NovelToon NovelToon
Gettato Nel Passato

Gettato Nel Passato

Status: tamat
Genre:Sistem / Janda / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Bertani / Tamat
Popularitas:826.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: RAS( BY.AR)

IG: ras_by.ar_
Sinopsis :

Bagian 1
Seakan tak percaya pada hidup yang seolah khayalan. Baru semalam ia tertidur karena kelelahan dan sekarang ia berpindah jiwa ke masa lampau, Chu Wei memasuki tubuh seorang janda berusia 32 tahun yang namanya sama dengan nya, memiliki 3 anak laki-laki yang sudah dewasa. Beruntung di keajaiban masih ada keajaiban, DING! 9"Sistem Pasar, beli dengan harga murah, jual dengan harga mahal" setidaknya ada sistem yang bisa membantu nya dari kelaparan.

"Ibu mertua saya sangat misterius sekarang, dia selalu mengeluarkan barang-barang secara misterius. Mengapa selalu mengumpulkan sayuran? Darimana uangnya itu datang? Namun saya tidak berani bertanya, asalkan ada makanan untuk di makan, itu sudah cukup."


Bagian 2 :
Dari seorang janda petani miskin menjadi pejabat yang di hormati satu benua? Bagaimana bisa? Penasaran gak?


Note : Tamat dengan 116 Bab, sisanya cuma promo karya baru kok! Sekian wasallam 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

"Baik, kita akan membangun rumah setelah tiga hari ke depan, lusa saya akan mencari pekerja untuk membangun rumah."

Semuanya sudah di putuskan, setelah makan malam mereka kembali bekerja membuat Es Jelly Mawar. Malam ini ia memaksimalkan pekerjaan, ia, anak pertama, kedua dan menantu kedua bergadang sampai subuh membuat Es Jelly dan hasilnya mereka mendapatkan seribu dua ratus lebih Es.

"Gu Zhi tidur lah, kita akan bangun besok setelah matahari terbit. Kalian juga tidur lah,"

Semuanya sudah lelah dan langsung tidur, Chu Wei juga masuk ke ranjang empuk nya dan tidur nyenyak.

Ayam jantan mengeluarkan suara sumbang nya, penduduk desa terbangun karena suara tersebut. Hari baru dan mereka memulai pekerjaan berat mereka, masing-masing mendapatkan banyak pekerjaan.

Wu Hua Ning bangun pagi untuk mengambil buruan serigala di halaman. Ia mengerti semuanya masih tidur lelap karena bergadang sampai subuh, ia akan bekerja dan memasak agar mereka bisa langsung makan setelah bangun.

Di luar halaman Nyonya tua Gu mendatangi pintu dan melihat keadaan. "Istri Zhi dimana mertua mu? Mengapa rumah ini terlihat sepi?"

"Nenek, Ibu mertua ku masih tidur dan semua--" Nenek tua itu selalu memotong pembicaraan begitu ia mendengar sesuatu yang di tolak nya.

"Mertua mu masih saja sangat malas! Saya pikir dia telah berubah!" Nyonya tua Gu mendengus, ia pikir ia salah paham terhadap menantu tertua nya namun menantu tertua nya masihlah orang yang pemalas.

"Nenek, anda salah paham. Begini, Ibu mertua saya, suami, adik ipar dan istrinya bergadang sampai matahari terbit untuk membuat Es Jelly Mawar. Mereka sangat lelah dan baru tidur, saya dan Yuzi tidak membantu karena Ibu mertua saya tidak mau terjadi sesuatu pada kami." Jelas Wu Hua Ning, jelas ia tidak ingin Nenek nya salah paham terhadap Ibu mertua nya.

"Apakah Es Jelly Mawar ini begitu laku? Bukankah Ibu mertua mu membuat ratusan setiap hari?"

Ia pikir asap api di rumah menantu pertama nya akan mulai setelah matahari terbenam dan berakhir pada tengah malam. Menantu pertama nya bilang ia membuat beberapa ratus Es untuk di jual dan jika ia membuat sampai ayam jantan berkokok mungkin itu bisa mencapai sembilan ratus atau seribu?

"Saya tidak tahu apakah itu benar-benar laku atau tidak, namun Ibu mertua saya selalu membuat nya." Wu Hua Ning tidak ingin terlalu banyak bicara mengenai jualan Ibu nya, nyonya tua juga tidak banyak bertanya mengenai privasi.

