NovelToon NovelToon
Permaisuri Hebat Milik Si Jendral Perang

Permaisuri Hebat Milik Si Jendral Perang

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Reinkarnasi / Time Travel / Kelahiran kembali menjadi kuat / Romansa Fantasi
Popularitas:52.4k
Nilai: 5
Nama Author: elinachyyy

Yin Xiao Xiao seorang wanita berumur dua puluh tahun, menyamar sebagai pria dan bekerja sebagai agen pembunuh bayaran, mengalami hari yang buruk tepat di ulang tahunnya yang kedua puluh tahun, hari ulang tahun itu sekaligus menjadi hari kematiannya.

sementara di dunia lain, tepatnya di Dinasti Ming abad ke 13, seorang wanita tergeletak tak sadarkan diri di puncak gunung Yelan dengan tubuh yang bersimbah darah dan nafas nya bahkan sudah hampir tidak terdengar.

Yin Xiao Xiao di beri kesempatan untuk merubah kehidupan nya di dunia lain, Ia hidup di tubuh seorang wanita lemah dari keluarga bangsawan di era Dinasti Ming, wanita lemah dengan kekuatan spiritual yang berada di titik terendah, serta tidak mempunyai seni bela diri yang kuat, membuat sang pemilik tubuh asli ini bisa di tindas dengan begitu mudah oleh adik tirinya, Yaitu Shen Rouyun. Selain itu Shen Xiao Xiao harus merasakan sakitnya di khianati oleh kekasihnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon elinachyyy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Kelakuan mu seperti jalang, Shen Rouyun!!

Sementara itu di tengah teriknya matahari di kota Yangjing, seorang wanita duduk di atas panas nya tanah hakaman paviliun, dengan pakaian yang berantakan dan Isak tangis penuh amarah serta bekas tamparan tercetak jelas di wajahnya yang putih dan mulus.

Tampak beberapa pelayan tidak bisa membantu melerai pertikaian yang terjadi, karena mereka terlalu takut dengan amarah dan emosi Shen Gouzhi yang sangat menggebu-gebu.

"Tuan hentikan! Kau menyakiti Rouyun!" Shen tang berlari dari dalam paviliun menuju halaman berusaha melindungi putrinya, ia membawa Shen Rouyun dalam dekapan tubuhnya, namun bukannya menghentikan aksi kekerasan nya, justru Shen Gouzhi menendang tubuh ibu dan anak itu tanpa ampun.

"Begini kah caramu mendidik putri mu sendiri??" Shen Gouzhi benar-benar emosi hingga terlihat di bagian dadanya yang turun naik karena amarah.

"Kalian, ibu dan anak sama saja! Sama-sama tak berotak!!" Shen Gouzhi menunjuk ibu dan anak itu dengan jari telunjuk nya yang mengarah tepat sasaran serta tatapannya yang tajam membuat semua orang ketakutan.

"T-tuan, aku tidak m-mengerti apa maksud mu, kenapa t-tiba-tiba marah seperti itu??" Tanya Shen Tang dengan ketakutan, terlihat jelas tubuh wanita itu bergetar dengan sedikit keringat dingin yang keluar dari dahi nya. Berbeda dengan Shen Rouyun yang mengepalkan kedua tangannya dengan kepala menunduk seperti menahan sesuatu.

"Sekarang kalian berpura-pura??" Shen Gouzhi menghampiri istri dan anaknya, tatapan nya penuh amarah hingga akhirnya mencengkeram rahang kedua itu dengan kuat hingga terdengar bunyi KREEK tanda patahnya tulang salah satu di antara mereka.

Shen Rouyun terkejut bukan main, ia menatap ayahnya takut, selama hidup sebagai putri dari kediaman keluarga Shen ia tidak pernah melihat ayah nya semarah ini, dan juga ia tidak tau kesalahan apa yang telah ia perbuat hingga ayahnya melakukan kekerasan.

