NovelToon NovelToon
SECRET BABY

SECRET BABY

Status: tamat
Genre:Lari Saat Hamil / Anak Genius / Pernikahan Kilat / Wanita Karir / Tamat
Popularitas:625k
Nilai: 5
Nama Author: Sensen_se.

Follow IG @Sensen_se

Tak kunjung hamil, Sofia harus menerima hinaan, cacian, gunjingan dari suami beserta keluarganya. Sofia tidak tahan, ia kabur setelah tepat dua tahun pernikahannya.

Reza Reynaldi—suami Sofia menganggap, wanita itu tidak akan pernah bisa bertahan dengan kerasnya hidup di luar sana. Karena selama ini, Sofia hanya menjadi ibu rumah tangga saja.

Siapa sangka, mereka dipertemukan lagi 8 tahun kemudian, dalam kondisi yang berbeda. Sofia menjadi wanita karir yang hebat didampingi seorang anak kecil berusia 7 tahun yang memiliki talenta luar biasa.

Penyesalan besar pun seketika merajai hati Reza, ketika tahu bahwa itu darah dagingnya. Ia bertekad untuk mengejar cinta Sofia lagi.

Akankah mereka bisa bersatu kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sensen_se., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29 : Melunak

Menunggu, adalah sesuatu yang sangat membosankan bagi semua orang. Tak terkecuali Reza dan Nino, yang kini tengah mondar mandir di ruang kerja Sofia. Yang ditunggu sedari tadi sama sekali belum muncul. Padahal malam mulai merangkak naik.

“Capek?” tanya Reza menatap putranya.

“Demi mama!” Semangat Nino seolah tak ada habisnya.

Senyum tipis terulas di bibir Reza. Ia duduk di sofa dan menepuk pahanya, sebagai isyarat agar Nino tidur di pangkuannya.

Bagaimanapun juga, bocah itu masih kecil. Tenaganya tak sebanding dengan pria dewasa. Lelah memang begitu terlihat dari raut wajah tampannya. Meski bibirnya terus mengelak.

Nino bersemangat dan segera merebahkan tubuhnya. Kepalanya berada di pangkuan sang ayah. Dengan sentuhan berulang, tak butuh waktu lama, Nino terlelap.

Reza menatapnya lekat-lekat. Anak itu jauh lebih baik darinya. Sejak sore, sibuk membantunya, lalu mengajak salat di musholla kantor ketika tiba waktunya, hal yang benar-benar membuatnya malu. Kewajiban yang telah lama ia tinggalkan.

 Tubuhnya membungkuk, menjatuhkan ciuman di kening Nino. Hatinya terasa menghangat dengan dada bergetar. “Maafin Papa, Nino. Papa janji, mulai sekarang akan menjaga Nino,” ucapnya dengan suara parau.

...\=\=\=\=ooo\=\=\=\= ...

Jarum jam hampir mendekati pukul 9 malam. Reza menoleh ke arah pintu. Hatinya gusar membayangkan Sofia berperang seorang diri di sana. Ia paham bagaimana posisi Sofia saat ini.

Ceklek!

Tak berapa lama, akhirnya Sofia kembali. Wanita itu tampak terkejut ketika menemukan Reza di ruangannya. Panik seketika merajai hatinya. Buru-buru ia menutup pintu.

“Kamu ngapain masih di sini, Mas?”

“Sssttt.” Reza meletakkan jari telunjuk di mulutnya. Kemudian menunjuk ke pangkuan.

Penasaran, Sofia melongokkan kepala dan melangkah lebih panjang. “Aku kira dia udah pulang,” ucapnya pelan.

“Kamu sudah selesai?” tanya Reza perhatian.

Dari raut wajah dan embusan napas berat Sofia, menunjukkan betapa lelahnya dirinya saat ini. Kepalanya menggeleng pelan, “Kalau sampai kalah di pengadilan, aku akan bertanggung jawab,” gumamnya tak bersemangat.

Ingin rasanya Reza memeluk wanita itu untuk memberi kekuatan. Tetapi Reza menahan diri. Ia harus bersabar, agar Sofia tidak semakin ilfeel terhadapnya.

‘Aku akan menjemputmu di sepertiga malam, Sofia,’ gumamnya teringat dengan ucapan Nino, yang menyadarkannya. Bahwa semua yang ada di dunia ini milik Allah, maka ia harus memintanya melalui Allah pula.

“Jangan takut kalau kamu tidak salah. Dan jangan mudah percaya sekalipun sama orang terdekatmu,” saran Reza membuat Sofia terdiam sejenak. “Ayo aku antar pulang.”

“Aku bawa mobil sendiri, Mas,” tolak Sofia membereskan meja kerjanya.

“Iya, aku yang nyetir. Kamu lelah banget kelihatannya. Tenang aja, nanti aku langsung pulang,” balas Reza meyakinkan.

“Emm.” Hanya itu sahutan Sofia.

