NovelToon NovelToon
KOMA

KOMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:137.6k
Nilai: 5
Nama Author: machrita

Erin, gadis cantik yang terpaksa menikah dengan seorang pria dingin harus mengalami kecelakan hingga membuatnya Koma, akankah cinta dari sang suami bisa membantu Erin untuk kembali sadar?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon machrita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Roh Erin Pergi.

Tubuh Erin semakin kuat berguncang, roh nya berteriak menangis karna mulai menghilang, akhirnya Shemee sampai di rumah Renz. Di kamar Erin terus berteriak meminta tolong.

"Renz! Tolong aku Renz ..." teriak Erin. Tapi tidak ada yang mendengar, Erin pun mulai pasrah.

"Siang nenek," sapa Shemee.

"Shemee kamu sudah datang. Kenapa tidak bilang, jadinya Jojo bisa menjemputmu." Kata nenek.

"Ibu, siapa lagi gadis ini?" Tanya ibu Renz.

"Oh dia Shemee adiknya Erin." Kata nenek.

"Shemee kenalkan dia ibu Renz." Kata nenek lagi.

"Shemee tante." Kata Shemee sambil mengulurkan tangannya.

Ibu Renz tidak memperdulikan, ia langgsung menyibukkan dirinya dengan ponsel.

Shemee menarik kembali tangannya dan pamit mau ke kamar Erin tapi Shelo terus menghalangi Shemee.

"Shemee kamu baru kembali pasti Erin senang kamu datanfg." Kata Shelo.

"Iya Shelo, aku sangat rindu kak Erin, terima kasih kamu sudah merawatnya selama ini." Kata Shemee.

"Sama-sama kamu akan lama disni kan, aku sangat senang kamu disni jadi ada teman ngobrolku," kata Shelo memegang tangan Shemee sambil tersenyum dengan paksaan.

Belum Shemee menjawab Erin berteriak yang membuat Shemee terkejut dan berlari ke kamar Erin. Shelo, nenek dan juga ibu Renz terkejut tiba-tiba Shemee berlari panik.

"Kakak!" Teriak Shemee.

"Shemee tolong aku." Tangis Erin.

Tapi Erin hanya tinggal bayang yang tidak telalu nampak, Erin akan menghilang.

"Neneeek! Tolong. Ka Erin kejang-kejang, tolong dia pangilkan dokter" teriak Shemee histeris.

"Shemee aku disini, tolong lihat aku Shemee," kata Erin berusaha untuk membuat Shemee melihatnya.

Shemee mendengar suara samar-samar Erin dan melihat kesekliling ruangan tapi tidak menemukan Erin.

"Kakak kamu dimna, semoga tidak terjadi apa-apa denganmu." Gumam Shemee cemas.

Nenek menelpon dokter setelah itu Renz dan Jojo, mereka pun bergegas pulang tak berapa lama dokter datang, Shemee menangis dengan terus memeluk tubuh Erin, roh Erin pun menghilang, alat deteksi jantung berhenti bergerak, tangis di dalam kamar pun pecah. Dokter bergegas masuk ke kamar Erin dan memeriksanya. Dokter meminta yang lain keluar sementara Shemee terus di dalam menemani Erin.

"Bagaimna keadaan Erin dok?" Tanya Shemee.

Dokter masih memeriksa Erin, ia melihat ada yang aneh. Mulut Erin mengeluarkan busa, dokter menggeleng kebingungan.

"Ada apa dok?" Tanya Shemee.

"Ada yang aneh pada tubuh nona erin, anda harus tabah nona, karena nona Erin sudah meninggal." Kata Dokter menunduk.

Shemee syok ia turun dari tempat tidur dan menangis.

"Tidak, kakakku tidak meninggal, kamu bohong. Kakak kamu dimna kak, jangan main-main ini tidak lucu kak." Histeris Shemee mencari-cari Erin.

Nenek dan yang lain masuk, Shemee sudah duduk tersandar di lemari samping tempat tidur, nenek menangis melihat Erin di lepas alat-alat dari tubuhnya, Shelo berpura-pura sedih.

"Akhirnya Reymond benar-benar membalaskan dendamnya, ya walaupun aku tidak tau dendam apa pada Erin, tapi dia sudah membantuku untuk bisa mendapatkan Renz." batin Shelo.

Dari luar Renz berlari secepatnya masuk ke kamar Erin, perawat yang menemani Dokter menutup tubuh Erin penuh, Renz terhenti langkahnya dan berjalan pelan memamdangi istri yang di cintainya terbaring kaku dengan tubuh yang sudah di tutup sepenuhnya.

"Erin!" Panggil Renz pelan.

"Kak!" Tegur Jojo yang melihat Renz seperti orang lemas.

Renz terus mendekat dan membuka penutup Erin, suhu tubuh Erin masih hangat. Renz pun menarik kerah kemeja Dokter dengan kasar.

"Kenpa kamu tutup, tubuhnya masih hangat. Pasang lagi alatnya cepat." Bentak Renz.

"Ta-tapi istri anda sudah meninggal tuan," gugup Dokter.

"Kamu berbohong kan, cepat pasang alat-alat itu pasang." Bentak Renz lagi.

"Renz sudah nak Sudah, kamu harus Ikhlas, Erin sudah tidak ada, jangan seperti ini nak." kata nenek sedih.

Renz menangis meraung memeluk tubuh Erin, dia tidak ikhlas jika Erin meninggalkannya.

