Semuanya berawal dari suatu hari sebuah mobil mewah ngak sengaja menyerempet seorang gadis cantik yang sedang mengendarai motor saat jalan pulang.
"Mas kalau bawa mobil bisa hati hati ngak, lihat orang sebesar ini aja mau di tabrak" Maki seorang gadis pada pengendara mobil itu.
Bagaimana kelanjutan kisah mereka apa akan terus musuhan atau tidak,,?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss el, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode. 28
🎋🎋🎋S**elamat membaca**
Rasanya masih terasa berbeda saat bekerja. Lili menuju kekantin kantor menemui sahabatnya untuk makan siang bersama.
"Hy sudah lama menunggu ya,," sapa Lili saat sudah sampai di tempat sahabatnya.
"Ngak kok Lili sayang kita juga baru sampai juga,," jawab Cici santai.
"Yuk langsung pesan saja,," ajak Caca karna perutnya sudah meronta ronta untuk minta diisi sedari tadi.
Beberapa menit kemudian mereka sudah mendapadatkan pesanan
"Oh ya gimana pekerjaan kalian, ada yang sulit ngak,," tanya Lili disela sela makan.
"Ngak kok, belum ada yang sulit mungkin karna masih baru kali ya,," ucap Caca sambil mengunyah makanan.
Selesai makan mereka melanjutkan pekerjaan lagi tidak lupa Lili membawa makanan untuk El makan siang.
Tok tok tok,,, lalu Lili membuka pintu dan dia lihat El lagi bersama seorang wanita.
"Pak ini makan siangnya,," kata Lili formal karna sedang ada orang lain diruangan ini.
"Makasih Li,," jawab El, setelah meletakkan nampan Lili masih berdiri disana.
"Sudah meletakkan makanannya, sekarang kamu boleh keluar,," usir cewek tersebut kepada Lili .
"Ini kamu kerjakan lagi ya kalau sudah selesai bawa kesini untuk aku cek lagi apa sudah benar atau belum,," El mengasih beberapa map kepada Lili lalu El berbisik jangan salam paham sayang dia itu cuma kliennya mas I love you lalu mencium Lili sekilas karna mereka berdu membelakangi cewek itu jadi tidak melihat apa yang El lakukan setelah itu Lili keluar.
🎡🎡setengah jam berlalu Lili melihat perempuan itu keluar Lili menampilkan senyum manis menyapanya. El memanggil Lili keruangannya.
"Ada apa mas," saat Lili sudah memasuki ruangan El.
"Ngak ada sayang, kamu ngak marahkan soal kejadian tadi,," El takut juga kalau Lili marah ya.
"Aku ngak marah kok mas, kan tadi sudah di sogok,," sindir Lili sambil melirik sekilas.
"Kapan mas nyogok ya,," berfikir sambil memegang dagunya.
"Tadi biar aku ngak marah mas main cium saja,, kalau ngak nyogok apa coba namanya,, nyogok kok cuma dicium doang yang lain kek,," jawab Lili sambil mendudukkan diri disofa.
"Emang kamu mau apa sayang, hhmm,,? " tawar El melangkah mendekat kearah Lili yang duduk di sofa.
"Shoping atau apa gitu,," canda Lili karna sebetulnya dia bukan wanita matre kok.
"Sejak kapan Elsa nya mas ini jadi matter,," heran El terhadap sifat Lili sekarang.
"Sejak punya kekasih bos kali ya,sudah lah mas aku mau lanjut kerja lagi,," setelah mengucapkan itu Lili melangkah keluar untuk melanjutkan kerjaan.
🍒
🍒
🍒
🍒
Saat ini Vano harus ektra sabar mengajari Caca karna yang diajarkan itu kebanyakan becanda seperti saat sekarang.
"Sayang kamu ngerti ngak kalau yang ini,,?" Tanya Vano sambil menunjukan isi map tersebut.
"Ngak bang,Caca cuma mengerti perasaan abang saja,," manja Caca sambil nyender ke bahu Vano.
"Sudahlah sayang abang capek,kamu temenin abang saja bekerja kalau begitu,," kelu Vano karna sudah kehabisan kesabaran dari tadi.
"Jangan gitu dong bang Caca cuma becanda kok, sudah sini Caca kerjakan,," Caca sudah ngak tega lagi mengerjai Vano melihat wajah frustasinya.
"Sayang abang sudah makan siang tadikan,," Tanya Vano disela pekerjaannya.
"Sudah bang tadi sama Lili dan Cici kok,," jawab Caca fokus.
🍃Setelah itu mereka fokus pada pekerjaan masing masing tapi sebelumnya sudah membagi pekerjaan biar cepat diselesaikan.
✨
✨
✨
✨
Menjelang sore semua para karyawan sudah mulai merapikan berkas yang berserakan diatas meja untuk siap siap pulang kerumah masing masing guna mengistirahatkan badan yang lelah seharian bekerja.
Sampai di lobi sudah ada Rido menunggu sambil nyender dimobilnya, mereka sudah tahu betul siapa yang ditunggu. Padahal baru tadi pagi ketemu eh sorenya sudah nangkring saja depan kantor.
"Sang pangeran sudah nunggu saja nih,," sindir Lili sambil melirik Cici.
"Lalu apa kabar dengan pangeran lo yang selalu nempel,," balas Cici balik. Ah Lili kalau sudah begini bisa apa coba hhuufft.
"Cici duluan ya takut pangeran kelamaan menunggu da dah,," ucap Cici sambil meninggalkan kedua sahabat. Setelah itu mereka semua pulang diantar sama pangeran masing masing.
🎇🎇🎇🎇🎇🎇
mampir juga yuk ke ceritaku
"Jiwa baru Zhuge Liying"
"Apa aku seorang pangeran?"
bukannya el udah tau lili, dan dia tau nya si lili itu pacarnya vano, tapi kok isi bilg gak tau nyarik kemana.
dan bukannya si rido itu bos nya lili dkk yah, kok isi nnya lagi sama vano waktu lili lagi ngambilin minum.
aku mampir bawa boom like rate 5 dan fav jangan lupa mampir ya...
Jangan lupa mampir di cerita saya yang berjudul Cinta Abdinegara dan Putih Abu-Abu di tunggu feedback nya 🤗🤗🤗
Terimakasih 🙏🙏🙏
Aq mampir lagi😉 ...
Bawain like👍👍👍😘...
keep support thor💪😊😍...
Aq tnggu feendback nya🙏😉😊...
~Thanks~
Jangan bosen untuk mampir lagi ya😊
jangan lupa mampir di crku yang Possesive Jung Jaehyun dan like juga ya kak