NovelToon NovelToon
Queen Mafia

Queen Mafia

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:360.7k
Nilai: 4.8
Nama Author: TyaRara

Menjadi leader mafia bukanlah keinginan Syeira Azka Falensia.Dia hanya merasa kesepian hingga akhirnya memutuskan untuk membuat organisasi mafia.Organisasi mafia yang berkembang hingga menjadi Mafia nomor satu.Mafia yang paling ditakuti.

Hidupnya penuh dengan tekanan.Dituduh sebagai pembunuh,kehilangan orang yang dia sayangi,dan dijauhi oleh keluarganya.Semua itu terjadi dalam satu waktu dan mengakibatkan hidupnya terasa hitam putih,tak berwarna.

Hingga datanglah Devan yang dengan senang hati memberikan warna baru dalam kehidupan Syeira.Namun itu hanya sementara,hingga Syeira mengetahui sebuah rahasia yang Devan sembunyikan.

Rahasia?

⚠ Jangan baca kalau gak suka!
⚠ Jangan berkomentar buruk!.Authornya baperan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon TyaRara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps.29

Hari ini adalah hari minggu,hari yang tepat untuk meliburkan pikiran dari segala macam urusan,baik pekerjaan maupun sekolah.

Pagi ini Syeira sudah siap dengan pakaian santainya,dia akan pergi ke rumah sakit untuk melakukan kemoterapi yang semalam sudah dijanjikan Devan.Dia meneliti kembali penampilannya.Celana ripped jeans hitam,hoodie putih polos dan sepatu sneakers putih,dan jangan lupakan rambutnya yang dikuncir satu.Penampilannya sangatlah cerah dan terkesan fresh.Semalam Devan memang menyuruhnya untuk menggunakan pakaian yang cerah dan dia hanya menurut saja.

Syeira mengambil handphonenya di atas nakas dan memasukkannya ke dalam saku celana.Setelah memastikan tidak ada yang tertinggal Syeira pun lantas melangkahkan kaki keluar dari kamar dan mengunci pintunya.Menuruni satu persatu anak tangga hingga sampai di ujung bawah tangga.Dari sini dia dapat melihat keluarganya yang tampak berkumpul di ruang keluarga.Dia tebak keluarganya akan keluar,karena dilihat dari penampilan mereka yang rapi dan santai.

"Mau kemana kamu!" Sentak David ketika menyadari anak keduanya tengah berdiri di ujung tangga.David sedikit terkejut saat melihat penampilan Syeira yang berbeda dari sebelumnya.Tak hanya David yang terkejut,Revan,Diana dan Sisi pun sama terkejutnya.Pasalnya baru pertama kali mereka melihat penampilan Syeira yang terkesan santai.Biasanya mereka melihat Syeira memakai pakaian serba hitam dan rambut yang dibiarkan tergerai.

"Keluar!" Sahut Syeira.

"Siapa yang izinin kamu keluar!" Sentak David lagi.Syeira hanya diam,dia terlalu malas untuk meladeni pertanyaan David yang tak berbobot sama sekali.

"Kalau ada orang ngomong itu dijawab bukan malah diem!,lo bisu hah!" Kini giliran Revan yang angkat bicara.Lagi-lagi Syeira hanya diam.

"Syeira!" Sentak David.Syeira menghela napas lelah."Tumben nanya kayak gitu?,biasanya saya gak pernah pulang kalian juga gak repot" Jawab Syeira membuat mereka bungkam seketika.

Sisi hendak menyahuti ucapan Syeira,namun dia urungkan saat melihat kedatangan Devan beserta satpam penjaga gerbang utama.

"Ma-maaf Tuan,saya hanya mengantarkan pacar nona Syeira" Ungkap pejagan gerbang tersebut.Semua tersentak kaget tapi tidak dengan Syeira,gadis itu masih terdiam dengan wajah datar.Semua menatap Devan dengan penuh tanya.Sedangkan yang ditatap hanya memasang wajah datarnya.

"Saya permisi" penjaga gerbang itupun memilih pergi daripada harus terjebak dalam suasana canggung yang sangat menegangkan.

"Daddy tidak menyuruhmu untuk pacaran Syei!" Sentak David."Dan kamu juga tidak berhak untuk pacaran dengan calon tunangan Sisi!" Kini giliran Revan yang angkat bicara.Syeira tersentak kaget namun berusaha menutupinya dengan wajah datanya begitu juga dengan Devan.

"Maaf om,tante saya mau ajak Syeira pergi" Izin Devan."Memangnya kalian mau kemana sih?" Tanya Sisi dengan mata berkaca-kaca dan wajah yang dibuat se-sedih mungkin membuat Syeira dan Devan muak melihat wajah sok baik itu.

