NovelToon NovelToon
TIDAK ADA MAAF

TIDAK ADA MAAF

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:39.2k
Nilai: 5
Nama Author: wiwi

Sinopsis Ringkas

Kayla selalu menjadi wanita sempurna—cantik, pintar, dan selalu juara sejak kecil. Namun setelah menikah muda dengan pria yang dicintainya, Adrian, hidupnya perlahan berubah. Demi menjadi istri yang baik, Kayla mengorbankan impian, penampilan, dan dirinya sendiri.

Sayangnya, semua pengorbanan itu justru membuat Adrian bosan.

Saat Adrian mulai berselingkuh dengan Bianca, Kayla tetap bertahan… sampai akhirnya ia lelah menjadi satu-satunya orang yang memperjuangkan pernikahan mereka.

Setelah dua tahun penuh luka, Kayla memilih bercerai.

Tak ada yang menyangka bahwa setelah pergi dari Adrian, Kayla kembali bersinar. Ia melanjutkan kuliah, meraih karier impian, dan berubah menjadi wanita yang begitu mempesona.

Di saat Adrian mulai menyesal dan mati-matian ingin mendapatkannya kembali, hadir Julian—CEO muda sekaligus kakak senior kampus yang diam-diam telah lama mencintai Kayla.

Namun hati Kayla sudah terlalu hancur untuk percaya pada cinta lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hati yang Terlambat Dijaga

“Kamu jangan pergi dari aku ya… apapun yang terjadi, jangan pergi.”

Suara Adrian terdengar begitu pelan, hampir berbisik, seolah takut jika suaranya sedikit saja meninggi, permohonan itu tidak akan sampai ke hati istrinya.

Namun justru karena begitu pelan dan penuh keputusasaan… kalimatnya terasa jauh lebih dalam dan menusuk ke ulu hati.

Kayla membeku di tempat. Tubuhnya kaku sepenuhnya saat melihat pria di depannya masih memegang pergelangan kakinya dengan hati-hati, seolah memegang benda paling rapuh dan berharga di dunia.

Tatapan Adrian terlihat berbeda malam ini. Sangat berbeda.

Tidak ada lagi dinginnya sikap acuh tak acuh. Tidak ada lagi kekakuan yang biasa ada di matanya.

Melainkan penuh dengan sesuatu yang sudah sangat lama hilang dari diri Adrian, ketakutan. Ketakutan yang begitu nyata dan besar.

 

Kayla menunduk perlahan. Menatap puncak kepala suaminya yang masih berjongkok di hadapannya.

“Kenapa baru ngomong sekarang?”

Kalimat itu keluar begitu saja dari mulutnya, terdengar lirih namun penuh beban.

Dan seketika itu juga… raut wajah Adrian sedikit berubah. Menjadi kelabu dan tertunduk lesu.

Karena ia tahu persis apa maksud pertanyaan itu.

Kenapa baru takut kehilangan sekarang? Kenapa baru peduli sekarang? Kenapa baru benar-benar melihat aku sekarang?

Saat selama bertahun-tahun ini Kayla berjuang sendirian. Saat selama ini Kayla menanggung rasa sakit sendirian. Saat wanita itu hampir hancur menunggu kehadiran dan perhatiannya.

 

“Aku…” Adrian terdiam beberapa detik. Mulutnya terbuka namun kata-kata seolah tersangkut di tenggorokan.

Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, pria yang selalu percaya diri dan penuh alasan ini, benar-benar kesulitan mencari jawaban.

Karena semua alasan terdengar buruk dan menyakitkan.

Sibuk. Lelah. Terbiasa dengan kehadiranmu. Mengira kamu akan selalu ada.

Tidak ada satu pun alasan yang cukup untuk membenarkan bagaimana ia memperlakukan Kayla belakangan ini. Tidak ada satu pun yang bisa menutupi kesalahannya.

“Aku salah,” ucapnya akhirnya lirih. Kalimat pendek itu keluar dengan susah payah.

Dan kalimat sederhana itu… langsung membuat mata Kayla terasa panas. Air mata yang sejak tadi ditahan hampir tumpah.

