NovelToon NovelToon
3 Dekade Yang Disempurnakan

3 Dekade Yang Disempurnakan

Status: tamat
Genre:Fantasi / Misteri / TimeTravel / Tamat
Popularitas:38.7k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Kisah seorang dokter yang bernama Raja kembali ke masa 30 tahun yang lalu. Karena sebuah artefak bersejarah milik anaknya yang seorang arkeolog.
Raja kembali ke zaman saat dirinya berusia delapan belas tahun, yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas.
Dimana kedua orang tuanya masih hidup. Begitu juga dengan kedua adiknya. Di kehidupan kali ini Raja berjanji, dia akan merubah sikapnya yang kurang peduli dengan orang-orang yang disayanginya.
Dia juga akan berusaha mencegah kematian Ayahnya King yang seorang dokter dan adik perempuannya Ratu, yang meninggal akibat depresi berat setelah diperkosa oleh teman-teman sekolahnya.
Raja juga ingin lebih dekat dengan adik bungsunya yang terpaut cukup jauh usianya dengan dirinya. Dimana adik bungsunya, Sultan di kehidupan masa lalunya, dia lah yang selalu menjaga putra tertuanya, Kaisar.
Dan Raja juga ingin putra keduanya bisa melihat indahnya alam dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menyusun kembali Artefak kuno

     Candra duduk dengan tegak kembali, sambil menarik napasnya. Dia melanjutkan lagi ceritanya.

"Aku tahu biasanya Profesor Djaya, bisa menghilangkan rasa pusing dan penat dalam kepalanya dengan memeriksa hasil benda-benda bersejarah," kata Candra sambil terisak kali ini.

"Hari itu, aku dan Profesor meneliti barang temuan kami di sini. Seperti sekarang, aku duduk berhadapan dengan Profesor. Aku asik dengan pekerjaan sendiri, begitu juga dengan Profesor. Dia asik meneliti benda yang ada di dalam kotak itu," Candra menunjuk kotak transparan itu.

"Sesekali aku mengajak beliau bicara tentang hasil penemuan ini. Beliau juga selalu menjawab rasa penasaran aku. Sekitar dua jam kami berkutat di sini. Tiba-tiba ada cahaya di depanku. Maka aku pun mendongakkan kepalaku, dan aku lihat kalau Profesor sudah tidak ada duduk di depan. Dia tiba-tiba menghilang begitu saja," arah pandangan Candra mengarah ke atas langit-langit ruangan itu, membuat aku ikut mendongakkan kepala melihat apa yang ada di sana. Namun nggak ada apa-apa di sana.

"Aku sangat shock … dan berlari mengelilingi rumah ini, untuk mencari Profesor Djaya. Namun aku tidak berhasil menemukannya sampai sekarang,"  kata Candra dan mengakhiri ceritanya.

"Mungkin saja aku akan bertemu dengan Pak Djaya, seandainya aku juga bisa mengulang waktu kembali," kataku kepada Candra.

"Hal apa yang ingin kamu katakan kepada Pak Djaya dan dirimu di masa lalu?" tanya aku pada Candra yang malah menganga.

"Jadi beneran itu artefak bisa mengulang waktu kembali?" tanya Candra balik dengan wajahnya yang masih terlihat tidak percaya.

"Iya, karena aku pernah melakukannya. Kini ingin melakukannya lagi!" ucapku dengan serius.

"Bagaimana caranya?" tanya Candra sambil memajukan badannya ke arah ku.

     Aku pun menyusun artefak itu, seperti dulu. Namun ada yang aneh karena tidak muncul cahaya yang menghubungkan retakan-retakan itu.

     Aku kembali mengingat, kejadian yang aku alami saat berhasil menyusun artefak kuno di kehidupanku sebelumnya. Aku rasakan kembali apa yang aku rasakan saat itu. Aku pikirkan apa yang menjadi pikiranku saat itu.

    Aku ingat sekarang semuanya, mungkin ini juga hal sama yang dirasakan oleh Pak Djaya saat dia menyusun artefaknya. Aku buka mataku kembali. Aku kembali menyusun artefak kunonya. 

     Dengan hati yang teramat sedih dan sakit karena sudah kehilangan keluarga yang disayangi. Penyesalan karena tidak bisa melakukan yang terbaik untuk orang-orang yang disayangi. Mengakui kesalahan diri sendiri, dan ingin mengulang kembali untuk memperbaiki semuanya agar tidak ada lagi penyesalan dalam diri ini.

