Satu malam yang dia habiskan bersama seorang pria yang baru dikenalnya setelah dia memergoki tunangannya berselingkuh.
Setelah kejadian itu, dia mempunyai dua anak kembar yang lucu bernama Langit dan Bulan. Bertahun tahun hidupnya tenang dan bahagia bersama anak anaknya hingga datanglah Zen Abraham Malik ayah biologis dari si kembar.
Lovely sangat takut jika rahasia yang dia pendam diketahui oleh CEO atau bosnya sendiri Zen. Zen yang tahu pasti akan mengambil anak dari tangannya. Apa yang tidak bisa dilakukan dengan kekuasaan dan uang ditangan?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nana Hutabarat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
28 Make a choice
Zen membanting pintu ruangannya dengan sangat keras. Dia berjalan ke arah meja dan membuang semua barang barang diatas meja.
Hatinya merasa marah ketika mengingat nama Rudi diantara hubungannya dan Lovely.
Duduk dia mendekat ke arah lemari pendingin dan mengambil sebotol kaleng kecil wisky. Meminumnya, dan duduk di meja kerjanya. Pernyataan Lovely tadi mengusik dirinya.
Dia tadi menjemput kepulangan Julie dengan bahagia, tapi ketika melihat kekasih sekaligus tunangannya itu dia tidak merasa getaran getaran rasa yang dia rasakan kepada Lovely, padahal dia sudah merencakan semuanya dari jauh jauh hari.
Zen merasa hampa walau sosok Julie disampingnya. Dia pergi dari pesta itu sebelum sore berharap masih bisa menemui Lovely dan mengantarkannya pulang menemui anak anaknya dan bermain bersama mereka.
Ada perasaan hangat ketika dia bersama keluarganya, dan apakah dia yakin akan bisa menjadikannya keluarga seperti impiannya setelah mengenal mereka bertiga.
Dia tidak rela jika Rudy mengambil semua miliknya. Tidak akan dia berikan apa yang menjadi miliknya. Tapi bagaimana dengan Julie dia tidak bisa meninggalkannya.
Roy masuk keruangan Zen dan melihat kertas kertas telah memenuhi ruangan itu.
"Kata Lovely kau akan membatalkan janji dengan klien kita."
Zen hanya diam dan berjalan ke arah jendela kaca besar. Menatap jauh ke atas langit.
"Sudah lama aku tidak melihatmu minum Zen."
Roy mau mengambil rokok dan mematik sebatang untuk dirinya, lalu dia menawarkannya kepada Zen. Zen mengambil rokok itu dan mulai menghisapnya.
"Maukah kau menceritakan semuanya padaku."
"Aku dan Lovely bertemu di suatu club, kulihat dirinya yang sedang kacau dan membawanya pulang ke tempatku. Dan terjadilah semuanya. Dia meninggalkanku hanya dengan secarik kertas yang melukai harga diriku. Dia berkata bahwa ini hanya one night stand lupakanlah dan berpura puralah tidak mengenalnya ketika bertemu. Bukankah seharusnya aku yang mengatakannya bukan dia! Seolah olah aku bukan seseorang yang berharga saja."
"Aku mengerti banyak wanita yang akan rela menyerahkan dirinya padamu tapi dia menolak mengenalmu... kau menyedihkan Zen."
Zen menendang tulang kering Roy. Roy berteriak kesakitan.
"Aku yakin aku telah menghamilinya, kami tidak memakai pengaman saat itu, entah berapa kali kami melakukannya. Apalagi pernyatan dokter yang mengatakan bahwa aku mengalami Cauvade syndrome yang menyebabkan aku begitu lemah dan hanya muntah muntah berbulan bulan."
"Aku mengingatnya, dude."
"Kau memang selalu bersamaku." Zen menghisap lagi rokoknya. Pertemuan pertama kali kami di perusahaan tempatnya bekerja. Aku disana sangat kesal karena dirinya yang terlambat juga karena teringat kata katanya dahulu agar berpura pura tidak mengenalnya jadi aku membuatnya dipecat dari tempat kerjanya. Aku tidak menyangka bahwa aku akan menemuinya lagi disini. Kehadirannya membuatku gila, aku selalu mengingat hubungan kami dulu, aku selalu ingin berbuat lebih dengannya."
"Bagaimana kau yakin bahwa anak Lovely anakmu?"
"Awalnya aku tidak tahu jika aku mempunyai anak dengan dirinya, tapi aku bertemu seorang anak yang sangat mirip denganku. Sheila dan Sheryl juga menyetujuinya. Jadi aku menyuruh orang untuk menyelidikinya hingga akhirnya aku mempunyai bukti tes DNA yang tidak bisa ditolaknya."
"Kau pandai merencakannya dan sekarang bagaimana dengan Julie bukankah dia sudah kembali, kau juga selama ini menginginkan kepulangannya?"
"Aku juga tidak tahu apa yang harus kulakukan. Aku sangat bahagia bila bersama anak anakku tapi aku juga sangat menyayangi Julie."
"Itu mudah, dude. Kau hanya perlu meyakinkan hatimu jika kau itu mencintai siapa?"
"Jika hanya semudah itu. lovely juga mempunyai hubungan dengan Rudy."
" I see. Tapi jika kau bergerak dengan cepat kau bisa menakhlukkan hatinya. Karena kau telah menang satu langkah dari sepupuku, kau mempunyai anak dari hubungan kalian. Tapi Julie itu wanita yang tidak mudah dikalahkan. Dia pasti akan melakukan apapun untuk memastikan kau tetap padanya."
"Aku tidak bisa juga meninggalkannya."
"Kau tidak bisa serakah jika kau serakah maka kau tidak akan mendapatkan kedua duanya."
"Kau benar aku harus menentukan langkahku."
ceritanya bagus, keren banget 👍
semoga sukses selalu