NovelToon NovelToon
Bukan Surrogate Mother

Bukan Surrogate Mother

Status: tamat
Genre:Ibu Pengganti / Tamat
Popularitas:1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Devi21

Karena balas budi, Kailani bersedia mengandung calon bayi dari pria yang sama sekali belum ditemuinya. Namun, apa jadinya jika pria tersebut ternyata adalah sang mantan terindah yang ditinggalkannya karena tuntutan sebuah keadaan?

Apakah yang akan dilakukan sang pria yang ternyata masih mencintai Kailani dalam diam dan dendam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Devi21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akhirnya

Kenzo menarik napas panjang. Ternyata, menghadapi Kailandra jauh lebih membutuhkan kesabaran dibanding menghadapi rengekan Keiko atau pun Kenzi. Masih saja pemikiran pria tersebut tertutupi dengan cinta yang bergeser jadi benci secara membabi buta.

"Apa pedulimu pada Kailani? Kenapa sampai perlu kamu bertanya padaku? Mengingat kepintaranmu berbisnis dan bernegosiasi dengan klien, tidak bisakah dipakai sedikit saja untuk melihat permasalahanmu dengan lebih jernih? Bukankah sudah aku jelaskan dari awal alasan apa yang membuat dia menikah denganku? Apa perlu aku mengulanginya?"

"Aku sudah mencari tau masalah itu, pemegang saham tidak ada yang berubah. Jelas perusahaanku tertolong bukan karena kalian apalagi karena Kailani," sahut Kailandra.

Kenzo tersenyum sinis. "Dan kamu tidak berpikir kenapa mereka yang sudah menarik dan melepas diri dari pemegang saham, tiba-tiba kembali datang dengan membawa modal yang lebih besar? Pendek sekali cara berpikirmu, Kai?"

Kailandra terdiam. Menyadari keteledorannya yang tidak menggali informasi sejauh itu. Sedikit kebencian saja tidak baik, apalagi kebencian yang berlebihan seperti ini. Segala akal jernih menjadi tertutup. Segala yang nampak pada diri Kailani, tidak lebih dari sekadar kepalsuan dan keburukan di mata Kailandra.

"Asal kamu tahu, Kai. Apa yang dilakukan Kailani untuk kebahagiaanmu sudah cukup. Jika kamu berpikir dia mengandung anakmu karena uang, kamu benar-benar picik, Kai. Kailani melakukannya karena dia mempunyai hutang budi yang teramat besar pada istrimu. Andai dia tau akan mengandung anakmu, jelas dia akan menolak. Tapi bagi Kailani, janji dan hutang budi, jauh lebih penting di atas segalanya." Kenzo menjeda ucapannya. Menarik napas panjang untuk meredam emosinya yang perlahan mulai naik.

"Istrimu pernah menjadi dewi penolong bagi Kailani. Disaat aku menghancurkan hidupnya karena kecemburuanku terhadap kamu. Asal kamu tahu, dua bulan kami menikah, aku menceraikannya tanpa memberinya apa pun. Bahkan setiap kali dia bekerja di tempat yang aku tau, aku sengaja menyuruh pemiliknya untuk memecat Kailani. Kamu tau kenapa? Karena usia kehamilannya terhitung terlalu cepat untuk pernikahan kami. Terlebih lagi, Kailani bukan lagi perawan saat malam pertama kami."

Kailandra menundukkan wajahnya. Kata-kata Kenzo di ujung kalimat sungguh membuatnya menjadi teringat kembali dosa yang tidak pernah dia sesali hingga saat ini.

"Tidak semua hal bisa dinilai dengan uang, Kai. Apalagi bagi Kailani. Bercerai denganku, dia tidak menuntut dan mendapatkan apa-apa. Sampai sekarang, dia masih bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Dan masalah Kalvin, dia juga bagian dari rencana istrimu. Kalvin hadir di samping Kailani karena istrimu jelas tidak ingin kamu berdekatan dengan mantan calon istrimu lagi. Terserah kamu percaya atau tidak. Urusan kita selesai." Kenzo bergegas meninggalkan Kailandra, karena ponselnya sedari tadi sudah terus bergetar. Pertanda Keira sudah tidak sabar menunggunya.

Meski jawaban Kenzo tidak sedikit pun menjawab keresahannya, Kailandra mulai tergerak untuk membuktikan satu hal lebih cepat. Dia tidak ingin menunda dan membatasi lagi pergerakannya. Melalui sambungan telepon selular, Kailandra menghubungi seseorang dan meminta sosok yang diajaknya bicara itu untuk segera menemuinya di kantor.

