JANGAN MEMPLAGIAT/MENGCOPY NOVEL NO!
seseorang gadis yang gak bisa berbicara/ngomong dia bisa melihat sebuah cermin nya untuk melihat dirinya dia tidak buta hanya gak bisa berbicara dan dia hanya menulis saja saat diajak bicara.
di sekolah dia hebat prestasi lomba gambar di sekolahnya lalu ada seseorang yang gak suka sama dia karena dia hebat tetapi dia dibully di kelas.
dia bertemu dengan seseorang tampan di sekolah cowok itu tersebut adalah pembalap motor.
bagiamana kisah kehidupan seseorang gadis itu
MASIH HIATUS!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lingmlbb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab028
✍️happy reading✍️
Di Rs.
Naura pun masih belum selesai dan gak ada bunyi tel dari ruang itu.
Sementara ibunya Naura, papanya Kenzo, dan Fira yang masih di luar dan menunggu.
Kemudian ibu Naura terus berdoa agar anaknya baik baik aja.
dan terus berdoa agar anaknya bisa untuk bisa berbicara.
🌊🌊🌊
Waktu terus berlanjut, kini Naura terus di periksa.
Dan dokter pun juga untuk periksa Naura.
"pa aku ke toko sebentar mau beli sesuatu." ucap Fira yang mau ke toko.
"ok nak jangan lupa beli sekalian ya untuk papa dan temanmu." ucap papanya Kenzo.
"baiklah pa aku ke sana dulu." ucap Fira lalu pergi.
Fira pun ke toko di terdekat RS, kini hanya berdua saja papanya Kenzo dan ibunya Naura.
Tak lama kemudian suster pun keluar dari ruangan dan memanggil nama ibunya Naura.
"permisi ada ibunya?" ucap suster.
"ya saya sus anak saya." ucap ibunya Naura.
"kalo gitu silahkan masuk dulu Bu!" ucap suster yang menyuruh ibunya Naura untuk masuk ke ruang.
"baik sus Saya akan masuk." ucap ibu Dwi lalu memasuki ke ruang.
"pak tunggu di sini ya maaf pak." ucap ibu Dwi yang sebelum ruang tadi.
"ya gak apa Bu silahkan masuk Bu." ucap papanya Kenzo.
Ibunya Naura masuk ke ruang.
Setelah masuk ke ruang ibunya melihat anaknya yang lagi periksa.
"dok bagiamana keadaan Anak saya?" tanya ibu Dwi kepada dokter.
"keadaannya alhamdulillah tapi ini masih di periksa periksa dulu." ucap dokter.
"Alhamdulillah semoga aja baik baik aja." ucap ibu Dwi.
🌊🌊🌊
di perumahan.
Kenzo yang udah ada di rumahnya karena motornya udah diperbaiki.
Kini Kenzo lagi makan di ruang makan hanya sendiri aja karena mereka ada di RS.
"mereka pada kemana kok kelihatan orang, mungkin mereka pada RS." ucap Kenzo sambil makan.
Kenzo melanjutkan makannya dengan cepat.
Setelah selesai makan Kenzo pergi ke kamarnya untuk bersiap siap.
"bibi!" ucap Kenzo memanggil bibinya.
"iya ada apa?" ucap bibi mendatangi Kenzo.
"bibi aku cuma bila! Kalau ada papaku yang lagi cari aku keluar sebentar!" ucap Kenzo menberi tahu ke bibi.
"ya tapi inikah Baru pulang sekolah ini mau kemana lagi nak?" tanya bibi itu.
"mau keluar sebentar aja kok bibi." ucap Kenzo.
"kalo gitu aku keluar dulu ya bibi!" ucap Kenzo lagi.
"hati hati di jalan." ucap bibi itu.
"ya!" ucap Kenzo.
Kenzo pun pergi dan naikin motornya.
🌊🌊🌊
RS.
Fira kembali datang ke ruang yang tadi dia hanya membeli sebuah di toko tadi hanya membeli minuman.
"pa nih minumannya." ucap Fira sambil memberikan minuman kepada papanya.
"ok makasih nak." ucap papanya lalu menerima minuman.
"sama² papa." ucap Fira.
"pa kemana ibunya Naura?" tanya Fira.
"oh itu? Tadi ada suster yang panggil orang tuanya terus di suruh masuk dan melihat anaknya." ucap papanya.
"oh bergitu pa ok." ucap Fira.
kini mereka menunggu di luar dan orang tuanya masuk ke ruang untuk melihat anaknya.
Di ruang.
"Dok bagiamana keadaan?" ucap ibu Dwi yang terus bertanya tanya dan khawatir.
"ini masih di periksa kok Bu, ibu tenang aja." ucap dokter yang tenangkan ibunya.
"iya dok saya sangat khawatir sama anak saya." ucap ibu Dwi.
Dokter pun terus periksa dan terus ngecek Hingg saat ini di mulailah dari awal tadi.
Setelah beberapa berjam jam dokter itu mencoba untuk tanyakan Naura agar bisa berbicara.
"nak coba buka suara kamu?!" ucap dokter menyuruh Naura untuk membuka suaranya.
Naura pun akan membuka suaranya sendiri.
bersambung...
Maaf cerita gak nyaman buat dibaca sekali lagi kalo ada typo maaf ya sekian terima kasih 🚶♂️