NovelToon NovelToon
Gairah Sang Duren Sawit (Duda Keren Sarang Duit)

Gairah Sang Duren Sawit (Duda Keren Sarang Duit)

Status: tamat
Genre:Duda / Janda / Tamat
Popularitas:450.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: aisyah az

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KALIAN😘

Kisah seorang pria tampan bernama Bobby Albern yang merupakan seorang duda. Bobby bahkan memiliki jukukan yaitu, Duren Sawit karena selain tampan dan keren, dia juga memiliki harta kekayaan yang berlimpah.

Namun, dia memiliki sebuah trauma kepada wanita. Dia sangat membenci wanita setelah perpisahannya dengan istrinya beberapa tahun yang lalu.

Siapa sangka kebenciannya pada seorang wanita harus berakhir setelah dia bertemu dengan seorang gadis yang merupakan karyawannya sendiri yang telah memikat hatinya.

Ada sesuatu yang spesial dalam diri gadis itu. Kini gadis itu telah berhasil membangkitkan gairah pada Sang duda yang memiliki julukan Duren sawit.

Bobby memutuskan akan mengejar gadis yang telah mencuri hatinya. Namun, bersamaan dengan itu, mantan istrinya datang kembali ke kehidupannya.

Siapa yang akan Bobby pilih? Akankah dia tetap mengejar gadis itu atau dia akan kembali bersama istri yang telah mengkhianatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisyah az, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenapa Menangis?

"Tapi, Pak .... bagaimana mungkin saya satu atap dengan Pak Bobby? Kami tidak memiliki ikatan apapun dan bagaimana jika hal ini akan menimbulkan masalah yang baru yang akan merusak citra Pak Bobby?" tanya Aleta dengan tatapan yang serius.

"Tenang, ini tidak akan sampai bocor. Hanya keluargamu saja yang tahu. Lagi pula kita tidak satu kamar, kau akan tidur di kamar yang berbeda dan saya akan pastikan jika saya sm tidak akan menyakiti ataupun berbuat macam-macam padamu. Saya hanya sedang menyelamatkanmu saja sampai masalah ini terselesaikan. Saya memikirkan keluargamu yang kemungkinan besar akan menjadi dampak dari gosip yang tengah beredar ini. Kau tidak mau 'kan jika keluargamu di serang netizen karena gosip ini?" Bobby menatap lekat Aleta.

"Iya, Pak. Saya tidak ingin mereka yang menjadi dampak atas semua ini. Biar saya saja yang kena serangan netizen, jangan keluarga saya. Jika hanya ini yang akan menyelamatkan keluarga saya dari dampak ini, saya akan menuruti permintaan Pak Bobby. Kalau begitu, saya permisi. Saya akan menghubungi keluarga saya dulu." Aleta beranjak dari duduknya dan pergi ke balkon.

Sesampainya di balkon, Aleta langsung menghubungi mamanya. Dia menunggu beberapa detik. Tak lama kemudian, telepon diangkat oleh mamanya.

Telepon terhubung!

"Hallo, Ma," panggil Aleta setelah telepon tersambung.

"Iya, Nak. Ada apa? Tumben sekali kau menelepon Mama? Apa kau butuh sesuatu?" tanya Mama Aleta yang bernama Devica Quenby Esme.

"Begini, Ma. Aleta mau minta izin ... untuk beberapa hari ke depan, Aleta tidak akan pulang ke rumah. Aleta memiliki sebuah proyek besar yang mengharuskan Aleta untuk tinggal di rumah bos Aleta, Pak Bobby. Aleta harus menyiapkan proyek ini dengan matang dan sebaik mungkin. Mama tidak keberatan 'kan jika putrimu ini tidak pulang? Aleta janji, begitu semuanya selesai Aleta akan pulang. Aleta akan mengirim uang untuk keperluan keluarga, Aleta mungkin akan sulit untuk menghubungi Mama karena Aleta akan sibuk. Tidak apa-apa 'kan, Ma?" jelas Aleta dengan suaranya yang begitu lembut.

"Kenapa mendadak begini, Nak? Semua baik-baik saja, 'kan? Entah kenapa, Mama merasa ada hal yang sedang kau tutupi dari Mama. Jika kau dalam masalah ataupun terjadi sesuatu, kau ceritakan pada Mama dan keluarga. Siapa tahu kami bisa membantumu sedikit," suara Devica terdengar sedikit cemas dari seberang telepon.

"Aleta baik-baik saja, Ma. Jangan khawatir, Aleta hanya sedang banyak pekerjaan saja akhir-akhir ini. Aleta tidak bisa bicara lebih lama lagi, Ma. Aleta harus membantu Pak Bobby, Aleta tutup teleponnya ya, Ma. Aleta sayang Mama, muach. Tutt!" Aleta mencium mamanya secara virtual diakhiri dengan mengakhiri pembicaraannya.

Telepon terputus!

Setelah bicara di telepon dengan mamanya, dia pun sejenak memejamkan matanya seraya berdiri merasakan angin yang sejuk menerpa tubuhnya. Kemudian dia membuka matanya. "Seandainya hidup bisa sesejuk dan senyaman ini," gumam Aleta sembari menatap langit yang begitu teduh dengan warna birunya yang sangat indah. Tiba-tiba ada yang menepuk bahunya. Aleta membalikkan badannya.

