justin yang masih memetik gitar di atas panggung.
(Elo- enggak kayak mantanmu)
Aku bukanlah orang yang punya harta berlimpah
Aku hanyalah orang yang biasa-biasa saja
Tapi aku selalu setia padamu
Dan aku selalu jujur kepadamu
Gak kayak mantanmu yang selalu menyakitimu
Gak pernah mau ngurusin kamu
Bohongin kamu curangin kamu
Gak peduli perasaanmu
Aku bukan dia
Lupakan saja semua janji-janji manisnya
Hilangkan saja semua kenangan bersamanya oh oh yeah
Kini ada aku yang setia padamu
Kini ada aku yang cinta padamu
Gak kayak mantanmu yang selalu menyakitimu
Gak pernah mau ngurusin kamu
Bohongin kamu curangin kamu
Gak peduli perasaanmu
Mengapa kau masih terbayang olehnya
Sampai kapan aku menunggumu.
Justin menyanyikan dengan suara serak basah yang sangat enak di dengar. Semua temannya seketika terdiam mendengar kelebihan teman mereka yang baru terungkap kali ini.
Semua orang bertepuk tangan dan memuji suara Justin sosok bule preman yang dulu sering malak di sekolah.
Ketua panitia pun naik ke atas panggung saat Justin selesai bernyanyi.
"Terima kasih Justin sudah mempersembahkan lagu yang sangat bagus malam ini. Jadi, peraturan mainnya kali ini adalah siapa saja yang selesai bernyanyi, maka mereka berhak menunjuk teman yang lain untuk naik ke atas panggung memeprsembahkan suara mereka."
Justin tersenyum tipis yang hampir tak terlihat. Ia sudah memiliki kandidat nama yang akan ia panggil.
"Jadi, lo punya kesempatan untuk nunjuk satu temen kita untuk naik ke atas panggung. Siapa kira-kira yang lo mau tunjuk?" Tanya ketua panitia.
"Adeela! Gue mau nunjuk Adeela naik ke atas panggung!"
Seketika Adeela membelalakkan matanya mendengar namanya di sebut oleh si bule Jawa. Adeela menunjukkan tinjuannya kearah Justin merasa kesal mengapa harus namanya yan dipanggil.
"Ni orang ngerjain gue. Awas aja lo, bule gila!" Gumamnya lirih sambil menatap tajam Justin. Sedangkan semua temannya sudah meneriaki namanya agar ia segera naik ke atas panggung. Tak ada pilihan lain, Adeela harus menerima nasib dengan menahan malu naik ke atas panggung.
Dengan penuh kekesalan, Adeela naik ke atas panggung dan berdiri di samping Justin.
"Lo sengaja kan, ngerjain gue, bule gila!" Bisiknya pada Justin.
Bukannya menjawab, Justin malah menertawainya.
"Terima aja penderitaan lo, item."
Adeela merasa geram dengan ucapan Justin. Ingin rasanya ia menjitak kepala musuhnya ini dan menendangnya turun dari panggung.
"Awas ya, lo. Gue bakalan buat perhitungan sama lo nanti!" Ucapnya menatap dengan penuh kekesalan kearah Justin.
"Uuuu, takut, hahahaha..." Justin kini berjalan menuruni panggung dan meninggalkan Adeela di atas panggung sendirian.
"Silahkan, Adeela." Ucap ketua panitia mempersilahkan Adeela bernyanyi.
Adeela menganggukkan kepalanya. Kini tangannya sudah berkeringat memegang mike di depannya.
