NovelToon NovelToon
Tumblr Light

Tumblr Light

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:796.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mumtazah

Sebuah lampu Tumblr yang ia pasang di antara kelambu dipan ranjang nya menyala seperti bintang.

Hanya ini yang Keisha bisa lakukan, menciptakan sebuah bintang yang akan menemani nya di kamar nya.
Saat ini, Keisha tak lagi ingin melawan Syarif. Ia takut jika Syarif benar-benar membuat nya berhenti kuliah. Jika itu terjadi, maka hancur sudah semua cita-cita nya.

Keisha memejamkan mata nya, setetes air mata slalu saja keluar dari pelupuk mata nya setiap malam. Sejenak ia akan bahagia, saat lampu-lampu tersebut menyala. Tapi, Lama-lama saat Keisha memandangi nya, ia merasa bahwa dirinya saat ini sangatlah miris sekali. Takdir begitu kejam kepada nya. Sebelum nya, ia tidur di rumah mewah dengan design kamar atap kaca. Hidup bebas, tertawa, dan bisa pergi ke sana kemari. Tapi, sekarang tidak lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mumtazah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cubit

Setelah lima hari Syarif berada di jogja, sekarang Syarif dan keluarga Keisha pergi ke kudus, karena lusa akan di adakan Resepsi di kudus. Jam 12 siang, Rombongan dari jogja baru sampai di Kudus. Hubungan Syarif dan Keisha saat ini sudah cukup baik. Keisha menerima pendekatan yang di lakukan oleh Syarif. Meski, Keisha belum mau memanggil nama Syarif atau sekedar memanggilnya Gus atau Mas.

"Keisha sayang, apa kabar?" Tanya Arifah sambil cipika cipiki.

"Baik, umi"

Setelah mencium tangan Arifah, Keisha mencium tangan beberapa Ustadzah di sana. Siang ini sengaja, ada acara tasyakuran khusus keluarga pesantren At-Taubah, sebelum besok acara resepsi Syarif.

"Kei, kamu istirahat saja. Ini Syarif kirim pesan ke mbak" Adiba memperlihatkan sebuah pesan yang baru saja masuk ke HP nya.

Mbak, tolong tanyain ke Keisha. Kalau dia capek, Syarif minta tolong antarkan ke kamar.

Adiba senyam senyum sendiri, tapi senyuman itu mempunyai makna menggoda Keisha.

"Balas saja mbak, aku gak capek gitu"

"Beneran?"

Keisha mengangguk sambil tersenyum kaku. Ini sudah terlalu lebay dan sudah sangat berlebihan bagi Keisha. kenapa dia gak mengirimkan pesan kepadanya, tapi malah mengirim kan ke Adiba. Padahal saat ini Keisha lagi menggenggam HP nya. Bahkan HP tersebut saya nya masih banyak. Syarif sendiri memang sengaja meminta tolong kepada Adiba, ia pikir dengan begitu Keisha akan senang diperhatikan dan di khawatirkan. Tapi nyata nya Keisha ilfil, semoga saja ilfil nya segera hilang.

Setelah pembacaan Sholawat dan Makan bersama, Acara di tutup dengan sholat Asar berjamaah. Semua orang berjalan menuju ke masjid bersama-sama.

"Gak sholat, kei?" tanya Adiba yang melihat Keisha masih duduk santai di samping nya.

"Keisha halangan, mbak"

"Udah berapa lama?"

"Udah delapan hari"

"Waa.. pengantin baru nya lagi halangan"

Awalnya Keisha tidak curiga, namun saat Adiba mengatakan pengantin baru. Keisha menyadari bahwa pembicaraan sudah masuk ke 18+.

"Aku kalau Haid bisa sampai sepuluh hari mbak, tapi kadang cuma tiga hari. Gak tentu"

"Gak papa, kei. Anak gadis memang seperti itu, aku dulu gitu. tapi setelah menikah malah teratur"

"Kemana Ghania, mbak?" Alexa celingak-celinguk mencari sosok kecil yang biasanya slalu berada di pangkuan Adiba

"Oh, Ghania tidur di kamar Anisa"

"Iya, Anisa kemana? kok dari tadi gak kelihatan"

"Anisa lagi ke rumah sakit, tadi pagi Laila sakit"

"Oh"

Keisha tak terlalu mengurusi urusan orang, ya begitulah. Slalu cuek dan tak peduli dengan hal-hal yang tidak ada hubungan nya dengan dirinya.

...****************...

Setelah makan malam, Keisha sudah rebahan di dalam kamar. Entah kemana Syarif, Keisha tak memusingkan hal tersebut. Ia sangat capek sekali, besok adalah acara resepsi yang pasti itu sangat melelahkan.

