NovelToon NovelToon
Cahaya Cinta Arion

Cahaya Cinta Arion

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:324.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Puput

"Arion, tetaplah bersinar di gelapnya malam meskipun tanpa Cahaya..."

Hidup Arion yang penuh cobaan, membuatnya harus berjuang seorang diri. Melawan rasa sakit yang terus menyiksa dirinya, dia harus tetap bekerja untuk memenuhi kebutuhannya dan juga neneknya. Tanpa adanya kedua orang tua, dia harus mampu bertahan melawan badai kehidupan.

Dia juga harus melepas Cahaya, seorang gadis yang sangat dia cintai karena kesenjangan sosial yang teramat jauh.

Hingga suatu saat roda kehidupan itu berputar. Arion mendapat kehidupan yang sempurna. Apakah akhirnya Arion bersama Cahaya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puput, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 28

"Aya tunggu! Jangan pergi!" Bayu masih saja mengikuti Cahaya dan menahan tangan Cahaya

"Buat apalagi? Kamu sudah punya Nissa kan?"

"Maafin aku, Aya. Aku cuma mencobanya sama Nissa karena Nissa yang bisa membuat naf su aku kembali muncul."

Cahaya tertawa getir. Mencoba? "Iya, Mas. Memang wanita lain itu lebih menggoda makanya kamu bisa naf su sama dia."

"Aya, tapi kamu juga gak pernah mencoba merayu aku."

"Mas tahu kan, sejak awal dijodohkan aku gak cinta. Butuh proses yang lama agar aku bisa menerima kamu dalam hati aku. Aku gak pernah minta pisah karena aku ingin menemani kamu sampai sembuh. Meskipun Mama kamu terus menghina aku, meskipun Papa kamu mengambil harta aku sampai habis, aku tetap bertahan. Pelan-pelan aku terus berusaha menerima kamu. Tapi ternyata, ini yang aku dapat. Disaat aku kamu tuduh selingkuh, kamu sendiri yang selingkuh. Kalau memang Nissa yang bisa membuat kamu sembuh, kenapa gak bilang sejak awal. Kita bisa pisah sebelum kamu berbuat dosa seperti ini." Cahaya menghapus asal air matanya yang tidak bisa berhenti mengalir. Hatinya benar-benar terasa sakit. "Ini bukan salah aku, tapi Mama kamu dan bahkan kamu sendiri juga menyalahkan aku."

"Aya, kita bicarakan lagi baik-baik."

"Nggak! Semua sudah jelas. Lebih baik aku pergi. Selamat tinggal!" Cahaya melepas tangannya dari Bayu yang terus menahannya. Kemudian dia berlari pergi.

"Bayu, sudah biarkan Aya pergi. Dia jadi istri juga tidak ada gunanya."

"Mama, Aya sudah tidak punya apa-apa. Kalau memang kita harus pisah, aku ingin berikan apa yang menjadi hak dia. Biar kita berpisah secara baik-baik."

"Buat apa? Kamu juga tidak punya anak dengan dia."

Bayu menatap kepergian Cahaya yang kian jauh. Entah kemana dia akan pergi.

Aya, maafkan aku...

...***...

"MUA dari keluarga Rion memang the best. Kok aku bisa cantik gini sih." Nindi tersenyum menatap pantulan dirinya di cermin.

Beberapa saat kemudian ponselnya berbunyi. Dia membulatkan matanya saat melihat nama yang tertera di ponselnya.

"Yoga! Kenapa dia vc aku?" Dia biarkan ponselnya berdering sampai beberapa kali.

Nindi berdiri. Dia menjadi dilema. Mengapa juga Yoga menghubunginya di saat seperti ini. "Yoga, semua sudah terlambat. Eh, tapi aku kan belum tunangan."

Kemudian Nindi mengangkat panggilan video itu.

"Nindi, sayang, akhirnya kamu angkat."

"Ih, sayang, sayang. Aku udah kamu tinggalin dua tahun."

