Hari pernikahan menjadi hari malapetaka yang akan membuatmu menjadi sosok yang begitu mengerikan.
Maria, itu adalah nama wanita itu, dan sang suami bernama Budi. di malam pernikahannya, Budi telah merencanakan sesuatu yang akan membuat kehidupan Maria benar-benar menjadi malapetaka yang begitu luar biasa.
"Kau harus tau, kalau kekasih dan keluarga kekasihmu telah menjualmu padaku!" seru pria yang bernama Alex Juan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shafrilla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hai, mantanku
Hari demi hari Alex benar-benar sangat frustasi, pria itu sangat depresi saat dirinya sudah menerima surat perceraian dari Maria. sekarang Maria telah sah menjadi janda, bahkan wanita itu adalah janda yang begitu menggoda. usianya masih muda belum ada 20 tahun tentu saja para pria yang ada di sekitar Maria terus berusaha mendekati wanita itu.
Para pengusaha muda yang bekerjasama dengan Fathan terlihat mereka benar-benar memanfaatkan kerjasama itu agar mereka bisa dekat dengan Maria.
Siapa yang tidak mau dengan janda muda yang berusia 19 tahun, wajahnya begitu menawan bahkan Maria terkesan sebagai wanita yang begitu murah senyum, baik pada semua orang hingga membuat Maria begitu digandrungi oleh para pengusaha muda.
Setiap pagi di kantor Fathan selalu dipenuhi dengan buket bunga untuk Maria, Fathan selalu marah.. pria itu seperti seorang pria yang kebakaran jenggot karena melihat kekasihnya selalu diberi bunga oleh pria lain.
"Kau tahu Gofar, Maria menjadi janda namun kepalaku yang menjadi pusing. bukannya senang malah aku benar-benar sangat frustasi." ucap Fathan kepada Gofar.
"Memangnya ada apa Tuan?" tanya Gofar kepada majikan.
"Bagaimana aku tidak frustasi Gofar, bahkan setiap hari di meja tempat Maria bekerja selalu dipenuhi oleh hadiah hadiah dari para pria. Aku benar-benar ingin sekali membanting para pria itu, apakah mereka tidak tahu kalau Maria itu adalah milikku. mereka itu sama sekali tidak punya otak." gerutu Fathan yang terus-menerus menggerutu tidak karuan.
"Lalu kenapa Tuan tidak mengatakan kepada Nona Maria mengenai hal ini?" tanya Gofar kepada Fathan.
"Tentu saja aku tidak mau mengatakan hal ini terlebih dahulu Gofar, kau tahu sendiri kan Dia baru saja bercerai. bahkan Maria juga harus menuntaskan semua keinginannya untuk membalas seluruh kelakuan Alex." jawab Fathan.
"Kalau begitu Sebaiknya anda sedikit bersabar Tuan, Saya yakin kalau Nona Maria adalah wanita yang bisa memilih pria yang baik untuknya." jawab Gofar.
Di tempat lain Maria sudah ada di salah satu minimarket yang tidak jauh dari perusahaan Fathan. wanita itu berbelanja untuk kebutuhannya karena hari ini Mbok Darmi Kelihatannya tidak enak badan.
"Maria.." sapa seorang pria yang terdengar suaranya begitu familiar ditelinga Maria.
Wanita itu membalikkan badannya, tatapan mata Maria menatap Alex. terlihat sekali kalau pria itu sekarang penampilannya begitu berantakan.
"Mas Alex, apa yang Mas lakukan disini?" tanya Maria kepada mantan suaminya tersebut.
"Maria..kembalilah ke rumah." ucap Alex.
Maria hanya tersenyum, sesaat kemudian terlihat seorang wanita sudah mendatangi Alex.
"Apa yang kau lakukan, Kenapa kau masih menggoda calon suamiku!!" seru Rina yang tidak terima karena Alex menemui dirinya.
Maria tersenyum, wanita itu menatap sepasang manusia yang kelakuannya benar-benar sangat memuakkan.
"Siapa yang mengganggu kekasihmu, Aku tidak pernah mengganggu Mas Alex sama sekali. bahkan aku juga tidak memanggilnya ke sini." jawab Maria sambil tersenyum menatap Rina.
"Aku yakin kalau kau ingin kembali kepada mas Alex, Kau pasti ingin menjadi wanita kaya!!" seru Rina.
Sesaat kemudian terlihat Maria tidak menghiraukan kedua orang tersebut, wanita itu terus memilih barang-barang yang diperlukan. tidak ada keinginan untuk membalas kata-kata dari Rina, karena hal itu akan membuat mood Maria hancur saat itu.
"Kenapa kau berada di sini?!" seru Rina.
Maria tetap tidak menghiraukan wanita itu, sesaat kemudian terlihat Rina benar-benar sangat marah. wanita itu menjambak rambut Maria, tentu saja Maria langsung terkejut saat rambutnya dijambak oleh Rina.
"Apa yang kau lakukan?!" seru Maria.
Wanita itu sangat marah saat rambutnya di jampak dengan begitu keras oleh Rina.
"Aku peringatkan kepadamu, jangan pernah kau mengganggu calon suamiku!!" seru Rina.
Sesaat kemudian terlihat Maria sudah mulai emosi, wanita itu sekuat tenaga langsung menendang tubuh Rina dengan sangat keras. para pembeli yang ada di minimarket itu langsung mendatangi Maria, mereka membantunya sembari mencibir Rina yang ada di tempat tersebut.
"Wanita ini tidak pernah sekalipun menggoda pria itu, kenapa kau menganiaya wanita ini!!" seru orang-orang yang ada di minimarket.
"Dia telah mengganggu calon suami ku!!" teriak Rina.
"Tidak apa-apa Bu, biarkan saja wanita gila ini berteriak. sebaiknya kita tinggalkan dia saja." ucap Rina yang Maria yang kemudian berjalan menuju tempat kasir, sedangkan Rina yang mendengar perkataan dari Maria tentu saja Wanita itu sangat marah.
Alex langsung melerai Rina, pria itu menampar wajah Rina dengan begitu keras.
"Jangan pernah kau menghina istriku!!" seru Alex.
"Dia sudah bukan istrimu lagi Mas!!" teriak Rina.
Alex berlari menghampiri Maria, namun terlihat Maria menatap Alex sembari tersenyum.
"Dengarkanlah aku wahai mantanku, jangan sekali-kali kau terus-menerus menggangguku kalau tidak ekor buntung mu itu akan menyakitiku kembali." ucap Maria yang kemudian berlalu. sedangkan orang-orang yang ada di minimarket itu tertawa terbahak-bahak saat Maria mengatakan Rina sebagai ekor buntung.
** bersambung **