NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pria Dingin

Mengejar Cinta Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: vinoy

Setelah menyelesaikan tugasnya Nungky kembali ke rumahnya, namun setelah kejadian itu membuat sesuatu merubah hatinya.

Haruskah dia memperjuangkan cintanya kepada orang yang bahkan tidak pernah mengenal cinta?

Atau haruskah dia melupakan cintanya lagi sama. seperti yang dia lakukan kepada Awan?

NB: Ini Lanjutan dari Kepentok Cinta Nungky, jadi kalau bingung silahkan baca novel itu terlebih dahulu 🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vinoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman Untuk Nungky

"Kenapa kalian senyam-senyum begitu, ada apa sebenarnya. Cepat katakan padaku apa yang sedang kalian pikirkan lagi sekarang?" Juno menatap Nungky dan Chika yang terlihat melamun sambil senyum-senyum sendiri seolah sedang membayangkan sesuatu yang menyenangkan.

"Gak ada Pa, Nungky cuma lagi mikirin pas jadi dokter nanti, bisa kebayang deh kalau aku bakal jadi dokter bedah tercantik di dunia" Ucap Nungky menjawab pertanyaan ayahnya sambil tersenyum meyakinkan dan kembali melahap nasi gorengnya yang tinggal sesuap itu.

"Kalau Chika lagi bayangin jadi orang kaya raya Om Jun, pas gede nanti Chika mau buka usaha biro jodoh, kuliner sama usaha pariwisata juga Om!" Ucap Chika menjelaskan apa yang dibayangkannya untuk masa depan dirinya yang sudah dia susun rapih di dalam benaknya.

"Tuh dengar Pa, mereka cuma lagi bayangin masa depan mereka bukan yang aneh-aneh, heran deh jadi orang tua kok curigaan terus malu Pa sama umur!" Sahut Desi seraya meminum air putih dan mencomot kue kering buatannya semalam.

"Gimana Papa gak curiga kalau semalam kalian bertiga sudah bersekongkol mengkhianati Papa dan membuat Nungky pergi malam mingguan" Terang Juno setelah dia menyesap kopi miliknya yang sudah bisa diminum itu membuat ketiga wanita berbeda umur itu langsung terdiam sambil melirik satu sama lain.

"Jangan suka ngungkit masa lalu Pa, itu kan cuma sekali doang gak lebih" Desi menenangkan suaminya yang kembali mengungkit kejadian semalam.

"Sekali tapi bisa menjadi berkali-kali jika aku diam saja!" Sahut Juno tidak mau mengalah seraya menatap ketiganya dengan tatapan tajam."Dengar aku tidak mau kejadian semalam terulang lagi"  Tegasnya.

"Iya Pa" Sahut Desi dan Nungky serempak. Dalam hati mereka tidak berjanji jika itu tidak akan terulang lagi terlebih lagi jika ada kesempatan, mereka atau lebih tepatnya Nungky tidak akan menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

"Kalau Ky Ky jalan sama cowok lagi ada aku yang bakal ngasih tahu Om Juno" Ucap Chika dengan nada meyakinkan, Nungky dan Desi menatap Chika sebal, mereka paham betul jika gadis licik itu akan dengan mudah membocorkan rahasia mereka jika di sogok dengan hal berbau uang.

"Oh iya coba katakan padaku siapa pria hidung belang yang pergi bersamamu semalam Nungky!" Juno menatap Nungky dengan raut wajah serius, dia memang tidak mengetahui dengan siapa anak gadisnya pergi semalam."Apa dengan salah satu cecunguk yang datang semalam atau dengan pria brengs*k yang pernah kamu cium?" Tanyanya mencoba menebak salah satu pelaku yang mungkin akan dia habisi jika bertemu dengannya.

"Aku gak pergi sama pria hidung belang Pa, hidungnya pas aku lihat semalam masih putih kok gak belang apa lagi kurapan" Nungky menjawab pertanyaan Juno ayahnya dengan polos.

"Papa serius Nungky, jangan bercanda!" Omel Juno menatap anaknya kesal.

"Kak Ky jawab tuh jangan bercanda katanya" Bisik Chika sambil menyikut tangan Nungky dengan sikunya.

"Diam Chik!" Bisik Nungky kesal dan kembali menatap ayahnya yang tidak sabar menunggu jawabannya."Aku pergi sama pria tampan bermobil itu Pa bukan yang semalam tapi yang pernah aku cium" Cicit Nungky sambil menunduk melirik  Juno takut.

"Apa, jadi kamu pergi dengan si kuda Nil itu Nungky?" Suara Juno meninggi saat mendengar Jawaban dari anaknya itu, dia masih menaruh dendam pada pria yang diam saja saat Nungky mencium pipinya, dan sekarang pria menyebalkan itu kembali membuatnya marah dengan menjadi pelaku atas kejadian semalam.

