NovelToon NovelToon
Mencari Tuan Muda [DROP]

Mencari Tuan Muda [DROP]

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Teen / Contest / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: cloud_white

Harya Aditya Mura, seorang pemuda yang hidup dalam kesederhanaan di desa ternyata bukan sekedar pemuda desa biasa.

Satu persatu orang datang padanya dan menyuruh nya untuk pulang ke rumah. tetapi bukannya rumah nya di Desa?

Rahasia apa yang selama ini disembunyikan darinya? tidak, rahasia apa yang tidak diketahuinya selama ini.

Kisah perjalanan seorang pemuda Desa yang ingin mencari tahu siapa dirinya setelah ditimpa kemalangan saat masih kecil.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cloud_white, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 29

"Maaf atas kelakuan saya tadi, apa jantung kalian baik-baik saja?" tanya Harya dengan tampang serius nya, "Kalian tidak ada yang kena serangan jantung kan?"

"Pfftt, tenang saja Dear kami tidak ada yang kena serangan jantung" jawab Nyonya Grisha menahan tawa

"Ya syukur kalau begitu, apa yang ingin kalian bicarakan dengan saya?" tanya Harya To The Point

Nyonya Grisha dan Tuan Harma saling bertatapan dan tersenyum setelah itu mereka melompat memeluk Harya yang masih tidak tahu situasi saat ini.

"Kau kembali Dear, apa kau tak tahu betapa lama nya Mom menunggu mu" ucap Nyonya Grisha memeluk Harya sambil terisak

Tuan Harma melepas pelukannya dan membelai surai rambut Harya, "Kau sudah sebesar ini sekarang, kami kecewa karna tak bisa melihat mu tumbuh"

Harya kebingungan lantaran apa yang sedang terjadi disini, ia tolah-toleh mencari sebuah petunjuk.

"Maaf, bisa jelaskan apa yang terjadi disini?" pinta nya pelan

Nyonya Grisha melepas pelukannya dan memperlihatkan sebuah foto keluarga kecil yang terdiri dari sepasang suami istri dan kedua anaknya setelah itu Nyonya Grisha menunjuk anak lelaki yang tersenyum dengan lebarnya hingga menampilkan deretan gigi yang rapi.

"Ini adalah kamu Harya, saat kamu masih kecil" ucap Nyonya Grisha dan mengusap wajah di foto itu

"Hah? jujur saya pas masih kecil memang mirip anak itu tapi bukan berarti itu saya" tolak Harya sambil menunjuk dirinya

"Nama mu Harya Ditya Rayendra, Dad tidak tahu bagaimana bisa kakek yang merawaf mu memberi nama yang sama tetapi Dad ingat jika Dad menuliskan nama mu dibelakang kalung itu...walau kecil banget" jujur Tuan Harma dan bergegas Harya mengecek nya walau harus menyipitkan mata tetapi yang dikatakan memang benar

"Apa...apa maksud semua ini?"

Tuan Harma menyerahkan kertas berisi bukti pencocokkan DNA mereka pada Harya dan itu membuat nya keringat dingin, Harya menatap Tuan Harma dengan penuh harap di matanya.

"Tolong lakukan tes ulang disaat saya melihat nya sendiri disini, ambil rambut saya tapi jangan sampai botak" ucap Harya dan memberikan helaian rambutnya

"Untuk apa hei! nunggu hasil nya keluar saja lama dan sekarang minta tes ulang, sempat Dad jadi Bintang Model" tolak Tuan Harma dan menyilangkan tangannya

"Tapi saya tidak percaya, bagaimana bisa kalian...keluarga saya" ucap nya dengan suara yang semakin mengecil

BRAK

Pintu di dobrak dan memperlihatkan seorang pemuda yang sedang terengah-engah bediri di ambang pintu, ia menatap Harya dan segera menumbuknya di bagian pipi dan memeluknya.

"Lama sekali aku menunggu mu....Kakak" ucapnya sambil menarik nafas

"Tuan muda Hanfi, ada sebuah kekeliruan disini" jawab Harya dan melepaskan pelukan itu

"AKU ADIKMU! JANGAN PANGGIL AKU TUAN MUDA! PANGGIL NAMAKU!" teriak Hanfi dengan amarah nya

Harya menghela nafas pasrah nya dan menjawab, "Baiklah, aku panggil kau Fifi ya? walau seperti panggilan wanita tapi kurasa itu cocok untukmu"

Hanfi terdiam termenung dan tak lama setelah itu ia tersenyum lebar dengan wajah bahagianya, "Tentu saja! kau akhirnya pulang....kakak Arya!"

Kepala Harya seperti dihantamkan batu besar dan dirobek hingga koyak, ia mencengkram kepalanya sendiri dan meminta segelas air pada Nyonya Grisha yang panik.

"Huh...hah...makasih ya Tante, lumayan mendingan sudah" ucap Harya dan melihat wajah kusut Nyonya Grisha

"Mengapa masih panggil Tante! panggil Mom! ndak boleh yang lain" ucap nya kesal bikin Harya salah tingkah

"Tapi...tapi saya masih tidak yakin-"

"Harya, ini sudah di tes langsung oleh Dokter Profesional dan dianggap sebagai rahasia Negara...apa yang kau tidak yakinkan?" jawab Tuan Harma

"Hanya ada satu cara yang bisa kita lakukan sekarang" ucap seseorang yang datang tak lain adalah si Tua Rayendra

"Dad!"