Karena selama ini, Adrian hampir tidak pernah mengaku salah. Ia selalu merasa benar, selalu punya alasan, dan selalu menempatkan dirinya di atas segalanya.

 

“Aku capek, Adrian…”

Suara Kayla sangat pelan, hampir tak terdengar. Namun kata-kata itu cukup untuk membuat dada Adrian terasa sesak, terasa ditusuk benda tajam berkali-kali.

“Aku capek terus nunggu kamu. Capek terus berharap. Capek terus berjuang sendirian,” lanjutnya dengan suara bergetar.

Tatapan Adrian langsung goyah. Pertahanan terakhirnya runtuh seketika.

Kayla tertawa kecil samar. Namun tawanya terdengar begitu sedih, begitu menyakitkan.

“Kadang aku mikir… apa aku emang nggak cukup buat kamu? Apa aku yang kurang baik? Apa aku yang kurang cantik?”

“Jangan ngomong gitu.”

Jawaban Adrian terdengar cepat. Terlalu cepat dan panik.

Karena bahkan hanya membayangkan Kayla berpikir seperti itu saja, hanya membayangkan wanita itu meragukan nilainya… sudah membuat Adrian merasa sangat tidak nyaman dan bersalah.

“Tapi itu yang aku rasain setiap hari. Itu yang aku lihat dari sikap kamu selama ini,” jawab Kayla jujur.

Dan untuk pertama kalinya malam itu… Kayla benar-benar jujur tentang lukanya. Tentang rasa tidak berharga yang ia rasakan.

 

Keheningan memenuhi seluruh ruang tamu yang hangat itu. Hanya suara gemerisik kendaraan dari jalan raya di luar balkon yang terdengar samar, memecah kebisuan yang berat.

Adrian perlahan bangkit berdiri, lalu duduk kembali di sisi sofa, tepat di sebelah Kayla. Dekat. Sangat dekat sampai bahu mereka bersentuhan.

“Aku nggak pernah nganggep kamu nggak cukup. Kamu itu segalanya buat aku, Kay,” ucapnya pelan, berusaha meyakinkan.

“Terus kenapa aku selalu kalah sama kerjaan kamu? Selalu kalah sama hal-hal lain di hidup kamu?”

Pertanyaan itu membuat Adrian terdiam lagi. Lidahnya terasa kelu.

Karena kenyataannya… bukan hanya kerjaan. Ada Bianca di sana. Ada perhatian yang ia bagi ke orang lain, ada waktu yang ia habiskan untuk orang lain, sementara istrinya sendiri perlahan hancur dan pudar warnanya.

Dan rasa bersalah itu mulai memakan dirinya sedikit demi sedikit, menyiksa batinnya tanpa ampun.

 

Kayla mengusap matanya cepat sebelum air mata itu benar-benar jatuh membasahi pipi. Ia tidak ingin terlihat lemah lagi malam ini.

“Aku dulu nggak pernah nyesel nikah sama kamu. Sekalipun,” ucapnya pelan, matanya menatap lurus ke depan.

Kata “dulu” itu langsung menusuk tepat di dada Adrian. Rasanya sakit sekali.

Karena artinya sekarang… Kayla mulai mempertanyakan semuanya. Mulai menyesali keputusannya dulu. Mulai ragu apakah pilihan hidupnya itu benar.

“Kay…” panggil Adrian lemah.

“Tapi akhir-akhir ini aku sering ngerasa sendirian. Walaupun punya suami, walaupun kamu ada di rumah… rasanya tetap sendirian banget.”

Kalimat itu membuat dada Adrian terasa benar-benar sesak, sulit bernapas.

Karena untuk pertama kalinya… ia sadar bahwa luka Kayla ternyata jauh lebih dalam daripada yang ia pikirkan. Lebih parah daripada sekadar marah atau kecewa. Wanita itu terluka sampai ke akar-akarnya.

 

Tanpa sadar, Adrian menggenggam tangan wanita itu erat sekali. Seolah jika ia melepaskannya, Kayla akan hilang begitu saja dari sisinya.