"Saya datang untuk memberi anda buah mangga ini, buah ini baru saja berbuah dan ada beberapa yang matang. Saya membawa beberapa yang matang dan yang masih muda untuk anda, mungkin anda ingin makan sesuatu yang asam."

"Terimakasih Nenek, saya akan menyimpan nya dan memakan nya bersama Ibu mertua saya nanti."

Nyonya tua mengangguk ia tidak berhenti bicara sampai di sana. "Sampaikan pada mertua anda, jangan sering memberikan banyak makanan kepada keluarga saya. Jika keluarga anda mempunyai makanan simpan untuk diri anda sendiri."

Wu Hua Ning tahu Nenek nya tidak memiliki maksud lain, wanita tua ini hanya khawatir cucu-cucu nya tidak makan dengan cukup karena Ibu nya banyak memberikan makanan keluar.

"Nenek tenang saja, selama priode ini Ibu mertua telah banyak berubah dan membawa keluarga ini menuju kemakmuran. Kehidupan kami mulai membaik dan saya pikir Ibu mertua saya ingin berbakti kepada Anda."

"Huh! Terserah kalian saja! " Nyonya tua Gu pergi, meskipun wajah nya terlihat kesal. Dalam hatinya ia merasa bahagia di pedulikan menantu nya.

Beberapa waktu kemudian matahari mulai naik dan jika di lihat dalam waktu modern ini jam delapan pagi, Chu Wei bangun tidur nya dan mencuci muka. Ia melihat anak dan menantu nya sudah bangun dan hanya dia yang bangun siang.

"Bu, tadi Nenek datang dan membawakan kita mangga muda dan mangga masak. Apakah anda ingin memakan nya? "

"Mangga? Saya akan makan setelah sarapan."

Ia tidak berpikir untuk mencoba buah-buahan zaman ini, apakah semanis mangga modern?

Setelah sarapan ia mencoba nya dan ternyata mangga di zaman ini tidak semanis mangga zaman modern. Memang apa yang dia harapkan? Mangga yang ia makan adalah mangga yang berkualitas, mangga yang sudah di varietas menjadi buah berkualitas maksimal.

"Ayo bersiap untuk menjual es, saya tidak terlalu yakin kita bisa menjual nya di pasar karena hari sudah mulai siang."

Hari ini selain anak pertama dan anak ketiga, menantu kedua juga ikut untuk membantu. Hari sudah sedikit siang dan kereta sapi Samo juga sudah pergi ke kota, Chu Wei, menantu dan anak-anak nya berjalan selama satu jam menuju pasar kota Sin'an.

Saat sampai betul saja pasar sudah tidak banyak pelanggan, Chu Wei tidak berpikir itu akan menghasilkan banyak pelanggan Es, jadi hanya berjalan melewati pasar untuk menuju dekat kantor daerah.

"Kakak ipar, tunggu!" Chu Wei berhenti. "Astaga, akhirnya saya mendapatkan anda. Saya pikir anda tidak akan berjualan."

Chu Wei tersenyum dan menghampiri ketika itu adalah pelanggan Es nya, ia pikir ia bisa duduk sebentar untuk melayani.

"Saya dan keluarga saya bangun terlambat karena bergadang membuat Es, saya tidak berpikir ini akan laku di pasar karena hari sudah siang, jadi saya melewatkan nya."

"Tadi banyak orang yang menunggu anda datang, namun mereka pergi karena sudah siang. Untung nya saya menunggu di sini."

Chu Wei."Begitukah? Sayang sekali. Jadi berapa yang anda inginkan?"

"Saya ingin lima mangkuk untuk di bawa pulang, saya membawa mangkuk besar tolong beri lebih banyak sirup.. " Ucap wanita itu dengan malu-malu.

Chu Wei tahu sesuatu orang biasa/warga desa di zaman ini tidak pandai menawar, hanya pedagang dan orang kelas atas yang fasih berbicara.

"Tentu saja, saya akan tambahkan ekstra untuk pembeli pertama."

"Terimakasih, keluarga saya terutama mertua saya sangat menyukai Es Jelly Mawar yang dingin ini, tidak hanya dingin, tapi sangat manis dan kenyal."

Chu Wei. "Saya senang mendengar nya."

"Syukur lah saya datang sekarang, anda benar-benar datang."

