NovelToon NovelToon
Transmigrasi : Putri Kasandra VS Pangeran William

Transmigrasi : Putri Kasandra VS Pangeran William

Status: tamat
Genre:Transmigrasi / Identitas Tersembunyi / Bullying dan Balas Dendam / Cinta pada Pandangan Pertama / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Dokter Genius / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Yakasa

Putri Kasandra adalah seorang gadis yang bekerja dengan seseorang di mana dirinya ditugaskan untuk membunuh penjahat, membantu mengambil barang - barang yang di curi oleh para penjahat dan lain sebagainya.

Putri Kasandra bersedia melakukan apapun asalkan bayarannya tinggi dan tidak menyakiti orang yang tidak bersalah. Selain bisa bela diri, Putri Kasandra sangat pintar dalam bidang medis dan bisa menguasai semua jenis senjata.

Namun suatu ketika dirinya melakukan misi di mana sebuah peninggalan kuno di curi dan tanpa sengaja menjatuhkannya hingga akhirnya dirinya terlempar ke dunia lain di mana dirinya masuk ke dalam tubuh seorang putri yang sering di bully dan di tindas.

Mampukah Putri Kasandra membantu pemilik tubuh melawan mereka mengingat dirinya masuk ke jaman kuno yang sangat jauh dengan kehidupan sebelumnya? Ikuti yuk novelku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yakasa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Serang

Putri Kasandra dan Pelayan Gesha berjalan dengan santai sambil menikmati udara pagi namun dalam perjalanan mereka berdua di serang oleh segerombolan orang - orang berpakaian serba hitam.

Putri Kasandra dan Pelayan Gesha yang menguasai ilmu bela diri melawan mereka. Hingga tidak membutuhkan waktu lama Putri Kasandra dan Pelayan Gesha mengalahkan para musuhnya.

"Putri Kasandra, apakah Putri Kasandra baik - baik saja?" Tanya Pelayan Gesha dengan wajah kuatir.

"Pangeran William memberiku barang - barang ini untuk melindungi diriku sendiri. Jadi Gesha jangan kuatir, ayo kita kembali." Ajak Putri Kasandra sambil tersenyum dan membalikkan badannya menatap Pelayan Gesha.

Ketika Putri Kasandra bangun pagi - pagi, Pangeran William datang ke kamarnya dan memberikan kantong yang berisi barang - barang untuk membunuh para musuh.

Barang tersebut berupa beberapa pisau kecil dan beberapa botol untuk di lempar ke arah musuh. Jika botol tersebut mengenai orang maka orang tersebut tubuhnya lemas dan Putri Kasandra akan sangat mudah mengalahkannya.

Awalnya Putri Kasandra menolak pemberian Pangeran William tapi karena di paksa Putri Kasandra terpaksa menerimanya.

"Pangeran William sangat baik dan Aku sangat yakin kalau Pangeran William sangat menyukai Putri Kasandra." Ucap Pelayan Gesha.

Putri Kasandra hanya tersenyum mendengar ucapan pelayan Gesha membuat pelayan Gesha ikut tersenyum.

"Untung saja Putri Ririn tidak ikut bersama kami karena tadi sangat menakutkan." Ucap Pelayan Gesha setelah beberapa saat mereka terdiam.

Putri Kasandra langsung terdiam dan mengingat apa yang dikatakan Putri Ririn sebelum mereka berangkat ke makam Ibunya.

"Ternyata Dia sengaja menawarkan diri untuk ikut bersama kami pagi ini agar tidak di curigai oleh Ayah.' Ucap Putri Kasandra dalam hati sambil menahan amarahnya terhadap Putri Ririn.

'Ririn, tunggu saja pembalasanku.' Sambung Putri Kasandra dalam hati sambil tersenyum devil.

Tiba - tiba datang lagi segerombolan pria berpakaian serba hitam mengelilingi Putri Kasandra dan Pelayan Gesha.

"Aku tidak menyangka delapan anak buahku mati di tangan kalian berdua." Ucap salah satu pria tersebut yang merupakan pimpinan mereka.

Putri Kasandra membalikkan badannya dan melihat banyak pria mengelilingi dan menatap dirinya dengan tatapan membunuh.

"Siapa kalian? Kenapa kalian ingin membunuhku? Siapa yang menyuruh kalian?" Tanya Putri Kasandra dengan beruntun sambil menatap mereka satu demi satu tanpa ada rasa takut sedikitpun.

"Kamu tidak perlu tahu siapa yang menyuruh kami. Bunuh mereka berdua dan jangan biarkan mereka kabur!" Perintah pria tersebut.

