Dua sahabat antara Davit dan Ari ,mereka dari SMA dan kuliah selalu bersama,tapi saat mereka sudah bekerja dan menikah keduanya tidak saling berkomunikasi lagi,karena kesibukan masing masing.
Sampai suatu hari Ari bertemu Davit di mal,Davit lalu mengajaknya main ke rumahnya,Davit pun mengenalkan Desi istrinya.
Karena Ari sering main ke rumah Davit,terjadilah hal yang tidak baik,rupanya Ari menyukai Desi istri Davit.
Akan kah Desi juga menyukai Ari ,dan Ari apa akan tega menghancurkan rumah tangga Davit sahabatnya sendiri,,kita lanjut baca ajak yukk...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sampai Rumah
Hari keberangkatan menuju kampung pun tiba,Ari sudah bersiap siap,Pulang kerja Ari hanya istrirahat dua jam setelah itu akan langsung berangkat.
Ari sudah bilang ke istrinya kalau Istri bosnya mau ikut pulang,Ari beralasan ke pada Istri nya kalau istri bosnya mau jalan jalan di daerah nya,dan karena bos nya juga sedang pergi keluar negri.
Istri Ari pun mengizinkan nya,karena Sari pikir kalau ngga boleh ikut nanti suaminya di pecat lagi.
Ari memasukan tas nya ke mobil,setelah itu Ari berangkat menuju rumah Desi,sekitar setengah jam Ari sampai,dan langsung turun dari mobil.
Desi juga sudah siap,saat dengar mobil Ari Desi langsung bangun,Desi tadi juga sudah menunggu di ruang keluarga.
"Apa sudah siap,,?"tanya Ari saat Desi sendekati nya.
"Sudah,,,"jawab Desi.
"Mau istirahat dulu atau mau langsung,?"tanya Desi.
"Kita langsung berangkat aja yah,"
"Ya udah ayo,,"Ari mengambil tas Desi ,Desi berpamitan dulu pada Mba nya,setelah itu keduanya keluar dan menuju mobil.
"Kita siap berangkat ya Sayang,,"
"Iya Mas,bawa mobilnya hati hati ya Mas ,jangan ngebut sama kalau sudah capek istirahat dulu,"
"Iya sayang,,siap,,"
Ari lalu membawa mobilnya meninggalkan rumah Desi,jalanan sedikit macet karena masih ada di kota Jakarta,setelah masuk tol jalanan sudah tidak macet lagi.
"Sudah mengantuk belum Sayang,kalau sudah mengantuk tidurlah,"
"Desi belum ngantuk Mas,tadi siang soalnya sengaja tidur lama,biar bisa temani kamu nyetir,"
"Oh begitu,,tapi nanti kalau sudah mengantuk tidur aja yah,"Desi menjawab iya.
Desi dan Ari mengobrol ,dan Ari memberi tau tempat tempat wisata yang ada di daerahnya ,mereka juga sambil mendengarkan musik syahdu di dalam mobil,membuat keduanya merasa nyaman.
Desi menyandarkan kepalanya di pundak Ari,kadang Ari sesekali menciumi kepala Desi.
Di Tol Ari berhenti untuk mengisi bahan bakar mobilnya,setelah di isi keduanya istirahat dulu.
"Sayang kita cari makanan yang anget anget yuk,,"
"Iya Mas,,Desi juga mau ke toilet ,mau pipis,"
Ari mengantarkan Desi ke toilet dulu, selesai dari toilet keduanya mencari tempat yang nyaman untuk duduk dan minum minuman hangat.
Ari memesan kopi dan Desi coklat hangat,keduanya sambil duduk santai menikmati minuman nya.
Jam sudah menujukan pukul 10 malam,istri Ari di rumah sudah menunggu kedatangan Ari,dan Istri Ari juga selalu mengirim pesan untuk bertanya sudah sampai mana sekarang.
"Sudah habis belum minuman nya,,?"tanya Ari.
"Dikit lagi,,kenapa mas mau lanjut lagi,,?"
"Iya,,ayo habiskan kita lanjut jalan lagi,,"
"Iya,,,"Desi lalu menghabiskan minuman nya.
Setelah itu Desi di gandeng Ari menuju mobil,sampai di mobil keduanya masuk,Ari membawa mobilnya lagi,Ari mengambil tangan Desi untuk di genggamnya,Desi menyandarkan kepalanya di pundak Ari.
