NovelToon NovelToon
APA SALAHKU MAS

APA SALAHKU MAS

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Poligami / Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Selingkuh / Wanita perkasa / Tamat
Popularitas:31.6k
Nilai: 5
Nama Author: bundae safiq

Dewi seorang istri yang di tinggal merantau suaminya Abi ke Kalimantan dan harus tinggal di kampung merawat mertua dengan uang kiriman seadanya dari sang suami, Dewi pun harus bekerja untuk mencukupi kebutuhan hidup dengan sang mertua.
Hingga suatu ketika Dewi mendapati sebuah rahasia besar dari teman Abi, ternyata Abi diam-diam menikah lagi, hati Dewi hancur dan dia pun nekat ke Kalimantan untuk memastikan sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundae safiq, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

menyelidiki Abi

Pengacara Ilham diam sejenak, kemudian perlahan mulai bercerita kepada pak Handoko.

''Sebenarnya saudara Abi menikahi saudari Dewi lima tahun yang lalu secara sah, kemudian saudara Abi pergi merantau dan saudari Dewi tinggal di rumah bersama ibu mertuanya yaitu ibu kandung saudara Abi yang bernama Bu Raminah, selama pernikahan saudara Abi hanya mengirimkan uang satu juta rupiah sebagai nafkah ibu juga istrinya, untuk itu saudari dewi harus bekerja serabutan di kampung untuk menutupi kekurangan biaya hidup sehari-hari, ibu dari saudara Abi ini sakit-sakitan dan butuh biaya banyak sedangkan saudara Abi sama sekali tidak peduli, bahkan saudara Abi hanya pulang ke Jawa setahun sekali itu pun saat lebaran tiba. seperti yang pak Handoko ketahui saat ini saudara Abi adalah menantu pak Safrudin yang menikah selama dua tahun terakhir, jadi setelah klien kami saudari Dewi mengetahui jika suaminya menikah lagi maka beliau meminta kami untuk membantu menggugat cerai saudara Abi dan meminta keadilan yang seadil-adilnya, begitulah yang bisa saya sampaikan pak Handoko!'' jelas Ilham dengan Gamblang, Ilham adalah pengacara muda yang cerdas dan berwibawa, kehebatannya pun telah banyak di akui di kalangan pengacara lainnya sedang pak Handoko sendiri masih berada jauh di bawah Ilham, namun dari segi usia pak Handoko sudah berusia jauh lebih tua dari Ilham dan bisa di bilang seniornya Ilham namun masih kalah hebat.

''Oh jadi begitu ya, baik pak Ilham terima kasih atas informasi yang telah Anda berikan, kalau begitu saya permisi dulu, semoga Anda sukses dalam kasus ini'' ucap pak Handoko sembari menjabat tangan pengacara Ilham sebelum pergi. Pak Handoko pun diantar asisten pengacara Ilham ke lantai bawah.

Setelah mendapatkan informasi yang di inginkan, kemudian pak Handoko segera menuju ke kantor pak Safrudin untuk segera melapor.

Beberapa lama kemudian pak Handoko pun telah sampai di kantor pak Safrudin, dia pun segera menghadap kepada atasannya itu.

''Bagaimana?'' tanya pak Safrudin saat mereka sudah berhadapan.

''Jadi begini bos, memang benar adanya gugatan itu dan saya juga telah menyelidiknya, berdasarkan informasi yang saya dapat dari pengacaranya saudari Dewi yaitu pengacara Ilham begini ceritanya......'' kemudian pak Handoko pun menceritakan apa saja dari A - z apa saja yang sudah di jelaskan pengacara Ilham kepadanya tadi.

''Jadi begitulah bos yang sebenarnya terjadi'' jelas pak Handoko pada pak Safrudin.

''Hemmm jadi pengacara Ilham yang menjadi pengacaranya Dewi, bagaimana bisa seorang wanita kampung bisa menyewa pengacara sekelas pengacara Ilham, pasti di belakangnya ada orang hebat yang mendukung'' ucap pak Safrudin mengira-ngira.

''Anda betul bos, pasti ada orang hebat yang mendukung saudari Dewi, saya akan menyelidikinya'' sahut pak Handoko.

''Tidak perlu, kita jangan ikut campur masalah ini, itu akan berpengaruh dengan saham perusahaanku, biarkan saja Abi mengatasi masalahnya sendiri'' ucap pak Safrudin yang tak mau terlibat dengan kasus Abi, dia tahu kalau orang di belakan Dewi bukanlah orang sembarangan yang bisa dia ganggu.

"Baiklah bos kalau begitu saya pamit" ucap pak Handoko pada pak Safrudin dan kemudian segera pergi meninggalkan ruang kerja bosnya tersebut.

Sepeninggal Pak Handoko Wulan pun datang menemui sang papa dengan wajah cemberut.

"pa...!" panggil Wulan yang langsung duduk di hadapan sang papa.

"Kenapa kok mukanya di tekuk gitu?" tanya pak Safrudin basa-basi namun beliau sudah bisa menebak apa yang sudah terjadi pada Wulan.

