NovelToon NovelToon
Hidup Kembali

Hidup Kembali

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Balas Dendam / Reinkarnasi / Tamat
Popularitas:713.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: cahaya_bintang

Adelia adalah gadis yang pekerja keras, ia merantau di kota besar agar bisa memenuhi kebutuhan ayah dan kakanya yang berada di rumah. Semua ia berikan agar bisa membahagiakan kedua orang yang sangat ia sayangi namun penghianatan kakak Adelia dan Riki membuat dirinya dibunuh dan meninggal.

Tuhan masih berbaik hati memberikannya kesempatan kedua untuk hidup, namun masalahnya ia berada di tubuh orang lain. ia bertekad untuk membalas dendam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cahaya_bintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Tunggu

Sebuah taman yang sejuk dengan embun yang menetes juga rindangnya pepohonan membuat suasana menjadi sejuk. Di tambah banyaknya orang yang tengah berolahraga dan anak kecil yang bermain bersama keluarganya membuat tempat itu kian ramai.

Sepasang mata mengedarkan pandangannya, mencari sosok orang yang telah membuatnya kemari dan menunggu. Namun sedari tadi sejauh mata memandang Vanessa tak kunjung juga menemukan orang tersebut.

Ini kesekian kalianya ia melihat jam yang melingkar di tangannya, merasa jika dirinya tak salah waktu dan detik demi detik juga berganti menit telah berlalu hingga kurang lebih ia sudah menunggu selama 15 menit lamanya.

Vanessa merogoh tas selempanganya untuk mencari hp, ia hendak menelfon mas Arya yang sedari tadi membuatnya menunggu. Tetapi suara langkah membuatnya menoleh, melihat kedepan dimana ada anak kecil yang membawa setangkai mawar putih.

"Ini buat kakak". Katanya seraya memberikan bunga itu dan langsung berlari sebelum Vanessa mengucapkan terima kasih ataupun bertanya mengapa si anak kecil tersebut memberinya bunga.

Vanessa meletakkan bunga itu di bangku sebelahnya duduk, dan kembali mencari hp yang tadi belum ia temukan. Saat ia berhasil menemukan hp-nya tiba-tiba datang lagi seorang anak perempuan yang memberinya sebuah bunga mawar putih lagi.

"Makasih tapi ini dari siapa ?". Vanessa bertanya namun tak mendapat jawaban, dan anak kecil itu kembali berlari menghindari pertanyaan Vanessa.

"Aneh sekali, sebenarnya mereka datang dari mana ?". Vanessa melihat ke arah anak tersebut pergi, mereka sudah menghilang dengan cepat, heran mengapa ada dua anak yang memberikannya bunga dan semuanya mawar putih.

Vanessa hampir lupa dengan tujuan utamanya datang kesini, ia sudah memegang hp namun karena kedatangan anak tadi membuatnya lupa jika hendak menelfon mas Arya. Vanessa mengetik nama mas Arya di kolom pencarian dan tinggal menekan tombol hijau untuk membuat panggilan, namun seorang anak datang lagi dengan membawa bunga.

"Ini untuk kakak". Anak itu memberikan bungan nawar putih seperti sebelumnya dan langsung pergi meninggalkan Vanesaa dengan segala kebingungannya.

"Hei tunggu mengapa kau memberiku bunga ?". Vanessa hendak mengejar namun anak kecil itu berlari lebih kencang dan juga lebih gesit sehingga ia tak dapat menjangkau anak kecil tersebut. Vanessa kembali ke bangkunya berada di situ sudah ada 2 mawar putih.

Iya menggenggam ketiga tangkai mawar putih tersebut, dan merasa jika ketiga anak tersebut telah disuruh oleh seseorang yang iseng kepadanya. Vanessa larut akan kebingungannya hingga ia terkejut saat mendengar suara dering handphone. Dan di layar tertera nama mas Arya yang tadi hendak dihubungi tapi malah menghubunginya lebih dulu.

"Apakah kau suka dengan bunga itu ?" ~ Mas Arya

"Jadi mas Arya yang menyuruh ketiga anak itu untuk memberiku bunga ?" ~ Vanessa

Vanesaa merasa kesal, ia sudah menunggu lama dan kini mas Arya malah iseng kepadanya. Senang memang diberikan bunga namun ia merasa jengkel telah di permainkan.

"Kau terdengar marah, lebih baik kau berbalik" ~ Mas Arya

Vanessa merasa kesal dengan permintaan mas Arya yang ada-ada saja, ia berbalik dan melihat mas Arya yang membawa buket besar bunga mawar merah dan banyak anak kecil yang yang juga membawa bunga mawar putih untuk di berikan ke Vanesaa semua. Ada juga satu anak yang memberinya mahkota dari bunga namun tak sampai tingginya dengan Vanessa.

Vanessa berjongkok untuk mensejajarkan tingginya dengan anak kecil tersebut agar anak kecil itu bisa meletakkan mahkota di kepalanya. "Terima kasih".

Vanessa kembali melihat ke depan dimana Mas Arya berdiri di sana dengan senyuman yang sedari tadi membuatnya kesal tapi juga senang. Mas Arya berjalan mendekat kearah Vanessa dan memberikan buket bunga besar kepada gadis itu, setelah Vanessa menerima buket bunga itu, mas Arya merogoh saku dan mengeluarkan sebuah kotak kecil yang isinya adalah cincin.

