NovelToon NovelToon
Gairah Cinta Hot Duda

Gairah Cinta Hot Duda

Status: tamat
Genre:Cintapertama / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / Tamat
Popularitas:139.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Clara Dasella

3 Tahun hidup dalam kesendirian setelah meninggalnya sang istri, menjadikan duda tampan bernama Rian Abraham terus hidup dengan rasa bersalah dan penyesalannya lantaran ia selalu menganggap jika kepergian sang istri adalah akibat kesalahan yang pernah ia lakukan dimasa lalu.
Sampai ketika kepedihan yang ia rasakan selama bertahun-tahun itu berubah menjadi rasa yang tidak biasa pada seorang gadis yang baru saja ia temui dan yang ia anggap memiliki paras yang sangat mirip dengan mendiang sang istri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara Dasella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 28

"Apa yang sedang kau lihat?" Suara pertanyaan dari Rian itu pun seketika menyadarkan Ziva dari tatapan kosongnya yang tengah menatap sesuatu yang ada tepat dihadapannya tersebut.

"Su-sudah selesai." Ujar Ziva dengan gugupnya yang kemudian langsung berdiri membelakangi Rian.

"Astaga, apa yang ku lihat barusan? Tidak, ini tidak benar. Aku harus pergi." Gumannya yang kemudian melangkah pergi dari hadapan Rian. "Mau kemana?" Langkah Ziva terhenti saat lagi-lagi Rian menarik tangannya.

Ziva memutar tubuhnya dan menatap Rian kembali. "Bukankah aku sudah memakaikan celanamu? Jadi biarkan aku mau pergi." Kata Ziva seraya mencoba melepas genggaman tangannya dari tangan Rian namun gagal.

Dengan cepat Rian pun lantas menarik tangan Ziva lalu mendekap tubuhnya. Tatapan yang nampak begitu nakal Rian tunjukkan sampai membuat wanitanya itu tertunduk diam tidak berani menatap padanya. "Tuan, bisakah ka-kau biarkan aku pergi?" Pinta Ziva dengan suara gugupnya dan tanpa berani sedikit pun menatap wajah Rian.

Rian menarik dagu Ziva mendekat kewajahnya. "Tidak bisakah kau tidak memanggilku dengan sebutan, Tuan?" Ziva menggeleng perlahan. Ia tidak tau harus menjawab apa, pasalnya ia terbiasa memanggil Rian dengan sebutan itu. Kalau pun memanggil dengan menyebut namanya, itu dilakukan Ziva disaat ia sedang kesal dengan kelakuan suaminya tersebut.

"Maaf, Tuan. Aku harus per--" Rian menahan kedua bahu Ziva dan mendekatkan wajah tampannya tersebut. "Apa kau tidak mendengarku? Sudah kubilang jangan memanggilku dengan sebutan itu." Tegas Rian yang mulai kesal lantaran Ziva yang tidak mengerti akan apa yang Rian inginkan.

"Lalu aku harus memanggilku apa!" Pekik Ziva yang juga mulai kesal karena menganggap apa diakukan Rian terlalu memaksa. "Kau kan bisa memanggilku dengan menyebut namaku saja atau dengan panggilan sayang!" Seru Rian yang seketika membuat Ziva tercengang.

"Apa kau bilang? Aku harus memanggilmu dengan sebutan sayang?" Kata Ziva dengan tidak percaya.

"Ya, seperti apa yang kau ucapkan semalam. Kau berteriak kesakitan dan kau memohon padaku agar aku menghentikan permainanku. Dan seperti ini lah kira-kira yang kudengar semalam. Tuan, hentikan ini sakit. Akhh... sayang aku mohon hen--" Dengan cepat Ziva menutup mulut Rian menggunakan kedua telapak tangannya. Memalukan, seperti itu lah yang dipikirkan Ziva saat mendengar ucapan Rian yang tengah menceritakan tentangnya.

"Apa kau tidak bisa diam, hah?" Ujar Ziva dengan kedua telapak tangan yang masih menutup mulut Rian. Sedangkan Rian hanya menggelengkan kepalanya sembari tersenyum dibalik bungkaman tangan Ziva.

