NovelToon NovelToon
Wanita Jelek Itu Bidadari Surgaku

Wanita Jelek Itu Bidadari Surgaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Contest
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Muslimah

Bijaklah dalam memilih bacaan

azizah fatimah azzahro gadis dekil dari 10 bersaudara.hidupnya yang serba kekurangan tak membuat keceriaan dan semangatnya berkurang.Hidup susah sepertinya sudah melekat di kehidupannya.

zizah yang masih sekolah mampukah menghadapi kelakuan sableng evan pengusaha kaya namun hobinya menjelajahi wanita cantik.

Bagaimanakah kisah hidup dan percintaan seorang azizah antara ran dan evan

apakah ia akan mendapatkan seorang kekasih hati yang tidak melihat dari wajah dan kekayaan?


maaf ya baru pertama kali bikin novel jadi bahasanya sedikit kaku.tapi semoga kalian menyukainya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muslimah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pembuktian

Langit nampak mendung,hujan begitu deras membuat kota bandung sebagian terkena banjir.

Ditengah dinginnya malam zizah yang masih berada di rumah sakit milik keluarga evan,terpaksa menuruti kemauan suaminya.

Mungkin saatnya ia balas budi kepada evan karna evan telah menolongnya beberapa kali ditambah permintaan mertuanya yang meminta bukti bahwa evan sudah melaksanakan kewajibannya sebagai suami

Zizah tidak percaya dengan ucapan evan yang mengatakan dia cantik

'Aku tidak akan ketipu dengan rayuan manismu lagi,jelas saja aku paling cantik karna kau membandingkannya dengan badut'batin zizah, memalingkan muka

"Kamu tidak suka aku bilang begitu?" tanya evan,karna zizah tidak mau melihatnya

"Ngngga...ko...aku merasa kedinginan saja memakai baju seperti ini,apalagi  di luar hujannya sangat deras sekali" alasan zizah supaya evan tidak marah

"Kalau begitu kita pindah ke sana" evan menunjuk ranjang yang cukup besar.

ruangan itu seperti hotel berbintang lima,tidak seperti rumah sakit pada umumnya.karna ruangan ini di buat khusus untuk pemilik rumah sakit yang ternyata keluarga evan sendiri.

evan menarik tangan zizah

"Ga ah kita di sini saja" zizah menghempaskan tangan evan,takut evan minta yang macam macam kepadanya

"Gue ga bakalan pegang loe melebihi batas wajar,gue cuman mau fotoin kita berdua di atas ranjang biar ibu percaya bahwa gue sudah melaksanakan kewajiban sebagai seorang suami" jelas evan,pergi menuju ranjang

Zizah masih berdiri disana,ia masih ragu ragu dengan janji evan

"Apa perlu gue maksa loe secara kasar.gue ga perlu ribet ribet melakukan hal seperti ini.dengan mudah gue bisa merebut kehormatan loe!" ancam evan karna zizah masih enggan mau tidur berdua di atas ranjang

zizah merasa takut dengan ancaman evan.ia berlari mendekati evan.

"Kamu siap?" tanya evan menatap zizah

"He...bolehkan aku berdoa dulu" pinta zizah

Evan memutar bolamatanya malas

"Buruan...." evan sedikit kesal ada ada saja permintaan zizah

'Ya alloh aku sadar ini semua sudah menjadi kewajibanku sebagai seorang istri,tapi aku belum siap karna aku masih sekolah.aku mengharap belas kasihan darimu dan  mengampuni segala dosaku aamiin" batin zizah sambil memejamkan mata

"Udah doanya...mungkin ada permintaan lain sekalian aja ceramah sampai pagi"saran evan asal asalan

" ada ada,,,"jawab zizah polos begitu bahagia dengan penawaran evan.

Evan menghela napasnya panjang panjang karna zizah tidak mengerti dengan kejengkelannya

"Apa?" tanya evan sambil memijat keningnya.

