NovelToon NovelToon
PERCAYALAH

PERCAYALAH

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Spiritual / Romansa-Teen school
Popularitas:69.2k
Nilai: 4.5
Nama Author: Mrs. My

"Percayalah tiada yang tidak mungkin, selagi engkau yakin pasti akan ada hal besar datang kepadamu". Novel ini menceritakan tentang seorang wanita yang memperjuangkan kesetiaannya. Namun begitu banyak hal-hal yang membuat dia terkadang putus harapan.

Akankah dia mencoba mengikhlaskan seseorang pujaan hatinya kepada orang lain atau dia akan terus mempertahakannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mrs. My, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28 Detak Jantung yang Begitu Cepat

Siapa si yang tidak bahagia jika mendapatkan secarik surat dari sang pujaan hati. Setiap orang pasti merasakan bahagia karena detak jantung yang bergetar hebat.

🌻🌻🌻

Seminggu kemudian, putri menerima surat yang telah dikirimkan dinda melalui kantor pos yang tidak begitu jauh dari pesantren itu.

"Akhirnya sampai juga surat ini, Hmmmm. " Putri menghela nafas panjang.

Putri segera beranjak dari kamarnya sambil membawa secarik kertas berlipat itu, iya sama sekali tidak membuka bahkan membaca surat itu. Putri segera keluar dari kamarnya dan pergi mencari faiq untuk segera memberikan surat itu.

"Aku harus segera memberikan surat ini kepada faiq, tapi bagaimana ya apa yang harus ku katakan kepadanya. Aku malu jika bertemu dengannya. Apa aku suruh saja ya orang lain untuk memberikan surat ini kepada faiq. " Ucap putri pelan, putri terus melangkah kan kakinya hingga dia berhenti disalah satu gedung kelas.

Langkah putri terhenti ketika melihat faiq sedang berada dibawah pohon sambil membaca buku.

"Ini yang dinamakan pucuk di cinta wulanpun tiba, jodoh gak akan kemana Uuuu ganteng sekali faiq aku harus segera memberikan surat ini kepadanya. Tapi bagaimana ko tidak ada seseorang yang lewat ya. "Gumam putri didalam hati sambil bersembunyi disamping gedung kelas itu.

Tidak menunggu waktu lama terlihat seorang laki-laki berjalan menuju arah putri berdiri.

Seketika telah dekat putri, putri langsung memanggil nya dengan isyarat tangan yang dia lambaikan.

"Heii sini" (putri melambaikan tangannya). Lelaki itu melihat putri memangilnya langsung mendekat.

"Saya ya mba," ucap lelaki setenga baya itu.

"Iya la kamu siapa lagi coba yang ada disini," sahut putri.

"Ada apa ya mba putri, " ucap lelaki itu penasaran.

Lelaki itu adalah adik kelas putri yang sedang mengenyam pendidikan disana. Dia sudah mengenal putri, karena putri adalah teman akrab dinda. Siapa yang tidak mengenal dinda sosok perempuan paling di kagumi disana. Maka dari itu siapapun yang dekat dengan dinda tentu saja semua mengenalnya.

"Ini emmm gini, saya mau meminta tolong sama kamu apa kamu bisa bantu." Ucap putri sambil menyembunyikan surat dibelakang badannya.

"Minta tolong apa ya mba, memangnya saya bisa nolong mba apa. " Sahut lelaki itu kembali sambil menundukkan pandangan nya.

"Ini kamu tolong berikan surat ini kepada mas faiq ya, itu dia lagi duduk disana. " Ucap dinda menyodorkan selembar kertas yang masih terlipat rapi.

"Oh cuman ini mba, " sahut lelaki itu mengambil surat ditangan putri.

"iya cuman ini tolong ya kamu kasihkan kedia," ucap putri tersenyum.

"Kalau ini mah lecil mba. " Sahut lelaki itu.

Lelaki itupun melangkahkan kakinya pergi menjauh dari putri yang masih saja memperhatikan dia dari kejauhan untuk meyakinkan surat itu sampai ditangan faiq.

