[Lanjut dari novel Rebirth of parasite queen]
“kesempatan kedua yang didapatkan akan aku gunakan untuk melindungi semua yang berharga bagiku.”
Outbreak yang terjadi sembilan bulan lalu membuat dunia berubah drastis. Dunia dimana manusia sudah kehilangan tahta sebagai raja yang berdiri di puncak rantai makanan.
Alien datang dari gerbang yang menghubungkan antar dimensi, monster merangkak keluar dari dasar dungeon. Munculnya predator baru membuat umat manusia di ujung kepunahan.
Namun ditengah keputusasaan itu manusia kembali diberikan harapan yang disebut sebagai 'Sistem'.
Berkat sistem manusia sekali lagi memiliki harapan untuk bertahan dan mendaki puncak rantai makanan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon orpmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Riding Noob vs Zombie Army part 6
Setelah menjatuhkan pilihan ribu pesawat, Tim Air Strike yang hanya beranggotakan Saki, Arrow, dua kembar, naga musim dingin dan Pteranodon. Mereka bersiap untuk menjatuhkan semua balon zeplin. Namun balon raksasa yang entah kenapa sejak tadi hanya diam ditempat sambil sesekali menembaki mereka, balon itu terlihat mencurigakan.
Toeeeee! Suara sirine yang berasal dari satu zeplin berukuran besar, dengan cepat zeplin lain ikut membunyikan sirene mereka. Kemudian dari 50 zeplin berjatuhan para zombie.
Para anggota Air Strike hanya bisa terdiam melihat para zombie yang mulai melayang di udara.
“Apa mereka serius?.” tanya Arrow saat melihat para zombie yang tidak berbeda dari pasukan zombie biasa, melayang di udara karena diikat dengan balon merah.
“Ini mengingatkan aku dengan game jadul tentang tanaman melawan zombie.” kata Saki.
Zeplin terus menjatuhkan zombie dengan jumlah yang tampak tanpa batas, hingga seluruh langit hampir di penuhi zombie dengan balon merah.
“Berhati-hati aku dapat merasakan sesuatu dari balon merah itu, mungkin itu adalah jebakan bom.” tambah gadis berkacamata.
“Begitukah? Kalau begitu, bagaimana jika begini.” saki menatap Arrow yang cara bicara terlalu di buat-buat. Tidak memperdulikan tatapan menusuk Saki terhadapnya, Arrow menarik busurnya bersiap untuk melepaskan anak panah. Kemudian…
Wuuuss… dor dor dor…
Hanya menggunakan satu anak panah, Arrow berhasil meledakkan puluhan balon. Dan seperti yang Saki duga balon itu meledak lebih besar dan juga lebih berbahaya dari pada balon pada umumnya.
Ledakan beruntung terjadi hingga membuat langit terbakar karena jumlah zombie terbang yang begitu banyak dan berdekatan. Bahkan 50 pesawat zeplin pun ikut meledak akibat banyaknya zombie yang mereka keluarkan.
“Dah gitu doang?.” Arrow terlihat tidak puas karena hanya dengan satu anak panah semua musuhnya menghilang.
“Bukankah ini jauh lebih baik? Kita dapat menyelesaikan dungeon ini dengan lebih cepat.” mengerti perkataan saki, Arrow hanya bisa pasrah melihat jika tidak ada yang tersisa dari pasukan udara musuh. Tapi saat keenamnya ingin kembali ke daratan, tiba-tiba…
Groaaar! Teriakkan yang begitu keras terdengar di sentoro langit, kemudian dari awan api yang tercipta akibat ledakan, muncul dua sosok naga dengan kondisi tubuh yang parah fiprnuh oleh luka yang membusuk.
“Zombie drago.” ucap Saki lirih.
Melihat kedatangan 2 zombie naga membuat Arrow bersorak kegirangan. Akhirnya dia dapat memperlihatkan kekuatannya lebih banyak dari saat dia melawan ribuan pesawat. Dengan cepat dua naga zombie menuju kearah mereka, pasukan kemudian dibagi menjadi dua. Saki, Popola dan naga musim dingin menargetkan salah satu naga zombie, sementara Arrow, Devola dan Pteranodon menangani yang lain.
Groooaarr! Kedua naga zombie menyemburkan asap berwarna hijau yang merupakan asap beracun, kedua tim itu pun segera menghindar dengan arah yang berbeda. Berhasil menghindari serangan Arrow dan Devola menyerang salah satu naga zombie hingga menariknya menjauh dari Zombie lain. Begitu pula dengan tim Saki dan Popola yang berusaha menjauhkan kedua naga zombie.
Jdaar! Guntur menyambar tubuh naga zombie namun tidak terlihat sedikitpun kerusakan. “Sepertinya sihir tingkat menengah memang tidak berpengaruh terhadap naga zombie.” serangga petir yang baru saja dilakukan oleh Saki merupakan uji coba untuk memastikan informasi yang dia dapat adalah benar.
