NovelToon NovelToon
Mimpi Seorang Hasna

Mimpi Seorang Hasna

Status: sedang berlangsung
Genre:Bullying dan Balas Dendam / Chicklit
Popularitas:9.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ade Diah

Mimpi seorang Hasna adalah sembuh dari penyakit yang dia derita dan karena mimpinya itu membutuhkan banyak uang, Hasna pun pergi ke ibu kota untuk mencari uang disana, walau izin dari sang ayah tidak dia dapatkan.

Mungkin karena berangkat tanpa izin dari sang ayah, Hasna yang berada diibukota telah salah memilih kawan, dan berakhir dengan dia yang malu untuk pulang walau hanya bertemu keluarga apalagi sang Ayah yang dulu bersikeras melarangnya pergi.

Dan Kini Dunia Hasna semakin rumit manakala seseorang yang dia sukai hadir kembali dihidupnya, yang sudah tidak berharap akan mendapatkan pasangan, karena kesalahannya dulu yang membuatnya merasa tidak pantas untuk siapapun terutama Burhans yang begitu baik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ade Diah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bertemu lagi

Keesokan harinya Hasna yang sedang melayani pembeli dikagetkan dengan kedatangan Tante Maya sebagai pembeli.

Jujur selain kaget Hasna juga bingung karena tiba-tiba saja Tante Maya berada di kasir dengan beberapa pakaian yang dia bawa.

Ingin bertanya kapan Tante Maya memilih pakaian yang dia bawa, tapi itu tidak mungkin mengingat dia sekarang sedang menyembunyikan identitasnya dengan berpakaian sar'i juga bercadar.

Keterkejutan Hasna tadi ternyata terlihat jelas oleh Tante Maya dan Hal itu membuat Tante Maya tersenyum dan setelah itu dia berkata "Mbak tolong dikemas dengan sangat rapih dan saya mau mbak- emmm mbak nana yang mengemasnya" ucap Tante maya yang sempat terjeda karena membaca dulu papan nama Hasna.

Hasna tersenyum dibalik cadarnya setelah mendengar permintaan tante Maya dan setelah itu Hasna berkata "Maaf Bu, tapi saya hanya bertugas dikasir" dan jawaban Tante Maya adalah "Oh, kalau begitu tolong panggilkan menejer toko ini"

"Maf bu, tapi ada keperluan apa ibu dengan menejer kami?" ucap Hasna yang tidak langsung menyetujui keinginan Tante Maya.

"Ingin mengadukan Mbak karena tidak mau melayani saya, Mbak harus tahu jika saya adalah pelanggan tetap ditoko ini" ucap Tante Maya sedikit mengancam agar Hasna mau menuruti keinginannya.

Hasna yang takut diadukan yang tidak-tidak langsung mengiyakan keinginan tante Maya dan dalam diam Hasna berpikir "Ini sebenarnya Tante Maya ngenalin aku gak sih, kenapa aku merasa jika dia mengenali aku dan sekarang sedang dikerjai aku."

"Mbak kalau kerja itu yang cepet bukannya melamun!" ucap Tante Maya yang melihat Hasna bekerja sambil melamun dan Hasna tidak menjawab karena menurutnya ucapan Tante Maya tidak perlu dijawab.

Hasna yang sudah mendapat teguran langsung bekerja dengan cepat dan setelah selesai Tante Maya berkata lagi "Mbak Nana, kerjanya cepet banget" jujur setelah mendengar ucapan Tante Maya, Hasna merasa senang karena telah dipuji, namun setelah itu rasa senangnya berubah menjadi rasa kesal lantaran Tante Maya berkata.

"Tapi yang kerjanya Cepet biasanya kurang rapih" dan rasanya Hasna ingin mengeluarkan isi paperbag yang kini ada dihadapannya itu, namun karena sadar jika pembeli adalah raja, jadi Hasna hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan kasar dan hal itu tentu saja didengar Tante Maya dan hasilnya Tante Maya berkata lagi.