"Sampai berani kau mengatakan hal itu lagi, dan sampai kau ceritakan hal itu pada orang lain, maka aku akan--" Ucapan Ziva terhenti saat dengan perlahan Rian melepas bungkaman tangan Ziva dari mulutnya. "Akan apa? Hum?" Rian menarik pinggang Ziva hingga menempel pada tubuhnya.

"Apa kau akan menghukumku? Atau melukaiku lebih parah dari luka dikepalaku?" Ucapan Rian tersebut seolah langsung menyadarkan Ziva. Ya, luka yang dibuat Ziva dikepala Rian seketika membuatnya lupa akan kekesalannya barusan.

"Maaf, Tuan."

"Tuan?" Kata Rian. Panggilan yang sangat membuat pria itu tidak nyaman. Bagaimana tidak, dengan status keduanya yang sudah berubah tentu membuat Rian sangat tidak menyukai panggilan tersebut. Terlebih lagi jika kolega kerjanya tau bagaimana seorang istri dari CEO ternama Rian Abraham, memanggil suaminya sendiri seolah seperti memanggil majikannya.

"Aku tidak tau harus memangilmu apa! Rasanya aku tidak nyaman memanggilmu dengan nama!" Pekik Ziva dengan perasaan yang penuh penekanan. "Coba beri tau padaku, dengan sebutan apa aku memanggilmu!" Tanya Ziva dengan nada tingginya lagi.

"Kau benar-benar keras kepala, Ziva! Terserah kau saja mau memanggilku apa!" Sentak Rian yang kemudian pergi begitu saja dari hadapan Ziva.

Entah kenapa kali ini saat mendengar sentakan dari Rian rasanya seperti ada yang berbeda. Rasanya jantung Ziva seolah berhenti berdetak dan kedua matanya pun terlihat berkaca-kaca. "Apa yang salah denganku? Kenapa rasanya sakit sekali melihat sikapnya seperti ini." Gumam Ziva yang tanpa sadar air matanya menetes membasahi pipinya.

1
Nur Syamsi
Makanya jgn membangunkan ulat yg lagi tidur
Nur Syamsi
Posesif bangat sih ini bapak satu, pa lagi itu sahabatmu.
Nur Syamsi
Wong diperbaikilah sikapnya mas Rian,uda Zivanya belum hilang rasa takutnya e malah bertingkah lagi
Nur Syamsi
Ziva, coba ikuti sja Rian dulu apa yg akan dilakukan terhadapmu sepanjang masih ada batasnya klaw dia ingin melakukan hbngan suami istri maka peringatilah kembali bhw sbnarnya kamu bukan Namira dan tinggal di panti ...
Nur Syamsi
Rian menakutkan maunya bicara baik baik ttsg istrimu spya Ziva Tdk takut
Moerd Maksum
teledor/Facepalm/
Moerd Maksum
sy sangat TDK suka cara bicara zifa yg kasar, TDK mendidik
adawiyah bulia
Luar biasa
linasijabat nysinurat
Biasa
Franki Lengkey
apa isi surat yg di baca siva aku jga ingin tau
~HartiWyn_Dee_
lanjut Thor
Franki Lengkey
itu kembaran namira berati namira anak adopsi di keluarganya yg lalu
Winsulistyowati
Thor...Kog Tamat...Apakah ada Episode selanjutnya..???
Clara Dasella: Belum kak
total 1 replies
Winsulistyowati
Haruse kmarnya ditutup y Thor..bahayakn klu ketahuan anak kcil ..🤭
Winsulistyowati
Ziva Trlalu polos GK paham yo Thor..he he..haruse bljar dr anda Thor..😊🤭
Winsulistyowati
Hmm..prsiapan Thor..MPnya..😍🤭
Winsulistyowati
Ziva Nantang Sih...di krjain tau Rasa kamu..
Winsulistyowati
Bohongin Sahabatnya Kay..Hmm..Rian🙂🤔
Winsulistyowati
Nikah aja Zi..Itu jodohmu...santay n sabar ajalah..
Winsulistyowati
Mampir Thor...Nyimak..tpi Baru baca bab 1 Uda sdih😞
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!