"Kita bawa bocah ini....pergi periksa kepalanya"

Tanpa basa-basi Harya langsung dibawa untuk pemeriksaan pada bagian kepalanya bahkan ia yang sudah berulang kali mencoba melarikan diri tetap didapat dan dibawa secara diseret.

Setelah menunggu lama tanpa lelah akhirnya hasil sang Dokter keluar, Keluarga Rayendra langsung buru-buru minta diberitahu.

"Ada gangguan di bagian kepalanya yang mungkin disebabkan oleh hantaman benda keras atau mungkin kepalanya di hantam benda keras saat ia masih anak-anak yang dimana pelindung kepalanya belum cukup kuat" jelas sang Dokter membuat Harya melamun tak henti-henti

"Jadi...kalian adalah Keluarga ku?" tanya nya dan dibalas anggukan mereka semua

Apalah daya bila sang perut minta makan, mereka semua bubar untuk mencari makan dan berjanji akan kembali lagi, kini didalam Ruangan hanya ada Harya yang berdiri termenung dan Nyonya Grisha yang masih setia menemani.

"Apa yang Harya pikirkan, Dear?" tanya nya lembut

"Aku mencoba mengingat-ingat kejadian saat masih kecil tetapi tak ada yang bisa diingat, mereka semua rasanya menghilang" jawab Harya dengan wajah datarnya

Nyonya Grisha melangkah mendekat dan menatap wajah Harya yang sedikit lebih tinggi darinya.

"Nyo- tidak...Ibu... bisakah aku memanggil mu seperti itu saja sampai aku ingat kembali?" tanya Harya membuat wajah Nyonya Grisha berbinar

"Harya boleh memanggil Mom apa saja, Mom akan kembali menunggu Harya tanpa letih" jawab Nyonya Grisha dan Harya yang tersenyum mendengar nya

"Bolehkah...anda memeluk saya? saya kepingin ngerasa pelukan ibu-ibu hehe...capek diolokin nggak punya ibu terus" pinta Harya malu-malu

Nyonya Grisha membuka tangannya dan mempersilahkan Harya dan dengan cepat Harya jatuh pada pelukan itu, ia tak henti-henti tersenyum dan tertawa aneh.

"Bagaimana rasanya Harya? apakah hangat?" tanya Nyonya Grisha kepada Harya yang menenggelamkan wajahnya dipelukan itu

"Sangat...tidak ada ada tandingannya mah ini, tapi agak kasar dikit kayaknya Ibu suka kelahi ya dulu pas masih muda?" jawab Harya membuat Nyonya Grisha terkejut

"Loh kok...bagaimana bisa tau kamu Harya, padahal Mom nggak pernah cerita" ucap Nyonya Grisha

"Habis pelukannya erat banget sampai kecekek ini, bisa meninggoy entar Harya nya" jawab Harya dan karna geram Nyonya Grisha memukul punggung nya

"Baru pulang masa sudah mau pergi lagi! mau kena bogem Mom ya!" jawab Nyonya Grisha

"Hehehe.....Hahahhaahaa"

"Jangan pergi lagi Harya, nanti Mom yang repot nyarinya"

"Nggak tau sih ya, tidak bisa janji!"

"Bener-bener! makin lama makin berani ya kamu Harya!"

"Ngeri banget Ibu, kayak T-rex...nggak...jangan-jangan Ibu bos para T-rex ya?!"

"Ngelantur apa kamu hah?! bener-bener deh"

...----------------...

1
Jabrik Keren
Biasa
Edo Masamba
gak ada sambungannya
Sabar Priatna
gak bener ending nya
Sabar Priatna
gak bener ending nya.
MrQues Ques
ceritanya kayak gak masuk akal...🤣🤣
Royal Kekelengen
pliiis...
anang sujarwo
authooor kontoooool...
udah baca dari awal endingya kaya taaaai anjiiing..
Emang Noveltoon anjiiiing
Saleh Hermanto
thor prolognya kagak jelas.... tu anak siapa.... hidup dizaman apa....hilangnya kenapa... tau. tau nongol di saluran irigasi....
Jusanto
up
Ima Diah
sekeluarga soplak...🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ima Diah
itu si kakek yg siap GK bayar...terus di pukuli sama yg punya warung kan ....🤣🤣🤣🤣
syarif bakti
kok ngga lanjut knp ngga ada bayarannnya ya
syarif bakti
knp thor tudak lanjut
Jjlynn Tudin
logo tamat ku kira suda tamat up sekalinya gini Aja😒
Jjlynn Tudin
jadila petani yg berjaya Bwa BPA mamamu mkn nasi di kg hasil tani Aja🤣
Jjlynn Tudin
orang kaya aku heran sudala kaya melaintir buat anak satu Dua Aja pastu Masih tamak banyak harta Masih rebutan 🤭🤣🤣
Irin Nizam
Lumayan
Sri Juliani
lho koq org tua bidoh,gK car masalanya knapa harya di usir,dan gak ada penyelikan thor,biar seru..tapi org berkuasa,masak bisa di obrak abrik keluarganya..
Sri Juliani
wah gregatan gue,,koq gak di bawa aja langsung si arya bu...
Sri Juliani
perjalanan yg melelahkan..bagi arya..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!