"Bangun Erin bangun, dengar aku. Kamu mau buket bunga setiap pagi kan, akan aku berikan sayang, aku akan buatkan kamu taman, bunga apapun akan aku berikkan, aku sendiri yang akan menanamkannya untumu. Kamu mau choklat, aku akan berikan dengan membeli pabriknya untukmu tapi tolong kembali sayang kembali." Tangis Renz memeluk tubuh Erin.

Dari situ ibu Renz tersentuh, Renz begitu cinta dengan Erin sampai-sampai tidak perduli orang sekitar asal Erin bahagia, ibu Renz akhirnya paham perasaan Renz yang begitu kehilangan, kesedihan dan tangisan Renz sangat menyakitkan hatinya, apa jika dia meninggal nanti putra nya akan menangisinya seperti itu, sedangkan selama ini Renz tidak pernah akur dengannya. Kejadian ini membuat hati ibunya melunak, ia sadar keras kepala dan hati Renz itu berasal dari dirinya, tapi kini Renz bisa melunak karena Erin dan ibu Renz mengakui itu.

Ibu Renz mendekati tubuh Erin ia mengusap-usap punggung Renz yang terlihat kacau, Renz tidak mau melepas pelukannya, Shemee hanya duduk menangis pasrah di lantai. Jojo mendekati Shemee yang masih meneteskan air mata, Jojo menenangkan Shemee.

Dokter melakukan apa yang di pinta Renz, walaupun akhirnya akan sama tapi ia tidak ingin Renz kasar lagi padanya. Renz orang yang bisa melakukan apapun bahkan mungkin bisa membuatnya berhenti dari Rumah Sakit tempatnya bekerja.

"Tenang Shemee, kita semua ha ... " Jojo berhenti bicara saat melihat sebuah suntikan di bawah kolong lemari, Jojo meraihnya beruntung tidak terlalu dalam.

"Kak!" Panggil Jojo membritahu Renz. Renz tidak memperdulikan Jojo.

Dokter mengambil suntikan yang masih berisi cairan racun dari tangan Jojo. suntikan itu milik Shelo yang saat ingin menyuntikkan ke Erin tapi ketahuan Sahira dan terjatuh, Shelo lupa mengambilnya karna lupa.

"Ini bukan milikku." Kata Dokter. Renz melirik ke arah Dokter. Ia pun kebingungan sementara Shelo membelalakkan matanya terkejut.

"Bodoh kamu Shelo, kenapa sampai melupakan suntikan itu, bagaimana ini selanjutnya, Reymon ya! Aku harus menghubungi Reymond." Batin Shelo.

Dokter menyuruh perawat untuk membawa suntikan itu ke laboratorium agar segera di periksa, Shelo pelan-pelan keluar dari kamar Erin dan pergi ke belakang menelphon Reymond di saat semua terus tertuju pada Erin.

"Kacau Rey kacau." Kesal Shelo.

"Kenapa, wanita itu sudah meninggal kan, lalu apa yang kacau." Kata Reymond tenang.

"Aku pernah bilang kan kalau aku mau menyuntikkan racun ke Erin tapi suntikanku terjatuh karna Sahira, mereka menemukan suntikan itu, Rey bagaimana ini." Panik Shelo.

"Tenang kamu jangan panik, jika kamu panik kamu akan memancing mereka untuk mencurigaimu. Sekarang dimana suntikan itu, apa kamu bisa mengambilnya pelan-pelan tanpa mereka tau!" Kata Reymond.

"Bagaimana bisa, perawat baru saja membawanya ke laboratorium." Panik Shelo.

"Sial, ok kamu tenang jangan membuat orang curiga, aku akan fikirkan bagaimana caranya, tenanglah." Kata Reymond.

Seseorang perlahan mendekati Shelo dan menepuk pundak Shelo, saat berbalik Shelo sangat terkejut dan menjatuhkan ponselnya.

#Bersambung...

1
Ruzita Ismail
Luar biasa
Ely Jung
lucu dehh 🤣🤣
Ely Jung
waduh..... siapakah dia ?? 😱
Nenk Kwr
lanjut thor, bikin erin balikan sama reinz
Nenk Kwr
cintanya reinz cuma buat erin. dan reinz menikah sama marcella karna dijebak. coba reinz dulu selidikin kehidupan marcella sebelum menikahinnya.
Sumiasih
lanjut ditunggu Thor
. semangat Up, ya
Rohmatul Maulida
lanjut di tunggu
Hospot KhimOchi
akhir y,seru bgt lanjut Thor😍
Maria Dwi
kasihan bayi itu tidak berdosa... dia tak minta dilahirkan,,, please thor... jangan disiksa😭😭😭😭
Santai Dyah
lnjut thor
Laila Amilia
knp ya g ada terusan,y lagi
Nun Inayah
kayak di film aja
Ikka Retno
next kak,,
rbkmad
thor kok blm up ya???
Yanti Yulianti
nextt lagi othorr semngatt❤💪💪💪
Dewi_fatmawati
sadarnya reinz itu waktu erin mau kembali sama dia.. kalo erin gak mau ya sudah begitu terusss sampe tua..
Muh Ezlam
lanjut
Laila Amilia
ayo buat renz sadar kalo Kania g salah
rbkmad
di tunggu ya thor up nya
Bunga Syakila
upnya sedikit thor semangat 💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!