NovelToon NovelToon
Mahila Arindra.

Mahila Arindra.

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Badboy / Tamat
Popularitas:227.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Anggika15

⚠️Adult romance⚠️

21 rate.

Mahila Arindra, seorang gadis cantik primadona di sekolahan nya dulu. Beberapa pria berusaha mendekatinya, namun Hila terus menolak mereka, salah satu nya Aksa.

Pria itu di tolak secara terang-terangan, sampai membuat nya dendam kepada gadis tersebut.

~Happy reading~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggika15, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Segala nya.

^

^

"Kaka pake parfume apa sih?"Tanya Hila sambil mengendus jaket milik Aksa yang di kenakan nya.

"Kenapa memang nya,..kamu nggak suka?"Aksa menoleh, lalu kembali fokus ke arah depan.

"Aku suka bau nya."Ujar Hila.

"Suka?"Tanya Aksa tampa menoleh.

Hila mengangguk.

"Yasudah simpen saja jaket nya, kalau kangen tinggal di cium."Cicit Aksa.

Hila langsung terdiam, memangling kan wajah nya ke arah luar karena pipi nya sudah terasa panas.

Sepenjang perjalanan sepi, Aksa hanya di temani alunan musik yang pria itu putar di mobil nya.

Pandangan nya terus fokus kedepan, namun beberapa kali Aksa menoleh, menatap wajah yang sudah mulai mengantuk, perlahan terlelap.

Tidur saja cantik!

Aksa kembali tersenyum, lalu menyelipkan anak rambut yang menjuntai di daun telinga nya.

"Aku boleh tidur nggak?"Hila berbicara tampa membuka mata nya.

"Boleh, tidur saja!"Balas Aksa.

Setelah meminta izin kepada pria di samping nya, Hila mulai mengatur sandaran kursi mobil dan sedikit memiring tubuh nya dengan kaki yang terus bergerak-gerak karena terasa pegal.

Aksa hanya terus fokus pada kemudi mobil di hadapan nya, membuat laju mobil pelan, karena ia merasa masih ingin bersama Hila saat ini.

Namun Hila bukan Yuna, yang bisa Aksa ajak tidur kapan saja dia mau.

Hila adalah berlian yang di jaga sedemikian rupa oleh kedua orang tua dan satu kaka laki-laki nya.

"Beberapa hari kamu masuk kedalam hidup ku, tapi kamu sudah membawa pengaruh besar.Aku bahagia Hila, sekarang kamu telah menjadi milik ku, walau belum seutuh nya."Aksa bermonolog, dengan tangan kiri nya mengusap kepala hila.

"Jangan gombal!"Tiba-tiba saja Hila bersuara.

Aksa langsung menoleh ke arah Hila, mata gadis itu masih tertutup dengan posisi yang sama.

"Kamu nggak tidur?"Tanya Aksa.

Hila bangkit dan segera membenahi tempat duduk nya.

"Nggak bisa, kaki aku pegel!"Keluh Hila sambil memijat betis nya.

"Kalau kita sudah menikah, kamu tidak usah bekerjan, tinggal di rumah dan tunggu aku pulang saja."Aksa meraih tangan Hila kemudian menggenggam nya.

"Aku kerja aja nggak apa-apa ko ka."Jelas Hila.

"Aku nggak suka liat kamu cape,...kecuali cape yang lain!"Ucap nya sambil tersenyum jahil.

"Jangan bahas aneh-aneh ka, wajah ku memang polos, pergaulan ku di batasi.Tapi aku mengerti banyak hal!"Sergah Hila.

"Oh ya!"Aksa tidak percaya."Apa saja yang kamu ketahui?"Tanya Aksa kembali.

"Ya banyak!"Cicit nya.

"Misal nya?"Aksa melirik dengan tatapan serius.

"Emm,...kalau malam pertama itu sakit!"Ucap nya hampir berbisik.

"Sakit kalau masih perawan, kalau nggak,..ya nggak sakit."Tukas Aksa.

Hila mengangguk.

"Apa kamu masih perawan?"Goda Aksa.

