NovelToon NovelToon
The Destiny Of A Princess

The Destiny Of A Princess

Status: tamat
Genre:Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Transmigrasi ke Dalam Novel / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Acha08

(Proses revisi)

Takdir yang berubah membuat beberapa kejadian tak terduga datang menghampiri.

Kecelakaan Pangeran yang tidak tahu apa penyebab pastinya hingga ia mengalami lupa ingatan, membuat ku tidak bisa berbuat apa-apa.

Aku hanya bisa berharap bahwa dia akan baik-baik saja. Namun naas, setelah Pangeran mengingat semuanya dia malah membunuh ku yang merupakan cinta pertamanya.

Tak hanya sampai di situ saja. Setelah kematian ku, bangun-bangun aku sudah berada di masa lalu tepatnya saat sebelum kejadian Pangeran di serang.

Akankah kali ini aku bahagia? Terlebih, mengulangi waktu yang pada dasarnya membuat ku muak dan ingin mengakhiri hidup ku sekali lagi.



#Dilarang Mengcopy Cerita#

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Acha08, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 27

Kaisar Louis dia memalingkan wajahnya menatap kearah Kaisar Theo, mempertanyakan apa maksudnya ini.

"Itu adalah mata-mata yg membawa kalung dengan lambang Kekaisaran Beryl lalu mengaku sebagai pengawal dari Kekaisaran Ango." Jelas Kaisar yg kini semakin membuat bingung Kaisar Louis.

"Jadi, maksud mu? Aku menyuruh mereka memata-matai Kekaisaran Aegeus, dan karena itu kau juga menyuruh mata-mata mu menyelidiki Kekaisaran Beryl?!" Jelas Kaisar Louis dan di angguki oleh Kaisar Theo.

Galen lalu memberikan kalung itu sebagai bukti dari perkataan mereka. Tapi Kaisar Louis hanya melihatnya saja

"Yang Mulia, Kami tidak menuduh tapi bukti sudah di depan mata. Apa kalian bekerja sama untuk menghancurkan Kekaisaran Aegeus?" Ucap Galen, nampak Kaisar Louis tidak menerima perkataan dari Galen.

"Kau menuduh ku?!"

"Tidak Yang Mulia, saya hanya bertanya saja." Balas Galen dengan tenang. Sebelum Kaisar Louis menjawab pertanyaan dari Galen, Kaisar Nick segera membuka suaranya.

"Justru aku semakin curiga, apa jangan-jangan kalian memanipulasi bukti yg ada." Ujar Kaisar Nick.

"Apa yg anda katakan?" Ujar Pangeran sambil mengerutkan alisnya.

"Tadi, Kaisar Theo mengatakan bahwa mereka dari Kekaisaran Ango tapi membawa kalung Kekaisaran Beryl, apa itu masuk akal? Lalu mayat ini kenapa menghitam? Mungkin saja kalian membakarnya agar bukti palsu ini tidak terlalu terlihat kan?" Mendengar suara penjelasan dari Kaisar Nick, Kaisar Theo segera berdiri di ikuti yg lainya. Dia lalu mendekat kearah kaisar Nick dan menatapnya tajam.

"Sekarang kau menuduh Kekaisaran Aegeus memanipulasi bukti agar bersalah?!" Ucap Kaisar Theo tidak senang.

"Kenapa? Apa kau takut Theo?" Ucap Kaisar Nick. Galen lalu membuka suaranya untuk menenangkan Kaisar Theo.

"Bagaimana bisa kami memanipulasi bukti, itu adalah kejadian yg nyata, dan soal mayat yg hangus itu, terjadi penyerang saat di ruangan interogasi dan membuat kulit mereka ini menghitam." Jelas galen sambil menujuk tiga mayat yg masih di dalam ruangan.

Kaisar Nick tertawa mendengar penjelasan dari Galen.

"Zaman sekarang semua bisa di lakukan, dan bagaimana bisa ruangan introgasi yg di jaga ketat bisa di serang, apa penjelasan mu itu di buat-buat? Otak Kekaisaran Galen Alastor?" Semua kini terdiam.

'Rencana ku ternyata berjalan sangat bagus...' pikir kaisar Nick.

"Jika seperti itu, Artinya kalung ini bisa di buat? Dan kau Theo sudah mengkhianati kepercayaan ku selama ini?! Bilang saja kau yg meracuni Kekaisaran Ango dan Berly!!! Kenapa harus membuat bukti palsu seperti ini untuk membela diri?!" Kaisar Louis segera mengeluarkan pedangnya menunjuk kearah Kaisar Theo.