"Pa..mas Abi sudah membohongiku!" adu Wulan pada sang papa.

"Bohong kenapa hemmmm?" tanya pak Safrudin yang masih berpura-pura tak tahu apa-apa.

"Mas Abi ternyata punya istri lain di kampung, mas Abi sudah membohongi kita pa!" ucap Wulan kesal.

"Hah...apa kamu bilang, kurang ajar, minta di hajar nih anak, berani-beraninya membohongi putriku, dia harus mati di tanganku!!!" ucap pak Safrudin yang berpura pura emosi dan marah.

"Pa...tunggu pa, papa tenang dulu, mas Abi sudah menjelaskan padaku,dia tidak mencintai istrinya itu, dia hanya menikah atas permintaan ibunya dan tidak pernah di sentuh sama sekali!" ucap Wulan meyakinkan sang papa.

"Apa, jadi Abi bilang begitu sama kamu, dan kamu percaya?!" tanya pak Safrudin yang ingin tahu reaksi Wulan.

"Entahlah pa, tapi mas Abi terlihat bersungguh-sungguh, aku yakin dia tidak berbohong!" jawab Wulan sedikit ragu.

"heh...kamu ini, mana ada punya istri sama sekali tidak di sentuh apa lagi dia sudah lama menikah dan kamu baru berapa tahun bersama Abi, masak kamu sebodoh itu sih Wulan-wulan haiyaaahhhhh!!!" pak Safrudin menghela nafas dan menepuk jidatnya.

Wulan pun terdiam, dan mencerna kata-kata sang papa. Setelah di pikir-pikir benar juga kata sang papa, mana mungkin ada lelaki yang menikah sekian lama tak menyentuhnya sama sekali.

"Papa benar, mana mungkin dia tak menyentuhnya sama sekali, pa...Wulan harus bagaimana?" tanya Wulan meminta pendapat sang papa.

"Kalau menurut papa untuk sementara kamu awasi saja dia, awasi gerak geriknya siapa tahu ada sesuatu yang dia sembunyikan, atau kita sewa detektif untuk memeriksa sebenarnya yang terjadi, kita suruh seseorang untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di jawa!" ucap pak Safrudin memberikan ide.

"Papa benar, memang seharusnya kita selidiki lebih dulu kebenarannya" jawab Wulan yang menyetujui ide sang papa.

"Nah begitu dong baru anak papa, jangan cuma percaya dengan omongan orang tanpa mencari tahu kebenarannya itu tidak baik nak, kamu adalah calon penerus perusahaan papa" ucap pak Safrudin sembari menepuk bahu Wulan.

"Iya pa, maafin Wulan pa, Wulan sudah gegabah, Wulan tak akan ceroboh lagi!" ucap Wulan pada sang papa.

"Kamu tenang saja papa akan menyelidiki semuanya sampai tuntas!" ucap pak Safrudin meyakinkan Wulan.

"Makasih papa, kalau begitu Wulan kembali keruang kerja Wulan dulu!" pamit Wulan yang kemudian pergi meninggalkan sang papa.

Kita pindah ke tempat lain, malam menjelang, saat ini Dewi sedang pergi makan bersama Bagas di sebuah warung makan di pinggir jalan.

"Wah...wah...wah Dewi bisa-bisanya kamu mengajakku makan di pinggir jalan seperti ini!" protes Bagas namun tak membuat Dewi marah dan justru dia tertawa bahagia.

"Hahahaha....kenapa memangnya, jangan bilang mas Bagas mau aku mentraktir di resto bintang lima yang harganya mencekik rakyat jelata itu!" ucap Dewi sembari geleng kepala.

"hehehe kan aku yang bayar nanti!" jawab Bagas.

"No no no no, kali ini aku yang traktir, jangan remehin makanan di pinggir jalan karena rasanya tak kalah sama yang di resto bintang lima, hanya saja sewa tempatnya kan tidak mahal jadi harganya juga murah pas di kantong rakyat jelata kayak aku ini!" jelas Dewi pada Bagas.

"Ah baiklah-baiklah memang sih kalau debat sama cewek nggak akan menang, haiyah aku akan mencobanya beneran enak atau tidak!" ucap Bagas pasrah, sebenarnya dia senang bisa berduaan dengan Dewi seperti itu, semua ucapanya hanya basa-basi supaya Dewi tidak sungkan padanya.

"Di jamin pasti ketagihan!" ucap Dewi dengan yakin.

"iya deh iya" jawab Bagas dengan senyum di wajahnya.

Kemudian mereka berdua pun segera memesan makanan yang ada di sana, mereka makan sembari mengobrol, Bagas pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa dekat dan akrab pada Dewi.lama kelamaan meraka pun tak sungkan-sungkan lagi.

1
Lee Mbaa Young
alkhamdulillah karma tak Semanis kurma. semoga di tahanan Ada yg mnghajar abi.
R⁵
duuhh mak nya oneng amat siihhh😒
R⁵
widiiihh berkhianat 2 tahun tanpa ketahuan..
R⁵
lugu bgt c dewi nya..
cinta boleh wi gobloogg jangan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!