Arizona Debu beterbangan,membawa aroma mesiu dan darah yang belum sempat mengering.Di tengah reruntuhan berdiri dua sosok yang kelak akan menjadi mimpi buruk bagi siapa pun yang mengenal mereka.
Mereka melangkah keluar dari laboratorium tanpa sekali pun menoleh ke belakang.
Beberapa detik kemudian BOOM
Ledakan dahsyat mengguncang langit, Kobaran api raksasa melahap seluruh laboratorium hingga tak menyisakan apa pun selain puing-puing dan abu Cahaya fajar perlahan muncul di ufuk timur, seolah menghapus semua jejak masa lalu mereka.
"Mereka tidak akan berhenti memburu kita" ucap Nayla sambil memandang jalanan yang membentang.
Angga menggenggam kemudi erat. Tatapannya sedingin es, namun dipenuhi tekad yang tak tergoyahkan.
"Biarkan mereka datang, kita lihat siapa predator yang sesungguhnya"ucap angga dingin.
mulai hari itu dunia tidak benar-benar aman bagi mereka, namun mereka tidak akan lari lagi, angga dan nayla akan membunuh siapapun yang akan datang menyerang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KSTARIA MALAM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MENJAGA NAMAMU TETAP UTUH
dua tahun telah berlalu Setelah pertempuran di makau dunia terus berputar tanpa jeda dunia seakan tidak memberi waktu untuk istirahat sebentar.
pagi hari yang cerah menyinari mansion mewah yang berdiri kokoh di tengah kota Seoul, pagi hari Kebahagiaan menghampiri keluarga yas karena sesuatu hal yang telah ditunggu akhirnya datang karena Tuhan telah menitipkan.
diruang keluarga semua berkumpul angga nayla dan anak menantunya "Pa ma ada kabar mengejutkan" arka berkata kepada angga da nayla.
"Ada apa boy ?" angga bertanya kepada arka
arka tersenyum "Alena hamil pa ma" arka menjawab pertanyaan angga.
nayla yang mendengar langsung menutup wajahnya seakan tidak percaya dia mendekati Alena "benar kamu hamil nak?" nayla bertanya kepada Alena.
"benar kamu hamil ?" nayla kembali bertanya kerena masih tida percaya kalau dia akan menjadi nenek nantinya.
Alena mengangguk "Iya maa Hamil 3 bulan" Alena membalas pertanyaan nayla.
Nayla langsung memeluk alena erat karena dia sangat bahagia mendengar kabar ini "terimakasih sudah memberikan mama dan papa cucu sayang" nayla berkata sangat bahagia.
"Alena juga sangat bersyukur ma" Alena membalas perkataan mertuanya.
angga menepuk pundak arka "selamat kamu akan menjadi papa" angga memberi selamat.
wajah arka berubah bahagia "terimakasih kakek haha" arka membalas perkataan angga
Nara tertawa senang "hahahah aku akan jadi aunty" katanya semangat
rayhan menepuk tangganya"akhirnya dapat murid baru" rayhan sangat bangga.
Luna menggelengkan kepalanya tidak setuju dengan kata rayhan"No No...Nanti jadi kejam dan bengis seperti kakak"kata Luna tak setuju
"haha tidak masalah lun" rayhan membalas perkataan Luna.
aura menatap kesal ke Luna dan rayhan "berisik kalian berdua!!" aura kesal kepada mereka.
lalu Kayla dan aura mendekat ke arah Alena dan memeluk Alena bersama cukup erat.
Selamat kak alena akan menjadi mama" Kayla berkata kepada alena! "jangan lupa makan makan sehat" Kayla kembali berkata.
"Iya Bu dokter!!" Alena membalas senyum.
"mamanya aja yang di beri selamat bapaknya tidak diberi selamat ya" arka pura-pura kesal
angga memandang arka"sudah tua dan akan menjadi seorang bapak masih seperti bocah kamu" kata angga kepada arka.
"papa tidak asik" arka membalas kesal kepada angga yang mengejeknya.
perdebatan angga dan arka membuat nayla dan anak-anaknya tertawa karena mereka seperti anak-anak selalu berdebat.
yas high School saat ini tempat arfana dan arsena sekolah mereka saat ini kelas tiga sma tapi di kelas yang berbeda.
kelas arfana saat ini sedang berlajar matematika guru menulis pelajaran dipapan tulis depan
lalu guru matematika membalikan badannya tatapan matanya ke arah fana "arfana kamu maju kedepan kerjakan soal yang sudah saya tulis di papan" guru memerintahkan fana.
tanpa menolak fana melangkah maju kedepan untuk mengejarkan soal perlahan Fana mengerjakan soal yang di papan tulis tidak beberapa soal telah dijawab "Selesai!!" fana berkata kalau pengerjaan soalnya sudah selesai.
guru matematika berdiri memeriksa jawaban fana betapa terkejutnya dia"Bagiamana kamu bisa mengerjakan dengan benar dan cepat fana" kata guru matematika kepada fana.