"Kan aku sudah bilang, aku pergi untuk kembali. Aku ingin membuktikan pada kamu dan keluarga aku bahwa aku bisa sukses di dunia musik."

"Terus sekarang sudah sukses?"

"Nggak! Aku kembali dengan kegagalan tapi rasa cinta aku sama kamu tetap sama dan aku sudah mulai menata hidup. Aku sudah memutuskan meneruskan usaha Ayah."

Nindi memutar bola matanya. "Kan dulu aku sudah bilang sama kamu, lebih baik kamu belajar meneruskan usaha keluarga kamu. Jadi kan kita gak perlu berpisah."

"Iya, dan aku menyesal menyia-nyiakan dua tahunku tanpa kamu. Tapi ngomong-ngomong kenapa kamu cantik banget gitu. Siapa yang menikah? Kamu jadi dayang-dayang?"

"Yoga, aku mau tunangan hari ini."

"Hah, tunangan? Sama siapa? Kamu udah lupain aku?"

"Ya, aku... Aku pikir kamu yang udah lupain aku. Kamu udah gak mau menemui aku lagi. Udah dua tahun juga tanpa kabar."

"Nindi, aku sekarang ada di taman dekat rumah kamu. Aku yang ke sana, atau kamu yang ke sini."

Nindi terdiam. Dia bingung harus bagaimana? Kalau dia kabur, bagaimana dengan Arion. Belum lagi kedua orang tuanya yang pasti akan marah padanya.

"Nindi, aku masih sangat cinta sama kamu. Kita lanjutkan rencana indah kita berdua ya. Jangan tunangan sama orang lain."

"Tapi masalahnya dia bosku."

"Jadi kamu lebih memilih bos kamu daripada aku?"

"Bukan begitu, Yoga. Aku..." Nindi membuka pintu kamarnya dan melihat kondisi rumahnya terlebih dahulu sebelum kabur. "Oke, biar aku yang ke sana." Nindi memasukkan ponselnya ke dalam tas lalu dia kabur di saat kedua orang tuanya menyambut kedatangan keluarga Arion.

Rion, maaf aku harus pergi, daripada aku menyesal seperti kamu dan Aya.

Setelah Nindi berhasil kabur dari rumah, Mamanya masuk ke dalam kamar dan mencari keberadaan Nindi.

"Nin, kamu dimana? Nindi?" Diah mencari keberadaan putrinya di kamar mandi lalu keluar dari kamar dan mencarinya di belakang tapi tidak ada. "Papa, Nindi dimana? Nindi kabur?"

"Kabur?" Seketika Edi menghubungi putrinya. Ponsel putrinya aktif tapi tidak diangkat.

Diah sudah bingung. Dia merasa tidak enak dengan keluarga Arion dan tamu yang telah datang.

"Nindi kemana jeng?" tanya Ida.

Diah semakin bingung. "Nindi kabur jeng. Gimana ini? Aduh, pasti nak Rion malu sekali."

"Kabur? Nindi kok gak bilang sama aku kalau mau kabur." Arion juga menghubungi nomor Nindi.

"Rion, kamu dan Nindi beneran setuju bertunangan kan?"

"Iya, Ma. Malah Nindi yang sangat antusias." Arion berusaha menghubungi Nindi lagi. Akhirnya Nindi mengangkat panggilan video itu.

"Rion, maaf. Aku gak bisa lanjut tunangan sama kamu. Pacar aku sudah kembali, aku gak mau menyesal kayak kamu dan Aya."

"Iya, aku mengerti tapi harusnya kamu bilang dulu, kita bisa bicara baik-baik."

"Aku takut Mama marah."

"Iya, Mama marah! Cepat kamu pulang! Rion pasti malu pertunangannya batal. Kita sudah mengundang tamu dan yang lainnya, terus kamu main kabur begitu saja."

"Maaf Tante, saya tidak ingin kehilangan Nindi. Maaf..." Yoga ikut masuk dalam panggilan video call itu.