Vanessa terperangah dengan cincin tersebut, ia bergantian melihat Mas Arya dan cincin itu. "Ada apa ini mas?". Tanyanya.

"Bukankah Riki dan juga kakakmu telah dipenjara ? Itu berarti tidak ada hal apapun lagi yang menghalangi pernikahan kita bukan? Aku ingin menagih janjimu untuk menikah denganku ". Mas Arya mengambil cincin itu dan ia sematkan di jari manis Vanessa.

Vanessa terkekeh seraya melihat jari manisnya yang telah tersemat cincin dan berganti melihat Mas Arya. "Aku kan belum bilang apapun ". Vanessa terkekeh.

"Kau tidak perlu mengatakan apapun karena aku sudah tahu jawabannya ". Baik Vanessa mau mengatakan Iya ataupun tidak bagaimanapun mereka tetap harus menikah, anggap saja ia terobsesi tapi ia tidak mau mau kehilangan wanita yang dicintainya untuk kedua kali.

"Tapi aku tetap ingin menjawab dan jawabanku adalah iya aku mau menikah denganmu mas". Mata Vanessa sudah tergenang dan ia meneteskan air mata, tapi itu bukanlah air mata kesedihan melainkan air mata bahagia.

Saat bersama dengan mas Arya, Vanessa menyadari perasaannya yang memang mencintai Mas Arya, saat berusaha bersama-sama menjebloskan Riki dan juga Alena ke dalam penjara, kebersamaan itu menumbuhkan benih perasaan cinta dan ia tidak menampiknya sehingga kini bukan hanya Mas Arya yang bahagia tapi juga Vanesaa.

Mereka saling melempar senyum, merasakan kebahagiaan yang telah meledak memenuhi tempat itu. Keduanya saling memeluk sebagai rasa senang dan syukur telah saling mencintai dan akan di persatukan oleh pernikahan. Kebahagiaan mereka nyatanya tertular ke semua orang yang ada di sana dan saling mengucapkan selamat dan juga bertepuk tangan.

"Aku berjanji akan membuatmu bahagia, dan segera mungkin membawa orang tuaku untuk melamarmu". Katanya saat pelukan itu semakin mengerat seakan tak ingin berpisah, mengacuhkan kebaradaan orang yang telah menjadikan mereka sebagai tontonan.

"Aku tunggu mas".

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Ini kenapa novel-novelku pada mau nikahnya, bingung sendiri.

Jangan lupa klik like, komen vote dan tip.

1
Atoen Bumz Bums
knpa gak dihotel
Atoen Bumz Bums
alena atau aneta thor
aldikn gak tau
Atoen Bumz Bums
pecat aja Riki biawak itu
Atoen Bumz Bums
manfaat kn kesempatan adel
Atoen Bumz Bums
nasib baik untuk Adelia
transmigrasi ke tubuh anak orang kaya men punya orang tua baik walaupun sibuk sama kerjaan jadi nggak perlu susah cari duit lagi
Atoen Bumz Bums
udah nggak ketulungan bege-nya
Atoen Bumz Bums
kenapa nggak pernah ngomong sama bapak nya
Atoen Bumz Bums
gara2 kakak taik
assalamualaikum semua maaf sebelumnya kak, aku izin pamit, mau cari novel lain saja, cerita mu sebenarnya sangat bagus tetapi terlalu vulgar, dan terlalu salah jika dibaca, maaf ya kak bukan menjelekkan tetapi di bab bab awal memang tidak baik, saya lebih suka dengan cerita yang mc nya berkelas dan tidak rendahan, bukan menghina tetapi tolong jika buat cerita dewasa jangan terlalu vulgar apa lagi sampai menjual diri, MC nya saja seperti itu apalagi alurnya
Atoen Bumz Bums: tinggal skip,
total 1 replies
hallo assalamualaikum semua maaf sebelumnya kak, tolong ya kak kalau buat cerita dikoreksi dengan baik, cerita mu di bab bab awal terlalu salah kak, bukan menjelekkan tetapi takutnya ada pembacamu yang masih dibawah umur
hah tor tor, kalo buat cerita jangan terlalu keterlaluan, kau sendiri pun juga enggak tahu pembaca karya mu itu ada yang di bawah umur atau tidak, aku bukan bermaksud menjelekkan tetapi secara tidak langsung kamu juga sudah melakukan hal hal yang tidak baik dengan membuat cerita seperti ini, cerita yang kau buat sebenarnya sangat bagus, tapi dikira kira juga kalau mau berkarya, yang ku takutkan itu satu kak, yaitu jika ada pembaca yang masih dibawah umur, tolong jika membuat cerita diperhatikan dulu ya kak, terimakasih
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
SantosaDebora
bego bgt sih, masa segtu gampangny ngasih uang byk gk curiga & gk ngecek dl
Nanik Lestari
Oon
ARA
Jadi ingat film Conjuring😱
ARA
Penasaran 😱😱😱
ARA
Arya lagi sama wulan?? 😜😁😁#typo
ARA
😁😁😁😁😁
ARA
Saking pengen ngerasain shoping sampai ke mall pagi2 barengan jam karyawan Absen😁😁😁
ARA
Semangat Adelia.. Bantai para penghianat cinta😊😊😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!