Sintya Eka Putri Merupakan gadis mungil, cantik dan juga lucu, Memiliki kulit bersih dan mulus, memiliki hidung tinggi, bulu mata lentik dan warna mata coklat yang begitu indah. Sinta yang belum pernah merasa kan cinta pada dirinya itu belum tau apa sebenarnya cinta. Sehingga dia bingung antara cinta yg terhadap kekasih maupun ke teman.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahaya Nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 29: APA YANG TERJADI
"BRUAAAAK" Sinta melepaskan genggaman tangan Nadya dan langsung menendang tubuh Nadya, sehingga membuat Nadya terjatuh ke tanah. Sinta langsung berlari ke tempat ramai
"Sintaaaaa" Teriak Nadya kesal
"Akhhhhh" Tambahnya
Sinta berlari hingga Fahri melihatnya
"Sinta" Sapa Fahri, "Buruan Naik" Tambahnya
"Kamu kenapa sayang? kok belum pulang sampai sekarang? bunda tanyain kamu loh" Ucap Fahri sambil mengendarai motornya
"Nadya Ri, Dia mau jebak aku buat Andri, Aku gak nyangka dia akn tega ke gue" Ucap Sinta
"Apa! Kurang *****" Marah Fahri
Flash Back
Obrolan Via Telepon
"Haloo, Kenapa Andri?" Tanya Nadya yang baru selesai ke toilet
^^^"Mana janji Lo?" Ucap Andri dengan suara serak^^^
"Janji? Yang mana? Tanya Nadya bingung
^^^"Hmmm.... Jangan bilang Lo lupa, Sinta. Kapan Lo serahkan Sinta sama gue ha? Tanya Andri marah^^^
"Ya sabar gue pasti bawa Sinta kok ke tempat Lo tenang aja, Andri" Ucap Nadya santai dan bingung, dia mulai Senang berteman dengan Sinta dia tidak tega, Tapi dia sudah janji pada Andri.
^^^"Gak pakai lama pokoknya malam ini gue tunggu Lo bawa dia" Tegas Andri^^^
"Gak mungkin malam ini Andri! Yaaa gak semudah itu" Jelas Nadya bingung
^^^"Gue gak mau tau, Lo sendiri kan yang bilang apapun akan Lo lakukan buat bawa dia ke gue" Balas Andri^^^
"Akhhhhh" Teriak Nadya
"Gak beres tuh anak, untung aja kamu dengar percakapannya tadi, kalau gak aku gak bisa memaafkan diri ku sendiri membiarkan mu pergi dengan Nadya
"Udaah.... Aku juga yang salah percaya padanya" Jawab Sinta
"Ya udah kita pulang yah" Kata fahri
DRINGG......DRINGGGG
Obrolan Via Telepon
"Lo dimana nad? ini udah pukul 22.12 yah" Ucap Andri
"Bentar gue bilang bentar" Ucap Nadya kesal sambil memutuskan panggilannya
Nadya frustasi dia bingung, tidak bisa kembali dengan Reno dan Reno sudah tidak peduli dengannya dan Andri terus mendesaknya untuk membawa Sinta ke hadapannya. Nadya pun pergi ke club malam dia minum banyak sekali hingga ia tidak sadarkan diri.
"bangun" Ucap pemilik club' tersebut
Nadya yang masih pusing dan belum sepenuhnya pulih pun berdiri dan berjalan dengan tidak stabil, dan Nadya pun berniat pulang.
TOOOK.....TOOOK
Karena tidak ada yang membuka pintunya Nadya langsung masuk ke dalam rumahnya dan masuk ke kamarnya. Dan Nadya tertidur pulas
Nadya? Ngapaian dia disini, Gumam Andri kaget Nadya ada di rumahnya dan Tidur di kamarnya.
"Nad, Nad..... bangun" Ucap Andri berusaha membangunkan Nadya
Sintaaaaa......Lo mau kemana, Ucap Nadya dalam tidurnya.
Lo jahat reno, Lo ninggalin gue, Ucapnya lagi.
"Apa? Oh iya dimana sinta" Tanya Andri masih dalam keadaan mabuk, Andri juga banyak minum malam ini di rumahnya.
"Apa kamu bilang? kamu gak bawa Sinta? Tanya Andri kesal ke Nadya.
Andri yang kesal dengan apa yang ia dengar pun langsung membuka seluruh pakainnya hingga telanjang. Andri tak kuasa melihat kecantikan Nadya sekarang, Nadya yang memakai pakaian seksi membuat seluruh lekukan tubuh Nadya terlihat. Nadya memang sering pergi ke club malam dengan pakaian seksinya, dia selalu memakai pakaian seperti itu, malam itu dia membelinya di mall.
Andri langsung membuka seluruh pakaian Nadya hingga telanjang, dan Nadya tidak bangun juga.