Dua jam berlalu setelah menunggu dengan harap-harap cemas, akhirnya sosok yang ditunggu Kailandra sampai juga di ruangannya.

"Ini rekening koran atas nama bapak yang digunakan oleh Bu Karina. Dan yang ini adalah rekening koran atas nama Bu Karina sendiri." Seorang perempuan bernama Komala menyodorkan dua map berbeda warna pada Kailandra. Perempuan tersebut adalah pegawai bank yang khusus menangani transaksi perbankan Kailandra. Hal tersebut sangat wajar mengingat Kailandra adalah salah satu nasabah prioritas pada bank tempatnya bekerja.

Kailandra meneliti setiap detail laporan yang ada di depannya. Sesekali dia meminta pegawai bank itu untuk melakukan penyempitan pencarian dengan melakukan filter khusus melalui aplikasi office.

"Tidak ada dana keluar yang dikeluarkan sebesar itu, Pak. Transaksi terbesar dan dilakukan beberapa kali, ditujukan untuk pemilik rekening atas nama Khalid Abdullah."

Jawaban Komala jelas membuat pikiran Kailandra langsung tertuju pada dokter yang menangani program bayi tabungnya selama ini.

"Oke, sendirikan setiap transaksi yang ditujukan untuk nama itu. Email ke saya sesegera mungkin. Sementara cukup. Satu hal lagi, blokir semua kartu pribadi atas nama Karina, untuk card atas namaku yang dipegang dia, beri saja limit terendah," perintah Kailandra sembari bersiap meninggalkan ruangannya kembali.

Tanpa memedulikan Komala si banker nasabah prioritas, Kailandra langsung meminta driver bersiap menunggunya di lobby. Tidak ingin membuang waktu, pria tersebut ingin segera menuntaskan urusannya dengan Dokter Khalid.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, Kailandra sampai juga di depan tempat yang ditujunya. Butuh sedikit gertakan untuk membuat Dokter Khalid mau menemui Kailandra.

"Jika kamu ingin ijin praktekmu tidak dicabut dan kariermu tidak hancur, jelaskan semua dengan detail padaku. Sertakan bukti-bukti yang nyata. Dari awal sampai akhir proses bayi tabung Karina dan juga Kailani," tekan Kailandra. Seperti biasa, tanpa basa basi terlebih dahulu.

Khalid tentu saja langsung terkesiap. Meski Karina sudah menghubunginya perihal terbongkarnya kebohongan kehamilan Karina. Namun, Khalid sama sekali tidak menduga jika Kailandra bergerak secepat ini.

"Pikirkan baik-baik jawabanmu. Berani berbohong lagi, saya jamin karier kedokteranmu akan berakhir detik ini juga," ancam Kailandra sebelum Khalid sempat mengucapkan sepatah kata apa pun.

Khalid menarik napas panjang. Kini dokter tersebut mulai mengalami dilema. Baik Kailandra dan Karina, tentunya mempunyai ancaman masing-masing yang bisa saja menghancurkan kariernya. Kini pria tersebut harus berpikir lebih cepat dan cerdas. Keberpihakannya pada salah satu di antara Kailandra dan Karina, jelas menentukan arah hidupnya ke depan.

"Cukup berpikirnya, Dokter. Waktu anda sudah habis. Tiga puluh detik dari sekarang Anda tidak mengeluarkan penjelasan apa pun. Jangankan gelar dokter, menyandang nama Khalid saja Anda tidak akan sanggup." Lagi-lagi Kailandra memberikan ancaman yang tidak main-main.

"Saya tidak akan jelaskan apa pun. Saya hanya akan memberikan data Ibu Kailani dan Ibu Karina pada Bapak." Khalid membuka laci di bawah mejanya yang terkunci rapat. Diambilnya dua file dengan warna map yang sama namun tertulis jelas nama yang berbeda di bagian depan sampul map tersebut.

"Jangan mencoba main-main dengan saya, Dok," ucap Kailandra, dingin dan terdengar sangat mengintimidasi.

Dalam hitungan detik, map tadi sudah berpindah tangan pada Kailandra. Beberapa istilah kedokteran yang tidak dipahami, membuat pria tersebut kembali mencecar Khalid dengan berbagai pertanyaan. Tidak ada yang membuat Kailandra terkejut saat membaca laporan awal Karina. Namun, semakin menuju halaman akhir, tidak bisa dipungkiri detak jantung Kailandra mulai berdebar lebih cepat dari biasanya.

Laporan laboratorium yang menyatakan sel telur Karina bermasalah dan tidak bisa dibuahi. Seketika membuat Kailandra gemetaran. Beralih pada file milik Kailani. Perasaan Kailandra semakin tak menentu.