Malam ini, Keisha ingin sekali melihat bintang. Tapi ini bukanlah rumah nya yang bisa melihat bintang sambil rebahan. Jika ia melihat bintang di teras rumah, itu sangat tidak nyaman.

Ceklek..

Mendengar suara handle pintu terbuka, Keisha langsung memejam kan matanya, ia tau bahwa itu adalah Syarif, suami nya. Dengan langkah perlahan, Syarif melihat istrinya itu. Syarif pikir Keisha sudah benar-benar tidur.

"Semakin cantik kalau Anteng begitu" ucap Syarif lirih, tapi Keisha bisa mendengar nya.

Karena kamar Syarif tidak pakai AC, hanya kipas saja. Entah kenapa malam ini sangat panas sekali. Syarif pun memutuskan untuk tidur dengan telanjang dada, berbaring di samping Keisha dengan sangat pelan-pelan.

Syarif melipat tangan nya, dia masih membuka matanya, memandangi langit-langit kamar nya. Ia memikirkan, bagaimana memulai sebuah hubungan dengan Keisha. Walaupun saat ini Keisha sudah mulai menerima dan mau bicara kepadanya, tetap saja Keisha tak pernah memanggil nama nya, itu yang membuat Syarif gelisah.

Beberapa cara untuk pendekatan seperti perhatian kecil yang ia berikan seperti nya belum cukup. Ah, Syarif saja yang tak sabar, bukan kah beradaptasi butuh proses dan waktu. Tetapi kenapa dia sangat sibuk mendekati Keisha, apa dia sudah melupakan Najwa, atau ini semua hanya usahanya melupakan Najwa.

Syarif memiringkan tubuh nya, ia menatap punggung Keisha. Tiba-tiba tangan Syarif mengelus rambut Keisha tapi sayang Keisha langsung bereaksi berbalik badan dan menatap Syarif dengan tajam.

"Jangan macam-macam!" Ancam nya

"Meski macam-macam gak akan dosa, kei" Goda nya, sekalian coba-coba, siapa tau Keisha mau.

"Aku lagi mens"

"Lihat"

"Lihat apa?" Mata Keisha semakin melotot, Syarif ini benar-benar menjengkel kan.

"Aku ingin memastikan saja, kalau kamu benar-benar mens, kei. Siapa tau kamu bohong untuk menghindari ibadah"

"Kalau gak percaya ya udah"

"Ya sudah, sini lihat" Syarif menaikan Alis nya sambil melihat ke bawah.

"Gak mau, pokok nya gak mau"

"Nanti aku dosa kei, kalau aku gak memastikan nya"

"Jangan bawa-bawa dosa!" Keisha semakin kesal, ia semakin memeluk erat selimut yang membalut tubuh nya.

"Yasudah, percaya deh."

Keisha langsung berbalik membelakangi Syarif, Tapi tak lama, ia berbalik lagi menghadap Syarif, karena Syarif menyentuh rambut nya lagi.

"Ihhh..." Geram keisha, sambil menatap Syarif, yang di tatap malah tertawa. Suara tawa tersebut membuat Keisha semakin jengkel sekali.

"Kalau marah gitu, kamu semakin cantik kei. Beneran"

Wajah Keisha langsung merah, jujur saja dia sangat malu sekali di puji oleh Syarif. Keisha pun menutupi malu nya dengan mengambil bantal lalu memukulkan nya kepada Syarif dengan sangat keras. Bukan nya mengaduh sakit, Syarif malah tertawa dengan keras.

"Nyebelin banget sih" Keisha dengan geram nya mencubit lengan Syarif sangat keras.

"Aaahhh.. kei, Sakit. Aduhh" Syarif mengelus lengan nya yang terasa panas setelah di cubit oleh Keisha.

"Biarin!" Keisha kembali membelakangi Syarif, sedangkan Syarif sudah tersenyum meski lengan nya masih terasa panas.

"Cubitan cinta gini amat, kei. Sakit sekali"

Mendengar ocehan Syarif, Keisha berbalik kembali lalu berseru "Ingin tau rasanya cubitan sayang gak?"

"Mau nya di sayang saja, kei. Disini, " Syarif mengetuk pipi sebelah kanan nya sambil tersenyum mesum. Keisha semakin marah, ia jijik sekali dengan sikap Syarif.

Syarif langsung memegang tangan Keisha yang hendak mencubit nya. Tangan itu ia tekan di kasur lalu Syarif mendekat ke wajah Keisha.

"Kamu nakal sekali sih, kei" Ucap Syarif dengan suara pelan yang terdengar menggoda, sehingga Keisha di buat merinding.

