NovelToon NovelToon
Daddy Sugar Baby

Daddy Sugar Baby

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Action
Popularitas:11.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Navindra

Cerita mengandung adegan dewasanya
ya
Jadi sesuaikan usiamu dengan bacaanmu.
Happy reading.



Lee Nara Smith. Gadis yang selalu ditelantarkan oleh orang tuanya yang gila akan karir mereka. Bagi Nara harta yang melimpah itu percuma tapi miskin akan kebahagiaan dan kasih sayang hingga akhirnya memilih jalan yang salah dan bertemu dengan seorang pria yang tulus memberikan kasih sayang padanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Navindra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30. Pulang bersama

Setelah menjawab panggilan telepon dari ponsel Nara, Cenzo kembali melanjutkan pekerjaannya.

Beberapa saat telah dan Cenzo telah menyelesaikan pekerjaannya.

Cenzo berjalan menghampiri Nara dan membangunkan Nara.

"Bangun Baby, Aku sudah selesai" Ucap Cenzo sambil berbisik di telinga Nara

Nara pun membuka matanya secara perlahan dan langsung duduk mengumpulkan kesadarannya.

"Apa kau sudah selesai, sepertinya aku ketiduran" Ujar Nara

"Lebih baik kau tidur daripada bosan menungguku bekerja. Ayo pulang"

"Jam berapa sekarang Chagiya?"

"Jam 4 sore. Sebelum pulang kita beli makan dulu ya"

Nara pun hanya mengiyakan saja. Mereka berjalan beriringan. Saat akan masuk kedalam Lift Cenzo bertemu dengan Suho.

"Saya pulang dulu, kau selesaikan pekerjaanmu dan setelah itu pulanglah. Kalau mau kau bawa pulang juga tak apa"

"Baik Bos, Selamat sore"

Saat berjalan disamping Cenzo membuat Nara merasa tidak nyaman karena para karyawan Cenzo menatapnya seolah-olah akan menghabisinya.

"Cepatlah Chagiya, aku sangat tidak nyaman disini" Kata Nara

"Jangan hiraukan"

Setelah sampai diparkiran Nara segera masuk ke mobil tanpa menunggu Cenzo yang membukakan pintu terlebih dahulu.

"Tatapan para karyawanmu sangat menakutkan. Mereka seolah-olah akan memakanku hidup-hidup" Ucap Nara saat sudah ada di dalam mobil.

"Jangan kau hiraukan. Tapi jika mereka macam-macam kepadamu akan ada akibatnya"

Cenzo pun langsung melajukan mobilnya menuju restoran karena Nara sudah sangat kelaparan. Padahal jika diingat-ingat tadi Nara lah yang menghabiskan makannya tapi sekarang perutnya sudah lapar lagi.

"Sudah sampai, ayo turun" Ucap Cenzo

"Baik"

Nara bergegas turun dan masuk ke dalam restoran. Cenzo tertawa melihat kelakuan Nara yang seperti tidak makan sehari.

Begitu masuk ke dalam restoran Cenzo sudah melihat Nara yang sedang memesan makanan. Cenzo pun menghampiri Nara dan duduk disampingnya.

"Kau pesan apa Chagiya?" Tanya Nara

"Samakan denganmu saja"

"Udah itu saja yang mbak" Ucap Nara

"Baik Nona, mohon ditunggu sebentar"

Setelah pelayan itu pergi Nara dan Cenzo pun mengobrol satu sama lain. Nara bercerita bagaimana harinya selama di kampus tadi.

Beberapa saat kemudian makanan pun datang. Tanpa banyak bicara Nara langsung menyantap makanan tersebut.

"Pelan-pelan saja Baby, tidak ada yang akan mengambil makananmu" Ucap Cenzo

Nara hanya menanggapi dengan senyuman saja dan melanjutkan makannya kembali.

Setelah perut mereka sama-sama kenyang, mereka pun pulang ke rumah.

Saat sudah tiba di apartemen, Nara segera membersihkan tubuhnya dan Cenzo menunggu sambil menonton televisi.

Tak butuh waktu lama Nara pun sudah selesai dengan ritual mandinya.

"Bersihkan tubuhmu tuan" Ucap Nara yang melihat Cenzo tidur-tiduran di sofa sambil menonton televisi.

"Sebentar lagi"

"Kau mau aku suruh tidur dirumahmu sendiri?"

"Baiklah, baiklah tukang mengancam"

Melihat Cenzo pergi dengan wajah yang kesal membuat Nara tertawa. Sekarang giliran Nara yang menonton televisi sambil menunggu Cenzo mandi.

Seperti dugaan Nara. Hanya 5 menit, Cenzo pun sudah selesai membersihkan dirinya.

"Apa kau benar-benar mandi?" Tanya Nara

"Iya lah, memangnya kenapa" Jawab Cenzo

"Kau mandi pakai sabun kan?"

"Kau kenapa sih Baby, pertanyaanmu sangatlah tidak penting"

"Aku hanya heran saja karena kau mandi begitu cepat Chagiya"

Tanpa menjawab perkataan Nara, Cenzo malah duduk di depan Nara dan meminta Nara untuk mengeringkan rambutnya yang basah"

Next....

1
Anna Setyo
lanjut up sampai tamat💪💪💪👍👍👍
ollyooliver
up up up up up up up up up up up up up up up up up up up up
ollyooliver
up
ollyooliver
upup
ollyooliver
hellooo thorr
Greenenly
haiihh/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Greenenly
emang dia tau perkataan jimin tdi?
Ida Marlina Nur Hikmah
lanjut ka
Naufal Azka
semangat up thor
Naufal Azka
ini nara hamil lg ape bagemane?
Naufal Azka
udh gede aj. usia brp?
nit_nut
Luar biasa
Diah Anggraini
sedih bacanya
Joey Shalha
Luar biasa
Joey Shalha
Lumayan
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
sebenarnya aku cukup gak mood lagi bacanya. yg pertama soal anak gadis cenzo..sayang banget mereka dipisahkan dari bayi, kebersamaan clay dan mate hanya sedikit, mereka sdh dewasa walaupun gak nyambung dengan umur mereka sekarang🤭 cenzo gak bisa diliat jadi hot Daddy buat si bungsu, karena yg hot Daddy itu hanya berlaku untuk balita nah anak perempuannya sekarang sdh 8 THN.
gak mood gw, Nara yg gak bisa liat tumbuh kembang clay sekarang cenzo yang gak bisa melihat tumbuh kembang anak perempuannya.
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
lah iya, apkabar Jimin dengan si Alice?
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
kan sdh tau Thor
gerakan tambahan🤸🍋🌶️🥒🥕
tapi mafianya bahkan gak bisa nyari istrinya ..lah anaknya kalo sampe berhasil artinya julukan mafia cenzo hanya bualan doang🤭 gak ada kesan mafianya si disini😌
Audrey Aulia
Bagus sekali jln crtany mudah d pahami tdk monoton setiap konflik d selesaikan satu" jadi tdk semrawut 👍👍👍💪💪💪💖💖💖💖💖
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!