"Menuruk kaka!"Hila memincing kan mata nya ke arah pria yang sedang menyeringai..

"Seperti nya masih,..lalu bagai mana malam pertama kita, itu pasti sakit bukan? apa kamu bersedia?"Tanya Aksa yang semakin memelankan laju mobil nya ketika sampai di lampu merah.

"Kalo sama suami ya mau nggak mau, harus mau."Kini Hila terlihat serius.

"Kita menikah minggu depan bagaimana?"Tanya Aksa.

"Apa nggak terlalu terburu-buru, satu minggu gimana persiapan nya!"

Kemudian Hila memiringkan tubuh nya, menatap pria yang sedang kembali fokus karena lampu sudah mulai hijau.

"Apa nya yang terburu-buru, aku menunggu mu dari SMA, aku nggak mau kehilangan kamu lagi."Suara nya pelan.

"Coba kaka kasih tahu orang tua kita, kita ikut keputusan mereka."Usul Hila kemudian langsung di angguki Aksa.

^

^

Setelah menempuh perlajanan pulang yang cukup ramai oleh para pengendara yang di dominasi anak muda.

Akhirnya mobil Aksa berhenti tepat di halaman rumah Hila, yang terlihat sudah sangat sunyi dan sepi.

Hila tertegung ketika melihat suasana lampu di dalam rumah nya sudah gelap.

"Aku telpon bapak dulu yah!"Ucap Hila.

–Hallo pak!

[Iya, kamu sudah pulang?]

–Kenapa lampu rumah gelap?

[Bapak kerumah ka Yoga, Agni keguguran.]

–Keguguran?!

[Iya, Agni tidak tahu sedang hamil, dia meminum obat warung.]

–Oh yasudah, kalian pulang kapan?

[Besok pagi, hati-hati di rumah! jangan lupa di kunci.]

–Iya.

Hila kembali memasukan ponsel nya kedalam tas, setelah sambungan telepon nya terputus.

"Kenapa?"Tanya Aksa.

"Mama sama bapak ke rumah ka Yoga, istrinya ke guguran."Jelas Hila.

"Yasudah aku masuk yah, dadah,...hati-hati di ajalan sayang!"Pamit Hila sambil melambai kan tangan ke arah Aksa, kemudian meraih handle pintu di samping nya.

"Sayang."Panggil Aksa.

"Hemm?"Hila menoleh.

"Ikut masuk boleh?"

"Sudah malam, kamu pulang saja yah!"Tukas nya sambil tersenyum.

"Sebentar."Aksa memohon.

"Tapi,...

"Janji sebentar, aku masih kangen kamu."Jelas Aksa.

Hila terdiam, dirinya berfikir kemudian mengangguk setelah merasa tidak tega ketika melihat Aksa menatap nya penuh permohonan.

"Yasudah."Hila tersenyum.

Kedua nya berjalan bersama ke arah rumah sederhana yang terlihat gelap, hanya ada satu lampu luar yang di biarkan menyala.

Namun ketika mereka sampai di depan pintu, Hila berjalan ke arah samping.

"Kemana?"Aksa menjengit.

"Ambil bangku!"Sahut nya.

"Buat apa?"

"Ambil kunci."

Aksa langsung mendekat, meraba celah di atas pintu.

Cring..

"Kamu bisa mengandalkan ku sayang, bangkunya simpan lagi saja."Aksa terkekeh ketika Hila mematung sambil membawa bangku di tangan nya.

–Klek..

Pintu terbuka.

Trek..

Lampu ruangan pun menyala, lalu Hila menutup pintu rumah nya.

"Kaka mau minum apa? aku bikinin."Hila menyimpan tas nya di atas sofa, lalu berjalan ke arah dapur yang langsung di ikuti Aksa.

"Ada minuman dingin?"Tanya Aksa.

"Ada, lihat saja di kulkas."Titah Hila, Aksa pun mengangguk.

Satu soda dengan kemasan kaleng Aksa ambil, membuka lalu meneguk nya.

–Cup..

Aksa mencium pipi Hila yang sedang berdiri sambil meminum air putih hangat.