"Saya pergi dulu om,tante" Devan pun menghampiri Syeira dan menarik tangan gadis itu tanpa memperdulikan teriakan-teriakan dari keluarga Syeira.

***

Kini suasana mobil cukup hening karena keduanya tidak ada yang mau membuka suara,mereka berdua terlalu nyaman dengan suasana hening yang menurut mereka menenangkan.

Sampai lima belas menit kemudian mereka sampai di rumah sakit terbesar di kota itu,dan merupakan rumah sakit milik Syeira sendiri.Devan memarkirkan mobilnya pada parkiran khusus yang disediakan untuk para petinggi,serta dokter rumah sakit.

Keduanya sama-sama turun dari mobil dan masuk ke dalam rumah sakit dengan tangan yang saling bergandengan membuat keduanya menjadi pusat perhatian di setiap lorong yang mereka lewati.Mereka tampak seperti pasangan couple goals yang sama-sama memiliki wajah yang rupawan.

Hingga sampailah mereka di depan ruang pribadi dokter Citra.

Devan mengetuk pintu putih buram itu dengan pelan,hingga suara decitan pintu mulai terdengar,tanda pintu dibuka.

"Mari masuk" Ucap dokter Citra dengan senyum cantiknya.Devan mengangguk,lelaki itu lantas menarik tangan Syeira untuk masuk ke dalam ruangan dokter Citra.

"Jadi,apa bisa dilakukan sekarang?" Tanya Devan setelah duduk di depan dokter Citra bersama dengan Syeira.

"Bisa" Jawab dokter Citra singkat.

"Lakukan sekarang" perintah Devan.Dokter Citra mengangguk kemudian mereka bertiga keluar dari ruang pribadi dokter Citra dan pergi menuju ruang kemoterapi.

***

"Lo gak pulang?" Tanya Syeira.

Kini dia dan Devan sedang ada di ruang rawatnya.Setelah kemoterapi tadi,tubuh Syeira melemah dan perlu di rawat.

"Nanti" Sahut Devan.Dia masih setia menemani Syeira dari pagi hingga sore ini.Dia benar-benar ingin melihat Syeira sembuh.

"Lo serius dijodohin sama Sisi?" Tanya Syeira ragu."Gak tau.Nanti gua tanya ortu gua" Sahut Devan.Syeira mengangguk paham.

Dia merasa hatinya sakit saat mendengar Devan akan dijodohkan dengan Sisi yang notabenya saudara tirinya sendiri.Dia tidak tau tentang perasaannya dengan Devan.Di sebut teman namun terlalu dekat,disebut sahabat juga kurang tepat,Di sebut pacar juga tidak.Lantas apa hubungannya dengan Devan saat ini?.Entahlah Syeira sendiri juga tidak tau.

Yang pastinya,Devan adalah orang yang kini selalu ada di saat dia terpuruk,orang yang mau menemaninya berobat dan orang yang menyatakan cinta tadi malam.

"Jangan ngelamun" Syeira tersentak saat Devan berada di depannya,bahkan wajahnya sangat dekat dengan wajah Devan.

"Minggir!" Syeira mendorong pelan dada Devan dengan perasaan malu dan geli.Sementara yang di dorong hanya terkekeh pelan sembari mengelus kepala Syeira dengan pelan.

...•••...

...••...

...•...

1
Sharon
Gk yakin anak angkat aku rasa ada modus
Bagus Al Genta
Luar biasa
Deana
save
Grizelle
Kalo ujungnya membela sisi,, nggak usah nanya gitu. Kesannya tetep aja menuduh Syeira
Grizelle
Si goblok si goblok
Grizelle
Sebenarnya sadar juga Diana, tapi kenapa seolah menutup mata
Grizelle
Mantap nih sindirannya
Nurhalimah Al Dwii Pratama
nexttt lanjuty
lla
lanjut thor semangat
Big Bos
lanjutttt thorrr
lla
ayo thor up lagi semangat
Eka Putri
lanjut
Eka Putri
lanjut,,Jang lama"
mesa fadila: baca cerita aku yuk, judulnya Larissa. butuh support.
total 1 replies
Mariam Nezma Albady
jangan lama² thor saya lupa alurnya ke gmnh
Mariam Nezma Albady
lanjut
Dewi R
kka kok lama si udah d tnguin ni
Eka Putri
lanjut thor
Diah Ani
lanjut semangat
Dewi R
kka di tngguh ni
~tiny24_PHEONIX~
lanjut Thor semangat 💪
ditunggu up nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!