NovelToon NovelToon
System Kematian

System Kematian

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Dikelilingi wanita cantik / Murid Genius / Perperangan / Spiritual / Epik Petualangan / Barat
Popularitas:7.7k
Nilai: 5
Nama Author: m. hussein maliki

seorang pria bernama kaito yang hidup di kos-kosan murah seketika mendapatkan kekuatan untuk membunuh orang lain dengan instan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon m. hussein maliki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kehidupan di sekolah

Keesokan harinya, Kayla bangun pagi lalu menatap Grace dengan penuh senyuman, Kayla pun menatap ke alarm lalu menyadari kalau sekarang jam 5 pagi, sedangkan sekolah mulai jam 7, jadi Kayla bermain dengan ponselnya terlebih dahulu, Grace pun bangun lalu menatap Kayla yang bermain ponsel dan masih mengenakan pakaian tidur. "hey, Kayla apakah kau tidak mandi, bukankah sudah kubilang wanita itu harus mandi ketika sudah bangun" tegur Grace.

Kayla memasang wajah kecewa, Grace langsung menyuruh Kayla untuk mandi namun Kayla tetap ingin bermain, dengan cepat Grace menyeret Kayla untuk mandi, pada akhirnya mereka mandi bersama. di dalam kamar mandi, Kayla hanya menutup mata sembari menikmati air hangat, Grace menatap Kayla dengan senyuman lembut. "kau tidak perlu menutup mata lagi Kayla, kita sekarang sesama perempuan" ungkap Grace.

Kayla pun menatap Grace dengan lembut lalu mencoba menikmati tubuh barunya. selesai mandi, mereka berdua memakai seragam sekolah. "mengapa harus rok mini seperti ini sih, sungguh menyebalkan" ujar Kayla.

Grace hanya bisa pasrah saja karena ini memang peraturan sekolah, mereka pun berangkat ke sekolah dengan taxi. Sampainya di sekolah, terlihat kerumunan siswa yang sangat banyak jumlahnya. "kita di kelas 10-B kan, sepertinya akan ada pelajaran olahraga, apakah kau membawa baju olahraga, Kayla?" tanya Grace.

Kayla dengan malu memegangi rok mini nya, Grace hanya menunjukkan wajah sedikit kecewa. "aku lupa bawa baju olahraga, karena aku lupa saat sedang membereskan baju" jawab Kayla.

Grace sadar lalu masuk ke kelas bersama Kayla, terlihat banyak siswa dan siswi yang menyapa Kayla dan Grace. "sepertinya sebagai siswi tahun ajaran pertama kita cukup beruntung karena banyak sekali teman yang menanti kita" ungkap Kayla.

Kayla pun duduk bersama salah satu siswa perempuan bernama Fira, mereka berdua saling berkenalan dan cukup banyak interaksi yang dilakukan. "mungkin lebih baik jika aku menjadi murid perempuan terpintar, namun jika itu terjadi aku akan sangat populer dan bisa-bisa peneliti mencurigai ku, lebih baik jadi murid biasa saja deh" isi hati Kayla.

saat istirahat, Kayla dan Fira pun makan bersama dengan grup murid perempuan, Grace juga ikut bergabung untuk makan bersama, terlihat para siswa menatap grup perempuan dengan tatapan aneh. "hey, lihatlah Kayla, aku penasaran jika dia memakai baju olahraga akan jadi seperti apa" ujar siswa.

Para siswa membicarakan murid wanita, sedangkan murid wanita membicarakan siswa kecuali Kayla karena dia tidak ada ketertarikan sama sekali. "eh, benarkah jadi Kayla kurang tertarik dengan pria?" tanya Fira.

Kayla menatap Fira dengan wajah resah. "yah, begitulah karena para pria selalu saja seperti itu membuatku tidak tertarik" ungkap Kayla.

Grace menatap tajam Kayla, sedangkan Kayla langsung khawatir karena Grace terlihat kesal. "mungkin karena belum sesuai dengan apa yang kau inginkan, jadi kau kurang tertarik" ucap Grace.

Kayla hanya bisa diam dengan wajah sedikit malu, selesai makan para wanita pergi ke ruang ganti baju wanita. Sampainya di ruang ganti baju, para murid wanita mengganti baju mereka menjadi baju olahraga namun Kayla tidak mengganti bajunya. "Kayla kenapa kau tidak ganti baju, apakah kau malu?" tanya Fira.

Kayla dengan wajah malu menatap ke bawah. "s-sebenarnya aku lupa membawa baju olahraga" jawab Kayla.

