NovelToon NovelToon
MATA DEWA

MATA DEWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:752k
Nilai: 4.7
Nama Author: Edi Hartanto

Menceritakan seorang pemuda yang dilahirkan di kota kecil dari sebuah klan keluarga cabang. Meskipun demikian ia memiliki keinginan untuk melihat dunia luar meskipun penuh dengan berbagai rintangan.

Suatu hari, tiba-tiba petir dan Guntur bersahutan di langit lalu hujan lebat pun turun. sebuah garis hitam datang dari kegelapan pekat, jatuh sebuah batu marmer hitam berbentuk bola mata.

Batu marmer hitam berbentuk bola mata itu berubah menjadi bayangan dan meluncur ke arah mata sang pemuda tersebut. Inilah legenda seorang jenius yang menjadi raja dari para dewa kuno.

Karya ini hadir karena terinspirasi oleh author - author keren yang ada di manga toon dan mangan - manga lainnya. terimakasih kepada shujinkouron, Yudhistira, dan fast food restaurant.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Edi Hartanto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

LAWAN YANG MEREPOTKAN

" Peserta nomor urut 188 melawan peserta nomor urut 13 ..." Ujar panitia pelaksana grup 9.

" Peserta nomor urut 200 melawan peserta nomor urut 37 ..." Ujar panitia pelaksana grup 2.

" Peserta nomor urut 72 melawan peserta nomor urut 59 ..." Ujar panitia pelaksana grup 5.

Terdengar Suara panitia pelaksana di masing-masing grup memanggil setiap peserta naik ke lapangan pertandingan.

Beberapa babak awal penyisihan selesai dengan cepat, Sudah lewat 3 jam sejak pertandingan Xiao Chan dengan peserta nomor urut 63, Dia sedang menunggu gilirannya kembali dipanggil naik bertanding.

Setelah menunggu beberapa saat kini giliran Xiao Chan kembali naik keatas arena pertandingan.

" Baiklah kini kita memasuki pertandingan kelima, Untuk peserta yang di panggil nomor urutnya harap segera naik ke arena pertandingan. Peserta nomor urut 93 ' Xiao Chan ' melawan peserta nomor urut 169 .." Ujar panitia pelaksana memanggil peserta selanjutnya.

Tampak kedua peserta yang dipanggil nomor urutannya naik ke arena pertandingan dan terlihat ekspresi kedua pemuda tersebut sudah tidak sabar untuk segera bertarung.

" Pertandingan kelima di mulai ..." Ujar panitia pelaksana mempersilahkan kedua peserta memperlihatkan kemampuan terbaik mereka.

Peserta nomor urut 169 mendengarkan pertandingan sudah dimulai, Dia langsung menggunakan jurus meringankan tubuh dan disusul dengan serangan tapak menyerang kearah Xiao Chan.

Dengan jurus ilmu beladiri tingkat menengah peserta nomor urut 169 tidak memberikan sebuah peluang bagi Xiao Chan untuk dapat menyerangnya, karena sebelumnya dia sempat melihat aksi Xiao Chan melawan setiap lawan-lawannya dibuat tak sadarkan diri.

" Aughhhh ..."

Terlihat Xiao Chan mundur beberapa langkah akibat dari serangan dadakan lawannya.

" Sial ... Dia sudah mencapai tingkat pendekar langit tahap awal, Sepertinya dia juga mempunyai jurus yang dapat menutupi kultivasinya ..." Xiao Chan mulai memutar otak agar bisa mengalahkan lawannya tanpa harus mengunakan semua kemampuannya.

Bisa saja Xiao Chan mengalahkan lawannya tetapi itu akan membongkar semua kemampuannya karena saat ini kemampuan yang dimiliki oleh lawannya selisih satu level itu ibarat tebing jurang yang tak berdasar.

" Saat ini murid-murid klan hanya mengetahui aku menguasai jurus telapak tangan berlapis gelombang ' sampai gelombang ketiga ' dan jurus menghilangkan tubuh, Lebih baik aku tetap menahan diri ..." batin Xiao Chan.