"Akhirnya anda datang, saya ingin beli dua mangkuk untuk di bawa pulang."

"Bibi, aku beli satu untuk makan di sini."

Dan ia tak menyadari pelanggan hanya pulang sebentar dan kembali lagi untuk menunggu dirinya datang.

"Ibu mertua saya tidak bisa jika tidak makan Es ini setiap hari, untung nya suami saya memiliki penghasilan tetap jadi saya dapat selalu membeli kan nya."

Semuanya mulai datang dari waktu ke waktu, Man Yue baru tahu jika ada banyak pelanggan di pasar kota Sin'an ini.

1
Atoen Bumz Bums
menantunya kok nggak melahirkan ya
tapi waktu awal-awal katanya perutnya udah besar ini sampai udah siap habis musim dingin belum melahirkan juga
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Sabar~
total 1 replies
Atoen Bumz Bums
kenapa chi wei nggak buka kede aja jualan bahan-bahan pokok daripada warga jauh-jauh ke pasar
dia beli bahannya dari sistem jual lagi sama warga kan dapat untung
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Kan harus ada sebab juga dia dapat barang darimana, warga nya curiga An soalnya
total 1 replies
Atoen Bumz Bums
dari magrib berubah jadi zuhur🤣🤣🤣
Atoen Bumz Bums
chu Wei kasian jg Masi gadis malah jd nenek2🤣
Atoen Bumz Bums
anaknya suruh nyoba buat batu bata kenapa
Atoen Bumz Bums
kenapa nggak nyoba jualan biar tambah kaya
iraas
seruuuu thoorrrr... lanjuuuttttt...💚
Sutami Andriani
👍👍👍
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Thanks ☺️
total 1 replies
Nana Maulana
bantay
Kang Comen
ternyata merek minuman Aqua sudah dilupakan oleh warag 62😄😄😄
mong air
masalah sudah dtg...
Rizky Pratama X Rizal Santoso: 🫣🫣🫣🫣🫣
total 1 replies
mong air
ttanya mna si serigala kecil bsma anjing krcil
Amiera Syaqilla
hello author🤗
Becce Ana'na Puank
Luar biasa
Memyr 67
𝗁𝗎𝖻𝗎𝗇𝗀𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗉𝖺? 𝗃𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗄𝗎𝗇𝗈 𝖽𝗂 𝖼𝗁𝗂𝗇𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗃𝖺𝗆𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗁𝖺𝗋𝗋𝗒 𝗉𝗂𝗍𝗍𝖾𝗋 𝗍𝗁𝗈𝗋?🤣🤣
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Entah, Lintas Budaya Maybe ~
total 1 replies
Memyr 67
𝖾𝗇𝖺𝗄 𝗍𝗎 𝗌𝗂𝗉𝗎𝗍 𝗌𝖺𝗐𝖺𝗁. 𝖺𝗄𝗎 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗌𝗎𝗄𝖺
Memyr 67
𝖼𝗁𝗎 𝗐𝖾𝗂 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖽𝖾𝗌𝖺, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗉𝗂𝗇𝗍𝖺𝗋 𝖻𝖺𝖼𝖺 𝗍𝗎𝗅𝗂𝗌
Memyr 67
𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋𝖺𝗇 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗅𝗎𝗉𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺. 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗅𝖾𝗅𝖺𝗄𝗂 𝗅𝗂 𝗓𝗁𝖾𝗇𝗀, 𝗒𝗎𝖾 𝗓𝗎, 𝖽𝗂𝗀𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗍𝗂𝖾 𝗓𝗎
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Sorry...🙏🤭
total 1 replies
Memyr 67
𝖺𝖽𝖺 𝗆𝖺𝗀𝗁𝗋𝗂𝖻 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗓𝗎𝗁𝗎𝗋, 𝖽𝖺𝗁 𝖽𝗂𝗄𝖾𝗇𝖺𝗅 𝖽𝗂 𝗃𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗄𝗎𝗇𝗈? 𝖽𝗂 𝖼𝗁𝗂𝗇𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 🤣🤣🤣
Memyr 67
𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗍𝗎 𝗃𝗎𝗍𝖺 𝖽𝗂 𝗌𝗂𝗌𝗍𝖾𝗆, 𝖼𝗁𝗎 𝗐𝖾𝗂 𝖻𝖾𝗅𝖺𝗇𝗃𝖺 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!