Cerita ini bermula ketika seorang lelaki yang notabene nya bersifat dingin dan cuek memiliki pacar yang baru mengenal arti kata Cinta. Namun dengan teganya ia mampu membagi cinta dan kasihnya dengan wanita lain.
Bukannya lelaki yang sifatnya dingin hanya mampu mencintai 1 wanita saja ?
Mustahil...
Lalu mengapa ia mampu membagi cintanya dengan wanita lain ketika ia hanya harus dipisahkan oleh jarak dengan kekasihnya hanya kurung waktu 2 bulan saja ??
Secepat itukah lelaki membagi kasihnya ??
Apakah lelaki di dunia ini semua sama saja ? Yang tidak mampu mengendalikan perasaan serta hawa nafsu nya dan hanya mampu membagi cintanya kesana kemari ...????
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amaliah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Diam
Matahari menyambut pagi dengan sinarnya yang hangat. Membuat semua pekerja sudah bangun melakukan aktifitasnya. Namun tidak untuk kedua kamar tersebut yang telah melakukan pergulatan dini hari. Berbeda dengan depan kamar Natasha, kamar yang di tempati Angel dan juga Sherin
Mereka berdua sudah bangun lebih dulu namun belum boleh dibolehkan untuk keluar kamar sebelum jam 9 pagi. Jadi mereka hanya bersantai ria di dalam kamar sembari menikmati angin pagi yang tercipta dari laut dari balkon kamarnya
"Kira kira mereka mereka ngapaian yah semalam ?" Tanya Angel pada diri sendiri yang melihat ke arah laut.
Sebenarnya dari semalam ia tidak tenang karena dare yang diberikan ke pacarnya. Ia takut akan terjadi sesuatu diluar kendali
Kalau untuk urusan Natasha,.Angel tidak ambil pusing karena ia tahu kalo Natasha emang suka sama hal yang berbau intim. Tapi tidak untuk urusan Marco dan Vio
Marco adalah pacarnya. Di satu sisi ia berfikir Marco pacarnya cowok dingin dan cuek jadi tidak mungkin ia berani berbuat sesuatu dibelakangnya. Namun disisi lain ia juga berfikir Marco adalah seorang lelaki normal, bisa saja dia terpancing nafsu dan melupakan dirinya yang sudah menjadi pacar
Vio adalah sahabatnya yang ia kenal sebagai cewek tidak banyak bicara atau pendiam, dan tidak suka sex. Namun di satu sisi ia berfikir mungkin saja ia menggoda atau menjadi sasaran Marco karena keseksiannya. Tapi di satu sisi ia juga berfikir, tidak mungkin Vio akan melakukan itu dibelakangnya, karena ia bersahabat.
Sahabat ? Apa benar yang ku fikir ini ? Seraya semalam dipermainan ia dengan sengaja memancing mancing kak Marco. Batin Angel tidak tenang
Angel yang melamun tidak menyadari Sherin sudah ada di sampingnya ikut berdiri
"Lo kenapa Jell ?" tanya Sherin yang melihat sahabatnya melamun
"Gue kefikiran Sher dengan kak Marco dan Vio. Kira kira mereka kelewat batas nggak yah semalam di dalam kamar ?? Secara gitu dare mereka konyol banget cuma harus pake pakaian dalam doang" Ucap Angel memangku dagu nya dengan kedua tangannya sembari matanya menatap lurus ke arah laut.
"Udah Angel, lo gak usah risau.. Vio gak mungkin ngelakuin itu kok" ucap Sherin mengusap pundak kiri Angel yang merasa mengetahui isi fikiran sahabatnya itu.
"Sebenarnya kita kita tuh kemarin risih ngeliat lo berduaan mulu dengan kak Marco, kita kita pada dicuekin jadi kita kita berinisiatif untuk mengganggu waktu lo berdua. Memisahkan lo berdua jika kedapatan hanya berdua doang" ucap Sherin tersenyum lembut
"Hmm, maaf yah Sher. Gue terlalu bahagia sampai sampai gue ngelupain kalian sahabat gue yang berada di tempat yang sama dengan gue" ucap Angel merasa bersalah
"Gak papa kok Angel. Selama lo bahagia, kita juga bahagia kok" ucap Sherin mengelus punggung Angel menenangkan
"Percaya aja sama Vio, dia gak mungkin kok ngelakuin itu. Yang sebenarnya harus lo waspadain tuh kak Marco. Gue ngeliat waktu kita main, dia beda banget dengan image dia yang biasanya. Tapi gue belum tau juga sih. Belum pasti juga kan alibi gue"
Angel hanya diam menatap lurus kedepan
♡♡♡
Jam menunjukkan pukul 09.00 pagi, kini Angel dan Sherin keluar kamar. Mereka langsung menuju dapur karena ada aroma wangi yang tercium oleh hidungnya.
Di meja makan sudah berkumpul berbagai makanan dan juga teman temannya yang lain sudah berkumpul duduk di tempat masing masing.
Marco menyiapkan 1 kursi kosong disamping kanannya untuk Angel. Disamping kanan Angel ada Sherin.
Di depan Marco, ada Vio duduk yang sengaja untuk berhadapan. Andre yang sudah tidak duduk disamping Angel, kini ia duduk di samping kiri Vio, dan di samping kirinya ada Natasha. Sepertinya ia sudah termabukkan oleh tubuh Natasha sampai sampai ia tidak duduk disamping Angel. Tapi walaupun tidak duduk disamping Angel, Andre tetap duduk berhadapan dengan Angel. (Yahh,, sama aja bohong dong, andre belum bisa move on gaisss)
Selesai makan, mereka duduk di ruang tengah sembari mengupas dan memakan buah sebagai pencuci mulut mereka.
"Mana rekaman kalian?" tanya Natasha tidak sabaran
Natasha menyimpannya diatas meja diikuti dengan Vio dan Angel yang menyimpan kamera mereka masing masing.
Kok sejak tadi Vio diam aja yah ? gak kayak kemarin..Batin Angel risau
"Okey.. sekarang kita putar rekaman dari kamar cewek cewek dulu yah" ucap Natasha yang memutar rekaman kamar Angel dan Sherin
Saat menonton hasil rekamannya, tidak terjadi apa apa. Mereka hanya langsung tidur setelah berganti pakaian
Kini saatnya dia beralih ke rekamannya sendiri
"Gue sekarang giliran rekaman gue" ucap Natasha
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Penasarannn ??? 🤸♀️🤸♀️🤸♀️😬😬
Sama akuu jugaa😄😄🙈🙈
Cari tau yukk gaiisss
.
.
.
.
.
Stayytuneee teruss yahhh💚💚💚
Jangan lupa tinggalin jejak kalian..
Like, komen, rate and vote yahhh💚💚😬😬
Terima kasih💚💚💚
malah laura di salahkan..dia dlm keadaan sadar. marco pengaruh obat.
Pst dulu thor lulusan matematika 😂😂😂