"A-ayah, kami benar-benar tidak tau apa maksud mu, kenapa kau marah pada kami??" Shen Rouyun memberanikan diri untuk membuka suara, meskipun ia merasakan kesakitan di rahang nya yang di cengkram begitu kuat, tiba-tiba cairan bening dari kelopak matanya keluar karena merasakan kesakitan yang luar biasa di seluruh anggota tubuhnya.

"Jangan mengira aku bodoh hingga tak tahu apa yang kalian rencanakan di belakang ku!" Shen Gouzhi mencengkeram rahang anak dan istrinya semakin kuat dan GLEEK Shen Rouyun dan Shen Tang saling menatap untuk sesaat sembari menelan air ludahnya sendiri.

Tiba-tiba pikiran keduanya melayang pada ingatan satu hari yang lalu, dimana keduanya merencanakan sesuatu tanpa sepengetahuan Shen Gouzhi.

Sial!!, apa pria tua sudah mengetahui semuanya?? -Batin Shen Rouyun.

Gawat!!, pria tua itu pasti sudah mendengar nya dari orang luar- batin Shen Tang.

"Kalian! Berani sekali menyebarkan rumor yang menjelekkan putri ku!" Shen Gouzhi menghempaskan kedua cengkramanya secara kasar hingga kedua wanita itu tersungkur ke tanah.

"A-ayah." Cicit Shen Rouyun pelan.

"T-tuan aku...."

"Selain merusak nama baik putriku, kalian juga merusak nama baik Jendral Yi Feng!" Shen Gouzhi berkata dengan penuh penekanan, terlihat dari rahang nya yang mengeras karena amarah nya yang menggebu-gebu.

"T-tidak ayah, a-aku tidak berani merusak nama baik Jendral Yi." Shen Rouyun merangkak mencoba meminta ampun kepada ayahnya.

"Shen Rouyun mohon ampun, a-ayah." Cicitnya dengan memegang kaki Shen Gouzhi, namun lagi-lagi pria itu menendangnya dengan keras hingga membuat wanita itu kembali tersungkur.

"Shen Rouyun, kau mencoba merusak nama baik putriku dengan menyebarkan rumor bahwa putri ku tidak pulang selama beberapa hari dan pergi bersama seorang pria, kau ingin merubah citra putriku menjadi buruk di mata orang lain!!"

Shen Rouyun kembali diam, ia pasrah jika terus mendapat kekerasan dari ayah nya tapi sorot matanya terlihat sangat tajam dengan menahan amarah yang hampir meledak.

"Hentikan tuan, jika kau marah maka marahi saja aku, tidak perlu membuat Shen Rouyun seperti itu, karena aku yang merencanakan semuanya." Shen Tang mencoba berdiri untuk kembali berhadapan dengan suaminya, namun sebuah tangan berhasil menghentikan langkahnya.

"Cukup ibu..." Pinta Shen Rouyun dengan suara yang parau.

"Rouyun." Ucap wanita itu pelan, hampir terdengar seperti bisikan, namun Shen Rouyun mengabaikan nya.

"Lantas kenapa ayah?? Kenapa jika aku menyebarkan rumor jelek tentang dirinya??" Shen Rouyun berdiri dengan tertatih dan mendongakkan kepalanya menatap ayah nya dengan tajam, ekspresi yang semula ketakutan itu seakan sirna terbawa angin siang.

"Seharusnya kau sadar mu Shen Rouyun! Dia itu kakak mu, berani sekali kau berbuat seperti itu!!"

Shen Rouyun mendecih, lalu memalingkan wajahnya sesaat, ekspresi muak begitu terlihat jelas.

"Cuih, kakak??selama ini aku tidak memiliki kakak bodoh tak berotak di kediaman keluarga Shen ini!!" Sarkas Shen Rouyun dengan nada tinggi.

PLAAAK

Sebuah tamparan kembali mendarat di wajah putih nan mulus itu, Shen Gouzhi sudah sudah berada diambang batas kesabarannya, ia kembali mencengkeram rahang Shen Rouyun dengan kilatan penuh emosi.