"Katakan padaku siapa namanya dan juga beri aku alamat pria Kuda Nil tidak tahu diri itu!" Ucapnya yang sudah mulai kehilangan kesabaran, dia tidak bisa mengingat dengan jelas wajah pria tersebut karena hanya pernah sekilas melihatnya itupun dari samping saat Nungky mencium pipi si pria yang bahkan dia tidak tahu namanya.

Nungky menggeleng dengan kuat menolak untuk membocorkan identitas dari pria tampannya."Tidak Pa aku gak mau kasih tahu, tanya saja Mbah  Gugel kalau Papa beruntung bisa dikasih tahu sama dia" Ucapnya bersikeras.

"Berani kamu melawan Papa Nungky?" Juno menatap anaknya dengan raut wajah kecewa."Ini semua demi kebaikan kamu Nungky, Papa cuma gak mau kamu bertemu dengan pria tidak benar" Ucapnya lagi kali ini nada suaranya terdengar melembut.

"Maaf Pa, Nungky sayang sama Papa tapi kali ini aku gak bisa jawab pertanyaan Papa, kalau aku jawab nanti Papa jahatin dia lagi" Sahut Nungky dengan nada menyesal karena tidak bisa menuruti keinginan Ayahnya itu.

"Tidak Papa cuma mau bikin dia pelajaran sedikit, tenang saja dia paling hanya patah tulang gak bakal mati begitu saja" Jawab Juno tanpa belas kasihan seolah tidak peduli dengan keselamatan pria yang akan dia pukuli itu.

"Mama!" Rengek Nungky meminta pertolongan ibunya.

"Sudah Pa jangan suka ngomong asal, kamu itu kayak gak pernah muda saja Pa, memangnya sampai kapan kamu mau ngekang Nunung dekat sama cowok?" Desi menatap Juno yang sedang membuang mukanya itu ke arah lain tanpa menoleh padanya.

"Ingat Pa Nungky itu sudah besar sekarang, kalau kita terus ngekang dia kapan dapat jodoh dan nikahnya dia Pa" Ujar Desi mencoba untuk membuat suaminya itu mengerti dengan keadaan sekarang.

"Nungky tidak akan menikah sampai aku setuju dan itu juga bukan dengan pria sembarangan seperti pria semalam!" Tegas Juno seraya berbalik memandang istrinya dengan tajam.

"Astaghfirullah Pa yang benar saja, kalau gitu kapan dapat jodohnya aku?" Rengek Nungky menatap Juno sambil mengerucutkan bibirnya, dia mulai takut jika masa depannya akan sulit mendapat jodoh jika Juno tidak membiarkannya dekat dengan pria lain.

"Kamu tenang saja, Papa pastikan kamu akan menikah dengan pria  baik-baik, yang tentu saja Papa yakin dia pria yang tepat untuk kamu nanti, bahkan jika perlu Papa sendiri yang akan mencarikan kamu jodoh!" Jawab Juno dengan yakin sambil beranjak dari kursinya, dia menyesap kopinya hingga habis sambil mengambil jas yang dia sampirkan di kursi dan memakainya.

"Papa pergi ke rumah sakit dulu sebentar, ada pasien yang harus Papa lihat kondisinya!" Ucap Juno setelah dia mencium kening istrinya dengan lembut.

"Ingat Nungky tidak boleh keluar rumah selain kuliah selama satu Minggu, jika kalian tidak menurut uang jajan dan uang belanja kalian  Papa potong!" Ancam Juno dengan tegas sambil berlalu pergi meninggalkan rumah.

"Ma gimana nih, masa aku gak bisa pergi kemana-mana kayak di penjara saja!" Nungky menatap ibunya dengan sedih.

"Tenang Nung masih ada Mama, kita pikirin saja nanti soal itu. Soal Papa biar Mama yang urus!" Ucap Desi dengan meyakinkan.

"Iya Kak Ky ada Chika juga yang siap melayani dan membantu Kak Ky kapanpun juga!" Chika ikut bersuara sambil cengengesan.

Nungky hanya menatap Chika sekilas sambil mendengus, dia tahu maksud kata-kata Chika adalah jika ada uang pelicin gadis itu akan menjadi sekutunya tapi jika tidak Chika bisa menjadi pengkhianat yang akan membuatnya susah di kemudian hari, tapi meskipun begitu dia juga tahu gadis kecil itu cukup setia padanya tapi jika sogokannya terlalu besar dia tidak yakin Chika masih tetap setia.

*******

Di ruang kerjanya Ricko tengah sibuk berkutat di depan laptopnya mengerjakan pekerjaan kantor yang belum terselesaikan."Masuk!" Perintahnya tanpa mendongak  saat seseorang mengetuk pintu ruang kerjanya.

Zahra melangkahkan kaki jenjangnya memasuki ruangan Ricko dan kembali menutup pintu tersebut."Selamat pagi Tuan, ini berkas-berkas yang harus kita bawa keluar negeri lusa, dan saya juga sudah menyiapkan semua keperluan yang diperlukan!" Ucapnya melaporkan semua perintah Ricko yang sudah dia kerjakan sambil menaruh beberapa map di atas meja kerja Tuannya itu.