Lelaki itu mendekati faiq yang sedang asyik duduk sambil membaca buku ditangannya.

Seketika dia terkejut ada seseorang datang menghampiri nya.

"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu mas, " ucap lelaki yang membawa surat itu.

"Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatu, eh kamu anton ada apa. " Sahut faiq melihat kearahnya.

"Ini mas, tadi ada orang yang menitipkan ini kepada saya untuk diberikan ke mas faiq. " lelaki itu menyodorkan sebuah kertas yang terlipat rapi.

Faiq mengambil kertas itu dari tangan lelaki itu dan terus saja dia tatap kertas berwarna putih itu.

"Oh iya ini tadi dari siapa, " Ucap faiq penasaran.

"Itu mas dari mba putri itu mba putri nya tadi ada disitu." lelaki itu menunjuk kearah dimana putri memberikan surat itu.

Ketika faiq melihat kearah yang ditunjuk lelaki itu, putri segera bersembunyi dibalik gedung itu agar tidak terlihat oleh faiq.

"Eh ko tidak ada ya, tadi ada ko mas disana. " Tegas lelaki itu meyakinkan faiq.

"Oh ya sudah, terimakasih ya. " Ucap faiq tersenyum.

Setelah lelaki itu pergi menjauh, faiq terus saja memperhatikan kertas yang terlipat dengan rapi itu.

"Apa ini balasan dari surat dinda ya, " ucap faiq pelan dan semangkin penasaran.

"Tapi mengapa ada diputri, oh jangan jangan dinda menitipkan surat ini keputri. " Gumam faiq sambil tersenyum dan semangkin penasaran dengan isi surat itu.

Putri yang masih bersembunyi dan terus memperhatikan faiq yang tersenyum sambil memperhatikan surat itu.

"Tu kan dia pasti senang surat dari aku, ternyata dia juga punya perasaan sama sepertiku uuu senang nya hati ini. " Gumam putri sambil tersenyum-senyum.

"Ya sudah de, lebih baik aku pergi saja dari sini to suratnya juga sudah ditangan faiq dan semoga faiq suka surat dari ku dan kami bisa........ ah sudah la lebih baik aku pergi dari sini dari pada nanti ada yang melihat ku. " Gumam putri didalam hatinya.

Putri pergi meninggalkan tempat itu, sambil melangkahkan kakinya dengan penuh senyum bahagia. Sesekali dia bersenandung disetiap langkahnya menuju asrama.

Sedangkan faiq yang penasaran dengan isi surat itu perlahan membuka lipatan kertas itu.

Detak jantung yang semangkin cepat dan nafas yang tidak teratur itulah yang dirasakan faiq ketika hendak membaca isi surat itu.

"Untuk mu yang sedang menunggu , " gumam faiq membaca perlahan didalam hatinya sambil terus tersenyum manis.

Salam hangat 🌼

Untuk mu yang disana, sebelumnya aku berterima kasih kepada mu telah mengagumiku.

Sejak pertama kali aku mendapat kan surat ini tak ada yang berbeda dari rasa ini. Perlahan aku baca kalimat demi kalimat entah mengapa ada yang berbeda dengan hati ini. rasa deg-degan dengan detak jantung yang mulai tak beraturan perlahan mulai tumbuh dan hadir mengisi hati yang kosong.

Faiq berhenti membaca sejenak, untuk mengatur nafasnya yang begitu sesak karena merasa begitu gemetar.

"Apa kah aku sedang bermimpi aku bisa membaca surat dari dinda, kalimat ini begitu tersusun rapi dan menyentuh hatiku. " Gumam faiq didalam hatinya.

Faiq meneruskan kembali membaca perlahan kalimat-demi kalimat isi surat itu dengan penuh rasa bahagia.

Bicara tentang hati dan perasaan tidak akan ada pernah habisnya. Cinta memang tidak bisa ditebak dengan siapa dan harus bersama siapa. aku tak tahu apa yang aku rasakan saat ini, yang aku tahu aku sangat bahagia setelah membaca surat dari mu.