Adeela pun mulai menyanyikan lagu dari
(Rossa- Hati yang kau sakiti)
Jangan pernah katakan bahwa
Cintamu hanyalah untukku
Karena kini kau telah membaginya
Maafkan jika memang kini
Harus kutinggalkan dirimu
Karena hatiku selalu kau lukai
Tak ada lagi yang bisa ku
Lakukan tanpamu
Ku hanya bisa mengatakan
Apa yang kurasa
Ku menangis membayangkan
Betapa kejamnya dirimu atas diriku
Kau duakan cinta ini
Kau pergi bersamanya
Ku menangis melepaskan
Kepergian dirimu dari sisi hidupku
Harus selalu kau tahu
Akulah hati yang telah kau sakiti
Adeela menyanyikan dengan penuh penghayatan. Entah mengapa ia ingin sekali menyanyikan lagu ini yang mungkin mewakili perasaannya saat ini. Hati yang di sakiti. Air mata menetes membasahi wajahnya, dengan cepat ia menyekanya berharap tidak ada yang melihatnya menangis.
Selesai bernyanyi, semua orang hanya terdiam tanpa memberikan respon padanya. Semua tampak mematung dan menatapnya dengan berbagai macam tatapan.
"Suara aku jelek, ya?" Tanyanya memecah keheningan. Sontak semua temannya menjawab dan menggelengkan kepalanya. Karena memang lagu yang Adeela bawakan sangat menusuk hingga ke hati membuat orang yang mendengarnya ikutan sedih.
"Ok, teman-teman, berikan tepuk tangan yang meriah untuk teman kita yang ternyata suara sangat merdu. Wah, dua orang musuh bebuyutan sekolah dulu ternyata sama-sama memiliki bakat terpendam." Semua orang sontak tertawa karena memang Adeela dan Justin terkenal musuh semasa SMA.
Kini Adeela sudah turun dari atas panggung dan menghampiri teman-temannya di bawah setelah tadi ia menunjuk Zizi (nama samaran untuk Surya) lelaki bertulang lunak yang sudah sedari tadi kayak cacing kepanasan ingin maju ke depan.
Zizi menyanyikan lagu dangdut dengan gayanya yang khas dan kocak sontak membuat semua orang heboh dan tertawa meneriakinya.
Sedangkan Adeela merogoh ponselnya di tas karena bergetar dari tadi. Ternyata yang menghubunginya adalah suaminya. Adeela pun pamit untuk menerima panggilan suaminya pada sahabatnya. Ia berjalan agak menjauh agar bisa mendengar pembicaraan suaminya di balik telepon.
Di tengah percakapan mereka, ada seseorang yang memperhatikannya diam-diam. Adeela kini menangis setelah menutup panggilan dari suaminya itu. Ia berjongkok dan menumpahkan kesedihannya di sana.
Tiba-tiba dari belakang ada seseorang yang memakaikan jaket di badannya. Adeela sontak menoleh ke belakang dan ternyata orang itu adalah....
RAHASIA😉😁. Besok baru di lanjut lagi yak. Aku crazy up kali ini kak. Untuk mengobati rindu kalian karena aku lama enggak up, ya kan😉👍
Jangan lupa klik like, komen dan vote nya yak👍
Author sarangheo yeorobun😚
Salam story from By_me
tiap hr jgn biarkan dia ketemu selingkuhan tiap hr datang ke kantor jgn ksh celah mereka bertemu! pintar2lah.
lalu bawa kopi tiap hr klu pagi kasih kopi dgn satu sendok teh biji apel yg sdh dihaluskan
datang ke kantor buat kopi biji apel.
hrs tegas dan tega jgn kasih smoun ingat anskmu mati gara2 suamimu tdk ingat pulang. tiap hr ikut ke kantor. setelah anter suami siang datang sampai pulang kantor.
ambil hp suami yg lama ksh yg baru dgn tipe yg sama.hpus semua kontak telpnya termasuk selingkuhannya.
laki2 jarang yg ingat no hp.
menghancurkan hububgan relasi suami. biar hancur juga perusahaannya.
satu biji apel nengadung 0.2 mg sianida. selama 3 minggu akan ada efeknya, suamimu jd gampang lupa, kobsentrasi hilang 50 % juniornya sdh tdk bisa bangun.alias impoten.
secara perlahan organ2 pentingnya menurun secara perlahan dan inibtdk terdekteksi.
persis kasus Pembunhan MIRNA KASUS KOPI SIANIDA.