NovelToon NovelToon
Teror Pocong Di Desa Pakis Rejo

Teror Pocong Di Desa Pakis Rejo

Status: tamat
Genre:Misteri / Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib / Horor/Misteri / Hantu / Tamat
Popularitas:171.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Endah puji astuti

Cerita ini hanya fiksi belaka. 100% murni hanya khayalan author semata. Tapi ada beberapa yang merupakan cerita dari nenek saat author masih kecil yang memang nenek berasal dari desa sana. Entah benar atau tidak, yang pasti sekarang author hanya ingin bercerita tentang sebuah kejadian dimana disebuah desa ada teror dari pocong yang menggemparkan warga. Entah dari mana asalnya dan bagaimana mulanya, mari kita ikuti cerita yang satu ini. "Aku" disini sebagai nenek dari author yang masih anak-anak akan menceritakan kisah tentang kejadian teror pocong tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Endah puji astuti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Persiapan Pengajian

Setelah tali pocong yang kami temukan dirumah diberikan pada Pak Sukma, tali itu selanjutnya diberikan kepada Pak Kyai. Untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, Pak Kyai menyimpan tali itu untuk berjaga-jaga. Namun tak disangka kini malah ada masalah baru. Ditemukannya jenazah tak jauh dari rumahku, membuat kami bertanya-tanya. Untuk apa laki-laki itu berada disekitar rumah. Apa laki-laki itu benar-benar mengincarku?

"Tadi mayatnya kok serem ya, Bu."

"Heeh, Nduk." Ibu bergidik ngeri saat membayangkan kondisi mayat yang ditemukan tadi. Dengan mata melotot dan lidah terjulur. Bibir menghitam dan tangan terpelintir seperti ada yang mematahkan. Dan banyak darah di bagian sisi kepala.

"Meninggalnya ndak wajar lagi. Mudah"an desa kita tidak tambah horor ya, Bu." aku tak bisa bayangkan bila ada dua hantu yang meneror karena kematian mereka yang tak wajar.

Malam ini kami sekeluarga tak ada yang bisa tidur. Bayangan wajah mayat tadi masih tampak jelas di pelupuk mata. Kematian yang tragis dan menyeramkan. Anehnya mengapa tak ada satupun yang mendengar suara orang minta tolong atau suara mencurigakan apapun sebelum mayat itu ditemukan.

__________

Kebetulan saat ini hari minggu, aku memilih untuk ikut Ibu ke pasar. Tampaknya berita soal ditemukan mayat semalam sudah menyebar ne seluruh desa. Buktinya saja banyak cerita kesana kemari menceritakan tentang mayat yang katanya benar-benar Mas Udin anak Pak Lurah. Dimana Mas Udin itu adalah pacar Mba Ayu yang dulunya merupakan teman dekat Mas Samsul.

"*Jarene si Udin yo, Yu?"

"Kayane, Yu. Soale mirip banget."

"Le mateni terus dibuang nangarep umahe Kang Kusno*."

Dan masih banyak lagi cerita yang ku dengar di pasar. Dari pertama masuk sampai di dalam pasar semua menceritakan soal kematian yang di anggap Mas Udin.

"Bu, apa menurut Ibu yang semalam juga Mas Udin?" tanyaku karena menurutku juga sama seperti mereka.

"Hhhmmm, Ibu tidak tahu, Nduk."

________

Malam ini genap empat puluh hari kematian Mas Samsul. Dengar-dengar Pak Dayat akan mengadakan pengajian untuk putra dan istrinya. Semua warga berharap teror akan segera berhenti dan desa kembali tenang.

Para warga berbondong-bondong membantu Pak Dayat dalam menyiapkan segala sesuatunya.

"Kang Min, aku nitip air sebentar, ya. Mau kebelakang." ucap Kang Nandar seseorang yang membantu menyiapkan air panas untuk para tamu yang datang untuk mengaji. Kang Min yang dimintai pertolongan hanya mengangguk dan tetap duduk membelakangi Kang Nandar yang sepertinya sudah tidak tahan ingin kebelakang. Kang Nandar sudah tak mempedulikan sikap Kang Min yang hanya diam saja saat dimintai pertolongan.

Di dalam kamar mandi, Kang Nandar memikirkan sesuatu yang menurutnya janggal. Tadi sebelum beliau masuk ke kamar mandi, beliau sempat melihat Kang Min sedang duduk di dalam rumah Pak Dayat sambil makan sesuatu bersama beberapa tamu yang sudah datang. Bahkan suara Kang Min yang sedang mengobrol pun terdengar dengan jelas dari kamar mandi.

"Kang, suwun wes di jagani banyune.". ucap Kang Nandar yang membuat Kang Min nampak bingung. Tanpa menunggu jawaban dari Kang Min, Kang Nandar berlalu dan kembali ke dapur untuk melanjutkan merebus air untuk dibuat minum para tamu. Betapa kagetnya saat beliau mendapati Kang Min masih berada di dapur sedang menunggui air minum yang sedang di rebus. Bahkan posisinya berada di depan tungku untuk meniup bara api yang mati supaya kembali menyala dengan menggunakan bambu yang berlubang semua ujungnya.

Kang Nandar mundur, tubuhnya lunglai bersandar di tembok manakala Kang Min menoleh ke arahnya. Wajah pucat, dan juga tatapan tajam yang mengerikan menatap lekat ke arah dirinya.

1
Mirnawati Mirna
seruuu
Sri Ningsih
kereeen...dei kisah ini ada bnyk pesan tersirat lho...semoga bijak memahaminya👍👍👍
Endah_Merry: terimakasih banyak sudah berkenan mampir membaca cerita receh ku, kak 🥰🥰🥰
total 1 replies
Shyfa Andira Rahmi
si ibu ngelawak😭😭
Shyfa Andira Rahmi
pengeeennn🥹🥹🥹
Shyfa Andira Rahmi
cape ngeliatin x Tun😁😁
Shyfa Andira Rahmi
lahh bukannya udah pindah...apa aq salah baca🤔🤔
Shyfa Andira Rahmi
beneran udah kebal, smpe dibilang lontong😂😂
Shyfa Andira Rahmi
🤲🤲
Shyfa Andira Rahmi
ngga ada orang ahli agamakah spt ustadz ato kyai🤔🤔
Shyfa Andira Rahmi
lahh bocah doyan gosip😁😁
Shyfa Andira Rahmi
/Grin//Joyful/
Shyfa Andira Rahmi
👍👍
Shyfa Andira Rahmi
penasaran thorr c,Nah sekolah apa yaa tpi kalo masih digendong sd x ya thorr🤔🤔
Shyfa Andira Rahmi
😂😂😂
Ester Darest
Luar biasa
Endah_Merry: terimakasih banyak kak 🥰🥰
total 1 replies
estycatwoman
good
Endah_Merry: terimakasih sudah mampir buat baca karya recehku 🙏🙏
total 1 replies
estycatwoman
Cukup mnghibur thanks thor
Endah_Merry: terimakasih banyaakkkk 😍😍😍
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Terimakasih kk..
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
huft...jdi ikutan tegang.
Endah_Merry: jangan dong, biar mereka aja yg tegang. 🤭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
aku mmpir kak..
Endah_Merry: silahkan 😍😍 selamat membaca, semoga suka sama ceritanya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!