"Kamu nyosor terus."Protes Hila.

Aksa hanya tersenyum, lalu melangkah untuk lebih mendekatkan dirinya pada Hila.

"Aku sudah bilang belum yah!"Kata Aksa berbisik dengan tangan yang mulai merangkul pinggang Hila.

"Apa?"Tatapan Hila sedikit mendongkak.

"Kalau kamu adalah segalanya bagiku."Bisik nya dengan raut wajah yang sudah terlihat sangat serius.

Hila tersenyum, dan segera merangkul bahu Aksa.

"Apa kaka juga tahu?"Ucap Hila.

"Apa?"Kedua nya terus saling memandang.

"Kalau aku juga mencintai kaka dari dulu."Jelas Hila kemudia meraup bibir milik Aksa.

Awal nya Aksa hanya terdiam ketika Hila mulai bermain dengan bibir nya, namun setelah beberapa detik Aksa langsung membalas nya lebih menggebu-gebu.

Tangan Aksa memeluk tubuh Hila erat, begitu pun dengan Hila, tangan nya bertumpu di lengan Aksa dengan satu tangan nya terus mengusap rahang pria yang sedang merangkul nya erat.

Ciuman itu terhenti.

"Terus kenapa kamu menolak waktu itu?"Aksa menatap nya lekat.

"Karena mbak Yuna sudah lebih dulu menyatakan cinta sama kaka, jadi aku pikir kalian juga sudah berpacaran."Sahut Hila.

"Apa dia mengancam kamu dulu?"

Hila menggelengkan kepala, namun raut wajah nya mengatakan bahwa Yuna pernah mengancam nya.

"Apa dia jahat padamu?"Bisik Aksa.

"Sedikit, dan selalu menyuruh ku untuk menjauhi kaka."Gadis itu tersenyum, lalu memeluk tubuh Aksa.

"Maaf sudah membuat kaka marah pada ku."Cicit nya.

–Cup..

"Lupakan itu, kita sudah di posisi sekarang, dan aku bahagia."Aksa membalas pelukan Hila lebih erat, dengan kecupan yang terus Aksa berikan di kepala Hila.

"Bukan kamu yang harus minta maaf, tapi aku!"Cicit Aksa pelan.

...Adududu ini yang bucin, di mana aja nyosor ya guys.....

...TBC🦋🦋🦋...

...Bunga🥀 sama kopi☕ nya atuh.....

...Jangan lupa! like nya guys!...

1
choowie
menjaga nyawa Yuna tapi perlahan membunuh hila😡
choowie
segitu aZa udh frustasi ☹️
choowie
nyesek bgt🥺🥺🥺
choowie
dosa woiiii😡
choowie
bulshiit☹️
Anggika15: Tulisan othor disana masih cakacakan lho, ka😂🥲
total 1 replies
Ani Nur
ga ad kelanjutan ya thor
Anggika15: Mungkin nanti di bikinin season 2 nya ka
total 1 replies
Ani Nur
ya THN mentang2 penganten Bru Hajar bleh😂😂😂ledes2 deh wkwkwkwkwk
Ani Nur
aku nangis BCA nya
Ersa
bagoossss
Ersa
yessss
Ersa
kesel ma aksa
Ersa
cerai aja biar aksa dibuat menderita
Ersa
aku dukung...
Ersa
lanjut
Ersa
🤭😂😂😂
Ersa
yah resiko celup celup teh gitu tuh. mo anakmu ato bukan ya pusing deh
Benazier Jasmine
up thoooor
Anggika15: Kalo yang ini novelnya sudah tamat ka, ada dua yang masih berlanjut boleh check profil othor. Judulnya Jovian Alton (Bodyguard seumur hidup)
total 1 replies
Benazier Jasmine
up thooor
Anggika15: Itu udah lama tamat cuyung, mungkin nanti di lanjutin sama cerita anaknya aja😁
total 3 replies
Benazier Jasmine
semoga aksa & hila bersatu
Benazier Jasmine
mudah2an hanya manipulasi saja si yunna
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!