NovelToon NovelToon
AKU KEMBALI Jadi ANTAGONIS

AKU KEMBALI Jadi ANTAGONIS

Status: tamat
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:70.7k
Nilai: 5
Nama Author: ⁖℘ձռձ༢࿔ྀુ

Sudah merasakan hidup nyaman di dunia misi yang lama bertahun-tahun, setelah tiba-tiba sistem menghilang dan tidak dapat dihubungi.

Namun tiba-tiba saja Xia An Yi terbangun dan sudah berada di dalam tubuh orang yang berbeda.

Lanjutan selengkapnya, bisa langsung baca saja ya Kakak😁.
Jangan pelit buat kasih like dan komentarnya setelah membaca ya Kakak. Terima kasih😉.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ⁖℘ձռձ༢࿔ྀુ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Puluh Delapan

Keesokan harinya, An Yi dibawa ke arena pelatihan oleh Qiao. Mereka melihat bagaimana beberapa prajurit wanita sedang latihan bertarung.

Di sisi yang lain terlihat beberapa orang juga sedang berlatih memanah.

"An Yi, apa kau ingin memberiku kehormatan untuk melihat bagaimana gerakanmu?" ucap Qiao.

"Aku hanya berlatih sedikit, dan mungkin tidak sehebat Jenderal Qiao,"

"Jangan berkata seperti itu, orang yang berhasil masuk ke perbatasan ini, mempunyai kekuatan dan bakat tersendiri,"

"Tetapi Jenderal Qiao telah mengetahui kenapa aku berada di sini, dan jika bukan karena..."

"Xia An Yi, meskipun kami tahu kau di sini karena untuk menggantikan salah satu saudaramu. Tetapi Wakil Jenderal Jing tidak akan menyetujuimu bergabung, jika kau tidak mempunyai kemampuan," ucap wanita yang selalu bersama Qiao.

An Yi menatap wanita itu, dia ingat jika wanita itu adalah pelayan Qiao saat mereka bertemu di kota Yang sebelumnya.

"Jika begitu, aku akan memperlihatkan kemampuanku yang sedikit ini pada kalian. Tetapi, jika terdapat hal yang kurang, aku ingin Jenderal Qiao mengajariku," ucap An Yi seraya tersenyum.

"Tentu saja,"

An Yi mengangguk.

Qiao meminta beberapa orang yang berada di atas arena untuk turun, karena An Yi akan memperlihatkan bagaimana hasil latihannya sendiri.

An Yi berjalan menaiki arena dengan membawa pedangnya, dan membuat banyak prajurit wanita yang bertanya-tanya tentang An Yi.

Melihat An Yi berdiri di atas arena, beberapa prajurit laki-laki yang penasaran pun ikut melihat.

Srang!

An Yi menarik pedangnya, dan menatap tajam ke depan.

Dengan kuda-kuda yang kuat, An Yi mulai menggerakkan tubuhnya. Pedang berayun dengan baik dan penuh dengan kekuatan.

Saat ini semua orang yang melihat An Yi, seperti sedang melihat seorang prajurit yang tengah bertarung dengan musuhnya.

"Dia luar biasa!" bisik salah satu prajurit.

"Benar, tidak heran wakil Jenderal menyetujuinya untuk menggantikan saudaranya yang terluka,"

Qiao tersenyum melihat gerakan An Yi, "Aku memang tidak salah menilai, dan juga Yang Mulia Pangeran ketiga juga sepertinya memberikan penilaian yang sama sepertiku,"

Dari pintu sebuah ruangan, Jing Sheng Yun melihat bagaimana An Yi di atas arena.

"Yang Mulia memang tidak salah menilai tentang Nona Xia. Dia terlihat cukup kuat," ucap Jenderal perang.

"Bagaimanapun dia juga salah satu anggota keluarga Xuan. Mempunyai tubuh yang kuat dan juga bakat dalam bertarung, itu adalah hal yang cukup terkenal dari keluarga Xuan,"

"Yang Mulia benar, karena itu sejak dulu banyak anggota keluarga Xuan yang menjadi Pasukan perang di garis depan. Hanya saja, saya tidak menyangka jika mereka juga memiliki keturunan wanita yang kuat,"

Jing Sheng Yun terdiam, sebenarnya dia juga cukup terkejut saat pertama kali melihat An Yi memperlihatkan bagaimana cara dia menggunaka pedang.

