NovelToon NovelToon
GAYATRI S2 Mencintainya Hingga Akhir

GAYATRI S2 Mencintainya Hingga Akhir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Crazy Rich/Konglomerat / CEO
Popularitas:11.3k
Nilai: 5
Nama Author: Hernn Khrnsa

Selama 25 tahun, Rashaka Nareswara setia menjaga cintanya. Ia tetap bertahan, dan berharap pada satu nama yang tak pernah berubah di hatinya. Hingga akhirnya, penantian panjang itu berbuah manis.

Ia berhasil mempersunting wanita yang ia cintai sejak dulu, memulai kehidupan rumah tangga yang tampak sempurna.
Namun, kebahagiaan itu tak pernah benar-benar utuh. Di balik senyum sang istri, tersimpan bayang-bayang masa lalu yang belum selesai. Masalah demi masalah yang perlahan meretakkan kehangatan yang mereka bangun.

Akankah cinta yang bertahan selama seperempat abad itu mampu melawan luka yang belum sembuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hernn Khrnsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

GAYATRI S2 — BAB 28

Setelah malam panjang yang penuh kecemasan, kondisi Shakira mulai menunjukkan perkembangan yang cukup baik. Tubuhnya memang masih lemah akibat kehilangan banyak darah dan operasi yang baru dijalaninya, tetapi setidaknya kondisinya sudah jauh lebih stabil dibandingkan sebelumnya

Meski demikian, keadaan fisiknya yang membaik tidak serta-merta membuat hatinya ikut tenang. Sejak membuka mata pagi itu, Shakira terus dihantui perasaan aneh yang tidak mampu ia jelaskan. Ada kehampaan yang mengendap di dalam dirinya, seolah ada sesuatu yang hilang tetapi belum bisa ia pahami.

Shakira sepenuhnya mempercayai penjelasan yang diberikan Nayana dan Gayatri mengenai kondisi kesehatannya, tetapi nalurinya terus mengatakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres. Perasaan itu membuatnya gelisah.

Saat itu, Gayatri tengah duduk di dekat jendela sambil mengupas buah untuknya. Sementara Nayana berada di sisi ranjang, berusaha menyuapi beberapa sendok bubur agar putrinya mau makan.

“Kau harus makan sedikit,” ujar Nayana lembut.

Shakira mengangguk pelan. Ia berusaha menuruti permintaan ibunya meskipun nafsu makannya hampir tidak ada. Baru beberapa suapan masuk ke mulutnya saat pintu kamar perlahan terbuka.

Keenan masuk sambil membawa beberapa barang yang diminta perawat. Begitu melihat suaminya, Shakira langsung terdiam. Hubungan mereka belum benar-benar membaik setelah berbagai pertengkaran yang terjadi beberapa waktu terakhir. Namun hari ini, ada sesuatu yang berbeda dari penampilan Keenan.

Wajah pria itu terlihat jauh lebih kusut daripada biasanya. Matanya tampak sembab, seolah tidak tidur semalaman. Bahkan langkahnya pun tampak berat.

“Kau belum pulang?” tanya Shakira pelan.

Keenan menggeleng. “Aku ingin tetap di sini.”

Jawaban singkat itu membuat Shakira terdiam. Entah mengapa, ada sesuatu dalam nada suara Keenan yang terdengar berbeda. Tidak ada sikap defensif, tidak ada nada kesal, hanya kelelahan yang sulit disembunyikan.

Gayatri dan Nayana saling bertukar pandang. Mereka bisa merasakan ketegangan yang masih menggantung di antara pasangan muda itu.

“Aku akan keluar sebentar,” ujar Gayatri sambil berdiri.

“Aku juga ingin menemui dokter,” sambung Nayana lalu meletakkan mangkuk yang berisi bubur itu ke atas nakas.

Keduanya lalu meninggalkan ruangan rawat Shakira hampir bersamaan, sengaja memberi kesempatan bagi Keenan dan Shakira untuk berbicara hanya berdua.

Setelah pintu tertutup, suasana kamar mendadak sunyi. Keenan perlahan berjalan mendekat lalu duduk di kursi yang sebelumnya ditempati Nayana. Ia menatap lantai beberapa saat, sementara Shakira memperhatikannya dengan diam.

“Kau terlihat berantakan,” kata Shakira pada akhirnya, menatap wajah suaminya yang tertunduk di sampingnya.

Senyum tipis muncul di wajah Keenan, ia menaikkan pandangan dan menatap wajah pucat Shakira. “Aku memang berantakan.”

Jawaban itu membuat Shakira mengernyit. Untuk pertama kalinya sejak mereka menikah, ia melihat Keenan tidak berusaha menutupi apa yang dirasakannya. Tidak ada alasan. Tidak ada pembelaan diri. Tidak ada sikap keras kepala yang biasanya selalu muncul ketika mereka berselisih. Yang terlihat hanyalah seorang pria yang sedang kelelahan menghadapi dirinya sendiri.

“Apa yang sebenarnya terjadi, Keenan?” tanya Shakira perlahan. “Kenapa aku merasa … kalian semua sedang menyembunyikan sesuatu?”

Pertanyaan itu membuat tubuh Keenan sedikit menegang.