"Ngga papa kan kalau bawa mobilnya santai gini,,?"
"Iya Mas ngga papa,,santai gini juga enak,,kita bisa nikmatin waktu berdua,,"Ari tersenyum.
Desi lama lama akhirnya memejamkan matanya karena mengantuk,Ari pun membiarkannya.
Akhirnya jam 1 malam mobil Ari sampai di depan rumahnya,Ari dengan pelan membangunkan Desi.
"Sayang,,,sayang,,,bangun lah,,kita sudah sampai,,"Desi lalu membuka matanya.
"Desi tidur ya Mas,,"
"Iya,,turun yuk sudah Samapi,,"
"Iya Mas,,,"Desi mengusap matanya dulu,Ari turun duluan untuk mengambil tas miliknya dan milik Desi.
Sari yang dengar suara mobil langsung bangun dan mengintip di jendela kamarnya,setelah melihat Ari yang turun dari mobil Sari langsung keluar dengan penuh bahagia menyambut suaminya.
Sari membuka pintu dan langsung mendekat ke Ari.
"Mas,,,,"Sari langsung memeluk Ari,dan Ari juga menyambut pelukannya.
Keduanya pelukan,Desi melihatnya dan hanya diam.
"Sudah yah,,kita masuk yuk,,,"Sari melepaskan pelukannya.
"Oh iya,,ini kenalkan ini Istri Bosnya Mas,,"Ari mengenalkan Sari pada Desi.
"Sari,,,"
"Desi,,,"
"Ayo Bu,, mari silakan masuk,,"
"Iya,,trimakasih,,"
Ari membawa dua Tas,Sari bersama Desi masuk bersama.
Sampai di dalam Sari mempersilakan Desi duduk,"Mas Sari mau ambil minum dulu yah,,"
"Iya,,Mas mau ke kamar naro.tas sama lihat Dedek,,
"Iya Mas,,"Ari masuk kamar,Sari ke dapur mau buat minuman hangat.
Desi sambil duduk melihat sekeliling,"Maaf ya Bu rumahnya jelek,,"kata Sari sambil meletakan minuman di meja.
"Ngga kok ,rumahnya enak dan nyaman,,"
"Silakan Bu,,di minum,,"
"Iya,,maaf bisa ngga jangan panggil Bu,,panggil Desi aja yah,kita kan seumuran,,"
"Oh gitu yah,,apa ngga papa,,?"
"Ngga papa,,"
"Mba Aja yah,,,kalau panggil Nama kaya kurang sopan,,"
"Ya udah terserah Mba juga ngga papa,asal jangan Ibu,,saya belum punya anak soalnya ,"Sari mengangguk dan Jawab Iya.
Ari keluar lalu ikut duduk dan meminum teh hangat buatan Sari.
"Mah,,kamu sudah beresin kamar sebelah belum,?"
"Sudah Mas,,,"
"Iya,,Des nanti kamu tidur di kamar ini yah,,"Ari menunjuk kamar sebelah kamarnya.
"Iya Mas,,makasih yah maaf Desi jadi ngerepotin,"
Setelah mengobrol cukup lama,Desi di suruh masuk agar istirahat,setelah Desi masuk,baru Ari dan Sari masuk ke kamarnya sendiri.
Ari langsung memeluk Sari dari belakang,"Mas merindukanmu,,"Kata Ari berbisik di telinga Sari,Sari tersenyum lalu berbalik.
Keduanya langsung berciuman dan saling Melu*mat bibir.
jangan lupa like komentar dan votenya terimakasih...
kelihatan sekali dari novel buatannya
"kan novel lain banyak juga yang istri selingkuh, jadi authornya semua tukang selingkuh dink"?
makai pakai otak
ini aku jelaskan
*novelis sejati saat membuat konflik istri atau pemeran utama wanita selingkuh, dia akan melaknat perselingkuhan itu, membuat istri dapat balasan setimpal, menyesal, menderita, berjuang dapat kesempatan, dan suami tegas tidak mudah memaafkan
dan ini
*novelis tukang selingkuh, tidak bermoral, dia membuat novel pemeran utama atau istri selingkuh tapi dia membela dan membenarkan perbuatan itu dan semudah itu dimaafkan, ini jelas karya wanita murahan tidak bermoral