"Yoga, kamu dari dulu masih saja belum berubah. Keluarga Tante tidak apa-apa malu, masalahnya ini keluarga besarnya Rion juga malu. Mama jadi tidak enak."

"Tante, sudah. Saya tidak apa-apa." Rion berusaha menenangkan suasana agar tidak semakin memanas. "Saya dan keluarga saya tidak apa-apa. Biarkan Nindi menentukan pilihannya."

"Lalu pesta ini?"

Kemudian Arion mengambil alih ponselnya. "Yoga, apa kamu benar-benar mencintai Nindi?"

"Iya, aku sangat mencintai Nindi. Kita saling mencintai."

"Kalau begitu, kalian sekarang ke sini. Acara ini untuk kalian berdua."

"Rion, ini serius?" tanya Nindi.

"Iya, dari awal kita memang tidak saling mencintai dan sepertinya kita memang tidak berjodoh. Semoga kalian bahagia. Cepat ke sini, acara akan segera dimulai. Cincin ini untuk kalian berdua. Tidak ada nama di dalamnya, hanya ada ukiran tanggal." Arion mengambil kotak bludru yang ada di sakunya lalu dia letakkan cincin pertunangan itu di atas meja. "Cepat pulang, jangan mengecewakan kedua orang tua kamu lagi." Kemudian Arion mematikan panggilannya.

"Nak Rion, Jeng Ida, Pak Alex, kami sekeluarga benar-benar minta maaf."

"Iya, tidak apa-apa. Jangan dipaksa kalau tidak saling cinta, kita pulang dulu ya."

Setelah itu Arion dan keluarganya pulang dari rumah Nindi. Belum juga masuk ke dalam mobil, ponsel Arion kembali berbunyi. Dia menautkan alisnya melihat nomor tidak dikenal itu. Kemudian dia mengangkat panggilan itu.

"Iya, hallo... Aya kenapa?"

1
Rizky Rahma Aulia Akbar
ya Allah masih aja sedih padahal udah beberapa kali baca. nangis aku ini😭😭
Fera Damayanti
Luar biasa
mars
sadis bgt judulnya ka🤣
mars
anak2 berbakti,tingfal sama ortu bukanya dimsa sulit tpi pas sukses itulah bakti yg sesungguhnya
mars
semangat kakak Othor,bgus ko
mars
iya berat bgt
Shee_👚
Luar biasa
Siti patma
masih ngikuti ceritanya semangat thor
Lina Suwanti
beruntung bgt takdir Bayu....semoga pernikahan ke 3 ini samawa n langgeng
memang hidup tidak hanya butuh cinta....tapi cinta salah satu sbg pondasi kuat dalam sebuah hubungan.....cinta dan kepercayaan yg kuat ..materi bisa cari sama2...dgn gaya hidup sederhana, selaku bahagia, dan kerja keras....tidak putus asa, yg oenting dikasi Kesehatan .....sukses menanti....
pengalaman pribadi nih..../Smile/
Heryta Herman
semangat thor...
ayooo..lanjuuut
Heryta Herman
aya memgandung anak arion...
anak yg di perut nissa bukan benih nya bayu.../Chuckle/
Heryta Herman
ayoooh gas pol thor...full ajaaa...
Ningsih Alfarizqi
semngt ka,,, pokoknya lanjut trus semua novelnya,,,abis ini lanjut ke ray
Ningsih Alfarizqi
tau g sih ka,,q BCA novel kk tu 1krya 1 hri,Ampe begadang
Author Halu: /Sob//Scream/ makasih kakak.
total 1 replies
Ningsih Alfarizqi
lanjut Arion dlu,,,
mommy neng
nama aslinya si tiwi ini ternyata indah pratiwi x yaa wkwkwkwk
Nismawati
Luar biasa
Author Halu
karya ini sudah pindah ke fi zzo ya dengan judul yg sama.
hersita maharani
💝💝💝💝💝💝
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!