NovelToon NovelToon
Racun Dalam Rumah Tanggaku

Racun Dalam Rumah Tanggaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom
Popularitas:12.1k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Niat baik tidak selamanya berakhir baik, hal ini terjadi pada rumah tangga Hanna dan Rizal

Malam itu keduanya menyelamatkan seorang wanita yang mendapat kekerasan dari suaminya

Mereka membawa tubuh lemah itu kerumah dan memberikan perawatan hingga wanita bernama Arum itu pulih

Namun nasib buruk menghampiri Hana, wanita yang telah ia selamatkan ternyata menjadi racun bagi rumah tangganya bersama sang suami

Pada akhirnya Rizal terjerat oleh pesona wanita lugu bernama Arum itu, hingga pernikahannya yang telah dikaruniai dua buah hati berakhir

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28

Rizal terkejut saat cahaya matahari memasuki kaca mobilnya. Ia tidak sadar kapan ia terlelap didalam mobil

Rizal mengucek matanya, ia kembali melihat kearah rumah bergaya minimalis yang tengah ia pantau

Tak ada orang yang ia cari, disana hanya ada seorang wanita paruh baya yang tengah menyapu

Tak lama seorang wanita keluar sambil menggendong seorang bayi kecil, Rizal menajamkan penglihatannya namun tak bisa melihat wajah bayi yang sepertinya tengah dijemur itu

Namun entah kenapa hatinya terasa menghangat saat melihat bayi kecil itu. Rizal memegangi dadanya yang terasa sesak

"Apa itu putriku?" Tanyanya dalam hati sambil memegangi dadanya yang masih terasa sesak

"Dia putriku"

Rizal hendak keluar namun urung, jika mereka mengetahui dirinya berada disini. Mungkin keluarga Hanna akan memindahkan anak serta istrinya jauh

Tidak, Rizal tidak akan membiarkan itu terjadi, ia harus puas dengan melihat putrinya dari jarak yang cukup jauh

Ia akan menunggu hingga Hanna ada didepannya dan mereka bicara, ia yakin setelah ia bicara dengan Hanna maka mereka akan kembali bersama

Ia akan membawa anak serta istrinya kembali kerumah, ia akan bersama keluarganya lagi keluarga yang selalu ia inginkan

Rizal merasa kehilangan saat ibu mertuanya membawa bayi kecil itu masuk, ia masih ingin melihat putrinya walaupun dari jauh

"Kita pasti akan bersama lagi sayang, kamu tunggu papa yaa!" Gumamnya saat sang putri benar-benar hilang dibalik pintu

Ponselnya berdering, Rizal segera menjawab panggilan dari sang ibu "Halo Bu"

"Pulang sekarang! Ibu ada dirumah kamu!" Ujar Widuri dari seberang telepon

Tanpa menunggu lagi, Rizal memacu kendaraan roda empat miliknya kembali kerumah. Entah apa yang akan ibunya lakukan saat mengetahui semuanya

Sekitar dua puluh menit, kendaraan miliknya tiba didepan rumah. Dari dalam terdengar suara seorang wanita yang tengah marah-marah dan sepertinya itu Widuri

"Assalamualaikum"

"Akhirnya datang juga kamu! Kenapa wanita ini masih ada disini dan dimana Hanna?" Cecar Widuri tanpa peduli jika sang putra baru saja tiba

"Ibu?"

"Gak usah ibu, ibu kamu! Dimana Hanna?" Kesal Widuri

"Hanna.." Rizal tidak dapat melanjutkan kata-katanya

Widuri seperti tahu sesuatu, ia mendekat kearah putranya lalu menatapnya penuh selidik

"Dimana Hanna? Apa yang terjadi?"

"Hanna pergi dari rumah"

Mendengar itu membuat Widuri tersulut emosi "Apa yang sudah terjadi hingga Hanna memutuskan untuk meninggalkan rumah?"

Rizal diam membuat wanita paruh baya itu kesal "Jawab Rizal!"

Rizal menunduk "Hanna melihat aku dan Arum bersama, dia marah dan.."

Plak

Rizal tidak dapat melanjutkan ucapannya karena satu tamparan keras mendarat di pipi kirinya dan itu dilakukan oleh sang ibu

"Breng___ kamu Rizal! Hanna sedang hamil dan kamu melakukan ini?" Widuri menggeleng tak percaya

"Bu aku.."

"Ibu sudah peringatkan bahwa kamu harus segera menyingkirkan wanita ini! Tapi kamu malah terus bersama dia!"

Widuri menunjuk kearah Arum yang senantiasa menunduk "Dan kamu wanita mura___"

Widuri menatap tajam pada wanita yang merupakan selingkuhan putranya itu "Puas kamu! Puas kamu karena sudah berhasil memisahkan Rizal dari istrinya?"

