NovelToon NovelToon
Third Life

Third Life

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Time Travel / Chicklit / Tamat
Popularitas:890.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Reiza Muthoharah

Seorang Ratu yang dikenal bengis dan jahat mengalami kekalahan dimana suaminya sang Kaisar memutuskan untuk menceraikannya dan memengal kepalanya dengan tuduhan percobaan pembunuhan terhadap wanita lain milik sang Kaisar

Apalagi sang Kaisar sudah memiliki wanita lain dan memutuskan untuk menikahinya.

Membuat hati Ratu sangat hancur dan di hari eksekusinya dia memohon kepada Tuhan untuk mengubah nasibnya.

Dia tidak bisa meninggalkan putri kecilnya yang besar tanpa seorang ibu...

Apa Tuhan bisa mengabulkan doa dari sang Ratu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reiza Muthoharah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersentuhan

Setelah meninggalkan taman tadi Annelise berada di ruang tamu bersama Kaisar Abraxas yang juga berada di seberangnya. Mereka saling terdiam tanpa mengatakan apapun suasana terasa canggung.

Sampai dimana Annelise membuka pembicaraan.

" Jadi, apa ada yang anda ingin bicarakan bukannya saya harus segera kembali ke kediaman saya hari ini?" ucap Anne yang bertanya tanpa sadar memiringkan kepalanya.

Kaisar Abraxas memalingkan wajahnya melihat tingkah Annelise yang tanpa di sadari olehnya menggemaskan.

" Saya hanya ingin mengundang anda untuk acara perburuan besok. Jadi saya harapkan anda menerimanya." ucap Kaisar Abraxas mengundang Annelise untuk berburu.

Annelise terkejut mendengar undangan Kaisar Abraxas. Mengingat masa lalunya dirinya sama sekali tidak pernah di undang perburuan apalagi ia mengingat bahwa besok adalah acara perburuan bersama beberapa pemimpin negara di lima benua.

" Tapi bukannya yang pergi harus orang memiliki pangkat tinggi atau dia adalah anggota kekaisaran. Tapi mengapa anda mengundang saya yang merupakan seorang Lady dan belum melakukan debut kedewasaannya?" tanya Anne heran.

Kaisar Abraxas terdiam sebelum berjalan mendekati Annelise hingga berdiri di depannya. Kaisar Abraxas menatap mata cokelat madu yang membuatnya merasakan terhipnotis tidak ingin melepaskan pandangannya.

Begitu juga Annelise yang tidak bisa mengalihkan pandangannya pada manik biru yang sangat di rindukannya.

Tanpa sadar kedekatan mereka hingga bibir satu sama lain bersentuhan. Tapi Kaisar Abraxas maupun Annelise tidak ingin melepaskan nya. Bibir mereka saling bersentuhan tanpa berniat juga menggerakkannya sampai Kaisar Abraxas memeluk pinggang Annelise sambil menggerakkan bibirnya berciuman.

Annelise yang awalnya terkejut perlahan mulai menerimanya sambil memejamkan matanya dan meletakkan tangannya untuk memeluk leher Kaisar Abraxas.

Mereka berciuman selama 2 menit sampai dimana Annelise mulai melepaskannya karena sudah kehabisan nafasnya begitu juga Kaisar Abraxas yang mengatur pernafasannya.

Sampai dimana Kaisar Abraxas merasa lebih baik dan menyentuh wajah Annelise dengan tangannya yang besar mengelusnya pelan penuh kehati-hatian.

" Aku tidak tahu bagaimana bisa kau membuatku merasa menarik di mataku. Tapi kehadiran mu membuat hidupku merasa berwarna kalau begitu lebih baik kau bermalam lagi malam ini masalah orang tua mu sudah aku hubungi. Selamat siang Lady Annelise saya mengharapkan anda datang besok." ucap Kaisar Abraxas sambil mengambil telapak tangan Annelise yang di perban untuk di kecup.

Annelise hanya diam dengan perasaan karuan sampai dimana Kaisar Abraxas tidak terlihat lagi. Tubuhnya seketika lemas hingga terjatuh di lantai Annelise memegang dada nya dimana ada perasaan berdebar-debar untuk kesekian kalinya. Walau sudah sesusah apapun untuk melupakannya tapi perasaannya tidak pernah hilang lagi. Apalagi mengingat ciuman yang mereka berdua lakukan.

Tanpa sadar Annelise meninttikan air matanya tapi kali ini ia tidak berniat menghapusnya.

" Mengapa aku begitu lemah untuk tidak bisa melepaskannya." ucap Annelise.

Flashback On...

" Hahahaha..."

Suara tawa terdengar di sebuah hutan disusul langkah kaki orang yang sedang berlari.

" Kau tidak bisa mengejar ku." ucap seorang wanita yang berlari menghindari seseorang di belakangnya.

Wanita itu terus berlari sambil tertawa sampai tidak menyadari bahwa pria yang tadi nya di belakangnya sudah berada di depannya dan menangkap nya.

" Sudah aku bilang tidak akan pernah membiarkan kau pergi dari sisiku." ucap pria itu sambil tersenyum lembut kepada wanita nya.

Wanita itu tersenyum sebelum mencium bibir pria itu dengan lembut.

Flashback off...

Countine...

1
Vindy swecut
❤️❤️
Dewi Kasinji
ijin baca kak
Alfa Kristanti
/Heart//Heart//Heart//Heart/
kurnia rahayu
♥️♥️♥️👍👍👍💪💪💪
Ari Peny
kok gk d ceritakan gmn kaisar ingat masalalunya
Ari Peny
baca lg
Sarah
bukannya kalau suaminya Kaisar harusnya istrinya disebut permaisuri yah? ( meski secara predikat mirip-mirip aja sama ratu )
Amilawati
AQ bingung bacanya...
Namira Puja Najya
bukannya mata anne hijau thor
Jade Meamoure
di chapter ini katanya matanya collar madu di beberaap chapter sebelumnya matanya hijau aishh apa dulu udah ada lensa mata ya 😏😏😏
Marlyn Tantang: yaaa...murahan sdh di bunuh tetap sj masih mendamba prettt
total 1 replies
Kasmawati S. Smaroni
semacam hayalan yg kita baca,
Kasmawati S. Smaroni
susah si anne orangnya bucin,
Yanty Mamanofaldyat
cerita nya bagus
Dede Bleher
kisah bagus.tk bertele tele.
keep going Thor
Dede Bleher
ending yg 👍👍👍👍
Dede Bleher
aku tu ya sukaaaaa bangeet dengan cerita transmigrasi ke jaman Kuno
Agustina Agrety Muntu: sama😅🥰
total 1 replies
Aisyah Suyuti
seru
YuWie
raja baik malah jadi antahonis krn anne ngrubah takdirnya frontal.
YuWie
aku wae jengkel..apalagi kaisar.
YuWie
mau mu apa tho An2... saiki cemburu sama Tania. Lagian itu kaisar gak kelas bgt klayapan sak enak e. James yo aneh, sdh pernah diancam kaisar tapi dableg. Apa si Raja gak ada wibawa nya..perasaan di awal di gambarkan sang raja yg menyeramkan, shg semua org takut kepadanya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!