NovelToon NovelToon
Jaka Srenggi

Jaka Srenggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Iblis
Popularitas:601
Nilai: 5
Nama Author: MartimbulSiregar

kematian membuat dia hancur, namun kematian orang yang disayang juga yang membuat dirinya bangkit.

Berjuang dan bertarung menjadi jalan hidupnya yang baru, jalan hidup menuju keabadian. Anak polos yang menjadi harapan bagi semua manusia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MartimbulSiregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 27

Lelaki tua yang terus memperhatikan pertarungan itu menghela napas panjang.

"Hhhmmm, memang masih bau kencur bocah itu! Sungguh di sayangkan jika dia tak menikmati pahit manis garam nya dunia persilatan," ucapnya.

Lelaki itu berdiri dan mengerahkan tenaga dalam yang ia miliki.

Bammmm!!

Debu tebal memenuhi area pertempuran.

Sesosok tubuh hitam bergerak cepat dan mengangkat tubuh Jaka Srenggi yang sudah tak berdaya, membawa di pundaknya dan terbang tanpa di sadari oleh sepasang gila.

"Hey, kemana bocah itu? Sialan!' maki bariwa.

Matanya nanar mencari keberadaan Jaka Srenggi, tapi sedikit pun matanya menemukan keberadaan bocah yang menjadi lawan nya itu.

"hey kalian, cepat cari keberadaannya. Aku ingin kalian segera menemukannya, bawa tubuhnya ke hadapan ku," kata Birawa memberikan perintah pada anak buahnya.

Tanpa di komando dua kali anak buah yang tersisa mencari keberadaan Jaka Srenggi di seluruh kota Bangau.

Tak ada tempat yang luput dari pencarian anak buah sepasang gila, tapi sampai rasa lelah dan bosan menyelimuti mereka tetap tak juga menemukan keberadaan Jaka Srenggi berada dimana.

"Bagaimana ini? Apa yang akan kita laporkan??"

Wajah ketakutan dari anak buah sepasang gila terlihat jelas, mereka tahu bagaimana sepasang gila, tak memiliki ampun jika tak mampu melaksanakan tugas dengan benar, apalagi tugas penting seperti yang mereka laksanakan hari ini.

"Aku tak tahu, apa kalian sudah menyusuri semua daerah ini??" tanya salah satu anak buah sepasang gila

"Sudah, semua sudut sudah kami cari, tapi kami tak menemukan keberadaan anak muda itu!'

"Sialan, bocah itu telah memberikan kita masalah, aku juga tak tahu bagaimana lagi, pulang dengan tangan hampa akan sama dengan kita akan mendapat hukuman. Tapi tak melapor juga akan sama saja."

"Tapi tetap saja kita harus melaporkan jika kita tak melihat dan menemukan keberadaan bocah itu, ayo kita kembali, tak ada lagi gunanya kita ada di sini," ajak salah satu anak buah sepasang gila.

Seluruh anak buah sepasang gila kembali dengan tangan hampa, tak membawa hasil atau pun kabar apa pun.

"Bagaimana apa kalian menemukan keberadaan bocah itu??" tanya Birawa saat melihat anak buah nya kembali tanpa membawa apa pun.

"Tidak ketua, maafkan kami!'

"Hhhmmmm, kemana bocah itu kabur? Apa ada orang yang menolong nya? Tapi siapa??" tanya Birawa pada diri sendiri.

"Sebaiknya kalian cepat pergi dari sini, sebelum bariwa datang! Aku tak mau anak buah ku berkurang hanya karena kemarahan dari bariwa!'

"Ba .... Baik ketua!'

Puluhan orang itu berlalu dengan cepat karena takut akan kemarahan bariwa. bariwa pasti akan memberikan mereka pelajaran jika tak melaksanakan tugas dengan benar.

Begitu anak buah sepasang gila pergi bariwa keluar dari dalam kamarnya.

"Bagaimana, apa mereka menemukan bocah itu??" tanya bariwa.

"Tidak, mereka tak menemukan sedikit jejak bocah itu, aku jadi penasaran kemana bocah itu, atau ada yang telah menolangnya?" tanya Birawa.

"Menolong nya? Siapa??" Aku merasa tak ada yang memiliki tenaga dalam tinggi saat pertarungan kita dengan bocah itu!"

"Tapi siapa yang mengirimkan pukulan itu? Apa kau melihat orang nya? Aku yakin dia yang menolong bocah itu!"