Prok prok prok

Suara tepuk tangan dari orang-orang yang melihat An Yi terdengar, mereka cukup kagum dengan gerakan An Yi di atas arena.

"Kau hebat dalam menggunakan pedang itu, gerakanmu cepat dan kuat," ucap Qiao.

"Terima kasih, Jenderal Qiao. Hanya saja, aku merasa masih harus banyak berlatih,"

Qiao mengangguk, "Dia cukup bijaksana, tidak sombong saat dipuji di depan banyak orang. Sepertinya dia juga berbakat dalam strategi perang. Aku akan mencoba mengujinya nanti,"

Setelah melihat An Yi, semua orang kembali berlatih. Begitu juga dengan An Yi yang memilih berlatih memanah.

[Nona, aku sudah kembali!]

"Bagaimana tugas yang aku berikan?"

[Aku sudah mencoba memancingnya, agar dia berbicara dengan Raja mengenai hal ini itu. Aku sudah bersusah payah, tapi dia malah benar-benar membuatku kesal].

"Ada apa?"

[Kau tahu Nona, saat aku datang ke sana, apa yang sedang dia lakukan?]

"Hmm?"

[Dia berkata jika dia ingin kau menjadi Permaisurinya, tapi belum ada satu hari kau pergi, dia sudah bersenang-senang dengan wanita lain di rumah hina!]

(Maksudnya rumah bordil😅)

"Bukankah itu adalah salah satu hobinya? Kau seharusnya tidak terkejut,"

[Aku tidak terkejut. Tapi tetap saja Nona, dia membuatku kesal!]

"Sudah, sudah. Sekarang kau istirahat dan jangan menggangguku berlatih!"

Tu Tu melihat An Yi tengah membidik sebuah apel yang digantung oleh sebuah tali, dengan busur panah yang ada di tangannya.

[Bukankah Nona sangat pandai menggunakan busur panah? Jadi kenapa dia harus berlatih, latihan yang mudah seperti ini?]

An Yi yang tidak mendengar gumaman Tu Tu, menarik anak panah itu lalu melesatkannya ke arah apel yang digantung.

Shuuuuut!

Jleeeeb!

Apel itu terlepas dari tali yang mengikatnya, dan menancap pada sebuah pohon, karena anak panah yang An Yi lesatkan.

Jing Sheng Yun yang melihat bagaimana An Yi menggunakan busur panah, tertegun. Sama seperti saat pertama kali dia melihat An Yi menggunakan pedang.

"Xia An Yi, kau benar-benar memberi banyak kejutan, aku tidak menyangka jika kau juga mahir dalam menggunakan busur panah," ucap Sheng Yun.

An Yi menoleh, "Wakil Jenderal terlalu memuji saya, saya baru saja berlatih menggunakan busur panah ini. Karena sebelumnya saya lebih suka menggunakan pedang,"

"Apakah benar, jika kau baru kali pertama menggunakan busur panah?"

"Benar, tidak ada orang yang bisa menggunakan busur panah di kediaman Xia. Juga orang-orang di kediaman Nenek lebih banyak menggunakan pedang, dibandingkan busur panah,"

Jing Sheng Yun menatap An Yi dengan menyelidik, sementara itu An Yi berdiri dengan tenang.

"Baiklah, jika begitu berlatihlah lebih banyak!" ucap Sheng Yun.

"Baik, terima kasih wakil Jenderal Jing,"

Jing Sheng Yun mengangguk, lalu berjalan pergi.

[Nona, Pangeran ketiga itu benar-benar sangat tajam. Kita harus lebih berhati-hati lagi!]

"Kau benar, dia sangat sensitif dan juga sulit ditebak. Tetapi untungnya apa yang aku katakan benar, jika di kediaman Nenek wanita ini tidak ada yang pandai menggunakan busur panah,"

[Nona, selamat! Baru saja sistem memberitahu jika tugasmu menjadi Pasukan perang di perbatasan utara ini sudah dinyatakan berhasil].