"Ya Allah masih ngantuk aku!" Gumamnya sambil menutup mulutnya yang menguap, bahkan di hari Minggu pun dia masih harus bekerja untuk tuan kejamnya itu, sungguh tidak adil baginya.

"Aku tahu pergilah, dan ya tolong kosongkan jadwalku besok siang aku ada perlu!" Perintah Ricko tanpa mendongak sedikit pun untuk menatap lawan bicaranya, dia masih berkutat membaca berkas-berkas yang diberikan Zahra.

Zahra mengangguk mengiyakan dengan sopan" Baik Tuan saya permisi dulu!" Ucapnya pamit dan berlalu pergi meninggalkan Ricko tanpa lupa menutup pintunya kembali.

Setelah Zahra pergi Ricko menghentikan kegiatannya sambil bersandar dan mendongak menatap langit-langit ruangannya dengan pandangan menerawang."Haruskah kita berpisah seperti ini, jika aku pergi apakah kamu akan tetap mengingatku?" Gumamnya sambil tersenyum samar saat membayangkan wajah polos Nungky dikala tersenyum.

Brukk

"Minggir jangan ngalangin jalan orang!" Ketus Zahra sambil menyenggol bahu Regi saat pria tampan itu sedang berdiri sambil meminum air di tangga yang menghalangi Zahra yang baru saja keluar dari kamar Ricko untuk mengambil paspor Tuannya itu.

"Uhukk" Regi terbatuk saat Zahra menyenggolnya tanpa perasaan."Hey dasar gadis jelek berani sekali kamu kasar pada Tuanmu sendiri, apa kamu mau aku pecat hah?" Teriak Regi marah.

Mendengar itu Zahra menoleh menatap Regi dengan alis yang diangkat sebelah."Tuan katamu?" Tanyanya seolah tidak memercayai pendengarannya.

"Tuanku hanya Tuan Mario dan Ricko  bukan orang bodoh sepertimu Gi, sudah bod*h, jelek, ditambah jomblo lagi, aku  bahkan tidak yakin jika ada gadis yang akan menyukai orang sepertimu Gi" Ucapnya lagi sambil tersenyum sinis dan kembali melanjutkan langkah kakinya menuruni tangga tanpa memedulikan teriakan Regi yang marah padanya.

"Dasar nenek sihir, aku sumpahin kamu jomblo seumur hidup!" Teriak Regi yang tentu saja dianggap angin lalu oleh Zahra.

_________

Jodoh suka datang tiba-tiba tanpa permisi, kadang yang kita jauhi malah jadi jodoh dan menjadi pendamping hidup kita selamanya, yang diharapkan malah pergi bersama yang lain meninggalkan sejuta kenangan 😭😭😭

Oh iya bagi kalian para readers yang kena kick di GC ku Mohon maaf kami sedang melakukan pembersihan soalnya banyak akun yang gak aktif dan juga banyak tukang tikung akhir-akhir ini dan suka pergi tanpa kejelasan, meskipun ada beberapa readersku yang sdah kuanggap temen kena kick gara2 gak sengaja nikung dan untungnya mereka selalu balik lagi, jadi yang mau masuk lagi masuk aja ya dan bilang kalau kalian kena kick dan mau masuk lagi.

Ingat jika kamu silent readers sebaiknya kamu komen dulu di novelku soalnya admin suka lihat profil kalian dan lihat apa kalian pernah Komen di novelku atau nggak karena itu menentukan kalian di ACC masuk GC ku atau gak, mohon maaf sekali lagi atas ketidak nyamanan kalian, kami selaku owner dan admin hanya ingin membuat kalian nyaman di GC Tanoa ada orang yang membuat kita berselisih paham.Love Yu guys.😍😍😍😘😘

1
TiSafi
/NosePick//NosePick//NosePick/
TiSafi
/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
TiSafi
ngakak mulu
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍👍👍
Hasrie Bakrie
Assalamualaikum aq hadir ya ☝️🌹
Ara25
baik
Suherni
bagus
inayah machmud
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
Wiwik Wiwik
Biasa
aisya_
pas baca kadal pdhl Kendal sumvvah ngakak😁😁
Memyr 67
huuu othor gesrek bikin cerita tegang
Susanti M.S
menghibur sekali🥰🥰🥰
Wisna Al-Khansa
ampun Thor.. aku gak kuat nahan tawa..sampe keram perut ku tuh
Reynaa Sri Wahyuni
harus nya jngan end dulu dong thor, aku tuh pengen tahu MP nungky dan ricko seperti apa🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
kata nya tempat ini hanya d ketahui nungky dan ricko. ko zahra dan chika ada d sana sih?
Reynaa Sri Wahyuni
aku gak kuat thor🤣🤣🤣🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
bank kerokan pasti
Insan Rohman
pasti ceweknya.cewek jadi2an 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yass
baca ulang cerita nunung ke 4x sambil minum GoodDay😅
Rika Piliang
ke ingat masa kanak2 dulu juga nakal kayak gitu😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!