Cup

Syarif mengecup bibir Keisha, lalu tersenyum setelah itu ia menjauh dari tubuh Keisha dan melepaskan tangan Keisha. Syarif begitu sangat gugup sekarang. Kenapa dia seberani itu, dan kenapa tiba-tiba ia mengecup bibir Keisha. Padahal awalnya dia hanya menggoda Keisha, tapi akhirnya dia yang tergoda.

Keisha sendiri juga langsung berbalik, ia memegangi bibir nya. Syarif adalah orang pertama yang mengecup bibir nya, sebelum nya Keisha tak pernah memikirkan tentang ciuman apalagi yang lebih dari itu semua. Ia terlalu sibuk memikirkan cara untuk menyingkirkan Ana dan bersenang-senang bersama kedua sahabat nya, Anggita dan Naura.

Ah begini kah rasanya, batin mereka berdua. Syarif masih merasakan bagaimana kenyal nya bibir Keisha, begitu juga dengan Keisha. Mereka berdua diam, saling membelakangi. Saat ini mereka sedang memikirkan hal yang sama.

*Kenapa dia gak marah aku cium?

Ah, kenapa aku gak marah saat dia mencium ku*?

Sedangkan di luar, sejak tadi Aditya, Kyai Ma'sum, Arifah, Rozi, Adiba dan Anisa menguping Syarif dan Keisha.

Sejak tadi mereka duduk di ruang keluarga, yang berada di depan kamar Syarif. Sebenar nya mereka tak menguping sih, cuma mereka mendengarkan saja, hehe...

"Alhamdulillah, seperti nya mereka sudah dekat"

"Semoga, aku segera mendapatkan cucu" Ucap Aditya yang mengira mereka tiba-tiba diam karena sedang...

"Tapi Keisha masih halangan" Ucap Adiba

"Benarkah?"

"Iya, umi. Kata Keisha sudah delapan hari dia halangan, heheheh"

"Jadi belum dong" Ucap Rozi

Semua tertawa.

"Huss.. Ada anak kecil disini" sambung Rozi sambil melirik Anisa yang terlihat sangat kesal, dan memilih diam walau Rozi tengah menggoda nya.

Anisa nyata nya tidak percaya dengan apa yang tadi dia dengar. Benarkah Syarif sudah melupakan Najwa dan sudah menerima Keisha sebagai istrinya. Banyak sekali pertanyaan di benak Anisa sekarang, dan dia harus menemukan jawaban nya. Ia harus menyelidiki nya.

Disisi lain, Ana yang tidur di kamar Rozi dulu sedang sangat kesal. Hawa panas karena tak ada AC membuat Ana terus mengomel tak jelas. Memang, malam ini Aditya dan Ana menginap di rumah Kyai Ma'sum, karena Kyai Ma'sum memaksa Aditya untuk hadir di acara resepsi.

1
Yaser Levi
udah di terima pas tau si edi ternyta keluarga pengusaha..
Yaser Levi
cwe gak ada otak... nambahin dosa
Jeny Juwan Alfa
baca ulang Thor entah kenapa masih sepi likenya pdhal bgus banget ceritanya
Venny Junita
episode nya keren banget ceritanya seru banget
Venny Junita
keren banget ceritanya sukses selalu
Jumi Atin
huum, mantap
Lysa Herlambang
harusnya keshia GK usah pulang.
biar Najwa tambah kepanasan...
Lysa Herlambang
Halah.... wong lanang ya kaya gitu. setelah dapatkan apa yg dia ingin , se enak nya aja pergi...
Lysa Herlambang
katanya Gus sya mo ngajarin agama ke keshia.
knp. GK di ajarin puasa. malah sengaja di buatin nasgor tengah hari bolong
Lysa Herlambang
nangis aku bacanya Thor. 😭
inget waktu dulu aku pernah tinggal di kampung suami
💞💜 Ńãỳ 💜💞
tidak semua orang itu sempurna, pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan.
💞💜 Ńãỳ 💜💞
aku basaja kok mas, mabuk ci cinta iya
Kuswatul Hasanah
urutan lafal adzan kebalik thor....
EsEnHa
kaget pas baca nur halangan, ternyata nggak😁, karna setau saya yg sudah di angkat rahim sudah nggak haid lagi, seperti tetangga saya
sevi
andai novel ini d lanjut lgi😢
Arya Al-Qomari@AJK
maaf nih ya thoorrr, mungkin q kurang wawasan Krn setahu q :

lebam 👉 krna habis terkena pukulan / jatuh atau sejenisnya

sembab 👉 krna habis nangis
Fitryani
kangen gus syarif dan keisya😊
umiazmi
tau2 kaisa lahiran dehh gmna ngidamnyah tuhh kei
umiazmi
hisss keii
umiazmi
betahh yahh aq paling kuat gk ngomong 5 harian. .hibiii
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!