Duke serta Deondre segera dengan cepat menodongkan pedang mereka kearah Kaisar Louis.

"Satu goresan saja, kau bisa tamat di tempat ini Yang Mulia Louis" ucap Duke George. Tanpa mereka sadari beberapa prajurit dari kedua Kekaisaran megerumuni mereka dengan pedang.

Kaisar Theo yg sadar, akan hal itu dan dia juga tidak ingin pertumpahan darah terjadi di kerajaannya hanya karena kesalahan pahaman seperti ini.

Dia lalu mengangkat tangannya menyuruh Duke George dan Deondre meletakan pedangnya kembali.

Mereka dengan berat hati menuruti perkataan dari Kaisar tapi sedari tadi pangeran Dellion sudah mengeluarkan aura penyerang yg cukup besar jika pedang dari Kaisar Louis itu bergerak.

Kaisar Nick yg melihat pangeran Dellion seperti itu hanya bisa tersenyum simpul saja dia lalu bangkit berdiri.

"Apa kau mau menyerang kami, yg hanya datang meminta keadilan pangeran?" Ujar Kaisar Nick. Kaisar Theo yg sadar maksud perkataan dari kaisar Nick dia segera memberi tanda agar Dellion menenangkan dirinya.

"Sepertinya ada kesalah pahaman dari pembicaraan ini, tapi aku memang tidak meracuni kedua Kekaisaran dan hanya mengirim mata-mata saja, dan ingin menyelidiki siapa otak dari semua ini." Jelas Kaisar Theo pada yg lainya. Tapi karena Kaisar Louis yg sudah tersulut emosi, dia tidak bisa percaya akan perkataan dari Kaisar Theo.

"Nanti seperti sekarang kau baru berucap seperti itu? Apa Kaisar Theo sudah takut?" Ucap Kaisar Louis dengan senyuman yg begitu mengerikan.

"Yang Mulia, bisakah anda tenang dan mendengarkan penjelasan kami?" Ucap Galen.

"Penjelasan? Kalian pembohong! Penipu besar! Untuk apa aku mendengarkan kalian! Mati saja kau Theo!" Teriak Kaisar Louis, tapi saat pedangnya mendekati Kaisar Theo pintu depan terbuka lebar.

Di sana nampak Agnasia dengan rambut yg diikat satu serta pinta putih yg menghias kepalanya. Melihat Agnasia yg masuk, wajah Kaisar Nick berubah menjadi marah dia mengepalkan tangannya menatap perempuan itu yg sempat mirip dengan Mariana.

"Salam Yang Mulia, mohon maaf saya memaksa masuk kedalam ruangan." Ucap Agnasia, kemudian para prajurit masuk kedalam dan memohon ampun karena tidak bisa menahan Agnasia yg ingin masuk.

Kaisar Theo mengangguk mengerti, dan menyuruh para prajurit itu pergi keluar dan membiarkan Agnasia di dalam ruangan. Pintu lalu di tutup

'Huft... beruntungnya aku tepat waktu... tapi perasaan tidak enak apa ini, kenapa aku merasa aneh...'

Agnasia melirik kedua Kaisar dari Kekaisaran luar itu, sampai matanya melihat Kaisar Nick, saat melihat warna mata pria itu, ada sesuatu yg membuatnya tidak menyukai Kaisar Nick.

Agnasia lalu mendekat dan duduk dengan tenang.

'Sepertinya keadaan saat ini sangat kacau, aku tidak bisa salah bicara...'

Terdengar kekehan dari Kaisar Louis.

"Apa ini? Kalian mengundang wanita? Untuk membela diri kalian? Pufttt lucu... lucu sekali" tawa Kaisar Louis mengema di dalam ruangan. Agnasia menatap Kaisar itu lalu berbicara

"Apa Yang Mulia keberatan? Atau anda takut ketika seorang wanita bisa melawan anda" Agnasia tersenyum sambil menopang wajahnya dengan kedua tangannya dan menatap kearah Kaisar Louis.

Kaisar Louis sangat malu mendengar perkataan dari Agnasia dia lalu memutar arah pedangnya menuju Agnasia, dan itu membuat beberapa orang berteriak dengan menyebutkan nama kaisar Louis.

Duke dengan ekspresi wajah yg tidak senang, Deondre dengan tatapan dingin, Galen yg sudah mendekat kearah Kaisar Louis serta pangeran Dellion yg akan segera menyerang Kaisar Louis.