'Begini jadinya kalau menikah dengan gadis di bawah umur.pikirannya lurus seperti kereta api'batin evan

"Pertama tama aku mau ka evan memaafkan semu kesalahanku baik yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja,yang dulu maupun yang sekarang.dan yang kedua aku tidak mau tuhan memarahiku karna sudah berbuat dosa sama ka evan"ucap zizah polos,seperti sedang  berceramah di depan umum

ia tahu tuhan tidak akan memaafkan kesalahannya kalau dia belum minta maaf kepada orang yang bersangkutan

"gue maafin kesalahan loe baik yang sekarang maupun yang akan datang,sebelum loe meninggal gue udah maafin semua... kesalahan loe. puas....!" teriak evan

evan menahan rasa amarahnya yang terasa sampai ke ubun ubun.ia mengatakan itu supaya zizah cepat cepat melaksanakan permintaannya

'Mamah oh mamah bisa bisa gue mati berdiri dengan pikiran dia yang lempeng kaya gini'evan mengusap dadanya supaya tidak larut dalam amarahnya

"Duh... Ka evan baik banget...bener bener manusia pemaaf dan penyabar.orang lain ga bakalan punya suami kaya begini"

zizah mengacungkan jempol ke arah evan sambil tersenyum dan menyentil dagu evan.

"sebagai bonusnya aku bakal nurut semua yang ka evan mau tapi ingat... TIDAK BOLEH MELEBIHI BATAS!"tegas zizah

Amarah evan yang meninggi langsung turun mendengar ucapan zizah.

"apa boleh aku mencium ini"pinta evan menunjuk pipi sambil tersenyum bahagia

baru kali ini evan meminta izin kepada wanita.

padahal zizah itu sekarang adalah istrinya.itu semua sudah menjadi hak evan sebagai seorang suami

Waktu ia melakukan hubungan bebas dengan wanita yang ia beli,ia tidak pernah melakukan mereka dengan lembut.evan langsung melampiaskan nafsu birahinya dengan membabi buta.tanpa memperlakukan mereka layaknya seorang manusia

Di mata evan mereka adalah alat pelampiasan nafsu dirinya saja.

Tapi kali ini,entah kenapa evan tidak mau memperlakukan zizah dengan sipat yang biasa evan lakukan kepada wanita wanita cantik yang pernah ia tiduri

Ia pun tidak mengerti dengan sikapnya sendiri.mungkin kasihan kepada zizah atau sayangkah yang ia rasakan.ia belum memahami betul keadaan hatinya sekarang ini

Yang jelas,setiap ia melihat sorotan mata zizah yang bulat,ia merasakan sesuatu di sana yang tidak bisa ia katakan dengan katakata.

Zizah hanya menganggukan kepala karna malu evan terus melihatnya

Pelan pelan evan menarik badan zizah supaya ia lebih dekat dengannya

Badan zizah sedikit gemetar karna evan mencium pipinya dengan mesra

"Cekrek" evan memoto adegan itu.ia mengirimkan foto kepada bu dewi yang telah menunggu dari tadi

Bu dewi langsung membuka pesan whatsap dari evan.ia sedikit mengerutkan alisnya dan mengirim pesan balik kepada evan

"Zah sekali lagi ya,mamah gak puas dengan hasil foto tadi katanya si harus lebih hot"pinta evan

"Apa?ka evan bohongkan,sini aku pinjem hendpondnya" zizah merebut hendpond di tangan evan untuk melihat pesan masuk dari bu dewi

"Benerkan apa yang gue omongin ,emangnya gue bohong sama loe.sekarang nurut aja sama perintah dari gue biar urusannnya cepat kelar" saran evan

Zizah menggaruk garuk lehernya yang tidak gatal sambil mengerutkan bibir.

Ia merasa lelah karna semalaman ia tidak bisa tidur merasakan linu bekas luka yang ada ditangan

"Terserah ka evan aja lagian udah jam dua malam aku udah ngantuk banget"mata zizah mulai sayu.ia sudah beberapi kali menguap dan menutup mulutnya

"Gitu dong...sini.." evan menepuk nepuk pahanya supaya zizah duduk di pangkuannya

Akhirnya zizah meneruti perintah evan,tidak kuat menahan rasa kantuk

Evan langsung mencium leher zizah dari belakang dan melingkarkan tangannnya di pinggang zizah

"Cekrek" evan memfoto dengan hendpond yang ada ditangannya

Tidak hanya sampai disitu saja,evan langsung mendorong badan zizah supaya tidur terlentang dan seketika evan langsung menindih sekaligus mencium bibir zizah sebentar