Dalam hati tentu Reza bersorak. Ia segera menggendong Nino dan membawanya keluar. Mereka berjalan beriringan, berpapasan dengan Widya di parkiran.

“Kamu, ah. Ada hubungan apa dengan OB ini, Sof?” tanya Widya.

Enggan menjawab, Sofia hanya melempar senyum sembari mengangguk. Bukan karena marah atau sakit hati, tapi pikiran Sofia benar-benar kacau dan tengah berpikir keras. Sehingga tidak begitu banyak bersuara.

“Sini kuncinya,” ucap Reza setelah Sofia menekan kunci mobilnya.

Reza meletakkan Nino di jok belakang, membuka pintu untuk Sofia lalu ia duduk di balik kemudi. Reza melajukan mobil perlahan, menyalakan klakson sebagai pertanda berpamitan pada Widya.

Sepanjang perjalanan mereka hanya diam tak bersuara. Reza memaklumi itu. Ia pun tidak ingin membuat mood Sofia semakin kacau.

“Mas, besok boleh minta tolong?”

“Apa pun akan aku lakukan,” sahut Reza enteng.

“Nino harus latihan di studio perusahaan label musik jam 8. Tolong anterin ya. Kamu jam segitu udah nggak ada kerjaan ‘kan?” tanya Sofia, takut esok tidak sempat mengantar Nino. Memang Tama menawarkan, tetapi ia tidak nyaman putranya bersama orang asing. Takut akan meminta imbalan.

“Siap 86!” sahut Reza mantap. 'Ternyata benar kata Nino. Tuhan maha baik,' gumamnya dalam hati tersenyum senang ketika hati Sofia melunak. Entah karena ia sedang punya masalah, atau memang sudah benar-benar melunak. Reza tidak peduli.

Sesampainya di kediaman Sofia, Reza menggendong Nino hingga kamarnya. Sesuai ucapannya, pria itu langsung segera kembali. Namun, bukan ke rumah kontrakannya. Akan tetapi kembali ke kantor.

Dengan diantar ojol, Reza pun kembali sampai di kantor. Ia berkata pada satpam ada sesuatu yang tertinggal. Untungnya masih memakai seragam OB-nya. Jadi mudah mendapat akses masuk.

“Huft, semoga bisa mendapat bukti jelas!” ucap Reza meraih helm, ponsel miliknya dan juga milik Nino.

Barulah ia pulang ke rumah untuk melihat keseluruhan meeting tadi. Berharap, bisa menangkap permasalahan pokok sekaligus pelakunya.

Tanpa mengganti pakaian, Reza langsung menyambungkan seluruh rekaman ke laptopnya. Memutar video itu satu per satu.

 

 

Bersambung~

1
Yus Nita
bak kata pepatah y..
buah jatuh gakjauh dati pohon ny
Yus Nita
bantu jawab y nino
itu orng stress yggaknerima kenyataan 😃😃😃
Yus Nita
preetttt...
Yus Nita
mampis lo kan Reza. .
Yus Nita
anak dan ibu sama saja kelakuan n
mirissssss
Yus Nita
ini model suami yg di rindu kan Neraka.
jijik melihat istri yg menutuo aurat ny.
maalah bangga dengan yg memperronton kan tubuh ny pada orang lain.
Katherina Ajawaila
Reza, ngk salah tuh nyebut lg sofia ku, jijik x, ngimpi ya
Katherina Ajawaila
sombong nua jd suami, ngk mikir makmur nya suami itu juga pasti karnaseport istri, kalau suami mau jujur y
Yuliana Purnomo
ceritanya mau menjebak Sofia,, hahahah kalah telak yani,, yg ke jebak anknya sendiri
Yuliana Purnomo
kalau reza cerdik,, selama seminggu bersama Nino,, ambil kek rambut nya untuk tes DNA,, kalau dia penasaran Nino anak siapa?
Yuliana Purnomo
ampun ampun deketin ank kecil,, haknada kalem. kalemnya yaa disangka penculik lah
Yuliana Purnomo
kalah sm anaknya (Reza) ,, pengertian nya tingkat dewa walaupun masih kecil
Yuliana Purnomo
karakter reza emang sepayah itu yaa,, walaupun udah pisah lama,, tapi kog masihh aja egois nya ituuu looh
Yuliana Purnomo
haleeeehh sekarng aja nyebut Sofia ku,,, kemarin kmren ngapain aja bung
Yuliana Purnomo
halaahhhhh reza reza,, kasep kamu baru menyadari betapa pentingnya kehadiran istri mu
Yuliana Purnomo
tunggu aja,, gak lama lagi kamu bakalan menyesal
Adelia Rahma
Luar biasa
Mazree Gati
UNTUNG BACA ENDINYA DULU,, RUJUK,, MENGECEWAKAN
@ni
t o p b g t ❤️❤️❤️❤️❤️
Omha Achun
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!