Ini adalah kali pertama saki berhadapan dengan naga zombie, yang membuat gadis berkacamata itu begitu mewaspadai lawannya. Sementara di tim yang lain Arrow tampak tidak peduli dan menyerang lawannya secara membabi-buta.
“[Thousands feathers of light ]” saat Arrow mengepakkan sayapnya, berterbangan ribuan sayap bercahaya yang dengan segera menghujani Naga zombie yang dia lawan. Dikarenakan cahaya adalah elemen kelemahan Undead, membuat serangan Arrow menjadi begitu merusak hingga mengurangi 10% kesehatan naga zombie.
Memukul besi saat masih panas, Devola menggunakan sihir hitam menciptakan kubangan lumpur di udara telat di atas Nafa zombie dan menjatuhkannya. Lampu hitam yang menyelimuti Nafa zombie seketika mengeras membuat pergerakan naga itu menjadi sulit.
“[Root of Black world]” setelah Devola mengaktifkan skill lainnya, lumpur hitam y6 mengeras mulai bergerak seperti tentakel, memeluk erat tubuh naga zombie hingga dapat terdengar suara retakan.
Kesehatan naga zombie yang dilawan oleh pihak Arrow semakin menurun saat serangan gabungan Elf dan gadis berambut merah itu begitu konsisten. Di sisi lain naga zombie yang dilawan oleh Saki hanya tersisa 15% kesehatan, tubuh Undead itu dilapisi oleh es karena semburan naga musim dingin, membuat pertahanan melemah dan hanya tinggal sedikit lagi hingga pertempuran ini berakhir.
“[Six petals yellow lily]” dengan kedua telapak tangan yang mengeluarkan api berkobar, Popola melompat dari punggung naga musim dingin menerjang naga zombie. Enam kali pukulan berturut-turut membuat kesehatan Naga itu terus menurun, hingga setelah enam pukulan bertubi-tubi membut aktif sebuah ultimate skill.
“Api yang bermekaran.” Popola meninju kedua tangannya kerah naga zombie, menciptakan gelombang panas yang begitu intens dan membuatnya seperti Laser Bean. Tubuh naga zombie hancur saat terkena serangan itu hingga terbakar jatuh ke tanah.
“Sepertinya kita selesai di sini.” Saki menatap langit ruangan dungeon master yang sudah dibersihkan, itu sangat berbeda dari beberapa menit lalu yang dipenuhi oleh pesawat terbang dan zeplin. Hanya tersisa satu naga zombie tapi itu juga sudah ditangani sebelum Saki berpikir untuk memberikan bantuan pada pihak Arrow.
Naga zombie yang dilawan oleh Arrow dan Devola tertelan oleh lubang hitam yang diciptakan oleh Devola. Teknik yang cukup merugikan dikenal bahan dari naga zombie tidak bisa diambil lagi jika sudah masuk kedalam lubang itu.
“Oke itu yang terakhir, mari kita membantu yang lain.” kata Arrow mulai turun.
“Aku pikir semua orang juga sudah membereskan bagian mereka.” balas saki yang melihat keadaan di bawah yang sudah di bersihkan. Tapi ketika dia melihat ada sebelas Noir yang menggila di bawah, saki segera memacu sapu terbang yang dia gunakan untuk secepatnya menghampiri Noir.
Saki kemudian langsung memeluk salah satu diantara sebelas Noir hingga membuat pemuda itu merasa heran, Saki tidak tahu kenapa, tapi dia dapat merasakan jika kekasihnya sedang merasa marah. Mendapat pelukan dari saki membuat Noir menjadi lebih tenang hingga dia menonaktifkan mode pahlawan sehingga 10 bayangannya pun menghilang.
““Woohooo…””
“fifiwit.…..””
Beberapa temannya langsung menyoraki keduanya yang tengah bermesraan di depan jutaan penonton secara live.
“Bagaimana dia bisa membedakan antara Noir dan bayangannya? Aku bahkan kebingungan dengan para bayangan Noir yang terlihat begitu sempurna.” kata Masamune yang terus bertepuk tangan, tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
“Itu yang dinamakan kekuatan cinta kawan.” Arrow memberi balasan.
“Heeh!.”
“Kekuatan cinta yang tidak mungkin dipahami oleh seseorang yang belum pernah satu kali pun berciuman.”
“Apa kau sedang membicarakan ku?.”
Arrow segera menghentikan rostinganya saat Masamune sudah bersiap untuk menarik katana miliknya.
Keadaan jauh menjadi lebih tebang setelah tidak ada satupun zombie army yang tersisa di Medan perang, namun semua ini belum berakhir selama dungeon master belum dikalahkan.
Tapi itu adalah tugas dari sang pemimpi.
***
Note : Chapter ini aku meras jika Zombie elit nya kurang kuat, rasanya seperti kerupuk.
2.cara pembawaan ceritanya pun bagus
3.character development pun bagus
apalagi pas FL(Female Lead) nya balas dendam sama pamannya, itu rasanya puas bet
Recommended banget nih novel
mwhehehehe
gimana kelanjutan artemis AK vina
tetap semangat dan jaga kesehatan thor