"Bagus,"

[Saat ini Putra Mahkota juga terlihat sedang berjalan menuju istana Raja Jing. Sepertinya dia akan membicarakan tentangmu].

"Itu terdengar bagus, dengan begitu semua tugas di dunia ini akan selesai,"

[Belum Nona, kau masih mempunyai tugas rahasia yang harus kamu selesaikan].

"Bukankah itu hanya tugas sampingan? Aku bisa tidak melakukannya,"

[Tidak, kali ini meskipun hanya tugas sampingan. Kau tetap harus menyelesaikan semuanya!]

"Apa? Jadi aku harus mendekati Jing Sheng Yun itu, dan mendapatkan nilai sukanya padaku?"

Tu Tu mengangguk dengan sombong.

[Benar! Jadi kau harus bersiap menjadi wanita yang lembut di depan Pangeran ketiga itu!]

Tak!

"Itu tidak mungkin! Aku, Xia An Yi. Tidak akan membuat laki-laki menyukaiku dengan cara merayu seperti itu,"

[Tapi Nona, jika kau....]

"Dia adalah orang yang ahli dalam peperangan dan juga orang yang kuat. Cara menaklukkan dia dengan berpura-pura jadi wanita lemah lembut, hanya akan membuatnya tidak suka,"

[Jadi, apa yang akan kau lakukan?]

"Kau hanya tinggal melihat saja, aku pasti akan menyelesaikan semua tugas dalam dunia misi ini!"

Kedua mata Tu Tu berbinar melihat semangat An Yi yang begitu besar.

1
Jenny Mustika
bagus ceritanya suka ......
Murni Murniati
bila pulih harus cerai,, biar tau rasa mentri itu
Murni Murniati
sebenarnya bkn bodoh tp takut, mgkn apa saja ancamannya, mknya bgtu, krn ayahnya lbh memperhatikan anak selirnya
Si'evra_S
Baca'an ringan dan begitu dimulai baca pasti ketagihan!
coba dehh... 👍🏻👍🏻👍🏻
Si'evra_S
Inilah resiko jika membaca system ber' misi' dan ini agaknya khusus hanya untuk satu misi saja dalam satu novel.
biasanya, dalam satu novel bisa dimuat hingga 8 tau 10 misi dan sekalipun sad ending tapi gue syuka femail antagonisnya dan sifatnya dapat koq 😄

Terimakasih ya Thor dan sukses slalu 👍🙂
Oi Min
karna raja terdahulu tau nek anak e pekok..... trs ngerti sing ndi keturunan e sing mumpuni.
Oi Min
tak kiro pekok e putra mahkota nurun seko raja Jing..... podo pekok e
Oi Min
klo di pikir An Yi kejam y ma pangeran ketiga. dia mendekati pangeran ketiga krna misi, tp pangeran ketiga tulus mencintai
Oi Min
wkwkwkwk....
Oi Min
y ngomong o zuzur to Dawei asmara.....
Oi Min
bner..... gantung nek pinggir jurang ae lanangan kyo ngunu kui
Oi Min
cih..... mimpi aje lu sono
Oi Min
wkwkwkkwkwkwk
Oi Min
cih..... putra mahkota pekok y cocok kro teratai putih kyo kwe Lu Mei
Oi Min
nek nu bner..... tinggal ae putra mahkota sing pekok tur lemah kui
Oi Min
Xia An Yi ini sama g ama Tang Lu Mei ayo Yu Liu An.. .. ??
Oi Min: oh.... ok
total 2 replies
Meigha
mantap thor
。𝄟≛⃝λɴλᴬˡⁱⁿᵃ ✅: Terima kasih Kakak🙏😊😊
total 1 replies
A.R
sad ending sihh,knp ngk tunggu sampai hamil dan melahirkan supaya ada obat pelipur hatix
🌹Erna 3 🙃
hmmm.. nantikan selanjutnya, si An Yi yg balas dendam tentu saja
Wahyuningsih
thor endingnya cmn gtu doang 😒😒 gk memuaskn sma skli haaaahhhhh d tnggu crita brunya thor hrs yg bagus dri ini
。𝄟≛⃝λɴλᴬˡⁱⁿᵃ ✅: krena dukungan dri klian jga kurang memuaskan, jdi endingnya ngikutin klian🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!