Arum memegangi pipinya yang juga ditampar oleh Widuri, rasanya begitu perih karena wanita paruh baya ini tidak main-main

"Aku sedang berusaha menemukan Hanna, kamu pasti akan bersama lagi" Ucapan Rizal malah semakin membuat Widuri kesal

"Untuk apa lagi kamu mencari Hanna? Hmm? Untuk apa? Untuk menyakiti dia lagi?"

"Aku akan minta maaf, aku yakin Hanna pasti akan memaafkan aku dan kami kembali bersama" Ujar Rizal dengan penuh keyakinan

"Tidak perlu, ibu tidak akan membiarkan perempuan baik-baik seperti Hanna bersama pria baji___ seperti kamu!" Rizal terdiam, harapannya sudah benar-benar hilang untuk kembali bersama Hanna

"Aku akan meyakinkan Hanna lagi Bu, aku yakin dia mau kembali sama aku lagi"

Widuri tersenyum miring "Apa kamu pikir setelah semua ini Hanna akan mau sama kamu lagi?"

Rizal diam, pertanyaan ibunya itu benar. Ia pun yakin jika istrinya tidak akan pernah memaafkan semua yang sudah ia lakukan

"Terserah kamu mau melakukan apapun Rizal! Yang jelas ibu tidak ingin memiliki menantu mura___ seperti dia"

Widuri menatap tajam kearah Arum lalu pergi meninggalkan rumah. Rizal segera mengejar sang ibu

"Bu dengerin aku.."

"Jangan pernah bicara sama ibu lagi, Rizal! Ibu malu punya anak seperti kamu!"

Widuri meninggalkan rumah putranya, sementara Rizal hanya bisa menatap kepergian sang ibu

Kini ia telah kehilangan segalanya, bahkan ibunya sendiri tidak ingin lagi melihatnya "Semua ini karena kamu Hanna!"

Rizal mengepal, dengan cepat pria itu memasuki mobilnya dan berlalu meninggalkan rumah. Tujuannya saat ini adalah kediaman sang mertua

Ia akan memaksa Hanna untuk kembali kerumah. Ia akan melakukan apapun bahkan mencium kakinya sekalipun

Mobilnya kembali terparkir didepan rumah, Rizal turun lalu menghampiri pintu dan mengetuk

Tak lama seorang wanita yang ia ketahui adalah asisten rumah tangga membuka pintu, tanpa menunggu lagi Rizal masuk kedalam rumah sambil berteriak

"Hanna!"

"Maaf mas siapa? Mau apa kesini?" Tanya wanita paruh baya itu mengikutinya dari belakang

"Dimana istri saya?"

"Istri mas siapa? Mbak Hanin kan belum nikah"

Rizal mengerutkan keningnya, ia tidak mengerti maksud dari pertanyaan wanita ini "Jangan pura-pura bi! Dimana Hanna?"

"Saya gak tau mbak Hanna, selama saya bekerja disini saya hanya melihat mbak Hanin dan ibu Hanum" Jelas Pembantu bernama Wati itu

"Jangan bohong!"

Tak lama seorang wanita paruh baya menuruni anak tangga, Hanum terkejut saat melihat menantunya ada disana

"Rizal?"

Hanum mendekat lalu berdiri dihadapan menantunya  "Dimana Hanna Bu?"

"Tidak ada Hanna disini!" Jawab Hanum dengan nada kesal

"Lalu dimana putriku?"

"Putrimu yang mana? Mereka tidak ada disini!" Ujar Hanum "Sebaiknya kamu pergi dari sini!"

"Aku akan pergi jika Hanna dan putriku ikut bersamaku" Ujar Rizal Keukeh

"Tapi mereka tidak ada disini!" Kesal Hanum

Rizal kesal, dengan paksa ia naik kelantai atas. Tujuannya jelas untuk mencari keberadaan istri serta putrinya

"Hanna!"

Hanum yang menyusul segera mencegah "Mau apa kamu Rizal! Jangan kurang ajar kamu! Ibu akan panggil warga untuk mengusir kamu dari sini"

"Aku mohon Bu, tolong pertemukan aku dengan Hanna! Sekali saja" Rizal memelas

"Kamu boleh bertemu dengan dia jika dia ada disini!" Rizal mengernyit, jika tidak disini lalu dimana Hanna

"Tadi pagi aku melihat ibu tengah menjemur bayi kecil, dia siapa?" Hanum terkejut, artinya Rizal mengawasi rumahnya

"Aku mohon Bu!"

Hanum menarik napasnya panjang "Dia memang putri kamu, tapi ibu tidak akan mengizinkan kamu untuk membawanya"

Rizal merasa terharu mendengarnya, ternyata ia tidak salah jika itu memang putrinya

"Lalu dimana Hanna?"