Evan kembali memoto adegan itu dan mengirimkannya kepada bu dewi

Evan menarik senyum mendapat balasan whatsap dari bu dewi dengan gambar emot jempol

"Akhirnya...." evan menaruh henpond di nakas yang berada di samping evan

"Dasar kebo..." ucap evan yang akan beranjat dari posisinya melihat zizah sudah tertidur dengan pulas

Ia merapihkan rambut yang panjang itu karna menghalangi wajah zizah

Evan terus menatapnya dan menarik bibir,terlihat jelas tubuh zizah yang mulus dan dua gunung galunggung besar dengan aliran sungai membelah dua gunung itu

Adik junior evan menegang,

Minta keluar dari tempat persembunyiannya

Nafsu evan sudah berada di ujung kepala.jantungnya berdetak dengan kencang melihat tubuh zizah yang seksi.

Evan langsung membuka bajunya kasar dan hendak melucuti baju zizah.

sepintas di otak evan tergambar bola mata zizah yang polos di tambah keceriaan dengan gigi gingsul tersenyum kearahnya

"Emak...jangan tinggalkan zizah..."ucap zizah mengigau

"Hiks...hiks..hiks..." zizah menangis terlihat jelas ia meneteskan air mata sampai ke pipi.

Evan langsung berhenti dengan aksinya.ia menarik napas dalam dalam untuk menetralkan nafsu yang ada di dalam dirinya

Evan beranjak dari posisinya berniat untuk memakai bajunya.

Di dalam mimpi zizah terlihat bapa zizah menyered zizah di tengah gelapnya malam.hamid langsung menusuk zizah dengan golok yang ia pegang.

"Tidak...." teriak zizah terbangun dalam mimpi.keringat dingin keluar dari tubuhnya yang indah.nafasnya terengah engah dan  badannya gemetar menahan rasa takut yang ada

"Zah kamu ga apa apakan?" tanya evan  menatap zizah

Zizah masih mematung ia melihat ke arah evan setengah sadar

"Udah tidur aja lagi,yang tadi itu hanya mimpi" ucap evan membalikan badan hendak pergi tidur di sopa

"Jangan tinggalkan aku,,,aku takut sendirian" zizah langsung memeluk evan dari belakang.

Evan memutar badannya

"Tenang saja gue ga akan kemana mana ko"ucap evan berusaha melepaskan tangan zizah

Tapi zizah malah memeluknya semakin erat

"bolehkah aku meminta ka evan sekali ini saja,tidur bersamaku" zizah mendongakan kepala karna posisi evan sekarang lagi berdiri

Evan melihat bola mata zizah yang polos tidak percaya dengan permintaan istrinya

"Baiklah" jawab evan,ia tidur di sisi zizah,sedangkan zizah tidur membelakangi evan

Evan merubah posisinya menghadap ke zizah,setelah zizah tidur pulas

Ia sedikit mengangkat tubuh zizah untuk menghadap kepadanya

Evan menggantikan bantal zizah dengan tangannya

terlihat zizah masih memakai bulu mata palsu lengkap dengan riasan wajah yang belum sempat di bersihkan

Keringat  dingin yang keluar dari badan zizah masih betah menempati tubuh zizah yang indah

'Sebesar inikah luka yang bapa loe berikan kepada anaknya'batin evan

Evan patut bersyukur memiliki kedua orang tua yang begitu menyayanginya

Jauh sekali dengan kehidupan zizah yang ta pernah merasakan kasih sayang orang tua

Terdengar suara adzan subuh berkumandang ditengah kesunyian

Badan zizah menggeliat merasakan sesuatu yang melingkar di pinggangnya,di tambah hembusan nafas yang begitu dekat dengan pipinya

Zizah langsung berniat untuk membuka matanya,tapi entah kenapa ia tidak bisa membuka matanya sendiri

Zizah samakin panik sudah beberapa kali ia mencoba membuka matanya sendiri namun hasilnya masih sama

"Aaaaaaaaaa" teriak Zizah sekencang kencangnya membuat evan terbangun dengan kaget mendengar teriakan zizah