" Bagaimana rasanya bertarung dengan ku ...? Apa kau masih bisa melanjutkannya, kalau tidak lebih baik kau menyerah saja agar kau tak semakin terluka ..." Ujar peserta nomor urut 169 dengan santainya sambil menatap jijik kearah Xiao Chan.

Xiao Chan yang mendengarkan perkataan dari lawannya hanya tersenyum penuh arti menanggapi perkataannya.

" Matahari tak pernah memilih siapa yang harus diberikan sinar ..., Bro ... kau jangan terlalu merendahkan kemampuan lawan-lawan mu. Meskipun kau lebih tinggi tingkat kultivasinya dibandingkan aku tetapi ' seekor semut juga dapat merobohkan seekor gajah ' camkan itu bro ..." Ujar Xiao Chan.

" Jurus menghilangkan tubuh ... jurus telapak tangan berlapis gelombang ' gelombang ketiga ' gelombang menghantam karang ..." Xiao Chan langsung menggunakan kedua jurusnya menuju ke arah lawannya.

Dengan jurus menghilangkan tubuh, Xiao Chan lansung berada di hadapan peserta nomor urut 169 dan telapak tangan berlapis gelombang berhasil menghantam badannya.

Peserta nomor urut 169 yang mendapatkan serangan dari Xiao Chan langsung bergerak mundur beberapa langkah dan mengeluarkan seteguk darah segar, Dia tidak pernah menyangka kalau serangan yang dilakukan oleh Xiao Chan bagaikan sebuah Godam menghantam dadanya.

Dengan ekspresi muka masam peserta nomor urut 169 langsung melesat menyerang Xiao Chan.

" Tinju harimau meraung ..."

Xiao Chan menggunakan kemampuan mata kirinya untuk melihat setiap pergerakan lawannya dan mencari titik kelemahan dari jurusnya.

" Telapak tangan berlapis gelombang ' gelombang keempat ' riak berkecamuk ..."

" Dukkk ..."

Terdengar suara ledakan yang memekakkan telinga dan seketika arena pertandingan telah tertutupi oleh debu yang pekat. Tampak siluet tubuh terbang keluar dari arena pertandingan dengan keadaan yang sangat mengenaskan, Tubuhnya dipenuhi luka lebam setelah memuntahkan seteguk darah dia pun pingsan.

" Pemenang pertandingan kelima adalah peserta nomor urut 93 ..." panitia pelaksana mengumumkan hasil pertandingan.

Para penonton, peserta pertandingan, dan bahkan para tetua yang datang menyaksikan dibuat tercengang. Pasalnya mereka mengetahui bahwa Xiao Chan adalah pemuda yang dulunya menyandang gelar sampah mampu mengalahkan salah satu peserta terkuat peringkat ketiga teratas klan cabang.

Setelah Xiao Chan turun dari arena pertandingan, dia lansung menuju kearah tempatnya duduk melakukan semedi untuk memulihkan energinya agar dipertandingan selanjutnya dia dalam keadaan prima.

Diantara peserta yang berada di grup 3, Xiao Chan mengetahui bahwa masih ada 2 peserta yang memiliki kemampuan diatasnya.

Pertarungan terus berlanjut kini Xiao Chan kembali mendapatkan giliran naik ke arena pertandingan, kali ini Xiao Chan melawan peserta nomor urut 29 dia adalah seorang perempuan yang memiliki kemampuan di tingkat pendekar bumi tahap awal.

Tidak butuh waktu lama Xiao Chan di atas arena pertandingan, Itu karena lawannya yang mempunyai nomor urut 29 menyerah sebelum bertanding. Dia mengetahui sepak terjang Xiao Chan selama pertandingan berlangsung, tidak ada kondisi lawa -lawannya yang menderita luka ringan dan kebanyakan berakhir dengan pingsan.

Kini peserta yang tersisa di grup 3 adalah Xiao Chan, peserta nomor urut 51 ' Zho Quan ' dan Dua peserta lainnya.