.

.

"Terkadang hidup memang tidak semulus jalan tol, terkadang hidup tidak sesejuk dan senyaman angin yang bertiup menerpa tubuh kita. Kita harus sadar, jika saat ini kita hidup di dunia yang sangat keras. Meski begitu, kita harus tetap menjalaninya. Sesulit apapun yang akan kau hadapi nantinya, percayalah hidup yang keras inilah yang akan menciptakan karakter baru dalam dirimu. Kau akan bertemu dengan jati dirimu yang sebenarnya. Sebab dengan hidup yang keras ini, kita menciptakan sebuah karakter yang tangguh. Jika kau ingin sukses dan melindungi keluargamu maka kau harus bermental baja. Kau harus kuat dan tahan banting. Paham!" Bobby menepuk pelan bahu Aleta.

Aleta mengangguk tanda dia memahami apa yang dikatakan bosnya. "Sejak kapan Pak Bobby di belakangku?" tanya Aleta.

"Sejak kau bicara di telepon dengan ibumu. Saya kagum padamu, Leta. Saya belum pernah melihat seorang gadis yang masih berusia 20 tahun bisa berpikir dewasa seperti ini. Kau bahkan memikirkan perasaan keluargamu dengan tidak menceritakan kondisimu saat ini. Keluargamu telah berhasil mendidik putrinya sebaik ini. Tidak salah saya menjadikanmu sebagai sekretarisku. Saya yakin, kelak kau akan sukses dan mendapatkan seribu kebahagiaan dalam hidupmu." Bobby mengatakan semua itu dengan ketulusan hati dan kekagumannya pada Aleta. Tangan Bobby mengelus lembut kepala Aleta.

Seketika badan Aleta menjadi kaku. Selama ini belum pernah ada pria lain selain ayahnya yang berani mengelus kepalanya. Melihat sosok Bobby yang seperti ini, tentu saja membuat Aleta menangis terharu.

Aleta menundukkan kepalanya dan menangis. Nah, Bobby yang melihat Aleta yang tiba-tiba nangis, langsung heran lah. Kenapa sekretarisnya tiba-tiba menangis setelah dia mengelus kepalanya.

"Eh, kenapa menangis. Maaf jika saya lancang, Leta. Saya tidak akan mengelus kepalamu lagi. Sudah jangan menangis," ucap Bobby yang merasa tidak enak karena telah membuat sekretarisnya menangis.

Aleta menyeka air matanya. "Saya menangis bukan karena Pak Bobby yang mengelus kepala saya," ucap Aleta dengan masih terisak.

"Lantas, kenapa kau menangis?" tanya Bobby yang semakin keheranan.

BERSAMBUNG....

1
Fitri Talib Jelani
Asyik pak Bobby sudah terpikat sama Aleta sekretarisnya
Fitri Talib Jelani
Mantàplah baru kerja 1 minggu udah dikasih mobil
Fitri Talib Jelani
semoga jodoh gadis cabai dan duren sawit
Nur Adam
smgt untuk krya mu thoor
Imel Nur Z
katanya keluarganya di desa kok Nisa suruh mampir
debby harahap
Luar biasa
Mawar Bodas
Bobby udh sukses gimna kbar mantan istrinya
Alda Arifin
alur cerita yang cukup bgus
Mentari
waaahhh Robby udah mulai tanya ini Ono kayaknya nih kode ta
Mentari
hahahaa berawal dari sekertaris lama lama terbiasa di layani terusss ada rasa hemmm moduuusss moduuusss😅😜lanjut thor
Mentari
wawww bener bener sultan 🤭😍😍
Sya'wanah
kl mo tidur doa dulu leta, biar gak mimpi buruk. takutnya nanti km anggap ini sebagai pertanda tidak baik.
jangan Yach....
Ihda Rozi
ending yg membahagiakan
Shelvie Pandoju
Makasih thor buat karyamu semoga terus berkarya
Akhirnya kesalahpahaman di antara Bobby n Leta berakhir dengan 👍
Aisyah az💞: Makasih juga kak udah berkenan mampir🙏🏻🤗😘Jangan lupa mampir di karyaku yg lain🤗
total 1 replies
U$z
iya udah tamat😢,btw thanks Thor 😘, semoga terus sukses buat novel lainnya🫶
Aisyah az💞: Makasih juga sdh berkenan mampir kak🙏🏻🤗Jangan lpa mampir di karyaku yg lain ya😘
total 1 replies
LANY SUSANA
mknya Bobby km tegas ke mantan dan singkirkan tuh mantan jauh2 liat km sekarang kaya raya mana mau mantan lepasin km bgt sj
Nurul Ny
lnjut
LANY SUSANA
pasti wa dr mantan dan mantan ke ktr lg goda Bobby
LANY SUSANA
pesen dari sapa tuh
Shelvie Pandoju
wkwkwk Pak Bobby tidak sabar menunggu hr esok untuk kemenangan taruhannya, lumayan 10x cium dr Aletta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!