Aku tak tahu apakah itu hanya sebuah rayuan gombal atau sebuah kejujuran. Sebuah rayuan yang hanya ingin singgah dan tidak menetap sunggu aku tidak ingin hatiku sakit karena perasaan yang salah.

Perjalanan kita sungguh masih jauh, perasaan juga bisa berubah ubah setiap saat. Untuk itu dekatkanlah hatimu kepada sang pemilik hati, agar semua bisa sampai ke hati.

"D"

"Ha inisial "D" pasti ini dinda, iya aku yakin ini dari dinda. " Ucap faiq pelan.

Wajah yang kemerahan dengan sedikit keringat dihidung mancung itu karena bercampur aduk yang dia rasakan didalam hatinya.

Setelah selesai membaca faiq melipat kembali isi surat itu dan diletakkan didalam sela-sela buku catatan dia.

Matahari mulai tenggelam, faiq segera pergi menuju asramanya untuk mempersiapkan diri menuju mushola.

Langkah pun semangkin dekat dengan asrama itu, terlihat dari kejauhan akbar yang sedang berdiri dipintu kamar itu memperhatikan faiq dari kejauhan.

"Sepertinya ada yang beda ni, ko aku melihat wajah berseri-seri ya. " Ucap akbar menggoda faiq yang terlihat tersenyum-senyum.

"Ah mas akbar biasa saja ko. " Ucap faiq melangkah kan kaki nya masuk kedalam kamar itu dan meletakkan sebuah buku yang dia bawa diatas meja belajar dia.

"Yaudah aku mau mandi dulu ya mas, " Ucap faiq pergi mengambil peralatan mandinya.

Akbar yang tersenyum melihat tingkah faiq berdiri di samping bada meja belajar faiq.

"Dasar anak itu kemana mana bawaannya buku, " ucap akbar mendekati buku catatan faiq yang ia letakkan diatas meja itu.

"Apa si isi buku faiq ini, " akbar mengambil buku itu dari atas meja. Ketika akbar mengambil buku itu terjatuhlah secarik kertas putih yang terlipat dari dalam sela buku itu.

...****************...

.

.

BERSAMBUNG...

Terimakasih telah membaca

Tunggu episode selanjutnya ya 🌻🌻🌻

1
Yoanita_Situmorang
wahh si kakak up lagii😍😍😍

dah lama ga up jadi udah agak lupa 😅
Elisabeth Ratna Susanti
like fav😍
Your name
Salken ya Thor mampir nih.
Ellaa🎭
semangat kk 💕

salam dari -ZEVANAYA-
Yoanita_Situmorang
Aku kembali lagi kak
semangat up nya kak✊✊

ayo selalu saling dukung👍👍
serah lu dah
semangat kakak author
Om Rik
semangat kak
ilusi tak bertepi
LIKE thor🎉😍

ditunggu ya kelanjutannya slalu hadir JODOH TERPAKSAKU
DevFusvii
Semangat Kakak🤗
Ditunggu Next capt terbarunya😁

Udah ku bom like dan kasih rate Lima
Yuk saling suport🤗❤

Terimakasih🙏
Anita Jenius
Lanjut up ya kak
Martina Alfarizqi
semangat
Elisabeth Ratna Susanti
double like😍
Elisabeth Ratna Susanti
hadir😍
Xaverine
semangat Thor 💪💪💪
𝐓𝐢𝐟𝐟𝐚𝐧𝐲
Mampir like kakak❤️ next up semangat! Feedback MDL 😉
May: ahsiap kak
total 1 replies
Liana'S
Akhirnya...
Lanjut Thor.

Semangat terus ya..
May: mksih kak Lia 😍
total 1 replies
Jenong
hai kak aku mampir like ya
Anita Jenius
Lanjut up ya kak
Desrayanii
Yeee kakak update 🤗🤗
Xaverine
lanjut May, aku mampir lagi nih😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!