"Hanna sedang menjalani pengobatan!" Jawab Hanum

"Pengobatan? Hanna sakit?" Tanya Rizal penuh kekhawatiran

"Ya, kejadian itu membuat mental Hanna terguncang dan untuk mengembalikan kewarasannya Hanna memerlukan perawatan!"

Rizal hampir saja terhuyung mendengar penjelasan ibu mertuanya itu. Mental istrinya terguncang karena kebodohannya

"Jadi sebaiknya kamu pergi dari sini! Biarkan Hanna tenang tanpa ada bayang-bayang pengkhianatan kamu" Hanum sudah menitihkan air matanya membayangkan keadaan putrinya

"Maafkan aku Bu!"

"Ibu tidak bisa menyalahkan kamu, Rizal. Mungkin memang kamu sudah bosan bersama Hanna, tapi ibu menyayangkan karena kamu tidak mengembalikan dia pada ibu dengan baik-baik!"

Rizal membeku, ucapan ibu mertuanya salah, ia tidak pernah bosan bersama Hanna. Hanya saja dirinya yang lemah hingga godaan setan itu dengan mudahnya masuk

"Tapi aku sangat mencintai Hanna Bu" Lirihnya

"Ibu mohon pergi dari sini!" Usir Hanum dan Rizal tidak memiliki pilihan lain selain menurutinya

1
Siti Umaroh
mau nyah Hana blik SMA Rizal Thor BKIN mreka bersatu lgi
Eva Safitri: Tapi banyak yang gak setuju
total 1 replies
cinta semu 2
🤣🤣bos koplak ...bikin kopi aja kasih tutorial...
Oma Gavin
hidup hanna keluar dari macan ompong cuma doyan selingkuh masuk kandang buaya darat hobby menindas
Siti M Akil
mantan ada² aja kelakuan mu
Oma Gavin
wah hanna ketemu mantan kelihatannya jodoh yg tertunda sudah dipertemukan
Oma Gavin
intinya jgn mau balikan sama rizal menjijikan sudah celap celup arum bisa kena penyakit kelamin kan arum lobang nya banyak yg celup tinggal tunggu waktu arum krna hiv
Lee Mba Young
Males banget peran wanita nya gk badas mlh menye menye. masih mau juga ngurusin laki tukang selingkuh. mnjijik kan. mlh kelihatan murahan Hana nya.
Lee Mba Young
🤣🤣 Hana terlalu bucin mkne smpe Gila di selingkuhi.
ngapain juga ngurusin laki bgitu kl Aku mah bodo amat.
Aku dah ngrasain kok dan gk sebucin itu ma laki.
di khianati tambah sukses bukan mlh Gila Dan gk bisa move on plus plenger.
Oma Gavin
jgn pernah memaafkan perselingkuhan itu udah penyakit dan pastinya kedepan akan terulang jadi tetap tegas dan lanjutkan perceraian
Lee Mba Young: Hana kn bucin jd goblok pol masih mau ngurusin laki bgitu.
total 1 replies
stela aza
bertele-tele si Hanna 🤦🤦 maaf y Thor jujur ceritanya membosankan,,, stuck di situ trs kaya novel tetangga ceritanya kaya gini ,,,udh gitu penulisnya anti kritik dr pembaca ,,, padahal kritik itu bagus bagi para penulis agar karyanya lebih baik lagi ,,, tapi ada sebagian penulis yg g mau di kritik bahkan yg lebih parah lagi si penulis memblokir orng yg mengkritiknya 🤦🙏
Cha Libra: bner bnget ..pdhal kritikan itu bagus jdi s penulis bisa lbih memperbaiki lagi ,,lbih tau d mna letak certa yg d bkin kurang bagus atau kurang sreg bagi s pembca
total 1 replies
Anonim
BUNUH RIZAL ANJING... DEMI APAPUN
Anonim
BUNUH RIZAL... BUNUH DIA...
Lee Mba Young
Bagus jng mau balikan, lagian dah pernh niduri wanita lain jijik banget lah dpt bekasan.
Cha Libra
jngan ampe blikan lagi Thour .udh celup² ma jalang masih mau blikan
Oma Gavin
buang sampah pada tempatnya jgn pernah dipungut lagi
Lee Mba Young
iya lah kl masih mau rujuk naman ya bodoh. laki selengki kok mau rujuk najis banget.
Oma Gavin
jangan sampai jalan cerita nya hanna rujuk sama rizal menjijikan sudah celap celup sama arum
Oma Gavin
udah melek matamu rizal suami lucknut goblok ngga ketulungan perempuan murahan seperti arum kamu jadikan selingkuhan sekarang nikmati saja penyesalan mu sampai mati hanna TDK akan lagi memaafkan dan kembali sama kamu
Siti M Akil
cinta ttpi selingkuh 🤣🤣
Oma Gavin
menjijikan jgn percaya bu dgn air mata buaya Rizal, semoga jodoh Hanna dokter Rama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!