Semua murid wanita yang di ruang ganti langsung terkejut, Kayla hanya bisa merenungi kesalahannya. "itu hal biasa Kayla, aku juga pernah mengalami hal yang sama saat SMP namun karena hal itulah aku jadi lebih memperhatikan barang bawaan ku" ujar Fira.

sampainya di lapangan hanya Kayla saja yang masih memakai seragam sekolah, terlihat semuanya sedang berolahraga dengan bahagia. Selesai pelajaran olahraga, Grace duduk bersama Kayla, dengan lembut Kayla menaruh air minum di wajah Grace, lalu Grace mengambil air minum yang telah diberikan oleh Kayla. "kerja bagus, kita berhasil melewati hari pertama" ucap Kayla.

Grace dengan senyum lembut menatap Kayla. "ya, kita telah berhasil melewati hari pertama yang sangat melelahkan" ujar Grace.

Kayla menatap matahari yang mulai terbenam. "rasanya seperti ada yang kurang dalam hidup ku dan seperti ada dunia aneh yang selalu ada di pikiran ku" isi pikiran Kayla.

Pulang sekolah, Kayla sedang membersihkan kelas. selesai membersihkan kelas, terlihat siswa laki-laki yang menunggu di luar kelas. "k-kayla ada sesuatu yang ingin ku katakan padamu" ungkap siswa laki-laki.

Kayla menatap siswa laki-laki dengan tatapan penasaran. "apa yang mau kau katakan, cepatlah aku harus pulang" seru Kayla.

siswa itu menarik nafas dalam-dalam, Kayla penasaran dengan apa yang ingin dibicarakan oleh siswa itu. "Kayla sebenarnya aku menyukaimu, tolong jadilah pacar ku" ungkap siswa itu.

Kayla dengan terkejut bahkan sampai jatuh ke lantai. "eh, kau serius karena kau kan murid dengan nilai tertinggi saat tes masuk" balas Kayla.

Siswa itu dengan sangat berani mendekati Kayla sampai dekat sekali. "ya, aku sangat serius karena itulah tolong jadilah pacarku" ungkap siswa itu.

Kayla pusing karena bingung harus menjawab apa, tapi pada akhirnya Kayla tetaplah dirinya. "untuk sekarang kita berteman dulu saja, karena aku juga belum mengenalmu dengan lebih dalam" balas Kayla.

Siswa itu menerima keputusan Kayla lalu pergi pulang. Sampainya di apartemen, Kayla langsung berbaring di kasur. "hey, Grace aku melihat di mimpi ku ada dunia yang indah namun berbahaya, di mimpi itu ada aku dan beberapa orang yang tidak ku kenal, bagaimana pendapatmu tentang mimpi ku?" tanya Kayla.

Grace menatap Kayla dengan tajam mencoba memahami mimpi dari Kayla. "aku juga tidak tau, mimpi mu itu aneh sekali" jawab Grace.

Kayla mengambil ponsel nya, seketika siswa yang menyukainya tadi menelepon Kayla, dengan lembut Kayla mengangkat teleponnya. "Kayla, maukah besok kita bertemu di kafe, untuk bisa lebih dekat" ucap siswa.

Kayla tersenyum lembut, Grace menatap kebingungan dengan sifat Kayla. "baiklah, aku akan datang sore hari saat pulang sekolah" ujar Kayla.

Telepon ditutup, Grace langsung memeluk Kayla. "Kayla aku takut sendirian jadi mandi bareng yuk?" tanya Grace.

Kayla dengan wajah sedikit terkejut namun masih bingung. "eh, baiklah jangan mengejutkan ku seperti itu" jawab Kayla.

Mereka berdua masuk ke kamar mandi, lalu masuk ke bak mandi. "fuhh, rasanya nyaman sekali, aku seperti melayang di udara" ungkap Grace.

Kayla hanya menatap dirinya yang sekarang. "memang benar rasanya sangat nyaman" ujar Kayla.

selesai mandi mereka berdua memakai pakaian tidur, lalu berbaring di atas kasur, terdengar suara teriakan dari luar, Kayla melihat keluar jendela lalu menyadari ada beberapa penjahat yang datang ke apartemen ini, penjahat itu sudah mulai membunuh penjaga yang ada di luar apartemen. "Grace, kita harus berjaga-jaga lagi, lihatlah kejadian apa yang terjadi di luar" ucap Kayla.

Grace bangun dari kasur lalu melihat keluar jendela, seketika wajahnya dibuat terkejut dengan sekelompok penjahat yang sudah menghabisi nyawa para penjaga. "Kayla ayo lari ke lantai atas, kita harus bisa bersembunyi" seru Grace.

