NovelToon NovelToon
PERJUANGAN MENJADI RAJA

PERJUANGAN MENJADI RAJA

Status: tamat
Genre:Isekai / Epik Petualangan / Reinkarnasi / Kelahiran kembali menjadi kuat / Mengubah Takdir / Barat / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Ark Vest

Myro Aras mati di bumi lalu ia bereinkarnasi ke dunia dimana pedang dan sihir berada.

Myro menjadi anak dari seorang Baron di Kerajaan Azeroth yang dipenuhi dengan permusuhan serta pertarungan di antara para bangsawan. Bukan hanya itu, para pangeran sekalipun juga saling bertarung untuk mendapatkan posisi menjadi raja.

Apakah yang akan Myro lakukan di dunia baru ini? Apakah ia memilih untuk hidup dengan damai atau mengikuti pertarungan di antara para bangsawan serta keluarga kerajaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ark Vest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 30 : MENDAPATKAN PERSEDIAAN

Myro saat ini berdiri di depan puluhan kereta yang sedang membawa makanan ini, baik itu kusir kuda ataupun para prajurit yang menjaga kereta kuda ini sebelumnya sudah menyerah atau mencoba melarikan diri.

Di belakang Myro, Ren juga selalu mengikutinya, mereka bergerak di atas kuda mereka masing-masing sambil mengamati ribuan roti yang terletak pada kereta kuda ini.

Melihat banyak sekali tumpukan roti, Myro sedikit tersenyum "Nampaknya kita sudah benar, ini adalah persediaan yang dikirimkan untuk Benteng Trock".

Falka yang sudah memburu musuh bersama pasukan Kavaleri Mongol miliknya mendekati Myro "Tuan, kami sudah selesai melakukan pemeriksaan! Ada 100 pasukan tentara bayaran dan 20 kusir kuda pada kelompok ini, sebagian besar dari mereka sudah mati pada tembakan panah kita. Lalu 20 orang memutuskan untuk menyerah sedangkan sekitar 40 orang lainnya memutuskan untuk melarikan diri, namun tuan tidak perlu khawatir! Dengan kecepatan kavaleri kami maka tidak ada seorangpun di pasukan musuh yang berhasil melarikan diri".

"Kerja yang bagus!", kata Myro senang, dengan ini maka tugas mereka hanyalah masalah makanan ini "Sekarang kita akan membawa semua makanan ini kembali, beritahu beberapa pasukan untuk menjadi kusir--".

"Tunggu dulu tuan!", kata Ren yang menghentikan tindakan Myro.

"Ada apa?", tanya Myro penasaran.

Ren menatap ke arah puluhan kereta kuda ini sebelum berkata "Terlalu berisiko untuk membawa semua kereta kuda ini kembali, lagipula kita harus melewati Benteng Trock lagi. Walaupun kita berangkat di malam hari sekalipun, musuh pasti bisa melihat kereta kuda yang lewat ini karena ukurannya cukup besar. Jika musuh mengetahui bahwa kita mengambil makanan mereka, maka mereka pasti berusaha merebutnya dengan semua resiko sebelum kita kembali ke tempat pangeran ke 4. Belum lagi membawa kereta kuda ini hanya memperlambat pasukan kavaleri kita, pasukan kita juga tidak kekurangan makanan sebab pangeran ke 4 mendapatkan dukungan makanan yang cukup dari Kerajaan Azeroth".

"Lalu apa yang akan kita lakukan dengan semua makanan ini? Kita tidak mungkin meninggalkannya disini, apabila pasukan Benteng Trock menemukan kereta yang kita tinggalkan maka mereka bisa mengambil roti ini kembali, hal itu membuat rencana kita menjadi tidak berguna", kata Myro.

"Bakar sejak kereta ini, dengan cara itu maka tidak ada yang bisa menggunakan semua roti ini lagi dan Benteng Trock tetap menjadi kelaparan", kata Ren mengingatkan.

Baik itu Myro dan Falka segera berpikir, mereka sebelumnya tidak pernah memikirkan kereta kuda yang bisa memperlambat gerakan mereka.