Berbagai reaksi yang ditunjukkan oleh para penonton yang melihat kini hanya tersisa mereka yang berada dalam grup 3.

" Menurut kamu siapa yang akan memenangkan pertandingan ini ...? Xiao Chan atau Zho Quan ...? "

" kalau menurut ku Zho Quan sangat kuat karena dia sudah berada pada tingkat pendekar langit tahap awal, Tetapi Xiao Chan juga tidak boleh di pandang sebelah mata, dia itu ibaratkan kuda hitam selama pertandingan berlangsung ..."

" kuda hitam adalah peserta pertandingan yang semula tidak diunggulkan atau diperhitungkan akan menang tapi ternyata bisa menang pada saat pertandingan "

Tidak seperti di grup lainnya, kebanyakan peserta hanya memiliki satu pemenang dan ada beberapa grup yang memiliki dua peserta yang tersisa.

Banyak penonton berharap agar Xiao Chan dipertemukan dengan Xiao yinjin, Penampilan di grup 7 yaitu Xiao yinjin selama pertandingan berlangsung selalu membuat para penonton bersemangat dengan jurus-jurus yang indah dan mematikan bagi setiap lawan-lawannya.

Dipertandingan selanjutnya Xiao Chan berhadapan dengan seseorang yang dulunya cukup akrab dengannya yaitu Xiao Xuye, Mereka dulu sama-sama berasal dari desa daun hijau dan tumbuh besar bersama sampai mereka memasuki klan utama.

Saat Xiao Chan mengetahui bahwa yang dilawan selanjutnya ada Xiao Xiyu, Dia merasakan perasaan janggal dan aneh seakan-akan sudah disetting ...

" Aku harap kalau adik Xiyu dapat menyerah, Tidak sampai hati aku melukaimu ..." Ujar Xiao Chan.

" Menyerah ...! Jangan harap kak Chan beranggapan seperti itu, Meskipun aku lebih lemah aku akan tetap melawan ..." Ujar Xiao Xiyu sambil menggigit bibirnya.

Melihat keras kepala Xiao Xiyu membuat Xiao Chan hanya geleng-geleng kepala, Dia sedikit banyak mengetahui sifat Xiao Xiyu karena mereka dari desa yang sama.

" Oke deh ... aku harap kau dapat menerima apapun hasilnya ..." Ujar Xiao Chan sambil tersenyum ramah.

***

Mohon kiranya kepada sahabat bila memiliki saran maupun kritik silahkan tulis di kolom komentar ...

TERIMAKASIH

1
algore
joz
algore
jos
algore
joz
algore
jos
algore
joyz
algore
jos
Normalia lia
lanjjjjjjjuuuuuuutttttt...versi lain dari raja para dewa
Normalia lia
zhao feng...😆😆😆
Normalia lia
awalnya bagus kalau versi king of god..sdh ke sononya makin muter2..ampe pake tubuh org lain
Normalia lia
zhao feng yaa?
Bang Toni
adooo kalo setengah hati buat cerita gak usah buat bikin mandek saja
hasbullah 123
maaf authoorr itu julukan brandalan seperti tdk ada dasarx gmn awalx KO tiba2 langsung di Sematkan jd ngga nyambung tolong di revisix...
Wawan Darmawan
semoga sukses selalu tuk author...
Seseim Emi
tetap semangat....
Seseim Emi
lanjut Thor mantap meskipun cerita nya mirip dengan novel sebelah
Harman LokeST
termaafkan author
Harman LokeST
makanya Xiao Chan jangan terlambat
Harman LokeST
seeeeeeeeeeeeeeemmmaaaaaaaaaannngggaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaTtttttttttttttttttt teeeeeeeeerrrrrrrrrrruuuuuuuusssssssss Xiao Chan untuk meningkatkan kultivasimu Yang lebih tinggi lagi
Harman LokeST
maaaaaaaaaaaaannnnnnnnnntttaaaaaaaaaaaaaaaaaaaapppppppppppp banget author
Harman LokeST
Xiao Chan tingkatkan terus kultivasimu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!