    Kali ini aku kembali berhasil, cahaya mulai mmenyatukan kepingan-kepingan dari pecahan artefak itu lalu aku masukkan batu permata di tengahnya.

Wuuuush …

     Cahaya kembali muncul dan menyelimuti tubuhku. Kulihat Candra menganga menatapku tak percaya.

*****

"Raja! Ayo bangun!" Suara ibu mengetuk pintu dengan sangat keras.

    Aku terbangun, dan kulihat sekelilingku. Kamar aku semasa sekolah. Aku bangun dan melihat kalender di dinding tembok kamar dekat meja belajar.

"Akhirnya aku berhasil kembali ke masa lalu!" kataku dengan perasaan bahagia.

    Aku cepat-cepat mandi dan turun ke bawah mau sarapan. Namun ada yang aneh dengan suasana di rumahku sekarang.

*****

"Pagi semuanya," sapaku kepada mereka.

"Pagi!" jawab mereka kompak dan serempak.

    Aku melihat ayah ada di rumah, berbeda dengan kehidupan pertama dan kedua aku. Saat itu ayah sedang tidak ada di rumah. Kini aku melihat Ayah sedang memasak, memakai celemek, dan menyiapkan menu untuk sarapan keluarganya. Suatu pemandangan yang langka, bahkan mustahil. Tidak pernah selama hidupku melihat Ayah memasak bahkan memakai celemek milik Ibu.

    Lalu aku melihat ibu sedang mengurus Sultan yang sedang merajuk nggak mau pergi ke sekolah. Dalam hidupku aku belum pernah melihat Sultan mogok nggak mau pergi ke sekolah. Sultan itu selain anaknya baik, dia juga rajin dan cerdas.

    Makin aneh yang aku rasakan adalah Ratu. Adikku yang cantik dan cerdas itu, kini seperti Betty la fea. Sebenarnya apa yang sudah terjadi di kehidupanku yang ketiga ini!

"Raja, ayo duduklah. Sarapan sebentar lagi akan disiapkan!" teriak ayah sambil tersenyum.

     Aku makin shock, dengan keadaan keluargaku. Kenapa terlalu drastis perubahannya?

     Kami memakan sarapan yang dibuat oleh Ayah. Tak menyangka kalau rasa masakannya sangat enak, nggak kalah sama masakan ibu.

"Wah … ternyata Ayah pintar memasak ya! Aku nggak menyangka," kata aku di sela-sela makanku.

     Aku melihat semua keluarga menatap heran kepadaku. Aku jadi merasa ada yang salah dengan ucapanku barusan.

"Bukannya selama ini Ayah yang selalu membuatkan kita sarapan!" kata Ratu sambil mengerutkan keningnya.

     Aku sungguh terkejut dengan informasi barusan. Jadi selama ini di kehidupanku yang ketiga, Ayahlah yang selalu membuatkan kami sarapan.

     Hal pertama yang aku pahami saat ini adalah, kehidupan yang ketiga ini tidak sama dengan di kehidupan pertama dan kedua yang aku pernah jalani. Aku jadi bingung, karena makin banyak nyawa yang harus aku selamatkan, tapi tidak tahu apakah akan sama atau berbeda dengan dua kehidupanku sebelumnya.

"Ayah, kapan jadwal pergi ke desa pinggiran kota?" tanya aku karena ingin tahu.

"Jadwal pergi, ke desa pinggiran kota?!" tanya Ayah membeo pertanyaanku.

"Iya, Ayahkan tiap bulannya selalu pergi ke desa pinggiran untuk mengobati para warga yang sakit, karena di desa itu jarang ada dokter 'kan!" kata aku lagi.

"Raja, ada apa sich sama kamu hari ini! Sejak tadi bicaramu sangat aneh," kata Ratu sambil memasukan potongan mentimun ke dalam mulutnya.

     Aku jadi makin cemas dengan keadaan di sini sekarang. Tidak ada yang sama dengan kejadian di dua kehidupan aku yang lalu.

"Lho bukannya Ayah punya tugas untuk menjadi Dokter yang memberikan pengobatan kepada warga pinggiran bersama dengan Dokter-dokter yang lainnya, yang bekerja secara giliran?!" tanya aku lagi.