Setelah dipikirkan sebentar, keuntungan membawa kereta kuda ini kembali sama sekali tidak sebanding dengan resikonya yaitu mudah diketahui dan dikejar oleh pasukan dari Benteng Trock.

Beberapa saat kemudian, Myro mengangguk tegas dan membuat keputusan "Bakar semua kereta ini, sedangkan kudanya maka kita akan membawa kembali mereka semua bersama orang-orang yang menyerah untuk dijadikan sebagai tahanan. Siapapun yang mencoba melawan selama perjalanan maka kalian sendiri pasti tahu apa yang terjadi, apakah kalian mengerti?".

Para tahanan itu mengangguk kepala mereka dengan cepat, walaupun mereka tidak terlalu senang menjadi tahanan setidaknya mereka lebih takut dibunuh.

Seluruh kereta langsung dibakar dengan cepat oleh Kavaleri Mongol, lalu Myro bersama pasukan serta tahanan yang ia bawa mulai bergerak kembali ke perkemahan pasukan mereka.

...----------------...

Saat ini di Benteng Trock, meskipun hari mendekati siang tapi pasukan pangeran ke 4 belum memulai penyerangan.

Ritke yang berada di atas tembok kota menatap ke arah perkemahan pasukan pangeran ke 4 dengan bingung "Apakah mereka sudah menyerah? Lagipula sudah tidak ada lagi kemungkinan bagi mereka untuk menang, mereka mungkin masih bisa menghancurkan Benteng Trock milikku tetapi untuk merebut seluruh Kerajaan Kavaleri maka itu sudah hampir tidak mungkin lagi".

Ketika Ritke mulai berpikir bahwa pasukan pangeran ke 4 sudah menyerah, seorang prajurit berlari ke arahnya dengan panik "Jendral Ritke, laporan".

Melihat prajurit yang panik serta berkeringat ini, Ritke tidak bisa untuk tidak bertanya "Ada apa?".

"Beberapa penjaga yang bertugas untuk berjaga di bagian belakang tiba-tiba menemukan asap, aku memutuskan untuk mengirim 2 orang prajurit dan memeriksa asal asap itu, ternyata mereka menemukan puluhan kereta yang terbakar! Nampaknya kereta yang terbakar itu adalah persediaan makanan kita untuk 5 hari ke depan!", teriak prajurit itu melaporkan.

Ritke yang sedang duduk segera berdiri, wajahnya berubah beberapa kali sebab ia tahu bahwa dirinya sudah dijebak musuh, pangeran ke 4 ternyata menargetkan makanan milik mereka.

"Cari! Cari pasukan musuh yang berani melakukan semua ini! Jangan biarkan mereka kembali ke perkemahan Kerajaan Azeroth!", teriak Ritke marah, tanpa makanan maka pasukan elit miliknya sekalipun sama sekali tidak bisa bertarung.

"Baik, jendral!", teriak pasukan itu yang pergi secepat mungkin untuk bersiap.

Ritke kembali duduk dengan wajah suram, ia sedang memikirkan cara untuk menyelesaikan masalah ini.

Duke pasti tidak bisa menyiapkan makanan sebanyak itu kepada mereka lagi paling tidak untuk seminggu, sedangkan keluarga kerajaan terletak cukup jauh dari sini. Perjalanan untuk mengumpulkan makanan dan membawanya sudah cukup untuk menghabiskan waktu lebih dari seminggu.

Kerajaan Kavaleri memiliki wilayah yang sangat kecil, berbeda dari Kerajaan Azeroth. Bahkan luas seluruh Kerajaan Kavaleri hanya sama seperti sebuah provinsi di Kerajaan Azeroth, oleh karena itu Kerajaan Kavaleri tidak bisa menyiapkan makanan untuk 2000 prajurit tanpa persiapan sebelumya.

Jadi sebenarnya Ritke tidak peduli terhadap menangkap Myro dan yang lainnya, semua kereta sudah dibakar sehingga meskipun Myro di tangkap sekalipun maka semua makanan mereka tidak akan kembali lagi.

"Apakah tidak ada cara lain?", kata Ritke yang merasa sakit kepala, ia memang hebat dan memiliki banyak strategi untuk berperang namun ia tidak memiliki ide apapun untuk menyelesaikan masalah hilangnya makanan ini.