"Haruskah aku mengingat kan posisi mu?? Kau hanya anak selir sedangkan Shen Xiao adalah putri resmi ku di kediaman keluarga Shen! Kau hanya putri selir yang dialiri darah dagingku, tapi kau tetap tidak berhak untuk menjelekkan kakak mu!"

Shen Rouyun mengepalkan tangannya, ia menatap ayahnya penuh amarah, "Lalu apa yang menjadi masalahnya, aku hanya menyampaikan kebenaran bahwa Shen Xiao pergi dengan seorang pria meskipun aku tidak menyebutkan dengan siapa dia pergi, itu adalah sebuah kenyataan! Seorang wanita dan pria dewasa pergi bersama dan tidak pulang selama beberapa hari, bukankah itu sama saja ingin menjelekkan nama baiknya sendiri??" Sarkas Shen Rouyun.

"Dengarkan aku baik-baik!" Ucap Shen Gouzhi dengan nada tinggi, "meskipun Shen Xiao dan Jendral Yi sama-sama orang dewasa, tapi apakah kau lupa jika sebelum mereka pergi jendral Yi meminta izin dari ku?? Kau benar-benar bodoh, Jendral Yi adalah orang terhormat dia tidak mungkin bermacam-macam dengan kakak mu!"

"Tidak ada yang tidak mungkin terjadi di dunia ini ayah, jendral Yi seorang pria normal apa menurut mu dia tidak tergoda dengan Shen Xiao??" Shen Rouyun tidak bisa menahan air matanya, tangannya mengepal kuat dibalik hanfu yang ia pakai.

"Kau terus saja menjawab! Apa menurut mu kau lebih baik dari kakak mu?? Justru kelakuan mu lebih buruk!! Kau putri kediaman keluarga Shen, seorang putri bangsawan seharusnya duduk di paviliun dan menjunjung tinggi kebangsawanan, tapi justru kau berbeda, kau pergi kesana kemari untuk menggoda pria, bahkan pria yang seharusnya menjadi kakak ipar mu juga kau goda, kau seorang putri keluarga bangsawan tapi kelakuan mu seperti ****** yang haus belaian!" Shen Gouzhi kembali menghempas wajah gadis di tangannya, tatapannya seolah jijik dengan kelakuan putri kedua nya.

Air mata Shen Rouyun turun berlomba-lomba membanjiri pipi yang tampak sudah lebam akibat banyaknya tamparan yang ia terima, perasaannya hancur dengan rasa sakit hati yang teramat dalam.

"Bawa mereka ke tempat penghukuman, cambuk mereka seratus kali menggunakan tongkat yang ada di kamar ku, lalu kurung mereka di kuil, tidak ada yang boleh datang ke kuil tanpa seizin ku, atau kepala kalian akan ku penggal!!" Titah Shen Gouzhi kepada para pelayan yang berada di halaman.

"Baik tuan." Jawab mereka sebelum menyeret Shen Rouyun dan Shen Tang ke aula penghukuman.

"Ibu..." Rengek Shen Rouyun dengan tubuh yang mencoba memberontak dengan keadaan tak berdaya karena sakit akibat kekerasan yang ia terima dari ayahnya.

"LEPASKAN AKU!!" Hal yang sama dilakukan oleh Shen Tang, ia mencoba memberontak saat para pelayan membawanya untuk ke aula penghukuman, namun diabaikan.

"Ibu..." Shen Rouyun kembali merengek saat tubuhnya kembali tersungkur di kramik paviliun yang dingin, dengan cepat Shen Tang menarik tubuh putrinya ke dalam pelukannya.

"Sssst." Shen Tang mencoba menenangkan, namun Shen Rouyun semakin menjadi.