"Sejak kapan Ayah jadi Dokter yang selalu pergi ke desa pinggiran?" Ayah malah balik bertanya pada aku.

     Bagai disengat oleh listrik berkekuatan seratus ribu volt, aku diam tak mengerti. Kenapa Ayah bicara seperti itu?

"Apa Ayah tidak pernah punya tugas untuk pergi menjadi Dokter relawan?!" tanyaku dengan nada ragu-ragu.

"Tidak pernah. Ayah selalu bertugas di Rumah Sakit Anugrah, sejah pindah ke kota ini," jawab Ayah sambil melihat kepadaku dengan tatapan menyelidiknya.

"Raja, apa kamu baik-baik saja? Tidak ada yang dirasa aneh dalam otak kamu 'kan?" tanya Ibu dengan wajah cemasnya yang sejak tadi diam hanya melihat ke arahku.

"Aku merasa baik-baik saja, tidak ada yang aneh," jawabku dengan yakin.

"Sepertinya ingatan Kak Raja jadi bermasalah, akibat jatuh dari tangga!" kata Ratu sambil tertawa terbahak-bahak.

Aku terkejut saat mendengar Ratu tertawa terbahak-bahak. Itu tidak pernah dia lakukan dalam kehidupan sebelumnya.

******

BACA JUGA KARYA AKU YANG LAINNYA YA.

1
aNDiaNa
Kisah yg menarik, sayang blum selesai 🙁
Nancy Nurwezia
Luar biasa
Indah
baca sambil senyum2 sendiri 😁😁
🌸 Sunshine 🌸: Terima kasih, Kak 🥰.
total 1 replies
Elsa Yuniarty
aku. menunggu lanjutannya thor.... semangat yaaaa... 🥰
❤️ Nurul Qolbi ❤️
bikin penasaran ceritanya ❤️
Arockz
tolong tamatkan jangan di buat gantung
🌸 Sunshine 🌸: in sha Allah Kak. akan saya tamat kan. tapi aku mau tamat kan dulu 2 karya yang lain. Aku juga harus menulis ulang kerangka ceritanya lagi. Mudah-mudahan bisa secepatnya.
total 1 replies
auliasiamatir
bagus ceritanya nih, aku jadikan favorit Thor

salam dari ku


CINTA TAK PERNAH MATI
🌸 Sunshine 🌸: Terima kasih 🥰
total 1 replies
Sanjani
yok KK kita semangat terus
™king*+*
tapi ayah nya meninggal sebelum ratu masuk SMA gimana sih thor
🌸 Sunshine 🌸: itu cerita di kehidupan pertamanya. di kehidupan ke 2, kan berhasil di selamatkan nyawanya.
total 1 replies
Jo Doang
tetap semangat Su
Bawang
Hihihi semangat ya Raja. Akhirnya jadi genius 🤭

Terooeskan kak santi 💃🏻💃🏻💃🏻
Bawang: Hohoho yowis nanti kabar2i aja kak santi biar kuintip2 🤣🤭
total 4 replies
Bawang
Hmmm menarik 🤔🤔

Semangaat troos ya kak 💪🏻💪🏻😘
Bawang
Luar biasa dirimuRaja. Satu kehidupan aja udah bkin ngos2an ya apalagi tiga 🤣🤭🤭

Lanjoooet kak semangat!
🌸 Sunshine 🌸: aku juga ngebayangin punya ingatan di 3 kahidupan. Nggak bikin pusing apa ??? 😁😁😁
total 1 replies
warass mass ee😁😁
wahh mantap jadi contoh nii
Bawang
Ehey salah tebak malu, ah 🤣🙈🙈

Kuy lanjooet kak 💃🏻💃🏻💃🏻
🌸 Sunshine 🌸: Tetot, jawaban anda salah. 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Bawang
Kayaknya bapak yg jaga rumah itu Pak Djaya deh 🤔🤔

Lanjooet kak semangat!! 💃🏻💃🏻
Bawang
Semoga artefaknya segera ketemu ya, Raja 💪🏻😆

Melaju terooos kak 💃🏻💃🏻💃🏻
Jo Doang
next kak suki
🌸 Sunshine 🌸: 👍👍👍 makasih sudah dukung karya aku yang masih banyak kekurangan ini 🥺
total 1 replies
Jo Doang
semangat
Bawang
Semangaat teroos kakak 💪🏻💪🏻😆

Jangan kasi kendor 🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!