"Mudah!!" jawab fana singkat.
"Fana kamu silahkan kembali ketempat kamu" guru memerintahkan fana untuk kembali ketempatnya.
"Anak-anak kalian catat yang berada di papan tulis Karena jawaban fana benar"perintah guru matematika.
"Baik bu!!" jawab para murid serentak.
Setelah itu mereka mengerjakan semua yang berada di papan tulis atas perintah guru.
kelas Sena bersebelahan dengan kelas fana kelas Sena saat ini sedang belajar musik karena jadwal hari ini kelas musik.
guru berdiri dari kursinya "Anak-anak siapa yang bisa memainkan piano?" tanya guru kepada para siswa-siswi di kelas
semua siswa Tidak ada yang menjawab pertanyaan guru musik mereka hanya diam termasuk sena.
guru mendekati sena "sena kamu bisa ?" tanya guru musik kepada sena.
sena tidak menjawab pertanyaan guru dia hanya berdiri dan melangkahkan kakinya kedapan menuju tempat piano berada.
melihat sena melangkahkan kakinya kedepan para siswa laki-laki berteriak heboh
salah satu siswa berdiri "Huu sena ku" teriaknya kepada sena.
"semangat sayang ku" siswa lain berteriak heboh.
"sena i love you" lagi lagi teriakan terdengar.
"Anak-anak diam jangan berisik" guru memerintahkan para siswa untuk diam lalu mereka semua menutup mulutnya rapat.
seorang siswi prempuan memasang muka kesal kepada sena "Sialan dasar cari muka" umpatnya kesal kepada sena.
sena membalikan badannya ke arah semua orang "saya akan membawakan sebuah lagu sendu karya saya sendiri berjudul menjaga namamu tetap utuh"
tepukan meriah terdengar dari guru dan teman-temannya karena sena siswa popularitas akan membawakan lagu ciptaannya sendiri.
Sena perlahan menekan tuts piano suara melodi terdengar begitu menyayat hati. Vocalnya yang lembut menambah indah alunan piano dengan penuh penghayatan.
Hujan turun di malam sunyi ini
Perlahan aku teringat kembali
Saat kau pergi tanpa sebuah kata
Menghilang di tengah gelapnya malam
Verse-
Langit kelam seakan bercerita
Tentang dirimu yang melupakan cinta kita
Angin malam selalu berbisik padaku
Bahwa kau takkan pernah kembali lagi
pre -reff
Ku biarkan cinta kita tetap abadi
Meski kini kau telah pergi
Biar dunia terus berputar
Rasa ini takkan pernah pudar
reff-
Akan ku jaga cinta kita selamanya
Walau kau tak lagi di sisiku
Akan ku jaga namamu tetap abadi
Di dalam hati yang menyimpan perih
Semua cerita tentang kita
Kan abadi selamanya, tak akan terganti
Meski waktu memisahkan
Cintaku takkan menghilang
Wahai malam, tetaplah bersamaku
Temani aku merindukannya
Biarkan namanya terus terjaga
Di dalam doa dan air mata
Bridge-
Wahai burung malam, tetaplah di sini
Rembulan malam tidak akan redup
Di setiap malam selalu bersama
Karena di setiap sunyi yang datang
Aku masih menyebut namanya
Seolah dirinya masih ada
Menemani langkah hidupku selamanya
lagu berakhir dengan indah semua orang sangat terpikat lalu tepuk tangan terdengar begitu meriah.
Prok
prok
Prok
guru musik meneteskan airmatanya"Sena terimakasih telah membawakan lagu yang begitu indah dan sangat menyentuh" guru mengucapkan rasa terimakasihnya.
sena menunduk hormat kepada guru "Sama-sama pak semoga lagu saya bisa membawa kehangatan kepada seluruh pendengar" kata sena kepada guru dan semuanya.
kebahagiaan yang datang diantara cinta benci dan rindu yang menggebu-gebu semuanya menjadi satu tidak akan terpisahkan.
BERSAMBUNG....