"Ibu, aku menbenci wanita itu, seharusnya dia sudah mati di gunung oleh bandit suruhan ku, aku ingin dia mati, tidak dia memang harus mati." Racau Shen Rouyun dalam pelukan ibu nya.

"Ibu tau apa yang kamu rasakan, tapi untuk sekarang tenang lah dulu baru pikiran rencana kedepannya!"

Shen Rouyun menggeleng dengan terus terisak, "tidak ibu, aku tidak bisa tenang sebelum gadis itu mati, aku akan memerintahkan bandit untuk mencari nya lalu menyuruh mereka untuk memenggal kepalanya!" Shen Rouyun baru saja akan beranjak dari tempatnya, namun sebuah tamparan keras kembali mendarat di pipinya.

PLAAAK!

Shen Tang menampar putrinya dengan keras, ia menatap Shen Rouyun dengan sedikit frustasi, "Berhenti merengek dan tenangkan dirimu, ini bukan saat nya untuk membuat rencana, lihatlah ayah mu bahkan sudah semarah itu!"

Shen Rouyun memegang pipinya yang terasa perih, ia menatap ibunya tajam, " lalu kenapa, ayah sudah marah apakah aku harus peduli?? Apa ibu tidak mendengarnya dengan baik?? Bahkan ayah sendiri sudah mengatai ku ******. Aku tidak terima!" Amarah Shen Rouyun kembali memuncak seiring dadanya yang turun naik.

"Aku membenci wanita itu, selama ini aku sudah mencoba menjadi putri keluarga Shen dengan baik, bahkan sepenuhnya ayah hampir percaya padaku, hingga ayah sendiri tidak peduli dengan wanita pembawa sial itu, dan sekarang aku ingin Shen Xiao mati, aku ingin wanita itu mati!!"

"Berhenti bersikap bodoh, tunggu waktu yang tepat untuk membuat rencana kembali, kau pikir hanya kau saja yang menginginkan wanita pembawa sial itu mati?? ibu juga menginginkan hal yang sama, tapi lihatlah keadaan kita sekarang, terkurung di tempat pengap yang bahkan pelayan saja tidak diizinkan masuk."

Shen Tang kembali berbicara dengan penuh penekanan untuk menenangkan putrinya.

"Lalu apa yang harus kita lakukan, tidak mungkin kita hanya akan berdiam diri di tempat ini."

"Maka terpaksa harus kita lakukan, ayah mu sangat murka untuk saat ini, mari membuat rencana setelah keadaan jadi lebih baik." Ucap Shen Tang kembali meyakinkan.

"Baiklah." Shen Rouyun menghela nafas panjang, sebelum tubuhnya kembali di seret oleh pelayan untuk menerima hukuman.

1
"Candy75
lanjut thor. Tetap jaga kesehatan
Mdede91
up lg thorr..ceritanya menarik
senja timur
Mengapa terlalu bodoh pemeran utama wanitanya
IndraAsya
👣👣👣 jejak 💪💪💪😘😘😘
Lyana Zuelaa
Bilang aja jendral Yi dah mulai jatuh cinta sama xiao xiao, gengsi amat
Lyana Zuelaa
Hallo author, salam kenal, Lya mampir membaca karyamu☺️
Isabel Hartono
lanjut
Maria Ulfa
it's so interesting 🤔
Exsli Lander Ethelind
Lanjut lagi??
ᴄᷤʜͦɪͮᴄͥʜͣɪᷡᴋͣ
wehhh katanya tuan muda Qi orang bermoral mana ada orng bermoral main celap celup ma adik tunangannya
ᴄᷤʜͦɪͮᴄͥʜͣɪᷡᴋͣ
lanjuut thor
Hikmah Cahya X
lanjut kak up nya
Hikmah Cahya X
semangatt kak..
lanjut up terus kak
Hikmah Cahya X
lanjut donk kak..
sllu semangat yah
Pitri Rahayu
lanjut
Exsli Lander Ethelind
lanjut??
Intan Aprilia Rahmawati
lanjut dong
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!