NovelToon NovelToon
DI ANTARA DUA PELUKAN

DI ANTARA DUA PELUKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen
Popularitas:234.9k
Nilai: 5
Nama Author: Uncle Jo

Masih dalam area bacaan 25 tahun ke atas.



Apa yang terjadi ketika masa pubermu datang, dimana secara psycologi kamu masih labil.

itulah yang dialami seorang pemuda, ketika dalam mencari jati diri, Barno hanyut dalam lingkungan kehidupan yang mengarahkan nya ke petualangan cinta, yang di penuhi gejolak batin.

Dua wanita yang termasuk sepupunya sendiri, Ia terjebak dalam perasaan.

**************

Barno hanya diam, bingung mau menjawab apa. Ia tidak menyangka kalau Suhut akan menagih janjinya beberapa hari yang lalu. Semua itu berawal dari kekesalannya akibat ejekan temannya itu, yang menyatakan kalau dirinya adalah pria cupu dalam hal bergaul dengan wanita.

"Hei, gimana? Kau bilang sudah punya pasangan bebas kemarin. Jadi nggak kita tukar pasangannya," tanya Suhut dengan bibir menukik kebawah, memancarkan sebuah ejekan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uncle Jo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29

444444444445555555566

Sedangkan Suhut menatap tajam kepada Barno, terlihat jelas dari tatapannya kalau ia begitu kesal kepada Barno akibat kejadian semalam. Rencananya untuk bisa berduaan menikmati malam bersama Liana, menjadi hancur berantakan akibat dia mabuk berat, dan itu semua karena ulah Barno yang mengajaknya bertaruh.

"Habis ini, bagaimana kalau kita jalan-jalan, di dekat sini ada danau dengan pemandangan yang begitu indah.

"Benarkah! Wah, aku paling suka berada di alam yang begitu indah, apalagi….!" Erna tidak melanjutkan kalimatnya, tapi matanya melihat ke arah Barno, dengan pandangan yang yang begitu menggoda.

"Bagaimana denganmu, Lia? Apa kau tertarik?" tanya Suhut.

"Aku ngikut aja kemana kalian mau pergi," sahut Liana.

Setelah mereka selesai sarapan, semuanya pun bersiap-siap untuk pergi ketempat yang ingin mereka tuju. Di depan rumah, Barno dan Suhut sedang menunggu kedua gadis itu yang sedang berganti pakaian.

"Bar, aku mau kau melakukan sesuatu untukku," ucap Suhut dengan suara pelan.

"Hmm….Apa?"

"Kau bawa Erna menjauh dari kami, aku ingin hari ini berduaan saja dengan Liana."

"Apa maksudmu?" tanya Barno heran.

Di mata Barno, kedekatan Liana dan Suhut begitu intim, dan permintaan pemuda itu untuk memberikan ruang untuk mereka, membuat Barno merasa janggal. Bagaimana tidak, keduanya sudah melakukan hubungan suami istri, seharusnya Suhut bisa mengatur agar mereka memiliki waktu berduaan tanpa harus melibatkan dirinya.

"Hmmm…. Pake nanya lagi. Semalam aku tidak punya kesempatan, itu semua gara-gara kau."

"Lah, aku pula yang kau salahkan, padahal kau yang lemah. Baru tiga gelas sudah tepat kau." Barno menarik sudut bibirnya untuk mengejek Suhut.

"Pokoknya, aku nggak mau tau. Hari ini aku mau berdua saja sama si Lia tanpa ada kalian."

"Kenapa pula aku harus menuruti kemauan kau."

Mendengar suara langkah kaki dari belakang mereka. Barno dan Suhut menghentikan pertengkaran mereka. Sebelum kedua gadis itu mendekat, Suhut mendekati Barno seraya merangkul bahunya.

"Barno kawanku, kau harus ingat. Berkat aku, kau bisa mendapatkan Erna, dan melepaskan perjaka kau itu. Setelah semua yang aku lakukan, kau malah tidak mau membantuku." Suara Suhut begitu pelan takut kalau sampai kedua gadis itu mendengarnya.

"Berarti kau belum melakukannya dengan si Lia? Makanya kau minta bantuanku lagi."

Menyimak apa yang telah diutarakan Suhut barusan, Barno menyimpulkan kalau Lain masih belum diapa-apain oleh pria yang berdiri di sampingnya itu.

"Su–sudah, lah. Apa kau meragukan keahlianku ini. Tapi … Liana itu begitu tangguh, aku ragu dia mau untuk melakukan lagi yang kedua kali bersamaku."

Walau terasa berat untuk memenuhi permintaan Suhut. Namun, Barno tetap melakukannya untuk membantu, karena itu ketika mereka sedang berjalan menuju danau, dimana di setiap sisi jalan dipenuhi pepohonan muda. Barno berpura-pura mengeluh.

"Aduh! Aku tidak sanggup lagi jalan!"

"Kenapa kau?" tanya Suhut yang berjalan di depan Barno bersama Liana, dan menoleh kebelakang.

Sedangkan Erna terlihat khawatir, ia tidak tau kalau Berno hanya berpura-pura saja. Untuk Liana, ia menebak kalau sepupunya itu hanya mencari alasan agar bisa berduaan bersama Erna.

"Kayaknya semalam aku terlalu banyak minum. Capek…. Aku mau istirahat dulu. Kalian duluan saja. Erna temani aku di sini istirahat sebentar."

"Ada apa, Bar. Tadi kamu bilang badanmu sudah segar?" tanya Erna dengan mengatupkan kedua tangannya, menunjukkan kalau gadis itu begitu sangat mengkhawatirkan keadaan Barno.

"Entahlah! Habis sarapan tadi tiba-tiba badanku nggak enakan."

Lagian mengerut, di sisi lain Suhut menyunggingkan senyum. Paham kalau Barno sengaja untuk memberikan dia ruang agar bisa bersama Liana.

😁😁😁😁😁😁

1
Lie AN
MANA SAMBUNGAN NYA
Lie AN
ni
ŕhàďýt
nama kok gukguk kayak anj*ng
vyanf
barno ganteng banget emangny
Nuri Maulidia
ok
Nuri Maulidia
gk lnjut lg jd ny
Mimi Ilham
aamiin
Mimi Ilham
dasar somplakb
Dadan Fajar
tbc
Dadan Fajar
lañjut
Dadan Fajar
ķ
Dadan Fajar
soswit
FollowIG👉 author Three Ono
minta doanya semua, othor kesayangan kita sudah berpulang ke Rahmatullah. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Nya. 🤲🤲🤲
❥␠⃝ ͭ🍁ᴹᴵᴹᴵ 💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ 🇮🇩: Innalilahi wa'inailaihi rojiun semoga Husnul khotimah🤲🤲😭😭
total 1 replies
Putriyani Mursalim
innalilahi wa innailaihi Raji'un. selamat jalan @uncle Jo. semoga amal ibadahmu diterima di sisi Allah 🤲
❥␠⃝ ͭ🍁ᴹᴵᴹᴵ 💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ 🇮🇩: Aamiin 🤲
total 1 replies
Henny Haerani
ada typo beberapa bang jo
*Argon* , kurus panjang, susan 🙏🙏🙏
BANG Jo GANTENG🤭: makasih kak. udah aku perbaiki.
total 1 replies
𝓜𝓲𝓼𝓼 𝓙 ❥➻📴🌼
jangan mau li 🙈
Anonim
mantap
Anonim
hajar Bar
Anonim
semakin menarik
Anonim
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!