"Jangan marah-marah nanti cepet tua dan gak ada yang mau sama mbaknya" dan Hasna menjawab "Ini kenapa Tate Maya jadi kaya gini, atau emang ini sifat aslinya, Syukurlah aku gak jadi nikah sama ponakannya bisa menderita aku tiap hari dinyinyirin terus"

"Mbak, Mbak, Mbak Nana kok diem? pasti sedang ngatain saya ya?" selidik Tante Maya.

"Eh engga Bu " balas Hasna gelagapan.

"Jangan bohong, kelihatan dari matanya, oh iya matanya Bagus, tapi saya lebih suka yang berwarna Hitam" ucap Tante Maya sarat akan maksud dan tujuan dan Hasna hanya tersenyum.

"Ini uangnya dan untuk kembaliannya kamu bisa simpan" ucap Tante Maya saat memberikan uang rupiah berwarna merah yang jumlahnya sangat banyak.

"Maaf ibu ini bukan kembalikan tapi jumlahnya yang terlalu banyak" ucap Hasna sambil memberikan sisa uang Tante Maya beserta setruk pembelian.

"Untuk kamu saja," ucap Tante Maya dan dia hanya mengambil setruk belanjaannya dan setelah itu pergi meninggalkan Toko dengan Hasna yang terus menatap kepergiannya.

"Hei melamun saja" ucap rekan kerja Hasna yang melihat Hasna terus menatap kearah pintu keluar.

"Aku gak ngelamun," balas Hasna.

"Kelihatan kali, oh iya kamu tahu tidak wanita tadi itu siapa?"

"Tentu saja tahu, dia pembeli tetap ditoko kita bukan?" jawab Hasna.

"Bukan itu, maksudku apa kamu tahu siapa dia?" ucap rekan kerja Hasna lagi.

"Memangnya dia siapa" ucap Hasna yang tidak mau berkata jika dia mengenal Tante Maya atau berpura-pura tidak tahu.

"Dia itu pemilik apotek yang ada disebelah, dan kamu wajib tahu jika Bu Maya mempunyai keponakan yang masyaallah tampannya gak ketulungan, dan kamu harus tahu juga jika keponakannya itu seorang dokter."

"Memangnya kamu tahu dari mana, jika ibu tadi punya keponakan yang menurutmu tampan itu?" selidik Hasna sambil memperhatikan pembeli yang baru saja masuk.

"Tentu saja dari medsos ibu Maya dan kebetulan keponakan ibu Maya juga pernah datang keapotek sebelah, beberapa kali." jelas Rekan kerja Hasna yang tentu saja dia berbicara dengan mata yang berbinar, berbanding terbalik dengan kondisi Hasna yang kagetm, karena jika Burhan pernah keapotek sebelah, maka esok atau lusa Burhan akan kembali berkunjung dan itu artinya mereka pasti akan bertemu suatu saat nanti.

1
Emily
apakah Hans jodohnya hasna??
Emily
yang kuat hasna💪
Emily
tetap semangat hasna
Emily
mampir dulu
Emily
😪😪😪
Emily
hasna sakit apa ini
Ade Diah
Lumayan lah buat hiburan sendiri
Ade Diah
eh tapi kalau kaka sebagai pembaca kurang setuju dengan nama asli Hans yang Burhan nanti saya ganti
Ade Diah
Kan namanya memang Burhan cuman nama panggilannya Hans
Ade Diah
kan emang namanya Burhans tapi biasa di panggil Hans, berhubung pas nulis suka keceletot sama Hasna jadi pake nama Panjangnya aja
Rhisna
knp Jadi Burhan thor, bukannya Hans yg mau nikah sama Hasna
Ade Diah: iya kan Burhan itu nama panjang Hans, apa kakak kurang suka dengan nama Burhan?
total 1 replies
Ade Diah
Sepi komentar juga pembaca gara-gara ceritanya receh, tapi tak apa terus berjuang sampai editor berbicara hehehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!