"Tidak, bagaimana jika Kailani bukan sekedar surrogate mother? Bagaimana kalau ternyata dia juga ibu biologis dari anak-anakku?" gumam Kailandra dalam hati sembari membuka lembar demi lembar rekam medis Kailani selama menjalani proses bayi tabung.

Map di tangan Kailandra tiba-tiba terlepas dari genggamannya. Luruh hingga jatuh menyentuh lantai. Tangan pria tersebut tampak gemetaran. "Kai, takdir apa lagi yang mempermainkan kita? " lirihnya sembari menggelengkan kepalanya kuat-kuat.

1
Mastini M. Pd
keren Thor....Tq ya....sukses selalu
KArmila Siregar
namanya semua mirip revot bacanya/Doubt//Doubt//Doubt//Doubt//Doubt//Doubt//Doubt//Doubt/
Inayah Riyadi
sedikit baca iklan nya yang banyak bikin males baca
Christine Hakim
bukan puyeng lg, kalo dipanggilnya singkat cuma kei, lebih kali bisa mabok, kei yg mana ni, wkwwkwk
Ria Lita
si Kenzo buat riweh ya
Zizie Malek
🙊🙊🙊🙊🙊🙊🙊
Zizie Malek
Alur ceritanya bagus tapi nama namanya bikin bad mood 🥴🥴🥴🥴. Tolong lebih bervariati Thor. Apakah d dunia ini hanya yang ada huruf K.

Kadang pembaca ini membaca untuk menenangkan fikiran tapi karyamu yg hanya STUCK pada 1 huruf boleh bikin pikiran pembaca jadi stress 😔😔😔 & aku salah 1 pembaca yg sekarang sudah stress 😒😒😒
Dini Armaini Damanik: ,##2,2
total 1 replies
sansan
astaga.. panggilan sayang nya bikin merinding...😂😂😂😂
sansan
kailandra sama Kelvin masih oke mereka single.. tp ini lohhh Kenzo.. mendadak mau ngajak nikah Kailani.. pdhl keira sedang hamil ... hadohhh... triple K bikin puyeng mbak Kai aja
sansan
othor nya penggemar huruf K... bagus sihh cerita nya.. Tpi terkadang masih bingung dgn nama" nya... soalnya nama panggilan nya sama...
Mastini M. Pd
walau awalnya sempat bingung dg membedakan nama² tokoh yg awalannya K semua dan mirip².... tp akhirnya sy bs hafal/Grin/...dan yg utama adalah ceritanya keren abies.....sukses selalu dan tq Thor sdh membuat cerita yg ciamik.....
Risna Wati
Buruk
yuiwnye
pokok e tokoh di cerita mu ini berawalan K ya, thuor 😆😆
Ria Lita
Buruk
susy suchandra
kenapa noveltoon ni terlalu banyak iklan ya, sampai ngeh liat iklan terus
sansan: mkn karena gratis kak.. makanya skrg makin bnyk iklan nya..
total 1 replies
yuiwnye
menutupi kebohongan hanya dg kebohongan sampai kapan??🥺🥺
Ria Lita
kapan sih terbongkar nya jujur bosen aku baca nya
Afifah
terimakasih
Shifa Burhan
tantangan untuk novel wanita
jika hampir disetiap novel kalian kalian pasti hadirkan sosok lelaki lain yang begitu baik dan peduli pada pemeran utama wanita seperti sosok KELVIN, kalian bungkus intaksi mereka dengan embel peduli pada sahabat, menganggap saudara, melindungi orang yang disayang,dll

apakah novelis wanita berani juga hadirkan sosok wanita lain yang baik dan begitu peduli pada sosok pemeran utama pria (suami), dengan embel peduli pada sahabat, dan anggap saudara atau melindungi orang yang disayangi


saat kalian hadirkan sosok kelvin yang begitu tulus dan selalu ada untuk melindungi kailani, berani tidak kalian berlaku adil hadirkan juga wanita lain yang tulus, dan selalu ada untuk melindungi kailandra

karena wanita itu mahluk egois
tidak ada wanita yang boleh menyukai suaminya kalau ada wanita itu wanita pelakor
tapi mereka akan kebaperan bila ada pria lain yang menyukainya dan akan menganggap pria itu pria baik2 dan tulus
Arie Chandra
aduh ada kambo... apa kambo lg kabur dr tahanan
D᭕𝖛𝖎𖥡²¹࿐N⃟ʲᵃᵃ࿐: sambo, kak.... sambo
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!