Kayla dengan wajah santai menatap keluar jendela, seketika sekelompok penjahat itu tewas tanpa sebab. Keesokan harinya, Kayla dan Grace pergi ke sekolah bersama. "hey Grace, mengapa para laki-laki selalu mengincar wanita ya?" tanya Kayla.

Grace tertawa karena pertanyaan Kayla itu harusnya dapat dijawab sendiri. "ya karena para laki-laki menyukai lawan jenis nya yaitu perempuan, jadi mereka mengincarnya" jawab Grace.

Sampainya di sekolah, Kayla datang ke kelas lalu duduk di meja nya. ketika istirahat, Kayla sedang berjalan-jalan di lorong sekolah bersama dengan Fira, seketika terlihat ada siswa paling terkenal, bahkan semua wanita sudah pasti menyukai nya, Kayla pun bingung dengan tubuh wanita miliknya karena secara tiba-tiba menyukai siswa itu. "sepertinya dia juga memiliki kekuatan, dari yang ku sadari kekuatan dia adalah pesona atau membuat wanita yang berada di jarak 10 meter langsung jatuh cinta dengan pria itu" isi pikiran Kayla.

Siswa itu menatap Kayla dengan tajam, seketika tubuh Kayla mendekat ke siswa itu. "ada apa cantik, sepertinya kau sedang ada masalah?" tanya siswa.

Kayla menatap siswa itu dengan tajam, sulit bagi Kayla untuk keluar dari pengaruh dengan jarak 10 meter. "ah, tidak apa apa kok, saya hanya sedang berjalan-jalan melihat-lihat sekolah" jawab Kayla.

Siswa itu menatap tajam Kayla, seketika Kayla menjauh keluar dari area kemampuan siswa itu, lalu berlari ke toilet wanita. Sampainya di toilet wanita, Kayla muntah darah seperti diberikan racun yang parah. "sepertinya ada racun yang membuat pikiran kosong lalu menyakiti sangat target, kekuatan dia cukup berbahaya, lebih baik mati saja" ucap kayla.

Seketika siswa yang ada di lorong itu mati tanpa sebab. Pulang sekolah, Kayla berjalan menuju ke cafe yang sudah dijanjikan oleh siswa yang menyukainya. Sampainya di cafe, Kayla melihat siswa itu dengan wajah lembut, mereka berdua duduk bersama sembari berbincang sebentar. Setelah beberapa saat, mereka berdua pulang ke rumah masing-masing, sedangkan Kayla langsung di ancam dengan pistol saat sedang berjalan menuju ke apartemen. "Kayla kau sudah keterlaluan dengan merenggut siswa itu dari ku, kau seharusnya mati" ujar siswa perempuan itu.

Kayla mengangkat tangannya, siswa perempuan itu mengajak Kayla ke sebuah tempat yang tidak ada orang yang lewat sama sekali. Sampainya di tempat yang sepi, siswa perempuan itu mengarahkan pistol ke kepala Kayla. "hey, Kayla aku memerintahkan mu untuk angkat rok mu" perintah siswa perempuan itu.

Kayla mengangkat rok nya, seketika 3 laki-laki dengan tubuh besar muncul untuk menyerang Kayla. "sudahkan kalau begitu kalian, matilah" ucap Kayla.

Kayla merapihkan rok nya kembali, lalu menurunkan nya agar menyembunyikan celana dalamnya, seketika 4 orang yang menyerang Kayla termasuk siswa perempuan itu, mati. Sampainya di apartemen, Kayla dan Grace makan malam bersama sembari menikmati pemandangan langit melalui jendela. "indahnya, seperti ikat rambut ku yang menyerupai bulan" ungkap Kayla.

"ya, kau memakainya ketika sedang berolahraga saja" ujar Grace.

Kayla pun memakai ikat rambut bulan miliknya. "sudah kan, memangnya aku terlihat cantik dengan ikat rambut ini?" tanya Kayla.

Grace tersenyum lembut, menatap Kayla. "sangat cantik, seperti putri bulan dalam cerita kuno" jawab Grace.

selesai makan, Kayla berbaring di kasur lalu tertidur, Grace memeluk Kayla lalu tertidur juga, mereka berdua tidur bersama dengan bahagia.

1
cepy
keren dan menarik, semangat terus
Riou
bagus kak lanjut untuk perkembangan karakternya
Meta greats
up terus
calliga
Up
calliga
Semangat terus ya thor
HUSEIN OFFICIAL: siap, terima kasih atas dukungannya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!