"Ada apa?" tanya evan kaget celengak celinguk mencari seseorang takut ada maling masuk keruangannya

"Tolongin aku,aku ga bisa membuka mataku" ucap zizah

Evan langsung mendekati zizah,melihat mata milik istrinya

"Ha....ha...."evan ketawa dengan kencang.

zizah tidak bisa membuka mata akibat dari lem bulu mata super yang zizah pake.ia tidak mencopotnya semalaman ditambah zizah menangis mengakibatkan lem bulu mata itu melember kemana mana

" pagi pagi udah repotin gue aja"evan berusaha mencopot bulu mata dengan sekuat tenaga seperti merabut pohon singkong

"Aduh....yang pelan dong..." teriak zizah karna merasa sakit

"Bisa diam ga si" ucap evan

"Aku ga bisa diam ini semua salah ka evan, nyuruh aku pake bulu mata segala" jawab zizah menyalahkan evan dengan mata masih tertutup

"Mana gue tahu kalau akhirnya seperti ini.dasar loe aja yang nempel lemnya kebanyakan" elak evan yang tak mau kalah

Akhirnya evan membawa gunting di nakas,pelan pelan ia menggunting bulu mata palsu itu

"Makasih"ucap zizah,evan seperti super hero di matanya

" buat apa cuman makasih doang,gue minta hadiah dari loe"jawab evan dengan senyum devil ke arah zizah karna hasrat yang kemarin malam tidak tercapai

"Entar aja ya,aku kasih hadiahnya aku mau sholat dulu"

Zizah pergi kekamar mandi untuk mengambil wudhu.zizah berniat membersihkan wajahnya bekas mike up semalaman

Zizah sangat takut melihat sosok yang tidak dia kenal.pelan palan ia mendekati kaca itu,yang ternyata adalah dia sendiri

Mata zizah melotot melihat dirinya di cermin.bulu mata zizah yang sebelah kanan gundul tak tersisa ulah evan

1
Aidul Putra
😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨
Aidul Putra
dalam islam pun tdk ada larangan memandang wajah lawan jenis.....TERUTAMA WANITA....KARNA WAJAH WANITA ITU BUKAN AURAT....... TIDAK ADA HUKUM WAJIB BAIK ITU DALAM ALQUR'AN DAN HADIST.... SO BAGI YG BILANG MEMAKAI CADAR KARNA NUTUP AURAT... PLEASE TOBAT LAH.... 😂😂😂😂
Lilis Kurniati
bagus dan menghibur
Iyan Lila
mana lanjutannya thor
Endang Fitriani Yahya
lanjut up nyaaa
Srinadi Putu
Arthur bantu Evan atau RAN dan bang Ali serta Zizah untuk mengungkap ke jahatan Nadin dan beri dokter itu pelajaran dan sadar akan tanggung jawabnya sebagai dokter
Srinadi Putu
pasti musuh orang tua Evan karena iri atau dendam
Srinadi Putu
kasihan Zizah Arthur biar digrebek kelakuan Wawan dan temen2nya
Srinadi Putu
yang sabar ya Evan,..belum waktunya
Srinadi Putu
benar jangan biarkan Evan meninggal Arthur kasihan istrinya
Srinadi Putu
sehat selalu ya mbak
Srinadi Putu
umurnya jangan terlalu muda, ya ganti umurnya 18 tahun Arthur terimakasih
Srinadi Putu
ubi direbus lalu diisi Kelapa parut dan garam ditambah minumnya tuak manis enak dan lezat..
Srinadi Putu
ubi itu makanan paporit saya waktu dikampung..
Srinadi Putu
lucu sekali bikin saya sakit perut karena banyak ketawa
Suhartono
gak deh visual nya Resti gak ada yg lain thor
Har Tik
authornya ilang kemana ya di tungguin nggak up up juga 😭😭😭😭
Zrhy Wahyuni Nur Bilal
ah thor lebay the, salut sm karyanya semoga sukses thor
Zrhy Wahyuni Nur Bilal
hahaha, bikin ketawa sendiri. semangat thor
ara ars
disini ga nyambung lagi kata nya temen sekolah tpi kok si RAN udah kuliah si zizah baru 15 thn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!