"Putri Kasandra, pergilah dan biarkan Aku melawan mereka. Kalaupun Aku mati, Putri Kasandra jangan sedih karena Aku akan kembali menemani Ibumu di Surga." Ucap Pelayan Gesha sambil tersenyum.

Pelayan Gesha mengangkat ke dua kakinya dan terbang ke arah para penjahat sambil mengeluarkan pedang.

"Arnold, bawa Putri Kasandra pergi dari sini!" Perintah Pelayan Gesha.

Sejak Ayah Albert tahu kalau istri mudanya yang bernama Ibu Valena menyuruh Putri Kasandra memakai krim kecantikan. Di mana krim kecantikan itu ternyata menutupi kecantikan Putri Kasandra.

Hal itu tentu saja membuat Ayah Albert menyuruh pengawal setianya yang bernama Alnold untuk menjaga Putri Kasandra.

Ayah Albert akan menceraikan istrinya dan mengusirnya jika terbukti menyakiti Putri Kasandra lewat mata - mata pengawal setianya.

Waktu Putri Kasandra dan Pelayan Gesha di kepung sebenarnya Arnold ingin membantunya namun ketika melihat mereka berdua bisa bela diri dan mengalahkan musuhnya membuat Arnold tidak jadi membantunya.

Ketika Pelayan Gesha memanggil nama Arnold tiba - tiba datang Arnold dari arah pepohonan dan melompat turun ke arah Putri Kasandra.

"Gesha! Tidak!" Teriak Putri Kasandra sambil berjalan ke arah pelayan Gesha yang sedang melawan musuh.

Arnold memeluk pinggang Putri Kasandra kemudian terbang meninggalkan tempat tersebut.

"Hehehehe ... Mau kabur? Kamu tidak mungkin bisa kabur dariku karena kamu harus mati bersama pelayan setiamu dengan cara mengenaskan." Ucap pria tersebut sambil mengejar Arnold.

Putri Kasandra yang mendengar ucapan pria tersebut sangat marah.

"Biarkan Aku membantu Gesha." Ucap Putri Kasandra sambil melepaskan pelukan Arnold kemudian melompat turun.

"Putri Kasandra, jangan biarkan Gesha mati sia - sia." Ucap Arnord dengan wajah pucat.

Putri Kasandra tidak menjawab ucapan Arnold hingga Putri Kasandra mendarat dengan sempurna di rumput.

"Apa maksudmu kalau Gesha mati mengenaskan?" Tanya Putri Kasandra dengan tatapan membunuh.

'Kesempatan bagus.' Ucap pria tersebut dalam hati sambil mengeluarkan sesuatu dari pakaian yang ada dilengannya.

"Ular berbisa, bunuh Putri Kasandra!" Perintah pria tersebut sambil melempar ular berbisa tersebut ke arah Putri Kasandra.

1
Atoen Bumz Bums
pelayan pekok
Atoen Bumz Bums
ini kebetulan ada pangeran dan ayahmu Cassandra bahas tentang krim
cheng phong
terus terang aku bingung bacanya
DN
Kasandra tuh knp sich ...bs lengah. lagian knp tdk cerdas knp msh mau temuin Alex. ihh sebel dech....
DN
jangan2 Veni itu si Velanie
DN
Veni belum kapok.
DN
semoga kna batu nya kau Bela
DN
Luar biasa
May Ummah
maaf sebelumnya untuk penulisnya mohon di perhatikan kata kalimatnya trim,s
fitri
Luar biasa
DZX_ _ _@2456
Kecewa
Yakasa: kita itu sama2 penulis. Kalau kamu di kasih bintang 1 mau ngga
total 1 replies
DZX_ _ _@2456
Buruk
karyaku
hi kak transmigrasi menjadi istri mafia jangan lupa mampir y kk
karyaku
hi kak transmigrasi menjadi istri mafia jangan lupa mampir y
Helen Nirawan
Aduhhhh nampar ny ke ririn kurang tuh , tampar lg biar mirip kecoa isshh
Nada dwi Yuandira
Luar biasa
Yakasa: Terima kasih banyak
total 1 replies
Ririn Santi
novel ok
Ririn Santi
sedikit membingungkan jika pangeran Antonio adalah abangnya , lalu orang tua aslinya siapa
Ririn Santi: orangtuanya Kasandra raja kerajaan tetangga atau Albert?
total 1 replies
Ririn Santi
apa berterus terang akan berdampak buruk?
Ririn Santi
ntar keluyuran tanpa di dampingi pengawal lagi ya, kan kuat menghadapi byk musuh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!