Shakira terus menatapnya. “Aku merasa semua orang berusaha menyembunyikan sesuatu dariku. Ayahku, Ibuku, orang tuamu bahkan kau juga, Keenan.”

Jantung Keenan langsung berdegup lebih cepat. Ia menundukkan kepala dan menggenggam kedua tangannya erat-erat di atas pangkuan.

“Kenapa kau bertingkah seperti itu?” lanjut Shakira. “Ini tidak seperti kau yang biasanya, Keenan. Sesuatu pasti terjadi, kan?”

Keenan menarik napas panjang sebelum akhirnya menjawab. “Aku hanya merasa bersalah padamu, Sayang.”

“Aku tahu, tapi karena apa?” desak Shakira lagi.

Keenan memejamkan mata sejenak. Bayangan dokter yang menyampaikan kabar buruk itu kembali muncul dalam benaknya. Bayangan Shakira yang terbaring lemah di ruang operasi, tangisan keluarganya, dan rasa kehilangan yang memenuhi lorong rumah sakit masih terasa begitu nyata.

“Aku sudah menjadi suami yang buruk bagimu,” ucapnya akhirnya dengan suara rendah.

Shakira terdiam, mendengarkan dengan napas yang terasa tercekat di tenggorokan.

“Aku telah membuatmu menangis berkali-kali,” lanjut Keenan. “Aku membuatmu merasa sendirian. Aku membiarkanmu menghadapi banyak hal tanpa dukunganku. Aku … aku minta maaf, Shakira. Maaf jika aku sudah membuatmu menanggung semuanya sendirian.”

Shakira tidak segera menjawab. Ia hanya memandangi wajah suaminya yang tampak begitu rapuh. Belum pernah ia melihat Keenan seperti ini sebelumnya. Biasanya pria itu selalu berusaha terlihat kuat, bahkan ketika sebenarnya sedang takut atau bingung. Namun hari ini, semua pertahanan itu seolah runtuh begitu saja.

Matanya perlahan mulai berkaca-kaca. “Aku memang marah padamu,” katanya jujur.

Keenan menundukkan kepala.

“Tapi yang lebih membuatku sedih adalah karena aku merasa sendirian.”

Kalimat itu terasa seperti pukulan yang telak. Keenan memejamkan mata sesaat. “Aku tahu,” jawabnya lirih. “Dan aku menyesalinya.”

Keheningan kembali hadir di antara mereka. Namun kali ini, keheningan itu tidak terasa setegang sebelumnya. Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, mereka tidak sedang saling menyerang atau mempertahankan ego mereka masing-masing. Mereka hanyalah dua orang yang sama-sama terluka dan sedang berusaha memahami satu sama lain.

Di luar kamar, Gayatri yang baru kembali dari lorong rumah sakit sempat menghentikan langkahnya ketika melihat keduanya berbicara melalui kaca kecil di pintu.

Ia tidak melangkah masuk, melainkan hanya berdiri memandangi mereka dari kejauhan. Perlahan, sebuah harapan kecil tumbuh di dalam hatinya. Sebab ia merasa Keenan tidak lagi berusaha melarikan diri dari masalahnya.

“Apa kau mempercayai air mata anakmu itu, Gayatri?”

Suara Nayana yang tiba-tiba bertanya membuat Gayatri sontak menoleh dengan bingung.

Nayana balas menatap Gayatri dengan sorot mata kebencian, matanya bahkan tampak memerah. “Aku tidak akan pernah melupakan kejadian ini, Gayatri. Demi apapun, aku tidak akan pernah memaafkan putramu yang sudah membuat putriku menderita seperti ini.”

Gayatri menunduk, memahami dengan jelas kemarahan Nayana. Jika ia berada di posisi yang sama, Gayatri pasti akan mengatakan hal yang sama. Ia tahu, apa yang telah Keenan lakukan pada Shakira belum tentu bisa dimaafkan. Sebagai seorang ibu, Gayatri sangat mengerti kemarahan Nayana.

“Kau harus melakukan sesuatu terhadap putramu itu, karena aku tidak ingin melihat putriku menangis lagi,” kata Nayana berikutnya. Ia membuang muka lalu pergi dari sana dengan sambil mengusap pipinya.

1
Thewie
nikmatilah pilihanmu kaluna...
kehancuran menantimu..
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Janji harus ditepati 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Tengah hari yang petang 🤔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
jangan datang Kaluna 😏
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Shaka the best 👍🏻
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Akhirnya bisa makan dgn tenang 😁
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Akhirnya keluarga besar berkumpul 👍🏻
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
good job Keenan 😌
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Lumayan dapet kuliah gratis 🤣
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
setuju 😌
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
tetap semangat 💪🏻
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Untunglah Keandra pulang😔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Setuju 👍🏻
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Hati" Kaluna firasat ibumu tidak pernah salah😔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Regina 🤔
HK: Regina lintas novel 😔
total 1 replies
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Cobaanmu banyak sekali Gayatri 😔
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
🤣🤣🤣
Thewie
buat Shaka bahagia dengan Gayatri thor. jangan biarkan masalah keluarga Mahesa membuat mrk gak bisa tenang
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Kau harus benar" berubah Keenan sebelum kehilangan semuanya 🥺
@◌ᷟ⑅⃝ͩ●Marlina●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
Selamat Keandra 👏🏻👏🏻👏🏻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!