“Aku bakal perbaiki semuanya. Aku janji. Aku bakal berubah,” ucapnya dengan nada yang penuh tekad.

Kayla tersenyum kecil. Senyum yang lelah, yang pasrah.

“Semua orang selalu bilang gitu pas udah hampir kehilangan. Pas udah terlambat baru sadar,” gumamnya pelan.

Dan entah kenapa… kalimat itu membuat Adrian takut setengah mati. Lebih takut daripada sebelumnya.

Karena ia mulai sadar satu hal pahit: Kayla tidak lagi mencintainya dengan cara yang sama seperti dulu. Perasaannya masih ada, tapi tidak lagi utuh. Tidak lagi buta. Tidak lagi menempatkannya di atas segalanya.

 

Malam semakin larut. Angin malam berhembus dingin masuk dari celah jendela.

Setelah percakapan panjang dan berat itu, mereka akhirnya masuk ke kamar tidur. Namun suasana hati Adrian sama sekali tidak tenang. Pikirannya penuh sesak.

Kayla tertidur lebih dulu, membelakanginya. Tubuhnya tampak lelah namun tenang.

Sedangkan Adrian masih terjaga dalam gelap. Matanya menatap punggung istrinya yang samar tertutup selimut.

Pikirannya berputar kacau. Tentang Julian yang begitu mengerti Kayla. Tentang perubahan besar yang terjadi pada istrinya. Tentang rasa takut kehilangan yang semakin besar dan menyesakkan.

Dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya… ia mulai membenci dirinya sendiri. Membenci sifat egoisnya, membenci kelalaiannya, membenci semua hal yang telah ia lakukan hingga membuat wanita sebaik Kayla merasa tidak dicintai.

 

Sementara itu, di apartemen lain yang tidak terlalu jauh, Bianca sedang duduk sendirian di depan meja rias sambil menatap layar ponselnya dengan kening berkerut.

Pesan terakhir dari Adrian yang dikirim malam ini sangat singkat, kaku, dan dingin. Berbeda sekali dengan pesan-pesan panjang dan ramah yang biasa ia terima.

Bianca menggigit bibir pelan. Rasa tidak nyaman mulai merayap di hatinya.

Lalu tanpa sadar, jarinya bergerak membuka akun media sosial kampus yang baru saja mengunggah banyak foto kegiatan reuni malam ini. Foto-foto yang ramai disukai dan dikomentari banyak orang.

Dan di sana… matanya tertuju pada satu foto yang membuat darahnya berdesir hebat.

Ada foto Kayla dan Adrian sedang berdansa berdua di bawah lampu malam.

Tatapan Adrian pada istrinya terlihat begitu jelas. Terlihat begitu dalam, begitu memuja, dan begitu tergila-gila sampai tidak ada ruang sedikit pun untuk hal lain.

Bianca langsung membeku. Napasnya tertahan.

Karena wanita itu akhirnya sadar sesuatu yang mengerikan baginya:

Adrian mulai kembali jatuh cinta pada istrinya sendiri. Dan kali ini, jatuh cinta lebih dalam dan lebih kuat daripada sebelumnya.