"Tenanglah..." ucap Agnasia.

Masih dengan senyumannya, Agnasia menyentuh ujung pedang Kaisar Louis.

Dia lalu menggoreskan tangannya hingga cairan berwarna merah keluar dan jatuh keatas meja.

"Agnasia?!!" Teriak yg lainnya. Tapi Agnasia terdiam.

"Dalam undang-undang Kekaisaran, jika seorang pria menyerang wanita yg tidak memiliki senjata dan tidak bersalah akan mendapatkan hukuman di penjara, jadi saya menuntut anda atas perbuatan yg anda lakukan." Mendengar penjelasan dari Agnasia semua terheran-heran, padahal dia sendiri yg melakukan itu tapi kenapa dia menuntut Kaisar Louis?

"Apa-apaan kau?! Menuduh ku yg bahkan tidak melakukan hal itu?" Ujar Kaisar.

"Sama halnya dengan kami, Kaisar datang tanpa bukti yg jelas, dan menuduh kami yg sudah memiliki bukti yg kuat? Apa anda tidak salah?!" Ucap Agnasia yg membuat Kaisar Louis terdiam.

'Wanita Ini, pintar juga'

1
Wynne a.m
kak maaf, ini kok ceritanya lama" sudut pandang dari karakter Agnasia saja ya?
padahal di chapter awal, sudut pandang dari penulis yg tau segalanya
ceritanya bagus, tapi bacanya jadi aneh
>AY<
siapa jodohnya agnesia?
>AY<
kaisar ango yg jahat namanya nick,
dia yg membunuh ibunya agnesia.
kucing itu bawahannya yg menyamar.
mengadu domba.
pangeran kena sihir hitam.
kudu bner" di baca teliti klo gak, susah mengerti alurnya
Nurlaila Mahlil
cerita yang sangat menarik
lisya_024
/Grin/
ega lestaluhu
maaf thor, tolong diperbaiki lagi kalimat percakapan karakternya, huruf miring hanya dipakai untuk kata penting atau percakapan dengan nada berbisik dan pemikiran pemeran. untuk percakapan biasa ada baiknya menggunakan huruf biasa saja kak
ega lestaluhu
maaf kak author, awalnya aku kira cuma sepenggalan percakapan aja yang pake 'huruf miring' eh ternyata semua percakapan pake huruf miring. sedikit saran revisi kak, huruf miring baiknya dipakai saat percakapan dalam nada tertentu seperti berbisik atau ucapan pemikiran si pemeran, supaya sesuai dengan tata bahasa dan aturan kalimat percakapan, biar lebih enak dibaca kak. sekian, mohon author jangan tersinggung dengan sedikit banyaknya komen orang tak dikenal ini🙏🙏
Jjlynn Tudin
jangan2 pangaeran di sihir Cirin
Dev..
keren dan seru banget ceritanya thor..berasa ikut terjun dlm ceritanya😍👍
Eda Eda
👍
Sulati Cus
menarik
Murni Murniati
agnesia ini masih bodoh, tak mau cerita sm skli, biar bisa dibantu, tak mau ambil pengalaman dr apa yg pernah terjadi
Murni Murniati
napa doa tak nanya sama snow soal lambang kuno itu
Murni Murniati
pdhl udah dkasih kesempatan masih bodoh dia, tak berpengetahuan luas
Murni Murniati
berarti mereka krn sihir gelap bgtu
Murni Murniati
mknya dulu dia mati mgkn krn sihir gelap,mknya semua org tak menyukai nya,
Murni Murniati
tp jgn sampe mereka jd menikah, krn biar dia mnyesal, kan dia udah bilang dia tak akan mnyesal
Sashimi Bee
skrg ngerti kenapa bbrpa kali baca diprotes soal penulisan percakapan karena percakapan biasa ditulis percakapan dalam hati klo di novel lain/Grievance/
ega lestaluhu: maksud kamu gimana ya kak? setauku penggunaan kalimat, kata dan beberapa tanda khusus dalam novel tuh ada aturan tulisnya. untuk kata miring yang paling banyak dipakai disini, emang gak sesuai ama penulisan novel yang baik. kata miring umumnya hanya dipakai untuk kalimat tertentu saja, jadi gak sesuai kalo dipakai untuk percakapan karakter
total 1 replies
Yennie Susantie
"Pelayan! Bawa Agnasia kembali ke kamarnya. Bawah beda arti. Langkah dan Langka beda arti
sahabat pena
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!