Ketika kedua ajudan alias kaki tangan dari seorang pengusaha yang merupakan mantan mafia ini di paksa nikah oleh majikan mereka.
Dimana sebelumnya mereka berdua Red dan Black bisa diibaratkan bagaikan kucing dan tikus yang selalu saja berdebat bahkan bertarung kecil setiap bertemu.
"Aku tidak suka tempat tidur berantakan juga handuk yang di letakkan sembarangan!" Red.
"Ah, Red. Ku rasa bulan tak lagi indah saat aku memilikimu." Black.
"Jangan merayuku, Black! Singkirkan handuk basah itu!" Red.
Hal menarik apa yang akan menghiasi rumah tangga dua ajudan yang sama-sama hebat ini?
Akankah ada hal besar yang akan menguji kemampuan mereka dalam melindungi keluarga De Xarberg?
Spin of dari novel Kebangkitan Istri Yang Dikhianati.
Buruan intipin mereka!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chibichibi@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab#29. Red & Black.
"Gue udah menyusun semuanya. Tinggal memberitahukan kelakuan sang putri yang diketahui oleh keluarganya adalah gadis anggun yang terhormat. Akan gue buat dia merasakan akibat dari perbuatannya karena telah merusak hari istimewa. Dia kira masih berhadapan dengan Lorenzo yang naif," tutur Black dengan seringainya.
"Jadi, dia wanita yang sama Black?" tanya Red yang diangguki oleh suaminya itu.
"Jika dia berani menunjukkan lagi wajahnya di hadapanku, itu artinya dia tengah menjemput maut," kata Red dingin dan datar. Akan tetapi isi dan makna dari kalimat yang keluar dari bibirnya itu sungguh mengerikan.
"Akan kupastikan dia tak berani muncul lagi, sayang. Jangan bicarakan dia lagi. Aku tidak suka ekspresi ini," kata Black seraya mengelus pinggiran rahang istrinya yang lancip.
"Sialan lu berdua. Gak usah main drama depan gue elah!" kesal Blue.
"Ngapa sih lu Blao!" ejek Black yang senang sekali ketika kawannya ini kesal.
"Mending berantem lagi aja lu berdua, lebih asek sebagai hiburan," kata Blue lagi.
"Ye, ngata aja lu sirik Blao. Gue udah laku eh elu nya masih di kacangin," ledek Black lagi. Alhasil Red tak mampu lagi menahan tawanya. Karena ia juga tau bagaimana aksi Blue mendekati salah satu karyawan Leo di perusahaan namun wanita itu cuek dan abai. Merasa sok cantik dan jadi bahan rebutan laki-laki, meski tak satupun wanita itu terima.
"Sialan lu Bleki" balas Blue.
"Heh, mending deketin si Mayla tuh!" saran Black menyebut salah satu pelayan di mansion yang paling muda.
"Mayla? Pelayan di mansion tuan Leo yang masih bocah itu?" cecar Blue. Pria berambut kelimis ini pun ikut duduk.
"Iya, tapi kan manis kulitnya juga bersih. Apalagi yang kurang? Daripada ngejar-ngejar cewek belagu yang cuma buang waktu aja," kata Black lagi sok bijak.
"Tapi dadanya rata, Bung. Kagak bisa dimainin!" kesal Blue sambil menahan geram. Bagaimana bisa kawannya ini menjodohkan dirinya dengan bocah baru mangkat gede.
"Hei, Blue. Mayla itu sudah cukup umur, memang perawakannya itu mungil dan imut, tapi dia gadis yang penurut," timpal Red. Karena ia gemas sebab Blue merendahkan gadis itu karena penampilannya.
"Tauk Lo! Dengerin tuh apa kata istri gue yang cantik bin seksi," celetuk Black yang mana langsung mendapat cubitan di pinggangnya.
"Iya sayang, maaf!" ujar Black sambil menahan perih.
"Eh, Blao. Kalo soal kecil ituannya kan nanti bisa Lo mainin ogeb! Bisa gede itu nanti," bisik Black sambil memiringkan kepala serta tubuhnya ke arah Blue.
Plak!
Blue justru memukul kembali bahu Black kencang hingga kawannya itu mendelik ke arahnya.
"Makanya manggil nama gue yang bener!" protes Blue seraya berdiri dan berlalu dari pasangan yang luar binasa ini.
"Weh, kok Lo pergi sih! Perjodohannya gimana ini?" teriak Black yang mana kembali mendapat cubitan dari Red. Kali ini serangannya mendarat di atas paha.
"Ingat ini rumah sakit!" pekik Red tertahan.
Black langsung menciut ketika istrinya ini sudah membulatkan kedua matanya.
"Nanti gue main ke mansion sekalian bawa kado buat baby twins!" kata Blue yang semakin jauh.
"Yeh, tu anak ngapain doang kesini," gerutu Black.
"Nih, kan dia ngasih ini," sahut Red seraya menyerahkan sebuah disk.
Black pun mengambilnya lalu menggenggamnya erat.
"Ini pasti bukti percakapan antara Pau dan Shine," batin Black seraya mengeratkan gerahamnya.
...Bersambung ...
ada juga gak, trus baby twins dan grey
ada juga gak ceritanya kenapa cepet x
tamatnya kak thor gak puass bacanya
😔
Janagn minum sembarang orang kasih black. Nyawamu ada yg mengincarr