1
fanny tedjo pramono
semangat update ditunggu guys
Yuni Ngsih
Authoooor ceritramu ko bikin ku ngenes nih knp yg punya cerita tersakiti sm si Zdrian diam ,berusaha selidiki dong spy jelas trs Kayla kamu coba cari kesibukan ,cari kerja manfaatkan kecerdasanmu jangan kalah sm si mokondo Adrian.....semangat Kayla ...
T Sa
ini penulisnya yang sama atau plag??
T Sa
cerita ini sangat mirip dg cerita lainnya..ketika cinta pergi🤣🤣🤣🤣🤣
T Sa
bini bodoh
T Sa
ya elah udah tau penyebabnya..tapi lelet berubahnyq
𝓮𝓵𝓯𝓪𝓷𝓪𝔂𝓪 ₳ⱤⱤ₣₳₳ 🕸🌪
coba selidiki astaga 🤦‍♀️ knp jd lemah sih jgn positif thinking mulu kalo sikap suami sudah mulai berubah
Sanda Rindani
katsnya pintar,tp oon tuh
awesome moment
kak, maapkeun. sy mundur y. brasa capek baca. krn msh berkutat di hal yg sama. dan kejelasan bhw julian hanya jd 'halte' bikin nyesek. kejelasan bahwa kay msh berar ke adrian stl nyata2 disakiti bgitu rupa bikin g nyaman. maapkeun. sy kluarkan dri list utk dibaca. thx
awesome moment
nha kn...makin jelas. julian cinta sndiri. PHP makin nyata. julian hanya 'halte'😄😄😄
Anonim
MASOKIS
awesome moment
nha tu kan...digiring utk kembali ke adrian. bahkan udh smp chapter 86 kay msh blm bisa melepas adrian. bahkan stl liat sndiri betapa adrian memilih bianca msh jg blm bisa melepas.
mungkin judul 'tidak ada maaf' utk julian. jd...utk adrian, sesakit p pun lukanya...kay msh menunggu, msh memaafkan. dan...utk julian...'tidak ada maaf' yg membuat kay memilihnya.
keknya julian lbh baik bersiap geser dwh. kay blm bisa lepas dri adrian. sia2 jg.
watini
kenapa kau buat Kayla bodoh dan kayak gak punya harga diri sbg wanita thoor. dia kan bisa mandiri kenapa diam tersakiti berulang kali atas nama"cinta".mengulur waktu dan mencari kenyamanan pada orang lain. kalo gitu apa bedanya dengan Adrian. sama2 mencari kenyamanan dari orang lain.kesannya berujung"selingkuh di balas selingkuh". maaf ya thoor, abisnya mbuleeeetttt gak abis abis
awesome moment: s7 bgts
total 1 replies
awesome moment
koq rasa bersalah? aneh. n mo bikin kay kek slengki? jahat x kau, thor. adrian yg jelas2 slengki knp rasa bersalah justru di kay. g wajar
awesome moment
ketakutan kay jd bikin takut julian di PHP author. dideketin ke kay. kay dinyamanin sm julian. endingnya...balikan sm adrian dgn dalih cinta yg g bisa ke lain hati😄😄😄jd wajar klo banyak laki2 meremehkan perempuan. krn disakiti dislengki kek gmn jg ttp mau terima lagi😄😄😄
Tini Uje
ceritanya kaya stuck disitu2 aja..bab nya udh sekian tpi masalah itu2 mulu
Uthie
Bagus lah kau bandingkan antara hatinya saat bersama Adrian dan Julian👍😡
dan lalu kau segera tentukan hatimu, memilih siapa yg bikin hatinya tenang, aman, dan nyaman 👍👍👍

jangan nantinya semua di gantung Kay 😤
Uthie
Terus terang, aku tuhhh rada bingung sama si Kayla..
lama-lama aga ngeselin juga sihh dengan segala kebimbangan dan ketakutan nya dia!

dan bodoh aja kalau sampai melepas laki2 yg sangat tulus mencintai kita dan selalu menemani kita saat-saat terpuruk nya!!

lama-lama kalau sampai gak terima Julian, atau masih tetap hati nya terpaut sama si Adrian, sy End aja dehh 😁🙏
awesome moment
msh lamakah kay terombang ambing?
Uthie
Cerita lah kau Adrian...
bagaimana kau selama ini menduakan Kayla, dan selalu membuat istrimu tak bahagia karena nya...
dan bagaimana kau selalu mengecewakan istrimu di saat kesempatan demi kesempatan telah istri mu berikan padamu, namun kau selalu lebih memilih saat panggilan dari wanita lain memanggilmu 😡😡

kau lebih menjaga hati dan perasaan wanita lain, dari pada istrimu sendiri!!!
kau selalu mengecewakan istrimu!!!
kau selalu bikin sedih istrimu!!!
dan pada akhirnya, kau pun benar-benar mengecewakan nya dengan mengkhianati nya dengan menyentuh wanita lain, dan itu langsung disaksikan sendiri oleh istrimu!!! 😡

dan Wajar yaaa, kesempatan tsb sdh unlimited buatmu!!!! 😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!