...----------------...

Di sisi lain, Myro dan yang lainnya sudah kembali ke perkemahan pangeran 4.

Bagaimanapun mereka sudah langsung pergi sejak membakar semua kereta itu, jadi mereka bisa tiba di perkemahan sebelum Ritke mengetahui berita mengenai kereta yang terbakar tersebut.

Melihat Myro dan pasukannya yang kembali bersama tahanan, prajurit yang menjaga perkemahan segera melaporkan masalah ini ke pangeran ke 4.

Tidak lama kemudian, pangeran ke 4 bersama para petinggi dan beberapa prajurit muncul, pangeran ke 4 melangkah maju mendekati Myro yang datang sambil berkata dengan bersemangat "Bagaimana hasilnya? Dimana kereta persediaan makanannya?".

"Karena terlalu berisiko untuk membawanya kembali maka kami membakarnya, dengan cara itu maka Benteng Trock tidak bisa mengambil semua makanan itu lagi dan kami bisa melarikan diri dengan cepat. Apakah tidak apa-apa kami membakar semua kereta itu?*, tanya Myro.

Mendengar jawaban Myro semua orang berteriak senang, bahkan pangeran ke 4 tertawa keras "Tidak masalah, kita sama sekali tidak kekurangan makanan! Dengan ini maka kita semua menang! Tanpa makanan maka pasukan musuh hanya bisa mati kelaparan!".

Ketika semua prajurit yang ada di tenda berteriak seperti sudah menang, Ren memutar matanya dan membuka kipas lipat di tangannya "Aku rasa ini terlalu awal untuk merayakan kemenangan".

Pangeran ke 4 yang baru merasa senang segera kehilangan senyumnya, lagipula Ren sudah memberinya ide yang sangat hebat untuk mendapatkan makanan musuh, oleh karena itu pangeran ke 4 sudah mengakui kecerdasan Ren.

"Apa maksud Nona Ren? Apakah musuh masih bisa menyerang lagi dengan keadaan lapar?", kata pangeran ke 4 dengan hati-hati.

Ren mengangguk dan menatap ke arah Benteng Trock "Sebentar lagi akan terjadi pertarungan terakhir, pertarungan penentuan untuk mengetahui siapa pemenang dan yang kalah!".

1
Wadzifa Jay
bisakah author lebih memperhatikan penyusunan kalimatnya maaf disini saya agak terganggu dengan pengulangan kata sebagai padahal masih satu kalimat ada baiknya author menggunakan kalimat efektif dan memperhatikan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar🙏
Game Game
korban truck-kun ternyata mc kita
Hamiz Irfan
lana
Hamiz Irfan
bukan kipas ke
Erian Wen
pertama-tama, aku mau bilang. "BIARKAN BRO MEMASAK!!" kenapa aku bilang begitu karena memang, genre politik kerajaan ini bener2 di kemas dengan cara baik, well-written. meskipun dengan absensi hubungan interpersonal MC dan juga lore yang masih kurang deep, tapi tidak menutupi ku untuk memberikan bintang 5! tapi kalo seandainya bisa dinilai dari 1-10 aku kasih 8.9 karena tidak ada karya yang sempurna selalu ada hal yang dapat di perbaiki.

Power system, dan world building bukan fokus dari novel ini. tapi yang sudah di buat itu cukup dan membuat pembaca lama itu bisa catch up karena hal yang di fokuskan sendiri itu tidak banyak. yang paling mengesankan itu adalah pembawaan masalah politik dinasti ini yang sangat mengesankan! bravo!