Andri langsung menindih tubuh Nadya dan mereka berdua pun melakukan hubungan intim layaknya suami istri, bagaimana dengan Nadya? Nadya sudah sadar namun dia senang melakukannya
"Hehehehe,,, Reno kamu bilang kamu tidak sayang lagi padaku" Ucap Nadya sambil berhubungan intim dengan Andri, Nadya yang mabuk tidak stabil dia pikir dia sedang dengan Reno
Andri langsung mendaratkan bibirnya ke bibir Nadya dengan lama membuat Nadya sulit bernafas
"Tenang gak sakit kok Nadya" Ucap Andri sambil menembak miliknya ke milik Nadya berkali kali, Serta tangan Andri sambil membuka penutup dua gundukan milik Nadya dan langsung meremasnya tanpa ampun, sedangkan Nadya hanya terdiam seperti menikmatinya.
Andri yang mendengarnya tetap terus melakukannya, bahkan dengan leluasanya. Nadya pun terus asik melakukannya.
"ahhhhhhh" Desah Nadya "Sakit Reno, Ahhhhh" desahnya lagi.
Dan akhirnya setelah lama melakukannya entah berapa lama Meraka melakukannya seperti Andri tanpa ada rasa puas dan lelah, akhirnya Andri menyelesaikannya dan Nadya yang mungkin kelelahan langsung tertidur lelap
Andri yang sudah sadar apa yang ia lakukan langsung cepat beranjak dari tubuh Nadya, dan ia langsung memakai pakaian nya dengan lengkap dan dia memakai kan pakaian Nadya juga. Dan dia buru buru mengangkat tubuh Nadya yang masih tertidur lelap ke dalam mobilnya dan segara mengantarkan Nadya ke rumahnya.
TOOOK.....TOOOKK
Ketuk Andri di rumah Nadya namun tidak ada seorang pun yang membukakan pintunya. Dan Andri mencoba membuka pintu tersebut dan ternyata tidak terkunci, Andri cepat mengangkat tubuh Nadya ke sofa dan langsung segera balik ke rumahnya.
***************************
"Makasih Yah kamu udah mau jemput aku, dan maaf aku buat kamu khawatir" Ucap Sinta setelah sampai di rumahnya ke Fahri
"Iyaaa.... gak apa apa itu kan udah tanggung jawab aku sebagai pacar kamu" Jawab Fahri, "Ya udah kamu istrahat yah udah malam" Ucap fahri "Byee..." Sambil menyalakan mesin motor
"Bundaaaaa" Panggil sinta
"Kamu kenapa pulang late sayang?" Tanya bunda khawatir, " Bunda tadi telpon kamu hp kamu gak aktif, bunda telpon Fahri katanya kamu jalan dengan Nadya, benar itu? Tanya bunda lagi
"Iyaaa Bun, udah gak usah dipikirin Sinta gak apa apa kok, Sinta mau istrahat" Balas Sinta
"Ya udah jangan lupa beres beres" Balas bunda
Obrolan Via Telepon
"Tar, gak beres Nadya hampir aja jebak gue!" Terangnya ke tari
^^^"Maksud Lo gimana sin?" Tanya tari bingung^^^
"Gue jalan tadi sama Nadya, yaaa gue sebenarnya gak mau, tapi akhirnya gue pergi deh bareng dia" Sinta terhenti
^^^"Gimana sih Lo, nekad banget jadi orang, kenapa Lo gak bilang gue? terus apa yang dia lakuin ke Lo! Bilang ke gue" Ucap tari kesal^^^
"Iyaaa maaf yaa aku pikir dia bakal berubah" Jelas Sinta
^^^"Duhhh loh sih gue udah bilangin ya, mana ada orang seperti dia berubah, gak tau sin" Marah tari^^^
"Iyaa maaf" Balas Sinta
^^^"Terus maksud Lo dia jebak Lo itu apa?" Tanya tari lagi^^^
"Dia mau kasih gue obat tidur Tar, dia mau serahin gue ke Andri, gue gak tau apa maksud dia pokoknya tadi gue mau di kasih minuman gitu yang ada obat tidur nya" Jelas Sinta panjang
^^^"Gak beres tuh anak" Bentak tari^^^
"Gue juga gak nyangka dia bakal senekad itu sih" Balas Sinta
^^^"Udah pokoknya Lo jangan lagi berurusan dengan dia, Sampai masih Lo gue gak akan ampunin, dan lihat saja dia di kampus" Tari sangat marah sahabatnya dilakukan seperti itu.^^^
"Iyaaa, udah deh Fahri nelpon nih hehehe" Jelas sinta melihat Fahri menelponnya, dan langsung mengakhiri panggilannya dengan tari
"Haloo, kenapa?" Sapa Sinta
^^^"Belum tidur? Tanya Fahri^^^
"Belum ku masih teleponan dengan tari tadi" Balas Sinta
^^^"Oh begitu yah, ya udah besok kan udah libur semester kita jalan yah" Ajak Fahri^^^
"Kemana?" Tanya Sinta bersemangat
^^^"Udah pokoknya jam 09.00 aku jemput, Byeee" Tutup Fahri^^^
"Ihh malah langsung di matiin lagi" Sinta cemberut
...BERSAMBUNG...
padahal seru banget
dikit lagi🤨