"Aku juga memiliki pemikiran seperti mu Birawa, tapi siapa orang nya? Kalau memang dia menolong bocah itu, pasti tingkat kependekaran nya sudah mendekati pendekar dewa, kecepatan nya sangat tak bisa aku lihat, bahkan bayangannya juga tidak," ucap bariwa.

"Kalau begitu kota ini cukup genting, aku tak yakin kita akan mampu melawan orang itu jika dia datang lagi. Sebaiknya kita ke kota bunga dan meminta bantuan pada yang mulia topeng hitam," ajak Birawa.

"Iya, sebaiknya kita menambah kekuatan di sini, dan anak buah kita juga berkurang banyak setelah pertarungan dengan bocah itu!"

"Iya, bocah itu hanya kurang pengalaman bertarung saja, dia sudah di tingkat pendekar raja langit! Kenapa ya kita tak mendapat kabar kalau ada jenius yang lahir??"

"Sudah tak perlu kau pikirkan, sebaiknya kita ke kota Bunga. Aku berharap yang mulia mau membantu dengan mengirimkan salah satu pendekar raja kaisar, paling tidak iblis Jerangkong," ucap Birawa.

"ayolah!'

Sepasang gila terbang menggunakan kecepatan tertinggi yang mereka kuasai, mereka tak ingin mengulur waktu, mereka hanya ingin sampai secepatnya di kota bunga, markas dari topeng hitam.

Saat keduanya sampai penjaga gerbang sudah mengenal mereka dan membuka pintu, dengan bergegas kedua nya berjalan cepat menemui topeng hitam.

"Kenapa kalian kemari? Bukankah kalian bertugas di kota Bangau??" tanya topeng hitam yang heran melihat kedatangan sepasang gila.

"kami butuh bantuan yang mulia!' pinta Birawa.

"Bantuan? Bantuan apa?? Aku yakin di kota Bangau tak ada pemberontak seperti di kota bunga ini!"

"Memang tak ada yang mulia, tapi .... .!

Birawa tak meneruskan ucapannya.

Tapi apa? Ceritakan saja," pinta topeng hitam.

Birawa dengan lugas menceritakan pertarungan mereka dengan Jaka Srenggi, menambah sedikit untuk mengangkat nama mereka.

"Pemuda yang sudah di tingkat pendekar raja langit? Masih muda? Bagaimana mungkin ada jenius seperti itu, dan aku tak mengetahui nya" gumam topeng hitam.

"Pemuda itu menggunakan pedang atau tangan kosong? Atau senjata lain??"

"Dia menggunakan tangan kosong yang mulia! Dan kalau tak salah dia menggunakan jurus tangan api milik Petapa muka dua," jawab Birawa.

"Apa? Jrus tangan api?? Jangan-jangan dia murid Petapa muka dua?"

Sepasang gila diam dan tak menyahut ucapan topeng hitam.

"Jadi bagaimana yang mulia? Apa yang mulia akan memberikan kami bantuan kekuatan??" tanya Birawa.

"Pemuda itu di tolong oleh seseorang, dan kalian tak merasakan pancaran energinya? Siapa di dunia persilatan yang mendekati pendekar dewa? Hanya kami empat dari lima ketua lorong Lima yang mendekati pendekar dewa. Jadi siapa dia?" topeng hitam berpikir dan merenung sendiri.

"Seperti nya pemuda itu akan jadi ancaman baru. Kalau tak di musnahkan segera dia bisa jadi batu sandungan di masa depan," gumam topeng hitam yang masih bicara sendiri.

"Yang mulia, bagaimana permintaan kami??" kembali Birawa meminta.

"Kau diam dulu, aku lagi berpikir?' bentak topeng hitam.

"Siapa di golongan putih yang mendekati pendekar dewa? Aku tak tahu, dan tak pernah mendengar.l!'

"Setan bungkuk! Kau ikut ke kota Bangau, kau pimpin pasukan kita yang di sana. Jaga jangan sampai ada orang yang membuat onar di kota itu!'

"Baik yang mulia, aku akan melakukan semua perintah yang mulai"l!'

Setan bungkuk berdiri dan mengajak sepasang gila untuk meninggalkan markas besar topeng hitam.

"Iblis Jerangkong, kau sudah mendengar cerita nya bukan? Aku ingin kau cari pemuda itu. Aku yakin kitab pedang seribu ada padanya, jika dia murid Petapa muka dua, pasti kitab itu berada di tangan nya."

"Akan segera aku laksanakan yang mulia!'

"ingat jangan gagal lagi, Jika tidak .... .!'

Aura tekanan yang kuat di ruangan itu mendadak menjadi sangat kuat.

"Aura ini..."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!