Kemudian untuk saran, seperti yang ku mention sebelumnya. kurang nya hubungan interpersonal MC kepada tokoh lain, apakah MC ini bakalan punya istri? apakah lana, ren, atau pun Carla (kali) bakalan berebut supaya jadi ratu Myro. ya meskipun terdengar seperti gila wanita dan seolah-olah hanya terpaku pada bidang itu saja sebenarnya memang yang ku katakan itu nggak bohong. Cukup di sayang kan ketika aku tak dapat membaca kelanjutan kisah kasmaran Myro, dan juga hubungan terhadap tokoh pendukung lain. Sejujurnya unsur sub genre bisa di dibangun lho, meskipun sedikit2. seperti unsur romansa, unsur konflik remaja dan masalah pertemanan/persahabatan.
Erian Wen: dan untuk kritik, sebenarnya sedikit aja sih. ya kenapa kesannya kayak Cerita Raja Myro Aras itu harus berhenti di cerita ini doang? tidak hanya itu dibagian perang terhebat dimana Kerajaan aras menaklukkan Kerajaan Azeroth dan diamant di Skip sih! padahal itu hal yang sangat ku nantikan loh! jadi balik lagi, eksekusi ceritanya itu buruk karena kesannya ceritanya Myro aras anak yang di buang bangsawan Baron itu harus berhenti di cerita ini doang, jirlahh. Tidak hanya itu saja, author saja bilang di akhir cerita dia gak tau kelanjutannya ceritanya bagaimana. aku Sempat memikirkan bahwa ini cuman "salah-satu" cerita yang di buat bagus dan tidak patut untuk di lanjutkan lagi.

sebetulnya aku tidak pantas untuk merasa kecewa, aku bukan pembaca yang senantiasa menunggu novel ini dari episode pertama hingga epilog, sedangkan aku saja cuma butuh waktu seminggu bahkan kurang untuk menyelesaikan novel ini. tapi tolonglah, ini cerita bagus banget sejauh ini cuman novel ini aja yang genre politik nya itu bener bener bagus! pembaca dicekokin masalah politik setiap episode (not litterally) dan aku pun mau baca sampai tamat novel ini! tolong lah, di lanjutkan soalnya power system nya ini sederhana nggak perlu mikir banyak2, Lore nya cukup tapi masih bisa di kembangkan, kemudian hubungan interpersonal MC yang harus di suguhkan kepada Pembaca! aku merasa ini bisa saji series kalo seandainya tidak ada eksekusi buruk di akhir cerita novel ini.
total 1 replies
☕︎⃝❥Mengare (Comeback)
seharusnya kalimatnya [myro sangat bingung dengan tatapan tersebut. "apa yang ...] tambahkan titik kalau sebelum dialog gak ada kalimat yang menyambung.
Sulaiman Jambi 2
keren
minak jinggo
mc d sini terlalu naif
minak jinggo
yg jd pertanya'an, orng yg d panggil lain'nya kemana seharusnya masih ada 1500 lebih.. katanya dr capter pertama, orng yg d panggil ada yg jd pedagang, pandai besi dll.. kenapa gk d panggil untuk membatu mc, contoh:pandai besi dan pedagang...
Sampoerna Samsu
ending yg sangat menyebalkan seharusnya di bagian terdiri nya kerajaan adalah cerita yg lebih menarik
Harland Pathi
kelihatan kalau gak pernah mengayunkan pedang di medan perang...
Harland Pathi
sebenarnya mc nya ini siapa...?
Andikk Jaya: iya lemah banget peran sampingan mulu
total 1 replies
Ucil Pam-pam Pambudi
cerita yang sangat menarik... mantap
Weed25
Bagus kak tapi kurang panjang, terburu-buru
Weed25
Harusnya Raja Baru itu menyerang Myro lah wkwkwkw biar dia kalah sekalian, baru aja naik tahta udah kepikiran serakah, dasar bocil
Weed25
ya kan bisa ngalirin air dari utara ke selatan, salju kan bisa cair, jualan es batu ke keselatan keknya menguntungkan
Weed25
Panggil Raja Penyihir dong Thor
Weed25
la terus kegunaan markas apa weh, kan bisa markas menyelidiki soal penggelapan
Weed25
masih bayangin Bapaknya Myro yang buang anaknya dulu wkwkwk, kalau Myro g maafin bukankah Bapaknya bakal nangis guling2 tujuh turunan gegara buang Myro yng sekarang jadi Count.
Weed25
Wkwkwkwk dan bener di akhir Romansa 3 Kerajaan, yang bertahan hanya keturunan Cao Cao dan Kerajaan Wei, tapi endingnya malah keturunan Jendral Sima Yi yang berhasil menyatukan tiongkok menjadi satu dinasti, Dinasti Jin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!